Breaking News
light_mode
Trending Tags

Sidang Penganiayaan di PN Denpasar: Korban Ungkap Dugaan Dianiaya Anak Tiri Usai Dituduh Curi Perhiasan, Harap Keadilan dan Bebas dari Intimidasi

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
  • visibility 44
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Persidangan perkara dugaan tindak pidana penganiayaan dengan terdakwa berinisial AAPP dan AABAW kembali bergulir di Pengadilan Negeri Denpasar, Selasa (28/7/2026). Sidang yang digelar di Ruang Sidang Anak itu menghadirkan saksi korban, Ni Made Suardani (NMS), beserta empat saksi lainnya yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk memberikan keterangan mengenai peristiwa yang menjadi pokok perkara.

Majelis Hakim memeriksa perkara yang didakwakan berdasarkan Pasal 466 ayat (1) juncto Pasal 262 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Selama persidangan, seluruh pihak, baik JPU, penasihat hukum para terdakwa, maupun para saksi diberikan kesempatan menyampaikan keterangannya sesuai ketentuan hukum acara pidana.

Dalam persidangan, NMS hadir didampingi penasihat hukumnya, I Dewa Made Widiarja, S.H. Pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan hak-hak korban tetap terlindungi selama proses hukum berlangsung.

Usai sidang yang berlangsung hingga sore hari, I Dewa Made Widiarja menyampaikan apresiasinya terhadap jalannya persidangan yang dinilai berlangsung tertib. Namun demikian, pihaknya menyoroti sikap penasihat hukum para terdakwa yang menurutnya terkesan mengaburkan substansi dugaan tindak pidana yang dialami kliennya.

“Kami menghormati jalannya persidangan. Persidangan berjalan dengan baik. Namun kami menyoroti beberapa hal, yakni sikap penasihat hukum terdakwa yang terkesan mengaburkan tindak pidana yang dialami oleh Ibu Ni Made Suardani,” ujar Widiarja kepada awak media.

Pihak korban, lanjutnya, tetap menghormati independensi Majelis Hakim dan berharap putusan nantinya mampu menghadirkan keadilan, kemanfaatan, serta kepastian hukum.

“Kami berharap Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini dapat memberikan putusan yang seadil-adilnya sehingga membawa keadilan, kemanfaatan, dan kepastian hukum bagi korban,” katanya.

Menurut Widiarja, langkah hukum yang ditempuh kliennya merupakan jalan terakhir setelah berbagai upaya penyelesaian secara kekeluargaan tidak membuahkan hasil.

“Korban telah berupaya menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan. Namun tidak memberikan kepastian hukum maupun perlindungan terhadap hak-hak korban. Karena itu, korban memilih menempuh jalur hukum sebagai bentuk pencarian keadilan melalui mekanisme yang disediakan negara,” jelasnya.

Pihak korban juga menegaskan bahwa proses hukum yang ditempuh bukan semata-mata untuk menghukum pihak tertentu, melainkan agar penegakan hukum berjalan sesuai prinsip due process of law, dengan tetap menghormati asas praduga tidak bersalah terhadap para terdakwa hingga adanya putusan yang berkekuatan hukum tetap.

Sementara itu, dalam keterangannya kepada awak media seusai persidangan, Ni Made Suardani mengungkapkan bahwa perkara yang dialaminya bermula dari ditemukannya sebuah kotak perhiasan milik almarhum suaminya di kamar yang ditempatinya.

“Berawal dari ditemukannya kotak perhiasan almarhum suami saya di kamar saya. Setelah itu saya dituduh mencuri,” ungkap NMS.

Ia mengaku tuduhan tersebut kemudian berujung pada perlakuan yang menurutnya tidak manusiawi hingga dirinya mengalami dugaan penganiayaan oleh anak tirinya.

“Setelah mendapatkan perlakuan yang kurang baik dari anak tiri saya, saya dipukuli,” tuturnya.

NMS juga mengungkapkan telah menjalani kehidupan rumah tangga selama sekitar 30 tahun bersama almarhum suaminya. Meski demikian, ia mengaku kini hanya berharap dapat menjalani hidup dengan tenang tanpa intimidasi.

“Saya berharap ke depannya tidak ada lagi intimidasi maupun perlakuan seperti ini terhadap saya dan anak-anak saya,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan kekhawatirannya terhadap kondisi psikologis anak bungsunya yang masih membutuhkan pendampingan orang tua.

“Anak saya yang paling kecil masih membutuhkan bimbingan dan perawatan orang tua. Dia merasa sangat tertekan dan terintimidasi akibat kejadian-kejadian ini,” katanya.

Karena itu, NMS berharap dapat kembali menempati rumah peninggalan almarhum suaminya bersama anak-anaknya.

“Saya ingin mendapatkan keadilan untuk saya dan anak-anak saya,” ucapnya.

Saat ditanya mengenai permintaan maaf dari salah satu terdakwa yang disampaikan dalam persidangan, NMS mengaku telah mendengarnya. Namun ia menilai permintaan maaf tersebut belum sepenuhnya tulus.

