Breaking News
light_mode
Trending Tags

Aktivis Perempuan dan Anak Bali Soroti Kelangkaan BBM: Jangan Biarkan Rakyat Kecil Menanggung Beban

  • account_circle admin
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, BALI — Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Bali menjadi persoalan serius yang tidak boleh dipandang sebelah mata. Kondisi ini tidak hanya menghambat mobilitas masyarakat, tetapi juga berpotensi menekan perekonomian keluarga, mengganggu aktivitas pendidikan anak, serta mempersulit masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

 

Aktivis perempuan dan anak Bali sekaligus Ketua Tunas Himpunan Advokat Muda Indonesia (HAMI) Bali, Ketua sekaligus Pendiri Komunitas Peduli Perempuan dan Anak Bali, advokat perempuan, serta Wakil Ketua II Forum Pemuda NTT Bali, Endang Hastuty Bunga, S.H., menilai bahwa kelangkaan BBM harus segera mendapatkan perhatian serius dari pemerintah melalui langkah konkret dan solusi yang benar-benar dirasakan masyarakat.

 

Menurutnya, BBM bukan sekadar kebutuhan kendaraan, melainkan bagian penting dari roda kehidupan masyarakat. Ketika BBM sulit diperoleh, dampaknya menjalar ke berbagai sektor, mulai dari ekonomi rumah tangga, pekerjaan, pendidikan, hingga aktivitas sosial masyarakat.

 

“Bayangkan seorang ibu yang harus mengantar anaknya ke sekolah, pedagang kecil yang harus pergi ke pasar, pekerja yang harus mencari nafkah, serta masyarakat yang memiliki urusan mendesak. Ketika BBM sulit didapatkan, semua aktivitas itu ikut terhambat. Pada akhirnya, masyarakat kecil kembali menjadi pihak yang paling merasakan dampaknya,” menjadi gambaran keprihatinan terhadap kondisi tersebut.

 

Endang menegaskan bahwa pemerintah perlu melihat persoalan ini dari sudut pandang masyarakat secara menyeluruh, khususnya kelompok ekonomi kecil, perempuan yang menjadi penopang keluarga, dan anak-anak yang bergantung pada orang tua untuk memenuhi kebutuhan pendidikan mereka.

 

Peralihan ke Motor Listrik Harus Disertai Kesiapan dan Solusi Nyata

 

Terkait wacana peralihan dari kendaraan berbahan bakar minyak ke kendaraan listrik, Endang berpandangan bahwa kebijakan tersebut tidak bisa hanya disampaikan sebagai anjuran tanpa mempertimbangkan kondisi nyata masyarakat.

 

Menurutnya, perubahan teknologi membutuhkan kesiapan ekonomi, kemampuan daya beli, ketersediaan infrastruktur pengisian daya, akses listrik, serta jaminan bahwa masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa menghadapi hambatan baru.

 

“Mengubah kebiasaan dan kemampuan masyarakat dari motor berbahan bakar bensin ke motor listrik tidak semudah membalikkan telapak tangan. Pemerintah harus memahami bahwa tidak semua masyarakat memiliki kemampuan ekonomi yang sama. Ada kebutuhan rumah tangga yang harus dipenuhi, biaya sekolah anak, kebutuhan pangan, dan berbagai pengeluaran lainnya,” tegasnya.

 

Ia menilai, kebijakan publik harus dibangun berdasarkan kondisi riil di lapangan, bukan hanya berdasarkan teori atau wacana. Jika masyarakat didorong untuk beralih ke teknologi baru, pemerintah juga perlu menyiapkan tahapan transisi yang realistis, terjangkau, dan tidak menambah beban ekonomi rakyat.

 

Pemerintah Jangan Berhenti pada Wacana

 

Sebagai advokat perempuan yang aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan, Endang menekankan bahwa pemerintah harus hadir melalui kebijakan yang berpihak pada kebutuhan masyarakat. Menurutnya, persoalan kelangkaan BBM perlu ditangani melalui koordinasi yang jelas, distribusi yang terjamin, pengawasan terhadap potensi penimbunan, serta informasi resmi yang transparan kepada masyarakat.

