Breaking News
light_mode
Trending Tags

Status UNESCO di Ujung Tanduk: Pansus TRAP Bongkar Pelanggaran dan Sorotan Keras Dr. Somvir

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
  • visibility 23
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TABANAN, Matakompas.com | Kawasan Jatiluwih yang selama ini menjadi kebanggaan Bali dan dunia sebagai Warisan Budaya Dunia UNESCO kini menghadapi ancaman serius.

Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Bali melakukan inspeksi mendadak di Kawasan Jatiluwih, Kabupaten Tabanan, Selasa, 2 Desember 2025.

Hasilnya, Pansus TRAP DPRD Bali menemukan 13 pelanggaran signifikan yang dinilai berpotensi merusak keaslian lanskap subak berteras yang menjadi ciri khas kawasan tersebut.

Temuan itu meliputi alih fungsi lahan tanpa izin, pembangunan yang tidak sesuai peruntukan di zona konservasi, hingga aktivitas usaha yang dianggap mengganggu harmoni visual kawasan.

Dr. Somvir: “Ini Baru 13 Titik Masalah. Ada Kerusakan Sistematis di Jatiluwih”.

Wakil Sekretaris Pansus TRAP, Dr. Somvir, menyampaikan kekhawatiran mendalam terkait kondisi Jatiluwih. Ia menegaskan bahwa temuan 13 pelanggaran tersebut bukan keseluruhan masalah yang ada.

“Itu baru 13 titik masalah. Pertanyaannya, apakah Pemkab Tabanan punya master plan untuk seluruh kawasan ini,” ujarnya.

Ia menyoroti banyaknya bangunan kecil hingga fasilitas tambahan yang muncul tanpa arah kebijakan yang jelas, mulai dari banks kalis, balai-balai, hingga kios dagangan yang mengganggu tampilan alam Jatiluwih.

“Kita lihat ada banks kalis, balai-balai, kios kecil, bahkan tempat jualan. Pertanyaannya: apakah semua ini masuk dalam master plan atau justru muncul belakangan tanpa kontrol,” tambahnya.

Status UNESCO Menuntut Pengawasan Ketat

Menurut Somvir, kawasan Jatiluwih tidak boleh diperlakukan seperti wilayah biasa. Setiap perubahan sekecil apa pun harus melalui proses persetujuan berlapis karena menyangkut reputasi global.

“Jika turis asing datang dan melihat banyak bangunan baru yang tidak pada tempatnya, tentu ini mencederai citra Jatiluwih. Kawasan ini bukan hanya urusan desa. Apa pun langkah, biarpun kecil, wajib melalui persetujuan sampai level pemerintah tertinggi,” tegasnya.

Somvir juga mengingatkan perubahan signifikan pada lanskap dalam tiga dekade terakhir.

“Dulu 30 tahun lalu kondisinya sangat berbeda. Sekarang, setiap 200–300 meter pasti muncul bangunan atau struktur baru. Ini mesti dijelaskan: apakah ini kebijakan Bupati atau keputusan desa? Karena dampaknya besar,” urainya.

Pertanyaan Penting untuk Pemkab Tabanan

Pansus TRAP meminta penjelasan resmi dari Pemkab Tabanan terkait tata kelola kawasan Jatiluwih. Pertanyaan mencakup:

dasar perizinan bangunan baru, termasuk skala kecil,

kebijakan pengembangan kawasan,

batas kewenangan desa adat dan pemerintah daerah,

serta mekanisme pengawasan yang seharusnya berjalan ketat.

Harus Dilindungi, Bukan Dikorbankan

Somvir menegaskan bahwa menjaga keaslian Jatiluwih berarti menjaga sistem subak dan lanskapnya dari intervensi yang tidak sesuai.

“Kalau kita ingin menjaga keaslian Jatiluwih, maka foto pemandangannya harus bebas dari bangunan yang tidak sesuai. Itu baru namanya menjaga yang jati, yang asli,” paparnya.

Pansus TRAP Siapkan Tindakan Tegas

Atas temuan tersebut, Pansus TRAP berencana memanggil Pemkab Tabanan serta instansi terkait untuk meminta klarifikasi dan menyusun langkah penataan ulang. Opsi yang disiapkan meliputi:

pengetatan pengawasan,

peninjauan ulang izin,

sanksi administratif,

hingga pembongkaran bangunan ilegal.

