Breaking News
light_mode
Trending Tags

HUT ke-26 BKS LPD Badung: 122 LPD Aktif di Badung Aset Tembus Rp11 Triliun Terapkan Sistem Digitalisasi.

  • account_circle Redaksi Bali
  • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BADUNG, Matakompas.com – Badan Kerja Sama (BKS) Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Kabupaten Badung memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 di Wantilan Pura Lingga Bhuana, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Sabtu, 22 Agustus 2026.

Puncak perayaan HUT ke-26 BKS LPD Badung tersebut dirangkai dengan kegiatan jalan santai. Kegiatan mengusung tema “26 Tahun BKS LPD Badung Mengabdi, Bersinergi dalam Harmoni Wujudkan LPD Sehat, Kuat, Berkelanjutan, Desa Adat Berdaulat” dan bersinergi dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ketua Umum BKS LPD Provinsi Bali, Drs. I Nyoman Cendikiawan, S.H., M.Si., memberikan apresiasi atas perjalanan BKS LPD Badung selama 26 tahun.

Menurutnya, perayaan tersebut memiliki makna filosofis kuat dan mendalam. Angka 2 dimaknai sebagai Rwa Bhineda, sedangkan angka 6 dikaitkan dengan Sad Ripu. Filosofi tersebut menjadi pengingat agar LPD mampu melihat berbagai kondisi secara seimbang dan terus menjaga kesehatan LPD.

Nyoman Cendikiawan juga mengapresiasi kontribusi LPD atas keberadaan Desa Adat. Dari 1.439 LPD yang tersebar di Bali, keberadaan LPD dinilai memiliki peran penting dalam mendukung pelestarian seni, adat dan budaya Bali serta memperkuat penerapan konsep Tri Hita Karana.

Selain itu, LPD berperan dalam membuka lapangan pekerjaan dan menjadi bagian penting dalam perekonomian masyarakat Desa Adat.

“Karena apapun namanya LPD itu LPD Bali, bukan hanya LPD Kabupaten/ Kota, tetapi LPD Bali. Dengan segala suka dukanya, sinergi dengan pemerintah, relasi dan juga sinergi dengan media, juga para pembina, terutama tokoh-tokoh masyarakat,” paparnya.

Nyoman Cendikiawan menyebut sekitar 31 persen aset LPD di Bali berada di Kabupaten Badung. Namun, besarnya aset bukan satu-satunya ukuran keberhasilan, karena kesehatan LPD tetap menjadi hal utama.

“Tetapi yang kecil-kecil sesuai dengan potensi di Kabupaten juga, yang penting LPD sehat,” harapnya.

122 LPD Aktif di Badung

Ketua Pengurus BKS LPD Badung I Wayan Sudiarta menyebutkan hingga saat ini terdapat 122 LPD aktif di Kabupaten Badung. Sementara itu, 7 LPD masih belum dapat beroperasi, karena persoalan internal.

“Astungkara koordinasi kami di internal, baik dengan BKS LPD, sudah terbangun dengan baik,” ujarnya.

Dari sisi aset, LPD di Kabupaten Badung kini telah mencapai sekitar Rp11 triliun. Kondisi tersebut menjadi salah satu indikator besarnya peran LPD dalam perekonomian daerah.

Ditengah perkembangan bank digital, BKS LPD Badung juga mulai memperkuat transformasi digital. Sejumlah LPD telah melakukan digitalisasi layanan sekaligus meningkatkan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pelatihan dan studi banding.

“Nah, kebetulan kita di Badung sudah ada beberapa teman kita jadi pilot project, terutama pak Ketua Panitia sudah melakukan hampir full digitalisasi dengan menerapkan QRIS, ​M-Pay LPD, ​SMS banking dan pelayanan secara online sekarang,” urainya.

Wayan Sudiarta berharap momentum HUT ke-26 semakin memperkuat kekompakan seluruh pengelola dan karyawan LPD se-Badung.

“Astungkara, sudah bisa menjaga kepercayaan masyarakat dengan tumbuh dan membaiknya kondisi pengelolaan LPD se-Badung sampai saat ini,” kata Wayan Sudiarta.

Bupati Badung Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa turut mendukung penguatan eksistensi LPD di Kabupaten Badung.

Menurutnya, pengembangan LPD tidak cukup hanya melalui dukungan permodalan, tetapi juga harus dibarengi dengan pembangunan ekosistem ekonomi.

Ekosistem tersebut dinilai penting untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dan mendorong kesejahteraan.

Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur menjadi salah satu fokus Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung untuk menciptakan kenyamanan bagi wisatawan sekaligus investor.

“Kalau ini semua terjadi, maka akan dampaknya terjadi apa? Terjadi ekonomi akan tumbuh, akan berdampak pada pendapatan masyarakat, Badung khususnya, dan Bali secara umum,” ujarnya.

Bupati Adi Arnawa juga menyoroti peluang pengembangan sektor pertanian yang terintegrasi dengan pariwisata.

Menurutnya, pariwisata merupakan pasar besar yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan berbagai sektor, termasuk pangan dan transportasi.

