Breaking News
light_mode
Trending Tags

Tagel Winarta Turun Langsung ke Antiga Kelod, Soroti Proyek Sungai yang Picu Banjir

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KARANGASEM, Matakompas.com  – Kekhawatiran warga Desa Antiga Kelod, Kabupaten Karangasem, terkait proyek betonisasi di alur sungai akhirnya mendapat perhatian serius dari DPRD Provinsi Bali. I Wayan Tagel Winarta, Anggota DPRD Provinsi Bali dari Daerah Pemilihan (Dapil) Gianyar, turun langsung ke lapangan untuk memastikan kebenaran laporan masyarakat yang menilai proyek tersebut berpotensi memperparah banjir.

Peninjauan dilakukan menyusul maraknya informasi dan unggahan di media sosial yang memperlihatkan adanya pembangunan di badan sungai, tepatnya di kawasan belakang SPPBE (Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji). Warga menilai, proyek itu justru mempersempit aliran sungai yang selama ini sudah rawan meluap saat musim hujan.

“Saya ingin melihat langsung kondisi di lapangan. Setelah dicek, memang ada pembangunan beton di dalam alur sungai dengan dalih pengamanan fasilitas. Namun dampaknya justru memperkecil kapasitas sungai dan ini sangat berisiko,” ujar I Wayan Tagel Winarta di hadapan warga setempat.

Disorot Soal Perizinan dan Pelanggaran Sempadan Sungai

Dalam peninjauan tersebut, Tagel Winarta didampingi unsur pemerintah kecamatan dan desa, mulai dari Camat, Perbekel, Bendesa Adat, Kepala Dusun, hingga perwakilan Balai Wilayah Sungai (BBWS) dan manajemen perusahaan terkait. Dialog berlangsung terbuka dan cukup alot karena menyangkut keselamatan warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai.

Ia menegaskan bahwa proyek tersebut diduga kuat tidak mengantongi izin serta melanggar aturan sempadan sungai. Sesuai ketentuan yang berlaku, pembangunan di sekitar sungai wajib menjaga jarak minimal 10 meter, masing-masing 5 meter di sisi kiri dan kanan sungai.

“Kalau aturan ini dilanggar, dampaknya bukan hanya administratif, tapi langsung dirasakan masyarakat. Air meluap, rumah terendam, dan ini terjadi berulang setiap hujan deras,” tegasnya.

Diminta Bongkar Proyek dan Pulihkan Kondisi Sungai

Atas temuan di lapangan, Tagel Winarta bersama BBWS secara tegas merekomendasikan pembongkaran proyek betonisasi tersebut hingga kondisi sungai dikembalikan seperti semula. Desakan itu akhirnya direspons oleh perwakilan manajemen perusahaan yang hadir dengan menyatakan kesiapan untuk melakukan pembongkaran.

“Komitmennya jelas, bangunan harus dibongkar dan sungai dipulihkan. Kalau ke depan ingin memperkuat tanggul atau pengaman, silakan, tapi wajib melalui prosedur perizinan yang sah,” katanya.

Sungai Dipakai Empat Desa, Penanganan Tak Bisa Sepihak

Menurut Tagel Winarta, sungai tersebut memiliki peran vital karena menjadi jalur aliran air bagi empat desa, yakni Desa Antiga Kelod, Antiga Kaja, Telaga, serta wilayah hilir hingga Padangbai. Oleh sebab itu, penanganannya harus dilakukan secara menyeluruh dan terkoordinasi.

“Tidak bisa hanya satu titik atau satu sisi saja. Kalau ada pengerukan atau pengamanan, harus dari hulu sampai hilir dan seimbang kiri-kanan. Itu aspirasi warga,” ujarnya.

Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk memfasilitasi koordinasi lintas desa, termasuk mengkaji pembuatan sodetan baru sebagai jalur alternatif agar aliran air lebih lancar menuju laut.

Musyawarah Jadi Jalan Tengah

Terkait keberadaan rumah warga lama di sepanjang bantaran sungai, Tagel Winarta menekankan pentingnya pendekatan musyawarah dan kemanusiaan. Menurutnya, penegakan aturan harus tetap mempertimbangkan kondisi sosial masyarakat.

“Bangunan lama maupun baru tetap harus taat hukum. Tapi penyelesaiannya jangan dengan konflik. Kalau memang ada titik yang menjadi penyebab banjir, solusinya dibicarakan bersama demi keselamatan semua,” jelasnya.

DPRD Pastikan Pengawalan Berkelanjutan

Peninjauan lapangan ini, lanjutnya, merupakan respons cepat atas aspirasi masyarakat dan perhatian publik di media sosial. DPRD Provinsi Bali, kata Tagel Winarta, akan terus mengawal persoalan ini hingga benar-benar tuntas.

