Breaking News
light_mode
Trending Tags

Prajurit TNI 0615/KNG, Bersihkan Eceng Gondok di OW Waduk Darma

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
  • visibility 168
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KUNINGAN, JarrakPos.Com – Bupati Kuningan terpilih, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar bersama Dandim 0615/KNG Letkol Arh Kiki Aji Wiryawan dan unsur Muspika Kecamatan Darma serta anggota TNI-Polri, Dishub, Satpol PP, BBWS, BNPB, OPD terkait, komunitas peduli lingkungan, nelayan, dan warga masyarakat Desa Jagara Kecamatan Darma, gotong royong membersihkan Eceng Gondok di Waduk Darma, Kamis (13/2/2025).

Kerja bakti ini selain dengan menggunakan alat tradisional juga dibantu dengan excavator dari DPUTR untuk mengangkat tanaman Eceng Gondok yang menutupi perairan sungai Waduk Darma.

Perlu diketahui bersama, sebanyak 30 Hektar perairan Waduk Darma kini ditumbuhi Eceng Gondok. Sehingga hal ini menjadi perhatian bersama untuk membersihkannya.

Menurut Kepala Desa Jagara, Umar Hidayat, kegiatan pembersihan Eceng Gondok ini dilakukan bersama para stakeholder pemerintah Kabupaten Kuningan. Target pembersihan bisa diselesaikan dalam waktu 5 hari, dengan syarat adanya dukungan berupa 2 unit alat berat, 5 Dump Truck, dan 1 unit Amphibi dari Balai Wilayah Sungai (BWS).

Ia menyebutkan luas perairan waduk darma sekitar 270 Hektar, berdasarkan pantauan dari Drone seluas 30 Hektar ditumbuhi Eceng Gondok, sedangkan jumlah keramba sebelumnya 6.000 sekarang 3.600, untuk titik aman sebagaimana disampaikan perwakilan UPB Unit Pengelolaan Bendungan BBWS Cimanuk Cisanggarung yaitu 2.500 keramba.

Untuk memastikan pertumbuhan Eceng Gondok yang hampir setengahnya menutupi perairan Waduk Darma, Bupati terpilih Dr. H Dian Rachmat Yanuar didampingi Dandim 0615/KNG Letkol Arh Kiki Aji Wiryawan beserta rombongan terjun langsung dengan menggunakan perahu menelusuri lokasi Eceng Gondok yang tersebar.

Tampak di lokasi tumpukan Eceng Gondok sudah mulai ketepi waduk dengan jumlah yang sangat banyak. Bupati Dian menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI dan semua pihak yang terlibat dalam pembersihan Eceng Gondok tersebut.

“Langkah ini merupakan upaya dalam meningkatkan kesadaran kolektif bagaimana Eceng Gondok dihadapi bersama-sama tidak parsial tapi holistik,” ujar Dian.

Dikatakan Dian, hal ini juga sebagai bentuk kepedulian terhadap keseimbangan lingkungan. Menurutnya, jika kondisi ini dibiarkan maka akan menimbulkan dampak negatif terhadap ekosistem lingkungan perairan dan aktivitas perairan lainnya.

“Kita berharap ke depan dapat memaksimalkan potensi wisata di Kecamatan Darma. Di sekitar Waduk Darma, terdapat 9 desa yang memiliki potensi. Mari kita kembangkan menjadi potensi destinasi wisata berskala internasional, sesuai dengan tujuan awal menjadikan Waduk Darma sebagai destinasi wisata unggulan di Jawa Barat, tentu hal ini perlu ada dukungan dari semuanya,” ungkapnya.

Dandim 0615/KNG Letkol Arh Kiki Aji Wiryawan mengemukakan, sebenarnya kerja bakti pembersihan Eceng Gondok ini sudah seminggu di laksanakan. Namun karena pertumbuhan Eceng Gondok sangat cepat, dan alat yang digunakan untuk pembersihan juga terbatas, maka Eceng Gondok ini belum terangkat semua.

“Eceng Gondok yang sudah terangkat sekitar 450 kubik atau sekitar 90 truk. Dan ini belum maksimal. Karena kita butuh penambahan alat, dan kendaraan truk untuk mengangkutnya. Semua kita kerjakan atas dasar kepedulian terhadap lingkungan. Apalagi air Waduk Darma ini dipakai sebagai sarana air bersih untuk masyarakat Kabupaten Kuningan dan Cirebon,” terang Dandim.

Dandim menjelaskan, sebenarnya pengolahan Eceng Gondok ini banyak manfaatnya. Salah satunya bisa dijadikan kompos dan juga pakan. “Total Eceng Gondok yang sudah kita hasilkan sebanyak 450 kubik. Sayang kalau tidak kita manfaatkan,” ujarnya.

