Antrean BBM di Buleleng Mulai Terurai, Harja Astawa Pantau SPBU: Apresiasi Kesabaran Masyarakat Bali
- account_circle admin
- calendar_month 0 menit yang lalu
- visibility 2
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BULELENG, MATACOMPAS.COM — Perkembangan antrean bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Buleleng mulai menunjukkan kondisi yang lebih kondusif. Pada Minggu (18/10/2026), antrean panjang yang sebelumnya sempat terjadi dilaporkan mulai terurai, dengan pelayanan di sejumlah SPBU berangsur lancar.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Buleleng yang juga Ketua Fraksi Gerindra-PSI DPRD Provinsi Bali, I Gede Harja Astawa, S.H., menyampaikan perkembangan tersebut setelah memantau langsung situasi antrean BBM di wilayah Buleleng.
Saat dihubungi pada Minggu (18/10/2026), Harja Astawa mengatakan bahwa berdasarkan pemantauan sekitar pukul 12.30 hingga 12.50 WITA, kondisi antrean di SPBU Desa Pangastulan dan Desa Dencarik mulai membaik. Antrean panjang yang sebelumnya menjadi perhatian masyarakat sudah tidak terlihat, sementara pelayanan BBM berlangsung lebih lancar.
“Pada hari ini, berdasarkan pemantauan kami, antrean panjang di sejumlah SPBU, seperti di Desa Pangastulan dan Desa Dencarik, sudah tidak terlihat. Kondisinya mulai lancar. Mudah-mudahan ke depan situasi ini tetap terjaga,” ujarnya.
Menurut Harja Astawa, BBM merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat yang berkaitan langsung dengan aktivitas sehari-hari, mulai dari mobilitas warga, kegiatan ekonomi, hingga operasional berbagai sektor usaha. Karena itu, kelancaran pasokan dan pelayanan BBM perlu terus dijaga agar masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal.
Apresiasi Kesabaran Masyarakat Bali
Di tengah situasi antrean BBM yang sempat memanjang selama beberapa hari terakhir, Harja Astawa menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Bali yang tetap tertib, sabar, dan menjaga suasana tetap kondusif.
Ia menilai sikap masyarakat yang memilih mengantre dengan tertib menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah terjadinya gesekan di tengah situasi yang cukup menyulitkan tersebut.
Harja Astawa menegaskan, persoalan antrean BBM merupakan tantangan bersama yang membutuhkan kesabaran masyarakat, koordinasi antarpihak, serta langkah nyata untuk memastikan distribusi BBM kembali berjalan normal.
“Saya mengapresiasi masyarakat Bali yang tetap santun, damai, dan sabar ketika mengantre BBM. Meskipun beberapa hari sebelumnya antrean sempat sangat panjang, kita patut bersyukur situasi ini dapat dilalui bersama tanpa gesekan maupun hal-hal yang tidak kita inginkan,” ungkapnya.
Ia berharap kondisi yang mulai membaik tersebut tidak hanya berlangsung sementara, tetapi berlanjut hingga seluruh pelayanan SPBU dan distribusi BBM di Bali kembali berjalan normal.
Gerindra Terus Bergerak, Bagikan Air Minum kepada Warga
Selain memantau perkembangan antrean, Harja Astawa juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat selama menghadapi situasi antrean BBM.
Menurutnya, bantuan berupa air minum dan makanan kepada warga yang menunggu di tengah teriknya matahari merupakan bentuk empati dan solidaritas sosial yang patut diapresiasi.
Di tengah kondisi tersebut, jajaran Partai Gerindra di Kabupaten Buleleng juga tetap menjalankan kegiatan sosial untuk membantu masyarakat yang masih harus mengantre BBM.
Harja Astawa menyebutkan, kegiatan pembagian air minum kepada warga tetap dilakukan, termasuk di SPBU Anturan. Kegiatan tersebut melibatkan Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Buleleng yang juga merupakan anggota DPRD.
Selain di Anturan, kegiatan kepedulian serupa juga terus dilaksanakan di wilayah Kubutambahan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya membantu meringankan beban masyarakat yang masih harus menunggu giliran mendapatkan BBM.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dan menunjukkan empati kepada masyarakat, termasuk dengan memberikan air minum dan makanan kepada warga yang mengantre di tengah panasnya matahari,” katanya.
Ia menegaskan bahwa kepedulian terhadap masyarakat harus tetap berjalan, meskipun kondisi antrean di sejumlah lokasi mulai membaik. Sebab, di beberapa titik lainnya, warga masih dilaporkan mengantre untuk mendapatkan BBM.
Berharap Distribusi BBM Kembali Normal
Harja Astawa berharap seluruh pihak terkait terus memperkuat koordinasi agar distribusi BBM di Bali, khususnya di Kabupaten Buleleng, semakin lancar dan merata.
Menurutnya, membaiknya kondisi di sejumlah SPBU merupakan perkembangan positif. Namun, pemantauan tetap diperlukan untuk memastikan masyarakat tidak kembali menghadapi antrean panjang seperti yang terjadi beberapa hari sebelumnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk mempertahankan ketertiban dan tidak mudah terpancing oleh situasi yang dapat memicu keresahan.
“Ini merupakan kebutuhan kita bersama. Semoga ke depan distribusi BBM semakin lancar, antrean benar-benar terurai, dan masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan nyaman. Terima kasih kepada seluruh masyarakat dan semua pihak yang telah bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.
Perkembangan antrean BBM di Buleleng tersebut menjadi harapan bagi masyarakat agar kondisi distribusi energi di Bali segera pulih sepenuhnya. Di tengah upaya pemulihan, sinergi antara pemerintah, pihak penyalur BBM, dan masyarakat tetap dibutuhkan agar kebutuhan energi dapat terpenuhi tanpa kembali menimbulkan antrean panjang.
- Penulis: admin










Saat ini belum ada komentar