Breaking News
light_mode
Trending Tags

GPK dan Masyarakat Meminta Ke DPRD Jika Kemenag Kabupaten “Tidak Pecus” Dibubarkan Saja

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
  • visibility 1.062
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Menyikapi beberapa permasalahan yang terjadi di Kabupaten Magelang, Ribuan massa dari Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) Aliansi Tepi Barat Magelang melakukan Audensi dengan Forpimda dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada untuk membahas beberapa permasalahan yang terjadi di Kabupaten Magelang. Pada, Rabu (26/2/2025).

Kurang lebih 40 (empat puluh) perwakilan dari GPK ketika hadir di gedung DPRD Kabupaten Magelang ini disambut hangat oleh Bupati Magelang yang diwakili Wakil Bupati H. Sahid, S.H, Kapolresta Magelang Kombes Pol Herbin Garbawiyata Jaya Sianipar, S.I.K., S.H, Dandim 0705/Magelang atau yang mewakili, Ketua DPRD Kabupaten Magelang H. Sakir, Kepala Departemen Agama (Kemenag) diwakili Fauzi selaku Plt. Kasi PD Pontren Kemenag Kabupaten Magelang, Kepala Disdikbud Kabupaten Magelang beberapa anggota DPRD Kabupaten Magelang Prihadi, Fahrudin maupun lainya.

Dalam acara ini, Komandan GPK Pujianto alias Yanto Pethuk’s menyampaikan bahwa Kemenag Kabupaten Magelang seharusnya berlaku dan menerapkan sila kelima dalam Pancasila yaitu “Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia”.

“Namun kami saat ini melihat Kemenag Kabupaten Magelang kurang tegas dan jelas dalam melaksanakan tugas-tugasnya. Pasalnya, Yang pertama kejadian tindakan kekerasan seksual di pondok pesantren yang baru-baru ini terjadi salah satunya dengan terdakwa K.H Achmad Labib Asrori yang telah dilakukan sidang putusan di Pengadilan Negeri Mungkid pada tanggal 3 Februari 2025 beberapa waktu yang lalu seharusnya ijin maupun plang pondok pesantren tersebut seharusnya dicabut, namun sampai saat ini kami melihat tidak ada tindakan dari Kemenag,” ucap Yanto.

Audien sempat kecewa karena diketahui bahwa Kepala Kemenag Kabupaten Magelang tidak hadir dan hanya mewakilkan anggotanya.

“Ini sangat biadab menurut kami, karena disaat warga masyarakat mau menemui Kepala Kemenag justru yang bersangkutan tidak hadir, padahal surat resmi yang kami sampaikan sudah sejak beberapa hari yang lalu,” tegas Yanto Pethuk’s.

Menanggapi hal ini, audiens sempat memunculkan kata-kata agar Kemenag Kabupaten Magelang dibubarkan karena dianggap tidak becus menangani masalah yang ada secara adil dan berkeadilan.

Selain itu, GPK Aliansi Tepi Barat Magelang juga meminta kepada Kemenag Kabupaten Magelang untuk membubarkan kelompok kopdariyah yang di pimpin Acmad Labib Asrori.

“Kalau Kemenag Kabupaten Magelang tidak mau dan tidak mampu, jangan salahkan kami kalau terpaksa kami yang akan membubarkan,” tegas Pujiyanto.

 

 

Editor: Feri

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wujud Kepercayaan Warga, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Terima Penyerahan Senjata Api Rakitan

    Wujud Kepercayaan Warga, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Terima Penyerahan Senjata Api Rakitan

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 730
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM – Kepercayaan masyarakat terhadap Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad terus terbangun melalui upaya pembinaan teritorial yang intensif dan berkelanjutan. Salah satu hasil nyata dari pendekatan humanis yang dilakukan adalah penyerahan senjata api secara sukarela oleh warga perbatasan. Rabu,(26/3/2025). Seorang warga Desa Tinampak Kec. Tulinonsoi Kab. Nunukan, berinisial AB (28), menyerahkan satu pucuk senjata api […]

