Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » OLAHRAGA » Sumut Juara Umum Kejurnas Taekwondo Pancasila Cup

Sumut Juara Umum Kejurnas Taekwondo Pancasila Cup

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
  • visibility 317
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Medan – Lima keping medali emas, satu perak dan lima perunggu disabet atlet-atlet National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Sumatera Utara (Sumut) dari arena Exhibition Para Taekwondo Pancasila Cup di GOR Ciracas Jakarta, Kamis-Jumat (9-10/1/2025).

Lima emas pada ajang memperebutkan Piala Prof Dr Reda Manthovani Jakarta 2025 tersebut diraih Anton, Syahrudin, Fajar , Endang dan Rizki

Medali perak disumbangkan Hendrik. Kemudian tiga medali dari Ilham, Mian , Owen.

Jajaran pengurus NPCI Sumut menyambut positif raihan tersebut.
“Alhamdulillah, ada progres baik.Saya harap para atlet terus berlatih, agar performanya terjaga,” kata Ketua NPCI Sumatera Utara Alan Sastra Ginting, Sabtu (11/1)

Ada enam provinsi yang ikut kejuaraan, yaitu Sumatera Utara, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, dan DKI Jakarta.

Pada kejurnas 2025, Sumut diperkuat sembilan atlet. Mereka merupakan atlet yang baru saja tampil memperkuat National Paralympic Committee (NPC) Sumut di Peparnas 2024 Solo.

Total sembilan atlet para taekwondo yang diberangkatkan NPCI Sumatera Utara pada ekshibisi Pancasila Cup tersebut, semuanya pulang dengan berkalung medali.

Ketua National Paralympic Committee (NPC) Sumut, Alan Sastra Ginting pun menyampaikan hasil yang dicapai atlet Sumut pada Kadisporasu Mahfullah Pratama Daulay. “Beliau (Kadispora Sumut) mengapresiasi prestasi atlet Sumut. Dia berharap untuk terus meningkatkan kualitas”, katanya

Event tersebut kata Alan sebagai motivasi sekaligus aplikasi hasil latihan di daerah. Apalagi, tekad para atlet tentu ingin membawa prestasi terbaik di Kejurnas kali ini.

“Selain ajang peningkatan prestasi, ini sekaligus seleksi nasional bagi atlet untuk bisa masuk dalam binaan atlet pelatnas. Khususnya, persiapan membela Indonesia di event-event internasional, di antaranya ASEAN Para Games 2025 di Thailand”, ujar nya

Ajang ini sendiri digelar oleh Keluarga Taekwondo Alumni Universitas Pancasila di GOR Ciracas, Jakarta, 10-12 Januari 2025. Turnamen digelar dengan level nasional untuk mencari mutiara terpendam dari cabor taekwondo di Indonesia.

Salah satu atlet dari kontingen Sumatera Utara, Muhammad Fajar Kurniawan, berpendapat ajang seperti Pancasila Cup adalah wadah yang tepat untuk menggali potensi atlet jelang turnamen-turnamen lainnya dengan level yang lebih tinggi.

“Saya ingin membanggakan kedua orang tua dengan prestasi. Insya Allah saya akan terus semangat dalam latihan demi bisa ikut Paralimpiade di Amerika tahun 2028 mendatang,” kata Fajar.

Adapun turnamen ini diikuti dua kategori yakni senior untuk mahasiswa dan senior para taekwondo untuk umum. Karenanya, Pancasila Cup diharapkan dapat melahirkan atlet-atlet anyar termasuk dari komunitas difabel.

“Selama tiga tahun persiapan menuju ke Paralimpiade, tentu saya mengikuti arahan pelatih lebih dulu. Saya akan berlatih sekeras mungkin. Sebelum tumbang masuk rumah sakit saya tidak akan menyerah demi menuju ke sana,” ujarnya.

Menurutnya, keterbatasan fisik bukan alasan untuk mengebiri mimpi dalam mengharumkan nama bangsa.

“Kejuaraan ini untuk menambah pengalaman dan jam terbang saya sebagai atlet. Harapan saya bisa terus ikut kejuaraan seperti tingkat nasional dan internasional,” ucapnya.

“Pesan saya untuk teman-teman difabel, keterbatasan jangan dijadikan alasan. Kita bisa melampaui itu kalau kita percaya. Saya berharap bisa jadi salah satu atlet yang mewakili Indonesia di ASEAN Para Games nanti,” sambungnya.

