Breaking News
light_mode
Trending Tags

Bergerak dan Berbagi Menyapa Tiga Desa Bangli, Putri Koster Tekankan Gizi Keluarga dan Kekuatan PKK.

  • account_circle Redaksi Bali
  • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
  • visibility 39
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANGLI, Matakompas.com – Kepedulian terhadap kesejahteraan keluarga kembali diwujudkan Tim Penggerak PKK (TP PKK) Provinsi Bali melalui aksi sosial “Bergerak dan Berbagi”. Kali ini, gerakan sosial tersebut menyasar masyarakat di tiga desa di Kabupaten Bangli, Rabu (9/9/2026).

Tiga desa yang menjadi sasaran yakni Desa Pengiangan, Kecamatan Susut, Desa Pengotan, Kecamatan Bangli, dan Desa Satra, Kecamatan Kintamani.

Kehadiran TP PKK Provinsi Bali tidak sekadar membawa bantuan kebutuhan pokok. Di tiga desa tersebut, aksi sosial dikemas dengan pendekatan yang lebih menyentuh kebutuhan masyarakat secara menyeluruh, mulai dari pemenuhan pangan dan gizi keluarga, peningkatan keterampilan, pelayanan kesehatan, hingga kepedulian terhadap kesehatan hewan dan lingkungan.

Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, menegaskan bahwa bantuan sosial harus dibarengi dengan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat. Salah satu perhatian utamanya adalah bagaimana keluarga mampu memenuhi kebutuhan pangan yang sehat dan bergizi dengan memanfaatkan potensi yang ada di lingkungan sekitar.

“Walaupun kita tinggal di desa, makanan yang dikonsumsi oleh keluarga harus tetap makanan yang baik dan penuh gizi,” ujar Ny. Putri Koster.

Menurutnya, pemenuhan gizi keluarga tidak semata-mata ditentukan oleh tempat tinggal maupun kondisi lingkungan. Yang tidak kalah penting adalah pengetahuan keluarga dalam memilih bahan pangan dan mengolahnya menjadi makanan yang sehat, bergizi, sekaligus terjangkau.

Karena itu, perempuan yang akrab disapa Putri Koster tersebut mendorong para kader PKK untuk menjadi penggerak perubahan di tengah keluarga dan masyarakat.

PKK, kata dia, memiliki posisi strategis dalam membangun kebiasaan hidup sehat di tingkat keluarga. Pengetahuan tentang pangan bergizi harus diterapkan mulai dari dapur rumah tangga, sehingga keluarga tidak hanya mengonsumsi makanan yang mengenyangkan, tetapi juga memenuhi kebutuhan nutrisi.

Semangat tersebut diwujudkan melalui bimbingan teknis memasak yang digelar di masing-masing lokasi bekerja sama dengan Bali Chef Community (BCC). Sebanyak 30 anggota PKK desa dilibatkan dalam setiap kegiatan untuk mendapatkan pengetahuan sekaligus keterampilan mengolah makanan.

Bimtek tersebut tidak hanya diarahkan untuk kebutuhan konsumsi keluarga. Lebih jauh, TP PKK Provinsi Bali mendorong agar keterampilan memasak dapat dikembangkan menjadi kegiatan produktif yang menghasilkan nilai ekonomi.

Bahan pangan lokal yang tersedia di sekitar masyarakat diharapkan dapat diolah menjadi produk makanan bernilai tambah. Dengan demikian, dapur keluarga tidak hanya menjadi tempat memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga dapat menjadi pintu masuk bagi tumbuhnya usaha ekonomi keluarga.

Dalam aksi sosial tersebut, masing-masing lokasi menerima 50 penerima manfaat yang terdiri dari lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas, kader PKK, dan balita.

Setiap penerima memperoleh bantuan berupa 30 kilogram beras, dua krat telur, dan dua kotak susu. Bantuan tersebut turut diperkuat dengan dukungan sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali serta Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Bali.

 

 

Berbagai bantuan tambahan turut disalurkan, di antaranya paket Gemarikan, sembako, susu, multivitamin, bibit pohon dan tanaman cabai, serta buku resep kuliner.

Bagi masyarakat penerima, bantuan tersebut bukan sekadar paket kebutuhan pokok, tetapi menjadi bentuk perhatian pemerintah dan TP PKK terhadap kondisi keluarga di tingkat desa.

Ni Nengah Masih, anggota PKK Banjar Sunting, Desa Pengotan, mengaku bantuan yang diterima sangat membantu meringankan beban ekonomi keluarganya.

Ia juga mengapresiasi perhatian TP PKK Provinsi Bali yang menyasar berbagai kelompok masyarakat, mulai dari lansia, penyandang disabilitas, ibu hamil hingga anak-anak.

Apresiasi serupa disampaikan Ni Luh Sulastri, anggota PKK Dusun Padpadan, Desa Pengotan. Ia berharap program “Bergerak dan Berbagi” dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak desa di Bali.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Bangli, Ny. Sariasih Sedana Arta, menyampaikan apresiasi atas dipilihnya tiga desa di Kabupaten Bangli sebagai lokasi pelaksanaan aksi sosial tersebut.

Menurutnya, kehadiran Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster bersama berbagai program dan bantuan selalu mendapat sambutan positif dari masyarakat Bangli.