  • Insiden Memalukan di PPLP Sumut, Mantan Atlet PPLP  Berkelahi, Pelatihnya Terseret

    Insiden Memalukan di PPLP Sumut, Mantan Atlet PPLP Berkelahi, Pelatihnya Terseret

    • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 996
    • 0Komentar

     Medan – Peristiwa memalukan terjadi di kawasan Pusat Pendidikan Latihan Pelajar (PPLP) Sumut persisnya di Gedung Serbaguna Jalan Sunggal. Seorang mantan atlet yang pernah mengharumkan Sumatera Utara Nyai Prima Agita mengalami dugaan pengeroyokan oleh sejumlah atlet dan pelatih di tempat yang dulu pernah membesarkan namanya. “Saya ini mantan atlet, pernah menjadi bagian dari PPLP dan […]

  • Bursa KONI Sumut, IKASI Sumut Resmi Dukung Hatunggal Siregar

    Bursa KONI Sumut, IKASI Sumut Resmi Dukung Hatunggal Siregar

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 840
    • 0Komentar

    Medan – Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Sumut resmi memberikan dukungan pada Hatunggal Siregar untuk maju menjadi Ketua Umum KONI Sumut yang Musyawarah Provinsi (Musorprov) bergulir 15 sampai 17 April 2025. Dukungan sudah diberikan, Minggu (9/3/2025) ketika acara silaturahmi bersama PengProv Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI)Sumut bersama Pengurus Provinsi Cabang Olahraga di bawah naungan KONI […]

  • Gaduh Aturan Penjor, Dr. Somvir Minta PLN Benahi Kabel Semrawut dan Hormati Tradisi Bali

    Gaduh Aturan Penjor, Dr. Somvir Minta PLN Benahi Kabel Semrawut dan Hormati Tradisi Bali

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 20
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Polemik terkait himbauan PLN mengenai batas jarak pemasangan penjor saat Hari Raya Galungan terus menuai respons. Ketua Fraksi Demokrat-NasDem DPRD Bali, Dr. Somvir, angkat bicara dan meminta PLN lebih peka terhadap tradisi masyarakat Bali serta segera membenahi jaringan kabel yang dinilai semrawut. Dr. Somvir menilai pernyataan salah satu pejabat PLN yang mengatur […]

  • Menteri Pertanian Ancam Pemalsu Minyak Disegel dan Cabut Izinnya

    Menteri Pertanian Ancam Pemalsu Minyak Disegel dan Cabut Izinnya

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 873
    • 0Komentar

    JAKARTA,JARRAKPOS.COM – Menteri Pertanian Amran Sulaiman buka suara terkait ditemukannya minyak goreng bersubsidi MinyaKita dengan berat yang tidak sesuai keterangan. Sebelumnya viral di media sosial unggahan video yang memperlihatkan minyak goreng bersubsidi Minyakita dalam kemasan 1 liter ternyata hanya berisi 750 ml. Amran pun mengancam siapapun yang bermain-main dengan timbangan. “Itu harus diberi sanksi, baik […]

  • Persena Nagekeo Melaju ke Babak Berikutnya ETMC 2025, Stadion Marilonga Pecah oleh Haru dan Sorak Kemenangan

    Persena Nagekeo Melaju ke Babak Berikutnya ETMC 2025, Stadion Marilonga Pecah oleh Haru dan Sorak Kemenangan

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 18
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- Pada 27 November 2025 malam di Stadion Marilonga Ende berubah menjadi lautan emosi ketika Persena Nagekeo memastikan langkah ke babak selanjutnya ETMC XXXIV Ende 2025 setelah menumbangkan Flores United FC lewat drama adu penalti 5–4. Pertarungan di babak 16 besar ini berlangsung ketat. Kedua tim tampil disiplin dan ngotot sepanjang laga, namun hingga […]

expand_less