 

Ia juga mendorong pemerintah dan pihak terkait untuk segera menjelaskan penyebab kelangkaan, memastikan ketersediaan pasokan, serta memberikan kepastian mengenai langkah penanganan dan waktu pemulihan distribusi.

 

“Masyarakat tidak hanya membutuhkan penjelasan, tetapi juga kepastian dan solusi nyata. Jangan sampai rakyat terus diminta menyesuaikan diri, sementara persoalan mendasar yang mereka hadapi belum diselesaikan. Kebijakan yang baik adalah kebijakan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat, bukan justru menambah kesulitan mereka,” ujarnya.

 

Perempuan dan Anak Juga Terdampak

 

Endang mengingatkan bahwa persoalan ekonomi dan transportasi tidak bisa dilepaskan dari kesejahteraan perempuan dan perlindungan anak. Ketika biaya transportasi meningkat atau akses kendaraan terganggu, perempuan yang mengurus rumah tangga, orang tua tunggal, pekerja harian, serta keluarga berpenghasilan rendah dapat menghadapi tekanan yang semakin besar.

 

Anak-anak pun berpotensi terdampak apabila orang tua mengalami kesulitan mengantar mereka ke sekolah atau memenuhi kebutuhan pendidikan lainnya.

 

Karena itu, ia meminta agar setiap kebijakan terkait energi dan transportasi turut memperhitungkan dampak sosialnya, sehingga kelompok rentan tidak menjadi pihak yang dikorbankan dalam proses perubahan kebijakan.

 

Kebijakan Harus Berpihak kepada Rakyat

 

Endang menegaskan bahwa kritik yang disampaikan bukan bertujuan menolak perubahan atau kemajuan teknologi, melainkan mengingatkan bahwa setiap kebijakan harus dilaksanakan secara terukur, adil, dan sesuai kemampuan masyarakat.

 

Menurutnya, kemajuan tidak boleh hanya dinilai dari seberapa cepat perubahan dilakukan, tetapi juga dari seberapa mampu perubahan tersebut meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa mengabaikan mereka yang paling membutuhkan perhatian.

 

“Pemimpin yang baik bukan hanya mampu menyampaikan arah perubahan, tetapi juga menghadirkan jalan keluar ketika masyarakat menghadapi kesulitan. Rakyat membutuhkan kebijakan yang memberikan kepastian, bukan sekadar wacana yang terdengar baik, tetapi sulit diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Endang.

 

Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi kelangkaan BBM di Bali sekaligus menyusun kebijakan energi dan transportasi yang mempertimbangkan kondisi ekonomi, kebutuhan pendidikan, dan keberlangsungan hidup masyarakat.

 

“Jangan biarkan masyarakat kecil terus menanggung beban. Sebelum meminta rakyat berubah, pastikan pemerintah telah menyiapkan solusi yang adil, terjangkau, dan bisa dilaksanakan. Sebab, tujuan utama kebijakan bukan sekadar perubahan, melainkan kesejahteraan rakyat,” tutup Endang Hastuty Bunga, S.H.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sidang di PN Denpasar, Kuasa Hukum RU Pertanyakan Prosedur Penangkapan hingga Penyitaan

    Sidang di PN Denpasar, Kuasa Hukum RU Pertanyakan Prosedur Penangkapan hingga Penyitaan

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 20
    • 0Komentar

    DENPASAR — Persidangan perkara narkotika di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Bali, Kamis (10/9/2026), mendapat sorotan dari tim penasihat hukum terdakwa berinisial RU. Kuasa hukum RU, I Wayan Sudiarta, S.H. dan Hendrik T. Selan, S.H., mempertanyakan sejumlah aspek administratif dan prosedural dalam proses penanganan perkara, mulai dari laporan, penangkapan, penggeledahan hingga penyitaan. I Wayan Sudiarta mengatakan, […]

