Breaking News
light_mode
Trending Tags

Setelah Penahanan Kurator, KAMAKSI Minta Evaluasi Pengawasan Dana Jaminan Tambang Nasional

  • account_circle Admin Jakarta
  • calendar_month 2 menit yang lalu
  • visibility 2
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Matacompas.com Pangkalpinang – Ketua KAMAKSI Bangka Belitung Ahmad Ridwan meminta Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung mengusut lebih jauh penggunaan dana jaminan pascatambang PT Koba Tin, menyusul penahanan dua kurator perusahaan tersebut dalam perkara dugaan korupsi yang sebelumnya menyeret dua pegawai bank sebagai tersangka.

Ridwan menilai penahanan kurator menjadi momentum penting untuk mengungkap siapa yang mengajukan pencairan, menguasai dana setelah pencairan, serta menentukan penggunaannya.

“Setelah dua kurator ditahan, sekarang harus semakin terang uang itu digunakan untuk apa. Siapa yang menerima, siapa yang menguasai, dan ke mana saja dana tersebut disalurkan? Jangan hanya berhenti pada proses pencairan di bank, tetapi telusuri sampai penggunaan akhirnya,” kata Ridwan dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Senin (12/9/2026), di Jakarta.

Menurut Ridwan, penyidik juga perlu mendalami dokumen dan informasi yang disampaikan kurator saat mengajukan pencairan, termasuk apakah terdapat informasi penting yang tidak disampaikan kepada pihak bank.

“Kalau ternyata ada informasi yang tidak benar atau dokumen yang menyesatkan dari pihak pemohon, tentu harus diperiksa apakah pegawai bank mengetahui hal tersebut atau justru bertindak berdasarkan informasi yang diterimanya. Jangan sampai peran masing-masing pihak tidak dibedakan secara jelas,” tegasnya.

Ridwan menilai hal tersebut penting karena pegawai bank berada pada salah satu tahapan dalam rangkaian transaksi. Sementara itu, penguasaan dan penggunaan dana setelah pencairan juga perlu ditelusuri untuk menentukan pertanggungjawaban setiap pihak berdasarkan peran dan alat bukti.

“Kalau uangnya sudah diterima kurator, buka bagaimana penggunaannya. Berapa yang dibagikan oleh kurator, siapa penerimanya, dan apakah ada yang digunakan untuk kepentingan pribadi? Follow the money. Semua harus ditelusuri sampai penerima manfaat akhirnya,” ujarnya.

Selain peran kurator, Ridwan meminta pengusutan juga memperhatikan tanggung jawab PT Koba Tin sebagai perusahaan yang memiliki kewajiban pascatambang. Menurutnya, masyarakat Bangka Belitung berhak mengetahui bagaimana kewajiban pemulihan lingkungan dilaksanakan setelah perusahaan dinyatakan pailit.

“Ini dana jaminan pascatambang. Artinya, ada kewajiban lingkungan yang harus diselesaikan. Bagaimana tanggung jawab perusahaan, bagaimana progres pascatambangnya, dan siapa yang berkewajiban memastikan pemulihan lingkungan tetap berjalan? Jangan sampai uangnya bermasalah, tetapi kewajiban lingkungannya juga tidak selesai,” kata Ridwan.

Ridwan juga mempertanyakan peran Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM dalam mengawasi pelaksanaan kewajiban pascatambang PT Koba Tin, termasuk memastikan dana jaminan yang telah ditempatkan selama bertahun-tahun dapat digunakan sesuai ketentuan dan peruntukannya.

“Dana jaminannya sudah tersedia bertahun-tahun, tetapi mengapa kewajiban pascatambangnya belum juga tuntas? Apa yang sudah dilakukan pemerintah untuk memastikan pemulihan lingkungan berjalan? Kalau perusahaan tidak menyelesaikan kewajibannya, bagaimana mekanisme penggunaan dana jaminan tersebut? Ini yang perlu dijelaskan Ditjen Minerba,” ujarnya.

Menurut Ridwan, persoalan ini juga perlu menjadi bahan evaluasi pemerintah terhadap pengawasan dana jaminan pascatambang di wilayah pertambangan lainnya, agar tidak muncul persoalan serupa.

“Jangan sampai kasus Koba Tin hanya menjadi persoalan hukum setelah dananya bermasalah. Pemerintah perlu mengevaluasi apakah ada dana jaminan pascatambang lain yang sudah lama ditempatkan, sementara kewajiban pemulihan lingkungannya belum selesai. Jangan sampai persoalan serupa terjadi di bekas wilayah tambang lainnya,” tegas Ridwan.