“Keselamatan lingkungan dan warga adalah prioritas. DPRD tidak akan lepas tangan dan akan memastikan semua pihak mematuhi aturan,” pungkasnya.

Dengan adanya komitmen pembongkaran proyek serta dorongan penataan sungai secara terpadu, warga berharap persoalan banjir yang kerap menghantui kawasan Antiga dan sekitarnya dapat segera teratasi secara berkelanjutan. (Tim)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sorotan Pansus TRAP: Kehadiran Eks Pejabat Pemprov di Kubu PT BTID dan Absennya Manajemen Puncak

    Sorotan Pansus TRAP: Kehadiran Eks Pejabat Pemprov di Kubu PT BTID dan Absennya Manajemen Puncak

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 6
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali pada Senin (23/2) memunculkan dinamika menarik. Perhatian dewan tertuju pada kehadiran tiga mantan Kepala Dinas (Kadis) di lingkungan Pemprov Bali yang kini merapat ke pihak PT Bali Turtle Island Development (BTID). Ketiga eks pejabat […]

  • Dengarkan Vonis : Ribuan Masa GPK Tepi Barat Kepung Pengadilan Mungkid

    Dengarkan Vonis : Ribuan Masa GPK Tepi Barat Kepung Pengadilan Mungkid

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 762
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Panglima GPK Pimpin Ribuan Massa GPK Aliansi Tepi Barat Kepung Pengadilan Mungkid untuk mengawal sidang putusan kasus kekerasan seksual yang diduga dilakukan oleh KH. Ahmad Labib Asrori, pengasuh Pondok Pesantren Irsyadul Mubtadi’ien di Tempuran. Senen (3/2/2025). Terdakwa dituduh melakukan kekerasan seksual terhadap empat santriwatinya, sebuah kasus yang telah mengguncang masyarakat Magelang sejak pertengahan […]

  • Dispora Bengkulu Ajak Pemuda Lestarikan Budaya Lokal di Bulan Ramadhan

    Dispora Bengkulu Ajak Pemuda Lestarikan Budaya Lokal di Bulan Ramadhan

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 81
    • 0Komentar

    BENGKULU,Jarrakpos.com – Bulan Ramadhan bukan hanya momen untuk meningkatkan ibadah, tetapi juga kesempatan bagi pemuda Bengkulu untuk melestarikan budaya lokal. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu mengajak generasi muda untuk mengisi bulan suci dengan kegiatan positif yang juga memperkuat tradisi daerah, seperti pencak silat, seni hadrah, dan tradisi berbagi khas Bengkulu. Kepala Dispora Provinsi […]

  • Korupsi Pengadaan PJU Dishub Cianjur, Kejari Disebut Lakukan Kebohongan Publik

    Korupsi Pengadaan PJU Dishub Cianjur, Kejari Disebut Lakukan Kebohongan Publik

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 622
    • 0Komentar

    Jarrak.com Jakarta – Dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan Penerangan Jalan Umum (PJU) dengan nilai 40 Miliar di satuan dinas perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur tahun 2023, yang tengah di sidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Cianjur diwarnai polemik pemerasan dan Kriminalisasi. Hal ini dipaparkan oleh Kuasa Hukum PT. KPA, Fadlin Avisenna Nasution saat menggelar koferensi pers […]

  • Gubernur Koster: WHDI Bali Berperan Vital Jaga Adat dan Tradisi

    Gubernur Koster: WHDI Bali Berperan Vital Jaga Adat dan Tradisi

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi jajaran Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Provinsi Bali di Ruang Tamu Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Senin 9 Februari 2026. Audiensi ini menjadi momentum penguatan sinergi antara Pemerintah Provinsi Bali dan organisasi perempuan Hindu dalam menjaga keajegan adat, tradisi, serta kearifan lokal Bali. Ketua WHDI Provinsi […]

  • Dituding Peras Tersangka Benny Chandra. Kajari Tolitoli: Faktanya Diputar Balikkan

    Dituding Peras Tersangka Benny Chandra. Kajari Tolitoli: Faktanya Diputar Balikkan

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com TOLITOLI – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tolitoli, Dr Albertinus P. Napitupulu SH MH membantah tudingan dugaan pemerasan Rp1 miliar untuk menghentikan perkara dugaan korupsi proyek pembangunan pasar rakyat Dakopamen di Desa Galumpang yang diduga merugikan negara sebesar Rp669 juta, dari nilai proyek Rp5,6 miliar terhadap kontraktor Benny Chandra. “Semua tudingan itu tidak benar dan faktanya […]

expand_less