Turnamen ini diikuti dua kategori yakni senior untuk mahasiswa dan senior para taekwondo untuk umum. Karenanya, Pancasila Cup diharapkan dapat melahirkan atlet-atlet anyar termasuk dari komunitas difabel.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Badung Terima Kunjungan Kerja DPRD Karawang, Bahas Acuan Harga Satuan Regional 2026

    DPRD Badung Terima Kunjungan Kerja DPRD Karawang, Bahas Acuan Harga Satuan Regional 2026

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 6
    • 0Komentar

    BADUNG – Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Badung I Gede Surya Kurniawan didampingi Tenaga Ahli DPRD Kabupaten Badung I Made Wiraguna (Denok) menerima kunjungan konsultasi dan koordinasi Pimpinan DPRD Kabupaten Karawang, Jawa Barat di Ruang Sekretaris Dewan Kantor Sekretariat DPRD Badung, Senin, 8 Juni 2026. Dalam audensi tersebut hadir, Pimpinan DPRD Karawang, yaitu Ketua DPRD Karawang, […]

  • Kepengurusan Baru FPK Bali Terbentuk, Siap Jaga Persatuan dan Kebhinekaan

    Kepengurusan Baru FPK Bali Terbentuk, Siap Jaga Persatuan dan Kebhinekaan

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 6
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Bali resmi merampungkan pembentukan kepengurusan baru untuk masa bakti 2026-2029. Pembentukan struktur ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat harmonisasi sosial di Bali yang dikenal sebagai daerah multietnis, multikultural dan multireligius. Ketua Umum FPK Provinsi Bali, A.A. Bagus Ngurah Agung menyampaikan bahwa susunan pengurus telah terbentuk secara hampir […]

  • Tiga Dugaan Korupsi di PLN, Pejabat PLN Pusat Diperiksa

    Tiga Dugaan Korupsi di PLN, Pejabat PLN Pusat Diperiksa

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.062
    • 0Komentar

    JAKARTA,JARRAKPOS.COM – Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi atau Kortastipidkor Polri tengah menyelidiki dugaan korupsi di PT Perusahaan Listrik Negara Persero (PLN). Wakil Kepala Kortastipidkor Polri Brigadir Jenderal Arief Adiharsa mengonfirmasi bahwa pengusutan kasus masih tahap awal. Sabtu(8/3/2025) “Masih tahap penyelidikan ya,” kata Arief. Respons tersebut menjawab soal pemeriksaan pejabat PLN Pusat yang dipanggil oleh Kortastipidkor […]

  • Tujuh Warga Diamankan dalam Patroli Skala Besar TNI-Polri di Belawan, Subdenpom I/5-1 Tunjukkan Peran Vital

    Tujuh Warga Diamankan dalam Patroli Skala Besar TNI-Polri di Belawan, Subdenpom I/5-1 Tunjukkan Peran Vital

    • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 234
    • 0Komentar

    MEDAN – Aksi patroli skala besar yang melibatkan kekuatan gabungan TNI-Polri di wilayah Belawan, Jumat (11/4/2025), berakhir dengan penangkapan tujuh orang sipil oleh pihak Polres Pelabuhan Belawan. Kegiatan yang digelar sejak pagi ini menjadi bukti sinergitas aparat dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, terutama di wilayah yang dikenal rawan akan aktivitas ilegal. Personel Subdenpom I/5-1 […]

  • Pemilik Sugar Group Gunawan Yusuf dan Ny. Purwanti Lee, Dan Kawan-Kawan Dilaporkan ke KPK Soal Pidana Suap

    Pemilik Sugar Group Gunawan Yusuf dan Ny. Purwanti Lee, Dan Kawan-Kawan Dilaporkan ke KPK Soal Pidana Suap

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com JAKARTA – Koalisi Sipil Masyarakat Anti Korupsi yang terdiri dari Koalisi Sipil Selamatkan Tambang (KSST), Indonesia Police Watch (IPW), Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) dan Peradi Pergerakan menyampaikan Pengaduan Masyarakat kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan tindak pidana suap yang diduga dilakukan Ny. Purwanti Lee dan Gunawan Yusuf pemilik Sugar Group Company selaku […]

  • Oka Antara Soroti Reklamasi PT BTID di Serangan, Tegaskan Investor Tak Menghargai Lebih Baik di Usir

    Oka Antara Soroti Reklamasi PT BTID di Serangan, Tegaskan Investor Tak Menghargai Lebih Baik di Usir

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 6
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Sekretaris Komisi I DPRD Bali sekaligus Anggota Pansus TRAP, Nyoman Oka Antara menyoroti adanya aktivitas reklamasi di kawasan Serangan yang dilakukan sejak era Orde Baru (Orba) dan dinilai menyalahi aturan. Oka Antara menegaskan, praktik tersebut seharusnya mendapatkan perlakuan hukum yang sama seperti reklamasi lain yang pernah diproses secara pidana di Bali. Menurut […]

expand_less