Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kasus LSD di Jembrana, Gede Ghumi Asvatham Pastikan Stok Daging Sapi Masih Aman

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com | Kebijakan Pemerintah melakukan pembatasan sementara distribusi sapi dari Kabupaten Jembrana dinilai sebagai langkah tepat untuk menekan penyebaran penyakit Lumpy Skin Disease (LSD).

Anggota Komisi II DPRD Bali, Gede Ghumi Asvatham menegaskan bahwa pengendalian sejak dini penting dilakukan agar wabah tidak meluas ke wilayah lain di Bali.

Menurutnya, fokus penanganan harus dipusatkan terlebih dahulu di Jembrana sebagai daerah terdampak. Upaya penyelesaian yang cepat dan terfokus diyakini mampu meminimalisir risiko penularan ke kabupaten lain.

“Mari kita selesaikan dulu di internal, di Jembrana dulu. Setelah nanti selesai, pemerintah memberikan solusi terbaik, baru kita mulai lagi pengiriman sapi,” kata Ghumi Asvatham, usai Rapat Paripurna DPRD Bali di Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Senin, 19 Januari 2026.

Ghumi Asvatham

mengakui kebijakan tersebut berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi peternak sapi di Jembrana.

Meski demikian, Ghumi Asvatham.mengapresiasi sikap kooperatif para peternak yang memilih mematuhi arahan pemerintah demi kepentingan yang lebih luas.

Politisi muda Partai Demokrat itu menilai para peternak memiliki pandangan yang sama dengan pemerintah, yakni mencegah agar kasus LSD tidak menyebar ke daerah lain. “Kita berharap supaya selesai di sana saja, tidak ke mana-mana,” tambahnya.

Sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan Jembrana, Ghumi Asvatham menyebut hingga kini belum ada data rinci terkait total kerugian ekonomi yang dialami peternak akibat wabah tersebut.

Untuk itu, Ghumi Asvatham berharap pemerintah dan peternak dapat segera duduk bersama untuk merumuskan solusi terbaik, khususnya bagi peternak rakyat yang terdampak secara langsung.

Tak hanya itu, Ghumi Asvatham juga menegaskan bahwa kebijakan lockdown tetap harus dijalankan sebagai langkah pengamanan.

“Peternak kita harapkan bersabar. Ikuti dulu aturan pemerintah. Kita pastikan ini selesai. Setelah selesai, nanti bisa beroperasi kembali seperti biasa,” harapnya.

Terkait ketersediaan daging sapi, Ghumi Asvatham memastikan kondisi Bali masih aman. DPRD Bali, kata dia, belum menerima laporan adanya kelangkaan daging di pasaran, termasuk menjelang hari raya keagamaan.

“Sampai sekarang stok masih aman, belum ada dampak signifikan. Di pasaran juga masih stabil. Harapan kita, setelah ini selesai, tidak ada lagi yang terjangkit. Jadi mungkin tidak harus sampai enam bulan, bisa lebih cepat,” tandas putra mantan Bupati Jembrana I Nengah Tamba tersebut. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dr. Somvir Dorong Regulasi Kuat untuk Lindungi Desa Adat dalam Pengelolaan Ruang Laut

    Dr. Somvir Dorong Regulasi Kuat untuk Lindungi Desa Adat dalam Pengelolaan Ruang Laut

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 16
    • 0Komentar

    DENPASAR – Pengembangan model Marine Spatial Planning (MSP) atau Penataan Ruang Laut Berbasis Masyarakat yang digagas di Desa Adat Intaran, Sanur, mendapat perhatian serius dari Panitia Khusus Tata Ruang dan Aset Publik (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali. Dalam forum inisiasi pengembangan MSP yang berlangsung di BRON The Resto, Renon, Rabu (24/6/2026), Wakil Sekretaris Pansus TRAP […]

  • Pansus TRAP DPRD Bali Tegaskan Rekomendasi BTID Sudah Lengkap, Tinggal Dibawa ke Paripurna

    Pansus TRAP DPRD Bali Tegaskan Rekomendasi BTID Sudah Lengkap, Tinggal Dibawa ke Paripurna

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8
    • 0Komentar

    DENPASAR — Drama pembahasan dugaan pelanggaran di kawasan proyek KEK Kura-Kura Bali kembali memanas. Rekomendasi Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali terkait PT Bali Turtle Island Development (BTID) batal dibawa dalam Rapat Paripurna ke-37 DPRD Bali, Senin (18/5). Meski demikian, Pansus memastikan seluruh rekomendasi sebenarnya sudah rampung dan tinggal menunggu […]

  • Kejati Bali Bongkar Lahan Tukar Guling BTID, 15 Sertifikat “Hilang”, 44,4 Hektare Disisir

    Kejati Bali Bongkar Lahan Tukar Guling BTID, 15 Sertifikat “Hilang”, 44,4 Hektare Disisir

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 13
    • 0Komentar

    JEMBRANA — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali mulai menguak persoalan serius di balik skema tukar guling lahan mangrove yang melibatkan PT Bali Turtle Island Development (BTID). Dalam pengecekan langsung di Desa Budeng, Kabupaten Jembrana, Rabu (29/4/2026), tim menemukan indikasi ketidaklengkapan data hingga keberadaan belasan sertifikat tanah yang belum jelas. Langkah ini menjadi bagian dari penelusuran mendalam […]

  • Wapres Gibran Tinjau Warga Terdampak Banjir

    Wapres Gibran Tinjau Warga Terdampak Banjir

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 826
    • 0Komentar

    KOTA BEKASI,JARRAKPOS.COM  – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto sambut kedatangan Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabumi Raka dalam rangka tinjauan warga terdampak banjir diKelurahan Jatirasa Kecamatan Jatiasih. Dalam kunjungannya, Wapres Gibran langsung menuju kediaman warga sekaligus memastikan pelayanan dari Pemerintah pusat maupun Pemerintah Daerah hadir ditengah bencana yang dialami. Kamis(6/3/2025) Gibran mengintruksikan kepada Wali Kota […]

  • Sidang Dugaan Penipuan Rp 100 Miliar, Pengakuan Saksi Dituding Janggal 

    Sidang Dugaan Penipuan Rp 100 Miliar, Pengakuan Saksi Dituding Janggal 

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 290
    • 0Komentar

    JARRAKPOS.COM – Kasus dugaan penipuan senilai Rp 100 miliar dengan terdakwa Miming Theniko kembali disidangkan di Pengadilan Negeri Bandung, Kamis 9 Januari 2025. Sidang yang dipimpin oleh Hakim Tuty Haryati menghadirkan saksi Tjindriawaty Halim, istri pelapor The Siauw Thjiu, yang memberikan keterangan mengenai mekanisme transfer dan pencairan cek terkait transaksi senilai lebih dari Rp 100 […]

  • Konsultan Klarifikasi Polemik Kondotel Predmet di Pantai Cemagi, Pengukuran Ulang Sebut Tinggi Bangunan 14,8 Meter

    Konsultan Klarifikasi Polemik Kondotel Predmet di Pantai Cemagi, Pengukuran Ulang Sebut Tinggi Bangunan 14,8 Meter

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com – Kontroversi pembangunan Kondotel Predmet di kawasan Pantai Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung.mendapat klarifikasi dari pihak konsultan. Klarifikasi ini disampaikan menyusul pemberitaan media terkait dugaan ketidaksesuaian PKKPR atau Zona yg ada pada kawasan pertanian atau bangunan yang belum memiliki Izin atau ketinggian yang melebihi dari 15 meter. Konsultan Kondotel Predmet, Andianto Nahak […]

expand_less