  • ATLETIK PELAJAR SUMUT KIAN BERKILAU di STUDENTS ATHLETICS CHAMPIONSHIP ( SAC ) INDONESIA 2025

    ATLETIK PELAJAR SUMUT KIAN BERKILAU di STUDENTS ATHLETICS CHAMPIONSHIP ( SAC ) INDONESIA 2025

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 912
    • 0Komentar

    Medan – Ketua Umum Pengprov PASI Sumut Dr. David Luther Lubis mengapresiasi sangat bersyukur atas prestasi pelajar SLTA dari daerah binaan nya setelah berhasil mempertahankan tradisi medali emas pada event Student Athletic Championship (SAC) di Stadion Benteng Tangerang, Provinsi Banten tanggal 21 – 22 Februari 2025 Sejak event ini bergulir tahun 2023 dan 2024 pelajar […]

  • Buka Puasa Bersama Insan Media, Polda Bali Ajak Lawan Hoaks dan Jaga Kamtibmas

    Buka Puasa Bersama Insan Media, Polda Bali Ajak Lawan Hoaks dan Jaga Kamtibmas

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 16
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com |Direktorat Intelijen Keamanan (Ditintelkam) Polda Bali menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus silaturahmi dengan insan media dan elemen masyarakat di Denpasar, Selasa, 10 Maret 2026. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya memperkuat kolaborasi dalam menjaga ruang media sosial tetap kondusif di Bali. Acara yang berlangsung dalam suasana kebersamaan tersebut menjadi ajang mempererat hubungan antara […]

  • Cacat Prosedur Diabaikan, Putusan Praperadilan Gabriel Dinilai Melanggar Hukum

    Cacat Prosedur Diabaikan, Putusan Praperadilan Gabriel Dinilai Melanggar Hukum

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Matacompas.com Jakarta – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara menjatuhkan putusan menolak seluruhnya permohonan praperadilan yang diajukan oleh Gabriel Lumbantoruan, buruh pabrik yang dijerat kasus dugaan tindak pidana migas. Sidang pembacaan putusan yang terbuka untuk umum tersebut dihadiri para pihak, di mana Pemohon diwakili tim kuasa hukum dari LBH PERADI Profesional, Marulitua Rajagukguk, S.H., dan […]

  • Bupati Badung Hadiri Karya Tawur Agung di Pura Pucak Sari Sangeh

    Bupati Badung Hadiri Karya Tawur Agung di Pura Pucak Sari Sangeh

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 18
    • 0Komentar

    MANGUPURA, Matakompas.com | Serangkaian Karya Agung di Pura Pucak Sari, Kerama Desa Adat Sangeh menghaturkan Upacara Tawur Balik Sumpah Utama pada Hari Rabu (29/10/2025). Tawur Agung yang meliputi Upacara Surya Sanggar Tawang,Catur Peneri,Pedudusan Agung dipuput oleh Ida Pedanda Giriya Kediri Sangeh,Ida Pedanda Giriya Jumpung Tebasaya,Ida Pedanda Giriya Saraswati Kediri Tabanan dan Jro Gde Senguhu Tumburu […]

  • Jejak Penggeledahan Kejagung dan Dugaan Izin Bermasalah, MataHukum: KPK Periksa Raja Juli Secara Menyeluruh

    Jejak Penggeledahan Kejagung dan Dugaan Izin Bermasalah, MataHukum: KPK Periksa Raja Juli Secara Menyeluruh

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Matacompas.com Jakarta — Nama Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni kini semakin sering muncul dalam pusaran berbagai dugaan pelanggaran hukum, mulai dari penyalahgunaan wewenang dalam pemberian izin hingga indikasi penerimaan suap yang merugikan keuangan negara dan merusak lingkungan hidup. Menyusul berkembangnya berbagai laporan serta temuan dari sejumlah lembaga pengawas, Sekjen MataHukum, Mukhsin Nasir, mendesak Komisi […]

expand_less