Tidak berhenti pada bantuan sosial dan edukasi pangan, “Bergerak dan Berbagi” juga menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Di sisi lain, kepedulian terhadap kesehatan lingkungan diwujudkan melalui vaksinasi rabies gratis bagi hewan penular rabies (HPR). Dengan demikian, kegiatan tersebut menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat, baik kesehatan keluarga maupun kesehatan lingkungan.

Pola pendekatan yang diterapkan TP PKK Provinsi Bali memperlihatkan bahwa aksi sosial tidak harus berhenti pada pemberian bantuan. Bantuan menjadi pintu masuk untuk membangun pengetahuan, keterampilan, kemandirian, serta kesadaran masyarakat.

Melalui perpaduan bantuan sosial, edukasi gizi, keterampilan memasak, pemberdayaan PKK, pelayanan kesehatan, hingga pencegahan rabies, Aksi Sosial “Bergerak dan Berbagi” diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih panjang bagi masyarakat.

Pada akhirnya, semangat yang dibawa bukan sekadar berbagi hari ini, tetapi bagaimana keluarga mampu berdiri lebih kuat pada hari-hari berikutnya.

Bergerak untuk menyentuh masyarakat, berbagi untuk meringankan beban, dan memberdayakan untuk membangun keluarga Bali yang sehat, mandiri, dan sejahtera.

Reporter : Putu Ivan.
Redaktur : Agus Jaya.
Sumber : Rilis Pemprov Bali.

  • Penulis: Redaksi Bali

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • TikTok pada 19 Januari 2025 Akan Diblokir Amerika Serikat (AS)

    TikTok pada 19 Januari 2025 Akan Diblokir Amerika Serikat (AS)

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 963
    • 0Komentar

    WASHINGTON DC,JARRAKPOS.COM – Mayoritas hakim di Mahkamah Agung Amerika Serikat (SCOTUS) pada Jumat (10/1/2025) menunjukkan kecondongan untuk menegakkan pemblokiran media sosial TikTok. Pada April 2024, Presiden AS Joe Biden memerintahkan ByteDance—perusahaan induk TikTok yang berbasis di China—menjual aplikasinya tersebut, dan jika tidak melakukannya akan diblokir di AS. Pengacara TikTok, Noel Francisco, mengatakan bahwa aplikasi itu […]

  • GHS Ditahan, Diduga Atur Titik Dapur SPPG dan Beri Uang ke Pimpinan BGN

    GHS Ditahan, Diduga Atur Titik Dapur SPPG dan Beri Uang ke Pimpinan BGN

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Jum
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Matacompas.com Jakarta – Tim penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung RI menetapkan sekaligus menahan GHS selaku pengendali yayasan mitra SPPG sebagai tersangka. Penetapan dilakukan pada Kamis, 18 Juni 2026, terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) periode 2025–2026. Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mengumpulkan dua […]

  • Dari Bogotá ke Sanur: Belajar Iklim dari Desa Adat, Bali Tunjukkan Jalan Menuju Nol Emisi 2045

    Dari Bogotá ke Sanur: Belajar Iklim dari Desa Adat, Bali Tunjukkan Jalan Menuju Nol Emisi 2045

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 26
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Suasana berbeda terasa di Desa Adat Intaran, Sanur, awal Mei ini. Bukan sekadar kunjungan seremonial, rombongan walikota dan pejabat Pemerintah Kolombia datang dengan satu tujuan: belajar langsung bagaimana Bali merancang masa depan rendah emisi berbasis komunitas. Didampingi Kedutaan Besar Republik Kolombia, delegasi menelusuri Kawasan Rendah Emisi (KRE) Sanur—sebuah inisiatif yang digagas WRI […]

  • Imigrasi Bali Komitmen Jalankan Tugas Keimigrasian Secara Maksimal dalam Penanganan WNA

    Imigrasi Bali Komitmen Jalankan Tugas Keimigrasian Secara Maksimal dalam Penanganan WNA

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 27
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali melakukan pertemuan dengan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Bali, Arya Wedakarna, di Denpasar, Senin (9/3). Pertemuan tersebut membahas penguatan penanganan serta pengawasan terhadap warga negara asing (WNA) yang berada di wilayah Bali. Pertemuan itu dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi […]

  • Perayaan Hari Wanita Internasional 2026, Ketua TP PKK Bali Ajak Perempuan Bertindak Nyata

    Perayaan Hari Wanita Internasional 2026, Ketua TP PKK Bali Ajak Perempuan Bertindak Nyata

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 26
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, mengajak para perempuan untuk tidak hanya memikirkan kesetaraan, tetapi juga berani mengambil tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Ajakan tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan pada perayaan Hari Wanita Internasional Tahun 2026 (International Women’s Day 2026) yang digelar di Hotel Maya, Sanur, Denpasar, pada Kamis […]

  • Menteri Perhubungan dan Menko Infrastruktur Bahas Kebijakan Strategis 2025

    Menteri Perhubungan dan Menko Infrastruktur Bahas Kebijakan Strategis 2025

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 237
    • 0Komentar

    JAKARTA,JARRAKPOS.COM – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama sejumlah menteri hari ini hadir di kantor Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan untuk bersama-sama membahas kebijakan strategis pemerintah di tahun 2025. Di awal pertemuan, Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono menyampaikan bahwa salah satu fokus pembahasan adalah bagaimana pembangunan infrastruktur dapat memberi dampak signifikan bagi pertumbuhan ekonomi […]

expand_less