“Tadi memang ada permintaan maaf, tetapi saya menerimanya seperti tidak tulus. Di akhir masih ada kata-kata yang menurut saya bernada ancaman, seperti mengatakan ‘awas’. Saya tidak mengerti apa maksudnya,” ungkapnya.

Persidangan akan kembali dilanjutkan sesuai agenda yang telah ditetapkan Majelis Hakim untuk melanjutkan proses pembuktian melalui pemeriksaan alat bukti maupun saksi-saksi lainnya sebelum perkara memasuki tahap tuntutan dan putusan. Hingga berakhirnya sidang pada Selasa sore, proses persidangan berlangsung dalam keadaan aman dan tertib.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Serangan Bongkar Dugaan SHGB Bermasalah BTID: Menang Kasasi, Sertifikat Hidup Lagi

    Warga Serangan Bongkar Dugaan SHGB Bermasalah BTID: Menang Kasasi, Sertifikat Hidup Lagi

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 33
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali terkait polemik tukar guling tanah mangrove oleh PT Bali Turtle Island Development (BTID), Senin (11/5/2026), berlangsung panas dan penuh ketegangan. Di hadapan pimpinan dan anggota pansus, seorang warga Serangan, Siti Sapurah alias Ipung, secara terbuka […]

  • Putusan PTUN Denpasar Kabulkan Gugatan Lift Kaca Kelingking, Made Supartha Soroti Substansi dan Minta Proses Hukum Dikaji

    Putusan PTUN Denpasar Kabulkan Gugatan Lift Kaca Kelingking, Made Supartha Soroti Substansi dan Minta Proses Hukum Dikaji

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 36
    • 0Komentar

    DENPASAR – Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Denpasar yang mengabulkan seluruh gugatan PT Indonesia Kaishi Tourism Property Investment Development Group terkait polemik pembangunan Lift Kaca Pantai Kelingking, Nusa Penida, Bali, mendapat sorotan dari Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali sekaligus Ketua Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali, Dr. C. […]

  • Jelang Puncak Pengabenan Agung Jro Mangku Gede I Wayan Tang, Rangkaian Ngaskara hingga Mepegat Berlangsung Khidmat di Ungasan

    Jelang Puncak Pengabenan Agung Jro Mangku Gede I Wayan Tang, Rangkaian Ngaskara hingga Mepegat Berlangsung Khidmat di Ungasan

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 25
    • 0Komentar

    BADUNG – Suasana penuh khidmat menyelimuti kediaman keluarga besar Paibon Bandesa Tangkas Kori Agung Delod Bingin, Desa Adat Ungasan, Jumat (7/8/2026), saat digelarnya rangkaian Upacara Ngaskara, Mepetik, Meras, Mepegat, Munggah Tumpang Salu, hingga Nyukat Bambang Ring Serta sebagai bagian dari Karya Pitra Yadnya Ngewangun Nyawa Wedana Utamaning Utama “Atma Wedana” Maligia Kurung Metatah untuk almarhum […]

  • Muncul Ke Publik, Lisa Mariana Selingkuhan Rikwan Kamil

    Muncul Ke Publik, Lisa Mariana Selingkuhan Rikwan Kamil

    • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 310
    • 0Komentar

    JAKARTA,JARRAKPOS.COM –  Lisa Mariana, mantan model majalah d3wasa, akhirnya muncul ke publik dan buka suara soal hubungannya dengan RK dalam konferensi pers di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (11/4/2025). Ia mengaku mulai dekat setelah dikenalkan seseorang berinisial AA, lalu berlanjut ke DM Instagram pada Mei 2021. Sebulan kemudian, Lisa diundang ke Palembang dan menghabiskan tiga […]

  • Sekda Dewa Indra Ikuti 157 Run OJK

    Sekda Dewa Indra Ikuti 157 Run OJK

    • calendar_month Minggu, 1 Nov 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 10
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matacompas.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali, Dewa Made Indra mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat kolaborasi industri jasa keuangan sekaligus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat. Ajakan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali, Dewa Made Indra, saat mengikuti kegiatan 157 Run Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali bersama Industri Jasa Keuangan (IJK), dengan […]

  • Dirjen Imigrasi dan Kepala Imigrasi Ngurah Rai Turun Langsung, Pastikan Layanan Cepat dan Profesional

    Dirjen Imigrasi dan Kepala Imigrasi Ngurah Rai Turun Langsung, Pastikan Layanan Cepat dan Profesional

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 26
    • 0Komentar

    DENPASAR — Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, melakukan peninjauan langsung ke Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada Rabu (15/4/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan pelayanan keimigrasian berjalan optimal, cepat, dan tepat, seiring meningkatnya mobilitas penumpang internasional di Bali. Dalam agenda tersebut, Hendarsam didampingi oleh Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Bugie Kurniawan. Selain meninjau langsung […]

expand_less