Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dengan Penuh Haru, Bupati Dian Lepaskan Pemuda “ODGJ” dari Pasungan

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
  • visibility 506
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KUNINGAN, JarrakPos.Com – Suasana haru terjadi saat Ajat (20), pemuda dengan gangguan jiwa (ODGJ) warga Dusun Puhun, Desa/Kecamatan Cibingbin yang dipasung karena suka membuat kerusakan di rumah dan memukul ibunya, Minggu (6/4/2025), dibuka pasungannya oleh Bupati Kuningan, Dr. Dian Rachmat Yanuar, M.Si bersama Ketua RT dan pihak keluarga.

Ajat yang berada di ruang kamar dengan beralaskan tikar tampak memprihatinkan. Apalagi kondisi kakinya dipasung menggunakan pohon kapuk yang dibelah, kemudian diberikan lubang yang hanya cukup untuk penggalangan kedua kakinya. Kayu kemudian dipasek dengan besi dan dikunci.

Tatapannya tajam dan tangannya selalu mengepal. Ketika Bupati Dian mendekat dan menyapa, Ajat hanya melirik tanpa berkata-kata. Dengan seizin keluarga, perlahan Bupati menarik pasek besi yang menancap di kayu tersebut.

Besi Pasek yang sebelahnya ditarik juga oleh keluarga, lalu kayu diangkat oleh Ketua RT. Tak lama, kondisi Ajat yang lemas dipangku dan dituntun oleh Kepala Desa Tambakbaya yang juga Ketua Yayasan Graha Berdaya yang berangkat bersama Bupati.

Sebelumnya, kepada Bupati Dian, Caskini (50), ibunya Ajat, menjelaskan bahwa gangguan kejiwaan anaknya bermula sekitar setahun lalu, setelah Ajat diputuskan oleh pacarnya. Sejak itu, perilaku Ajat berubah drastis.

Dikatakan ibunya, ia sering melamun, berbicara sendiri, bahkan pernah meminum obat batuk dan sakit kepala dalam jumlah banyak. Dengan kondisi seperti itu, pihak keluarga membawanya ke puskesmas hingga berobat jalan. Namun kondisinya tak membaik.

“Dua hari lalu dia memukul saya bertubi-tubi. Lalu dia nyalakan kompor gas, kasur ditaruh di atasnya. Untung cepat ketahuan, kalau nggak rumah bisa terbakar. Selain itu, perabotan yang ada dihancurkan,” ungkap Caskini sambil memohon bantuan ke Bupati agar anaknya bisa sembuh kembali.

Dengan berat hati, keluarga akhirnya memutuskan untuk memasung Ajat demi keselamatan bersama. “Kami nggak tega, tapi kami takut kejadian itu terulang. Pemasungan ini baru dua hari, dan kami juga sudah minta izin ke warga sekitar,” katanya.

Bupati Dian menuturkan, pelepasan pasung ini dilakukan atas dasar kemanusiaan dan kepedulian terhadap kondisi warga. Ia meminta izin kepada keluarga untuk membawa Ajat agar mendapatkan perawatan lebih layak di Yayasan Graha Berdaya, binaan Kepala Desa Tambakbaya, Lukman.

Semoga ikhtiar ini membawa Ajat pulih dan bisa kembali berkumpul bersama keluarga dalam keadaan sehat, lahir dan batin. “Kami juga mengucapkan terima kasih kepada warga yang telah turut peduli kepada lingkungan sekitar untuk saling membantu,” ujar Bupati Dian.

Ia menambahkan bahwa informasi mengenai kondisi Ajat disampaikan oleh warga melalui layanan WhatsApp Layanan Aspirasi dan Pengaduan Rakyat ” LAPOR! Kuningan Melesat”. Dalam perjalanan banyak acara. Bupati menyempatkan untuk mengunjungi langsung rumah keluarga Ajat.

Usai dilepaskan dari pasungan, Ajat langsung dibawa ke rumah singgah Yayasan Graha Berdaya di Desa Tambakbaya, malam ini langsung dirujuk ke RS Mitra Plumbon untuk mendapatkan perawatan medis. Pendampingan dilakukan langsung oleh Lukman, yang saat ini juga sedang merintis program Desa Inklusif Ramah Disabilitas.