“Karena pariwisata ini kan merupakan pasar besar kita, pasar internasional kita. Yang memang harus dimanfaatkan dan pasar internasional ini membutuhkan berbagai hal. Apakah itu pangan, ya kan? Apakah transportasi, ya? Termasuk yang lain. Sehingga oleh karena inilah yang saya jaga dulu. Inilah yang saya jaga dulu. Itu cara berpikir kami untuk bagaimana ada keberpihakan kami kepada semua entitas yang ada di Badung,” urainya.

Selain infrastruktur, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung juga menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui sektor pendidikan. Program tersebut antara lain dilakukan melalui pemberian beasiswa bagi siswa berprestasi serta anak-anak dari keluarga kurang mampu.

“Bagaimana kita menjadi satu daerah yang mempunyai daya saing ketika SDM-nya tidak ada. Ya kan? Ini juga kami lakukan. Bapak bisa lihat program kami terakhir sekarang memberikan kesempatan beasiswa kepada anak-anak SMA yang sekolah di Badung yang berprestasi, termasuk memberikan beasiswa kepada anak-anak kita yang kurang mampu orangtuanya di Badung S1. Ini khan bagian daripada misi kami untuk meningkatkan derajat pendidikan,” tutupnya. (Red).

  • Penulis: Redaksi Bali

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia Luncurkan Global Citizenship of Indonesia, Jawaban atas Polemik Kewarganegaraan Ganda

    Indonesia Luncurkan Global Citizenship of Indonesia, Jawaban atas Polemik Kewarganegaraan Ganda

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 23
    • 0Komentar

    JAKARTA, Matakompas.com – Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan resmi meluncurkan kebijakan baru bernama Global Citizenship of Indonesia (GCI), sebuah terobosan yang digadang menjadi solusi dari polemik kewarganegaraan ganda yang selama ini menjadi perdebatan publik. GCI memberikan fasilitas izin tinggal tetap tanpa batas waktu bagi warga negara asing yang memiliki ikatan darah, kekerabatan, historis, […]

  • Festival Tanah Lot VII 2026 Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi Warga Lewat Pesona Seni, Budaya hingga Kuliner Tradisional

    Festival Tanah Lot VII 2026 Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi Warga Lewat Pesona Seni, Budaya hingga Kuliner Tradisional

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 24
    • 0Komentar

    TABANAN – Festival Tanah Lot VII Tahun 2026 kembali menjadi magnet bagi wisatawan sekaligus ruang promosi pariwisata, seni, budaya, dan kuliner tradisional Bali. Digelar selama tiga hari, 28–30 Agustus 2026, festival yang berlangsung di kawasan Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot ini diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kunjungan wisatawan serta perputaran ekonomi masyarakat […]

  • DPR RI Restui Percepatan Infrastruktur Bali, Komitmen Jaga Pariwisata Berkelas Dunia

    DPR RI Restui Percepatan Infrastruktur Bali, Komitmen Jaga Pariwisata Berkelas Dunia

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, Matakompas.com – Komisi V DPR RI secara resmi memberikan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan infrastruktur dan transportasi di Provinsi Bali dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat yang digelar di Gedung Nusantara, Jakarta, Rabu (8/4/2026). Rapat yang dipimpin Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, bersama Menteri Perhubungan, Menteri Pekerjaan Umum, serta Gubernur Bali, Wayan […]

  • PT BMS Beroperasi di Pengambengan ‘Diduga’ Belum Kantongi Ijin Lengkap, LSM Jarrak Segera Menelusuri

    PT BMS Beroperasi di Pengambengan ‘Diduga’ Belum Kantongi Ijin Lengkap, LSM Jarrak Segera Menelusuri

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 14
    • 0Komentar

    JEMBRANA, Matakompas.com – Keberadaan PT Balindo Marino Service (BMS), pabrik pengolah limbah medis (B3) yang beroperasi di Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Jembrana, Bali, kembali menjadi sorotan publik. Perusahaan yang mulai beroperasi sejak November 2022 itu dipertanyakan kelengkapan perizinannya. Sejumlah pihak menduga BMS beroperasi tanpa mengantongi izin usaha secara lengkap, dan diduga hanya memiliki Sertifikat Kelayakan […]

  • PENGUMUMAN STUDI AMDAL

    PENGUMUMAN STUDI AMDAL

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 18
    • 0Komentar

    PT Wijaya Laksmi Bhuana Agung akan membangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Wijaya Laksmi di Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. Luas lahan yang digunakan sekitar 1.400 ha, dengan wilayah terdampak hingga 35.000 ha. Fasilitas yang direncanakan antara lain Hotel, Sekolah, Pusat Kebudayaan, Klinik Kesehatan, Bandara, Marina, Tri Matra, serta fasilitas penunjang pariwisata lainnya, dengan dukungan penuh dari […]

  • Warga “Mesadu” ke Pansus TRAP, Dugaan Pembabatan Mangrove Seret BTID di Serangan

    Warga “Mesadu” ke Pansus TRAP, Dugaan Pembabatan Mangrove Seret BTID di Serangan

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 21
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com  — Suara warga pesisir Serangan akhirnya mencuat di tengah inspeksi mendadak yang dilakukan Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali di kawasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali, Kamis (23/4). Dalam momen tersebut, warga secara langsung “mesadu” atau mengadu kepada pansus, mengungkap dugaan kerusakan mangrove yang berdampak pada ruang […]

expand_less

Dorong Ekosistem Ekonomi Dimulai dari Infrastruktur