  • Penulis: Admin Jakarta

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rebut Takhta Inovasi, Singkirkan Dominasi Robot Ini Pesan Dispora

    Rebut Takhta Inovasi, Singkirkan Dominasi Robot Ini Pesan Dispora

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 91
    • 0Komentar

    BENGKULU, Jarrakpos.com – Di tengah gelombang revolusi industri 4.0 yang didominasi oleh kecerdasan buatan (AI) dan robotika, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu menyerukan kepada seluruh pemuda untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing. Kadispora, Ika Joni Ikhwan, S.E., M.M., menegaskan bahwa pemuda harus menjadi aktor utama dalam perkembangan teknologi, bukan sekadar penonton pasif. “Kita […]

  • Gubernur Akademi Militer Terima Audensi Kapusdiklat

    Gubernur Akademi Militer Terima Audensi Kapusdiklat

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 825
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Gubernur Akademi Militer, Mayor Jenderal TNI Arnold A.P. Ritiauw, menerima audiensi Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Kapusdiklat) Bahasa Badiklat Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI, Brigadir Jenderal TNI Heru Prayitno, S.I.P., beserta rombongan di Ruang Kerja Gubernur, Mainhall Akademi Militer. Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama dalam bidang pendidikan dan pelatihan bahasa bagi personil […]

  • Forum Pendapatan Daerah Diminta Aktif, Legislator Gerindra Kadek Diana Soroti Akurasi PAD Bali

    Forum Pendapatan Daerah Diminta Aktif, Legislator Gerindra Kadek Diana Soroti Akurasi PAD Bali

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Bali Tahun 2026 memasuki fase krusial di Gedung DPRD Bali. Anggota DPRD Provinsi Bali dari Fraksi Gerindra, I Kadek Diana, S.H., mendorong agar Forum Pendapatan Daerah kembali diaktifkan sebagai langkah awal penyusunan APBD. Kadek Diana menegaskan forum tersebut penting untuk menyelaraskan data antara legislatif […]

  • Agung Gede Dalem Pemayun Raih Doktor UNHI, Dorong Sewaka Dharma Jadi Fondasi Pelayanan Kesehatan Biddokkes Polda Bali

    Agung Gede Dalem Pemayun Raih Doktor UNHI, Dorong Sewaka Dharma Jadi Fondasi Pelayanan Kesehatan Biddokkes Polda Bali

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 26
    • 0Komentar

    DENPASAR – Komitmen memperkuat kualitas pelayanan kesehatan melalui nilai-nilai kearifan lokal Bali menjadi perhatian utama Anak Agung Gede Dalem Pemayun, SH., M.A.P., CCMS., dalam Ujian Promosi Doktor Ilmu Agama dan Kebudayaan Fakultas Ilmu Agama, Seni dan Budaya Universitas Hindu Indonesia (UNHI), Rabu (26/8/2026). Bertempat di Aula Lantai III Gedung Rektorat UNHI, Jalan Sangalangit, Tembau, Penatih, […]

  • Ika Joni Ikhwan: Wanita Indonesia Harus Berdaya dan Berprestasi

    Ika Joni Ikhwan: Wanita Indonesia Harus Berdaya dan Berprestasi

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 175
    • 0Komentar

    BENGKULU, Jarrakpos.com – Dalam rangka memperingati Hari Wanita Indonesia, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu, Ika Joni Ikhwan, menyampaikan pesan penting bagi seluruh wanita di Indonesia, khususnya di Bengkulu. Ia menekankan pentingnya peran wanita dalam pembangunan bangsa dan mengajak para wanita untuk terus berdaya dan berprestasi di berbagai bidang. “Wanita Indonesia memiliki potensi […]

  • Biaya Pengobatan Hampir Rp1 Miliar, KP MBG: Negara Absen Lindungi Pekerja

    Biaya Pengobatan Hampir Rp1 Miliar, KP MBG: Negara Absen Lindungi Pekerja

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Matacompas.com Jakarta – Komite Pemantau Makan Bergizi Gratis (KP MBG) menilai negara gagal memberikan perlindungan nyata bagi Sri Rahayu Adiningsih. Korban merupakan pekerja sekaligus relawan SPPG Sei Sur, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Hingga kini, korban masih terbaring di rumah sakit akibat kecelakaan saat berangkat bekerja. Hampir enam bulan berlalu, Sri Rahayu masih menjalani perawatan akibat […]

expand_less