Lukman menjelaskan bahwa rumah singgah ini sebagai tempat rehabilitasi bagi ODGJ. Di sana mereka diajak beraktivitas, diajari keterampilan, serta mendapat perhatian agar bisa kembali percaya diri dan hidup mandiri. (Agh@n)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPRD Badung Anom Gumanti Hadiri Peresmian Bale Banjar Jaba Jero Senilai Rp 7 Miliar Perkuat Fasilitas Adat di Kuta

    Ketua DPRD Badung Anom Gumanti Hadiri Peresmian Bale Banjar Jaba Jero Senilai Rp 7 Miliar Perkuat Fasilitas Adat di Kuta

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 18
    • 0Komentar

    BADUNG | Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti menghadiri peresmian Bale Banjar Adat Jaba Jero, Kuta senilai Rp 7 miliar melalui dana hibah fisik APBD Induk Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026, Sabtu (10/10/2026). Peresmian fasilitas adat tersebut ditandai dengan pelaksanaan upacara melaspas, pedudusan alit, mendem dasar, mendem pedagingan, dan mecaru, serta penandatanganan prasasti. […]

  • Jagatani Desak Kejati Sulteng Segera Tetapkan Tersangka Korupsi PT Cocoman

    Jagatani Desak Kejati Sulteng Segera Tetapkan Tersangka Korupsi PT Cocoman

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Matacompas.com Jakarta – Kasus dugaan korupsi pertambangan nikel oleh PT Cocoman di Kabupaten Morowali Utara (Morut) kini memasuki babak krusial. Setelah menaikkan status perkara dari penyelidikan ke penyidikan pada akhir April lalu, Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah (Kejati Sulteng) didesak untuk tidak mengulur waktu dan segera menetapkan aktor intelektual di balik skandal yang merugikan ekologi serta […]

  • Diduga Babat Mangrove, Pansus TRAP Semprot BTID: ‘Ekosistem Bali Tidak Boleh Dikorbankan!’

    Diduga Babat Mangrove, Pansus TRAP Semprot BTID: ‘Ekosistem Bali Tidak Boleh Dikorbankan!’

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 33
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Dugaan pembabatan hutan mangrove di kawasan Serangan memicu kemarahan Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali. Dalam inspeksi mendadak (sidak) di kawasan Tahura Ngurah Rai, Kamis (23/4/2026), Pansus menemukan indikasi kerusakan ekosistem pesisir yang diduga dilakukan oleh PT Bali Turtle Island Development (BTID). Temuan tersebut bermula […]

  • Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Bantu Warga Kurang Mampu Membangun Rumah

    Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Bantu Warga Kurang Mampu Membangun Rumah

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 201
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM – Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Pos Tembalang melaksanakan kegiatan kemanusiaan dengan membantu membangun rumah untuk warga kurang mampu di Desa Apas, Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan. Program ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan.Kamis,(16/1/2025). Proses pembangunan rumah dilakukan secara bergotong royong bersama masyarakat setempat, menunjukkan semangat kebersamaan dan solidaritas. Rumah […]

  • Gubernur Bengkulu Serahkan Santunan JKM Rp42 Juta, BPJS Ketenagakerjaan: Perlindungan Nyata Bagi Pekerja

    Gubernur Bengkulu Serahkan Santunan JKM Rp42 Juta, BPJS Ketenagakerjaan: Perlindungan Nyata Bagi Pekerja

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 223
    • 0Komentar

    BENGKULU,jarrakpos.com – Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan) Cabang Bengkulu, secara simbolis menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) senilai Rp42.000.000 kepada ahli waris almarhum Menajar. Penyerahan santunan ini dilakukan pada agenda Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Bengkulu di Masjid At-Taqwa, Kota Bengkulu, Selasa (18/3). Almarhum Menajar, yang merupakan tokoh Lembaga Pemberdayaan […]

  • Diduga Membantu Praktek Mafia Tanah, Penyidik Polres Kubar Dilaporkan IPW Ke Propa Mabes

    Diduga Membantu Praktek Mafia Tanah, Penyidik Polres Kubar Dilaporkan IPW Ke Propa Mabes

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com JAKARTA_ Indonesia Police Watch (IPW) mengekecam tindakan keji penyidik Satreskrim Polres Kutai Barat, yang melanggar hak azasi manusia, dengan memaksa mengambil sidik jari sebagai pengganti tanda tangan Isran Kuis, seorang tokoh masyarakat warga Desa Tering Seberang, Kutai Barat (Kubar) yang tengah sakit keras dan tidak sadarkan diri dirumahnya, usai ditetapkan tersangka dalam perkara penggelapan […]

expand_less