Breaking News
light_mode
Trending Tags

Turun Langsung ke SPBU, Made Supartha Cek Pasokan BBM dan Bagikan Air Mineral Kepada Warga di Tengah Antrean Panjang

  • account_circle admin
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TABANAN | Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Bali, Dr (c) I Made Supartha, S.H., M.H., turun langsung memantau situasi sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang terdampak antrean panjang kendaraan akibat persoalan pasokan bahan bakar minyak (BBM), Sabtu (17/10/2026).

Dalam pemantauan tersebut, Made Supartha tidak sekadar melihat kondisi antrean, tetapi juga memastikan ketersediaan stok BBM di sejumlah SPBU yang mengalami peningkatan antrean kendaraan. Langkah ini dilakukan untuk mengetahui secara langsung kondisi di lapangan sekaligus mengantisipasi apabila terdapat kekurangan pasokan yang berpotensi memperpanjang antrean.

Sebagai wakil rakyat, Made Supartha menegaskan pentingnya kehadiran langsung di tengah masyarakat, terutama ketika warga menghadapi situasi yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Menurutnya, persoalan BBM bukan hanya menyangkut distribusi energi, tetapi juga berkaitan dengan kelancaran mobilitas, pekerjaan, serta aktivitas ekonomi masyarakat.

Upaya percepatan penanganan, dilakukan pengaturan volume maksimum pembelian BBM, yakni 3 liter untuk kendaraan roda dua dan 20 liter untuk kendaraan roda empat. Pengaturan tersebut ditujukan untuk membantu mengendalikan penyaluran BBM di tengah kondisi yang membutuhkan penanganan cepat, sehingga distribusi dapat berlangsung lebih tertib dan kebutuhan masyarakat dapat dilayani secara lebih merata.

Pengaturan volume pembelian ini menjadi salah satu langkah yang perlu diperhatikan dalam situasi antrean panjang, sembari mendorong percepatan pasokan dan koordinasi dengan pihak Pertamina agar ketersediaan BBM di SPBU kembali terjaga.

Di sela-sela pemantauan, Made Supartha yang merupakan politisi asal Tabanan ini juga menyapa warga yang sedang mengantre dengan penuh keramahan. Ia turut membagikan minuman kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian dan perhatian kepada warga yang harus menunggu di tengah situasi antrean BBM.

Kehadiran tersebut diharapkan dapat membantu menjaga suasana tetap tenang, nyaman, aman, dan kondusif. Pendekatan humanis dinilai penting agar masyarakat tetap merasa diperhatikan di tengah ketidakpastian pasokan BBM yang berdampak pada berbagai aktivitas.

Made Supartha yang juga Ketua Pansus TRAP DPRD Bali ini mengatakan, dirinya merasa prihatin melihat masyarakat harus menghadapi situasi yang tidak mudah akibat antrean BBM. Karena itu, sebagai wakil rakyat, ia merasa memiliki tanggung jawab untuk memastikan kondisi masyarakat tetap mendapat perhatian.

“Kasihan masyarakat yang terdampak. Sebagai wakil rakyat, saya merasa perlu turun langsung untuk melihat kondisi sebenarnya di lapangan, memastikan ketersediaan stok BBM, sekaligus menyapa masyarakat agar situasi tetap tenang dan kondusif,” ujar Made Supartha.

Politisi dari partai PDI Perjuangan ini menegaskan, pemantauan langsung menjadi bagian penting untuk mengetahui persoalan yang dihadapi masing-masing SPBU. Dengan demikian, apabila ditemukan kekurangan pasokan, langkah koordinasi dan komunikasi dapat segera dilakukan dengan pihak Pertamina agar kebutuhan BBM masyarakat secepatnya terpenuhi.

Menurutnya, komunikasi yang baik antara pihak terkait menjadi kunci untuk mempercepat penanganan persoalan distribusi BBM. Jangan sampai masyarakat terus menanggung dampak berkepanjangan akibat keterlambatan pasokan atau kendala distribusi yang belum tertangani secara optimal.

Made Supartha juga mendorong agar kondisi stok BBM di setiap SPBU terus dipantau secara berkala. Apabila terdapat SPBU yang mengalami kekurangan pasokan, informasi tersebut perlu segera disampaikan kepada pihak terkait sehingga penyaluran BBM dapat ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat sasaran.

Kehadiran Wakil Rakyat Harus Dirasakan Masyarakat

Di tengah antrean BBM yang berdampak terhadap aktivitas warga, kehadiran wakil rakyat di lapangan menjadi bentuk perhatian sekaligus upaya membangun komunikasi langsung dengan masyarakat.

Bagi Made Supartha, masyarakat tidak cukup hanya mendapatkan penjelasan dari jauh. Kondisi yang terjadi harus dilihat secara langsung agar persoalan yang dihadapi warga dapat dipahami dan dicarikan jalan keluarnya melalui koordinasi dengan pihak berwenang.

Terlebih, Bali merupakan daerah tujuan pariwisata internasional yang sangat bergantung pada kelancaran mobilitas masyarakat, pekerja, pelaku usaha, dan wisatawan. Gangguan pasokan BBM berpotensi menimbulkan dampak berantai terhadap aktivitas ekonomi apabila tidak segera ditangani.