“Jatiluwih adalah wajah Bali di mata dunia. Tidak boleh dibiarkan rusak oleh kelalaian atau pembiaran,” tegas Dr. Somvir. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bongkar Skandal dan Tumpas Korupsi Tiga Pemimpin, Satu Misi

    Bongkar Skandal dan Tumpas Korupsi Tiga Pemimpin, Satu Misi

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 877
    • 0Komentar

    JAKARTA,JARRAKPOS.COM – Korupsi adalah musuh terbesar bangsa. Dari era ke era, praktik penyalahgunaan wewenang dan penjarahan uang rakyat terus terjadi. Namun, kini momentum perubahan semakin nyata. Tiga tokoh nasional dengan latar belakang kepemimpinan yang berbeda—Joko Widodo, Prabowo Subianto, dan Susilo Bambang Yudhoyono—bersatu dalam misi besar: membongkar skandal dan membersihkan negeri dari korupsi. Presiden Joko Widodo […]

  • Luke Anthony Vickery Resmi WNI, Menkum: Berjuang Wujudkan Harapan Presiden dan Rakyat Indonesia Untuk Piala Dunia 2030.

    Luke Anthony Vickery Resmi WNI, Menkum: Berjuang Wujudkan Harapan Presiden dan Rakyat Indonesia Untuk Piala Dunia 2030.

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Matakompas.com – Hari ini, Kamis 16 Juli 2026, Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas, resmi mengambil sumpah WNI pesepakbola asal Hawai, USA, Luke Anthony Vickery di KJRI Sydney, Australia. Luke Vickery disumpah menjadi WNI setelah melalui prosedur tahapan panjang. Sebelumnya Luke Vickery diusulkan PSSI melalui Kementrian Pemuda dan Olahraga untuk menjadi WNI pada awal 2026. […]

  • Pemkab Cirebon Dorong Pengembangan UMKM melalui Layanan Gratis

    Pemkab Cirebon Dorong Pengembangan UMKM melalui Layanan Gratis

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon terus mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Layanan Usaha Pengembangan (Business Development Service/BDS). Pj Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, mengatakan bahwa layanan ini tidak hanya menampilkan produk UMKM, tetapi juga menyediakan berbagai layanan penunjang bagi pelaku usaha secara gratis. “Layanan ini mencakup perizinan, foto produk, kemasan […]

  • Dari 28 Provinsi, 1.220 Mahasiswa PPG “UNIKU” Piloting II Tahun 2024 Resmi Dikukuhkan

    Dari 28 Provinsi, 1.220 Mahasiswa PPG “UNIKU” Piloting II Tahun 2024 Resmi Dikukuhkan

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 193
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Sebanyak 1.220 mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Kuningan (Uniku) secara resmi dikukuhkan. Prosesi pengukuhan lulusan profesi guru berasal dari 28 Provinsi yang ada di Indonesia, dihadiri oleh Direktur PPG yang diwakili Dr. Santi Ambarkuni, M.Pd., dan Dian Wahyuni, M.Pd. fungsional Dikdasmen RI, perwakilan Yayasan Pendidikan […]

  • 10 Cabor Nyatakan Dukungan pada Hatunggal Siregar Jadi Ketua KONI Sumut

    10 Cabor Nyatakan Dukungan pada Hatunggal Siregar Jadi Ketua KONI Sumut

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 831
    • 0Komentar

    Medan – Sejumlah 10 cabang olahraga (cabor) yang tergabung di Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara, menyatakan dukungan untuk A Kolonel Purn Hatunggal Siregar sebagai calon Ketua KONI Sumut periode 2025-2029. Dukungan dari cabor itu disampaikan pada acara silaturahmi dan perkenalan bakal calon Ketua KONI Sumut di Medan pada Rabu (5/2/2025) sore. Dukungan cabor […]

  • Polresta Denpasar Tingkatkan Kesiapan Dalmas, 90 Personel Digembleng Hadapi Potensi Gangguan Kamtibmas.

    Polresta Denpasar Tingkatkan Kesiapan Dalmas, 90 Personel Digembleng Hadapi Potensi Gangguan Kamtibmas.

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 23
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Polresta Denpasar meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya potensi gangguan yang melibatkan massa dan aksi unjuk rasa. Langkah tersebut dilakukan melalui latihan peningkatan kemampuan pengendalian massa (Dalmas) yang digelar di Lapangan Depan Mako Polresta Denpasar, Sabtu (5/9/2026) pagi. Latihan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WITA […]

expand_less