Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » War » Israeli hostage freed by Hamas says ‘time is running out’ for captives as she describes harrowing conditions

Israeli hostage freed by Hamas says ‘time is running out’ for captives as she describes harrowing conditions

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
  • visibility 398
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

She was led through a tunnel system, she said, and later recognized friends from her kibbutz and elsewhere as they gathered in a large room that appeared to have been “prepared in advance.”

Lifshitz’ daughter, Sharone Lifschitz, who spells her surname differently from her parents, accompanied her mother for the interview. Both said they were afraid that if hostages aren’t freed before the winter holidays end, global interest in their plight — and pressure on Hamas to release them — might wane.

“Hostage families feel strongly that this week is the most crucial week,” Sharone Lifschitz said. “If it doesn’t happen this week, then it is Christmas, and then the New Year, and most of them will be dead.”

Fears for the safety of the remaining captives have mounted after the extended cease-fire — a deal that saw the release of more than 100 hostages held in Gaza and 240 Palestinian prisoners held in Israeli jails — ended on Dec. 1.

On Sunday night, Israel released the names of 20 hostages it believes are dead, heightening concerns for the more than 130 it says are still held by Hamas.

‘I don’t know if he will be able to hold on’
Lifshitz said her 82-year-old husband, Oded, was injured in Hamas’ Oct. 7 ambush and is suffering from high blood pressure and lung disease. She fears he and other hostages with health conditions could die soon if they are not released.

“Oded suffered highs and lows in blood pressure, and he has a pre-existing lung illness, and I don’t know if he will be able to hold on over there,” she said. “The conditions over there, with no fresh air and after such a long period of time — I don’t know if there is enough oxygen over there for people with lung disease.”

Yocheved Lifshitz, 85, speaks to members of the media in Tel Aviv on Oct. 24, a day after being released by Hamas militants.

In a few instances, Lifshitz referred to her husband, a journalist and fellow peace activist, in the past tense, then caught herself.

“He was a brilliant journalist, very much appreciated,” she said. “He is still — I don’t want to say ‘was’ in the past tense.”

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rp3,5 Miliar “Beku”, Pansus TRAP Bali Tetap Bergerak Meski Dana Pribadi

    Rp3,5 Miliar “Beku”, Pansus TRAP Bali Tetap Bergerak Meski Dana Pribadi

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 6
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Kinerja Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali kini dihadapkan pada situasi yang tak ideal. Anggaran sebesar Rp3,5 miliar yang telah dialokasikan dalam APBD Bali Tahun 2026 justru belum dapat dimanfaatkan. Bukan karena ketiadaan dana, melainkan karena tersendatnya regulasi teknis yang belum diperbarui. Dana yang sejatinya disiapkan untuk […]

  • Masyarakat Minta Aparat Penegak Hukum Bertindak Tegas, Seluruh Galian C Ilegal Diminta Ditutup

    Masyarakat Minta Aparat Penegak Hukum Bertindak Tegas, Seluruh Galian C Ilegal Diminta Ditutup

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Riau
    • visibility 2
    • 0Komentar

    DUMAI Matakompas.Com — Ramainya pemberitaan dan viralnya aktivitas galian C di media sosial kembali menjadi sorotan masyarakat. Warga meminta aparat penegak hukum untuk bertindak adil, tegas, dan tidak tebang pilih dalam melakukan penertiban terhadap aktivitas galian C ilegal.16/26 Masyarakat menilai penegakan hukum harus dilakukan secara menyeluruh terhadap seluruh lokasi galian C yang diduga beroperasi tanpa […]

  • Final Seru Banteng Badung vs Denpasar, Wayan Bawa Beri Dukungan Penuh untuk Badung

    Final Seru Banteng Badung vs Denpasar, Wayan Bawa Beri Dukungan Penuh untuk Badung

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 3
    • 0Komentar

    DENPASAR — Gemuruh sorak suporter dan semangat persaudaraan mewarnai Grand Final Kejuaraan Liga Kampung Soekarno Cup III Tahun 2026 yang berlangsung meriah di Stadion Ngurah Rai, Senin (25/5/2026). Turnamen sepak bola antar kabupaten/kota se-Bali yang memperebutkan Piala Bergilir Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali dengan total hadiah Rp117 juta tersebut kembali menjadi panggung bagi lahirnya […]

  • Tim Patroli Raimas Macan Kumbang 852 Polresta Cirebon Amankan Gerombolan Remaja Terlibat Tawuran

    Tim Patroli Raimas Macan Kumbang 852 Polresta Cirebon Amankan Gerombolan Remaja Terlibat Tawuran

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 730
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.com – Tim Patroli Raimas Macan Kumbang 852 Polresta Cirebon berhasil mengamankan remaja yang terlibat aksi tawuran di Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Minggu (09/3/2025) malam sekira Pukul 21.30 WIB. Petugas juga mengamankan 17 orang yang diduga pelaku aksi tawuran. “Kami juga turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa 10 handphone, 9 sepeda motor, 2 bendera, […]

  • Dampak Kompensasi Gubernur untuk Para Sopir di Sunat Oknum Dishub, Begini Akhirnya

    Dampak Kompensasi Gubernur untuk Para Sopir di Sunat Oknum Dishub, Begini Akhirnya

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 321
    • 0Komentar

    BOGOR,JARRAKPOS.COM – Rudy Susmanto menyampaikan perkembangan kasus kepala desa (kades) yang meminta THR ke perusahaan, serta polemik kompensasi sopir angkot yang disunat. Sebanyak sembilan orang telah diperiksa dalam dua kasus tersebut. “Terkait pungutan atau permintaan tunjangan hari raya dari beberapa oknum kades yang mungkin ramai, juga dari potongan bantuan insentif dari Pemprov Jabar bagi sopir-sopir […]

  • Pansus TRAP Dinilai Bekerja Total, Putu Sudiartana: Ini Tanda Baik untuk Masa Depan Tata Ruang Bali

    Pansus TRAP Dinilai Bekerja Total, Putu Sudiartana: Ini Tanda Baik untuk Masa Depan Tata Ruang Bali

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | CEO Jarrak Media Group sekaligus Pembina LSM Jarrak, Putu Sudiartana, menyampaikan apresiasi kepada Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang Aset dan Perizinan (TRAP) DPRD Bali atas kerja keras mereka dalam mengawal penataan ruang di Pulau Dewata. Menurutnya, langkah pansus memiliki tujuan mulia dalam memastikan regulasi tata ruang di Bali berjalan sesuai aturan. Ia […]

expand_less