Karena itu, upaya memastikan ketersediaan BBM, mempercepat komunikasi dengan Pertamina, serta menjaga situasi tetap aman dan kondusif menjadi langkah penting dalam merespons kondisi di lapangan.

Made Supartha berharap persoalan pasokan BBM dapat segera diatasi sehingga masyarakat tidak lagi harus menghadapi antrean panjang. Ia menekankan bahwa kepentingan masyarakat harus menjadi prioritas, dengan penanganan yang cepat, koordinasi yang efektif, serta pelayanan yang mengedepankan kepedulian.

Langkah turun langsung ke SPBU tersebut sekaligus menegaskan bahwa di tengah persoalan yang dirasakan masyarakat, kehadiran wakil rakyat di lapangan diperlukan untuk mendengar keluhan, memantau kondisi nyata, dan mendorong pemerintah pusat untuk segera menyelesaikan permasalah bbm ini agar aktivitas masyarakat kembali berjalan normal.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Bogotá ke Sanur: Belajar Iklim dari Desa Adat, Bali Tunjukkan Jalan Menuju Nol Emisi 2045

    Dari Bogotá ke Sanur: Belajar Iklim dari Desa Adat, Bali Tunjukkan Jalan Menuju Nol Emisi 2045

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 25
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Suasana berbeda terasa di Desa Adat Intaran, Sanur, awal Mei ini. Bukan sekadar kunjungan seremonial, rombongan walikota dan pejabat Pemerintah Kolombia datang dengan satu tujuan: belajar langsung bagaimana Bali merancang masa depan rendah emisi berbasis komunitas. Didampingi Kedutaan Besar Republik Kolombia, delegasi menelusuri Kawasan Rendah Emisi (KRE) Sanur—sebuah inisiatif yang digagas WRI […]

  • JW Marriott Payangan Distop: Ketua Fraksi Gerindra-PSI DPRD Bali Pastikan Tidak Anti-Investor, Hanya Anti-Pelanggaran

    JW Marriott Payangan Distop: Ketua Fraksi Gerindra-PSI DPRD Bali Pastikan Tidak Anti-Investor, Hanya Anti-Pelanggaran

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 19
    • 0Komentar

    GIANYAR, Matakompas.com | Proyek pembangunan Hotel JW Marriott di Desa Puhu, Payangan, Gianyar, resmi dihentikan sementara setelah Pansus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali menemukan sejumlah pelanggaran serius terkait sungai, irigasi, serta dokumen perizinan, Kamis, 27 November 2025. Keputusan penghentian diambil dalam rapat mendadak di lokasi dan langsung disetujui pihak manajemen proyek. […]

  • Tol Gilimanuk-Mengwi hingga LRT Masuk Agenda, Pemerintah Pusat Siap Percepat Infrastruktur Bali

    Tol Gilimanuk-Mengwi hingga LRT Masuk Agenda, Pemerintah Pusat Siap Percepat Infrastruktur Bali

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 17
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Gubernur Bali Wayan Koster melobi pemerintah pusat untuk mempercepat penguatan infrastruktur darat hingga laut di Pulau Dewata.  Upaya tersebut disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster, saat menerima Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy di Gedung Jayasabha, Denpasar, Rabu, 11 Pebruari 2026. Pertemuan yang juga dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Bali Putri […]

  • Ruko Mewah Berada di Lahan  Manggove, Ketua  Pansus TRAP DPRD Bali: Ini  Sudah Masuk  Ranah  Pidana

    Ruko Mewah Berada di Lahan  Manggove, Ketua  Pansus TRAP DPRD Bali: Ini  Sudah Masuk  Ranah  Pidana

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 21
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com | Panitia Khusus (Pansus) TRAP DPRD Provinsi Bali kembali melakukan langkah tegas dalam penegakan tata ruang dan pengawasan aset daerah di Bali. Pasalnya, Pansus TRAP DPRD Bali melakukan Sidak di wilayah Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Jumat, 24 Oktober 2025. Dalam Sidak, Tim Pansus TRAP DPRD Bali menemukan bangunanRuko Mewah berdiri […]

  • Polemik Pemagaran Laut di Tangerang, Pimpinan Komisi II DPR RI Akan Panggil Menteri ATR/BPN

    Polemik Pemagaran Laut di Tangerang, Pimpinan Komisi II DPR RI Akan Panggil Menteri ATR/BPN

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf, menilai kasus pemagaran laut di Tangerang, Banten, sebagai bentuk keteledoran Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Dede menyoroti pemberian izin Hak Guna Bangunan (HGB) di area laut tanpa pengukuran yang memadai. “Laut bukan domain ATR. Namun, ada upaya membuat laut seolah-olah seperti […]

  • CBA Desak Kepala OJK Mahendra Siregar Mundur, Soroti Tiga Kasus Besar

    CBA Desak Kepala OJK Mahendra Siregar Mundur, Soroti Tiga Kasus Besar

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Center For Budget Analysis (CBA) mendesak Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar untuk mengundurkan diri. Direktur CBA, Uchok Sky Khadafi, menilai OJK di bawah kepemimpinan Mahendra gagal menjalankan fungsi pengawasan dan perlindungan dana masyarakat. Menurut Uchok, ada tiga kasus utama yang menjadi alasan mendesaknya permintaan tersebut. Pertama, kasus platform trading kripto Alphaone […]

expand_less