Dandim berharap, kedepanya pembersihan Eceng Gondok ini jadi kegiatan yang berkelanjutan dan terprogram. “Yang kita harapkan kegiatan ini bisa berkelanjutan, tidak cukup hari ini saja. Alhamdulillah, hari ini kita sudah banyak mendapatkan kesepakatan dengan unsur terkait untuk mempertahankan ekosistem Waduk Darma ini,” tuturnya.

Untuk itu, Dandim berharap kepada warga masyarakat khususnya desa penyangga dan pemilik keramba agar lebih ditingkatkan lagi kepeduliannya terhadap lingkungan sekitar. (Agh@n)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Tanjung Sari Geram, Minta APH Usut Dugaan Korupsi Dana Desa Tahun 2024

    Warga Tanjung Sari Geram, Minta APH Usut Dugaan Korupsi Dana Desa Tahun 2024

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.585
    • 0Komentar

    BENGKULU UTARA, jarrakpos.com – Masyarakat Desa Tanjung Sari, Kecamatan Ulok Kupai, Kabupaten Bengkulu Utara, mengungkapkan kekecewaan mereka atas dugaan penyalahgunaan dana desa yang seharusnya digunakan untuk pembangunan dan kesejahteraan warga. Menurut salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya bahwa praktik penyalahgunaan Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) diduga telah berlangsung cukup lama, namun […]

  • Saksi Terdakwa Charlie Chandra Pastikan Tanah Tersebut Milik The Pit Nio

    Saksi Terdakwa Charlie Chandra Pastikan Tanah Tersebut Milik The Pit Nio

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com TANGERANG – Sidang Kasus dugaan pemalsuan surat tanah di Desa Lemo Kecamatan Teluknaga hadirkan saksi pihak terdakwa Charlie Chandra di Pengadilan Negeri Tangerang, Selasa 22 Juli 2025. ‎ Saksi yang dihadirkan penasihat hukum terdakwa pada gelaran ini atas nama Jani dan Hairum selaku anak dari Alm. H. Rijan mengklaim seorang penggarap dan menantu selaku […]

  • Dispora Ucapkan Selamat Kepada Irwan Alwi Jabat Ketum PP PBFI

    Dispora Ucapkan Selamat Kepada Irwan Alwi Jabat Ketum PP PBFI

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 68
    • 0Komentar
  • Gubernur Koster dan Pusat Matangkan Percepatan PSEL Denpasar, Rencana Groundbreaking Juni

    Gubernur Koster dan Pusat Matangkan Percepatan PSEL Denpasar, Rencana Groundbreaking Juni

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 11
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Gubernur Bali Wayan Koster mematangkan percepatan pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang akan menjadi solusi jangka panjang penanganan sampah di Bali. Hal tersebut dibahas saat menerima perwakilan pemerintah pusat, Danantara, serta investor asal Tiongkok, Zhejiang Weiming Environment Protection Co., Ltd, yang ditunjuk untuk menggarap proyek Waste-to-Energy (WtE) di Denpasar […]

  • Kemenkum Jabar Tegaskan Komitmen Pembangunan ZI dan Peningkatan Kinerja Melalui Penandatanganan Bersama

    Kemenkum Jabar Tegaskan Komitmen Pembangunan ZI dan Peningkatan Kinerja Melalui Penandatanganan Bersama

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 176
    • 0Komentar

    JARRAKPOS.COM. BANDUNG – Dalam upaya memperkuat kinerja dan memperbaiki kualitas pelayanan publik, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat (Kanwil Kemenkum Jabar) menggelar penandatanganan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas (ZI), Pakta Integritas, dan Janji Kinerja. Senin 20 Januari 2025.   Acara yang berlangsung di Kantor Kanwil Kemenkum Jabar pada hari Senin ini dipimpin langsung […]

  • Gubernur Koster Apresiasi Pansus TRAP DPRD Bali, Jatiluwih Dijaga sebagai Warisan Dunia

    Gubernur Koster Apresiasi Pansus TRAP DPRD Bali, Jatiluwih Dijaga sebagai Warisan Dunia

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Gubernur Bali Wayan Koster memberikan apresiasi terhadap kinerja Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset dan Perizinan (TRAP) DPRD Bali yang dinilai telah bekerja secara baik dan bijaksana. Kinerja tersebut dinilai penting dalam menjaga keberlanjutan Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih sebagai warisan budaya dunia (WBD) UNESCO. Gubernur Koster menilai langkah-langkah yang dilakukan Pansus […]

expand_less