Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kang Budi Mulyadi Minta Pemkab Serang Dan APH Diminta Usut Pelaku Pembuang Ratusan Bangkai Ayam di Pontang Serang

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 2 Apr 2025
  • visibility 1.280
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Serang Banten- jarrakpos – Budi Mulyadi Ketua BPI KPNPA RI Wilayah Propinsi Banten dalam kesempatan halal bihalal dengan keluarga besar di Kp Begok Pontang kabupaten Serang ( Senin 31/04/2025) ,menyampaikan keprihatinan dan kekecewaan terkait adanya Bangkai ratusan ayam dibuang pihak yang tidak bertanggung jawab disaluran air irigasi

Ratusan bangkai ayam yang dibuang di irigasi sekitar persawahan diduga sudah mencemari aliran irigasi warga di Pontang, Kabupaten Serang, Banten.

Ketua BPI KPNPA RI Wilayah Banten yang akrab disapa Kang Budi mendesak pemerintah serta Aparat Penegak Hukum (APH) mengusut pelaku pembuang ratusan bangkai ayam di aliran irigasi.

Pasalnya, bangkai ayam itu diduga sudah mencemari aliran sungai irigasi yang digunakan warga untuk mengairi sawah. Selain itu, bangkai ayam itu juga menimbulkan bau busuk yang mengganggu masyarakat setempat.

Lebih lanjut kang Budi mengatakan, dirinya meminta kepada Pemerintah Kecamatan dan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk menelusuri siapa pelaku pembuang bangkai ayam tersebut.

“Ini sangat mengganggu, apalagi air itu digunakan untuk mengairi sawah, itu berbahaya jika bangkai ayam itu mengandung virus. Sudah banyak warga yang mengeluhkan bau busuk yang menyengat hidung hingga menimbulkan mual-mual,”katanya, Rabu (2/4/2025).

Maka dari itu, pemerintah dan APH harus segera mengambil tindakan dan memberikan solusi untuk warga terdampak dari adanya ratusan bangkai ayam tersebut ujar Kang BudiSebab, kata Dia, keberadaan bangkai ayam itu sudah dua pekan belakangan dan pemerintah kecamatan maupun kabupaten seperti nya tidak memperdulikan.

“Pemerintah harus hadir, segera mengambil tindakan, banyak warga yang mengeluhkan bau busuk dan air irigasi jadi tercemar,” katanya.

Kang Budi menuturkan, di Pontang sendiri ada pengusaha ternak ayam. Namun, dirinya enggan mencurigainya.

Menurutnya, Pemerintah dan pihak terkait lainnya yang mesti mengungkap dan memberikan solusi untuk warga.

“Jangan dibiarkan, ini sudah dua pekan, jangan nunggu ada korban akibat bau busuk dan aliran air yang tercemar, Pemerintah harus segera hadir,” pungkasnya.

Dalam waktu dekat kang budi akan menemui Kapolres Serang Kabupaten dan Pemda Kabupaten Serang untuk meminta ketegasan agar melakukan pengusutan adanya ratusan bangkai ayam disaluran irigasi pontang. (*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Imron: Pembinaan ABH Perlu Sinergi Semua Pihak

    Bupati Imron: Pembinaan ABH Perlu Sinergi Semua Pihak

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 710
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM — Bupati Cirebon Imron menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam membina anak-anak yang berhadapan dengan hukum (ABH). Hal itu disampaikan Bupati Imron usai menghadiri pembukaan Pembinaan Pesantren Kilat dan Ekonomi Kreatif kepada Anak yang Berhadapan dengan Hukum Polresta Cirebon di halaman Mapolresta Cirebon, Senin (10/3/2025). Imron mengapresiasi langkah […]

  • Sempat Kisruh, Majelis Hakim Putuskan Charlie Chandra Sebagai Terdakwa Tetap

    Sempat Kisruh, Majelis Hakim Putuskan Charlie Chandra Sebagai Terdakwa Tetap

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Tangerang – Majelis Hakim memutuskan Charlie Chandra sebagai terdakwa tetap. Hal itu diucapkan pada sidang putusan Majelis Hakim di Pengadilan Negeri Kelas 1 Tangerang, sekira pukul 11.00WIB, Selasa 24 Juni 2025. Pada persidangan kali ini, Majelis Hakim yang diketuai oleh Muhammad Alfi Sahrin Usup membacakan sidang putusan atas penolakan nota pembelaan Penasehat Hukum terdakwa […]

  • PSEL Ditarget Selesai Akhir 2027, Groundbreaking Denpasar Raya akan Dilaksanakan 8 Juli 2026

    PSEL Ditarget Selesai Akhir 2027, Groundbreaking Denpasar Raya akan Dilaksanakan 8 Juli 2026

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9
    • 0Komentar

    DENPASAR – Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) atau waste to energy merupakan salah satu solusi strategis untuk menangani kedaruratan sampah di Bali, terutama setelah kapasitas TPA Suwung semakin kritis dan muncul penumpukan sampah di berbagai wilayah seperti Denpasar dan Badung. Pemerintah Provinsi Bali saat ini mendorong pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) […]

  • Bantu Mahasiswa Kelola Stres, Yayasan Cahaya Cinta Kasih Gelar Bedah Buku Interaktif “SOUL Reflection” di Bandung

    Bantu Mahasiswa Kelola Stres, Yayasan Cahaya Cinta Kasih Gelar Bedah Buku Interaktif “SOUL Reflection” di Bandung

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 14
    • 0Komentar

    BANDUNG – Di tengah meningkatnya tekanan akademik dan tantangan kesehatan mental yang dihadapi generasi muda, Yayasan Cahaya Cinta Kasih menggelar kegiatan Buka Lembaran Baru melalui bedah buku interaktif bertajuk “SOUL Reflection” karya Bunda Arsaningsih di Bandung, Kamis (18/6/2026). Kegiatan ini diikuti puluhan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, termasuk SATU University, yang ingin memperoleh cara baru […]

  • “Masyarakat Bawa Berkas, BTID Belum Bisa Tunjukan Bukti” Pansus TRAP Bali Bongkar Fakta di RDP

    “Masyarakat Bawa Berkas, BTID Belum Bisa Tunjukan Bukti” Pansus TRAP Bali Bongkar Fakta di RDP

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali memanas saat pembahasan polemik tukar guling tanah mangrove oleh PT Bali Turtle Island Development (BTID), Senin (11/5). Turut hadir, Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, Dr (c) I Made Supartha S.H., M.H, Wakil Ketua Pansus Gede […]

  • Aksi Hijau di Buleleng: Puluhan Pohon Ditanam, Aktivis Desak Pemerintah Bertindak

    Aksi Hijau di Buleleng: Puluhan Pohon Ditanam, Aktivis Desak Pemerintah Bertindak

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6
    • 0Komentar

    BULELENG, Matakompas.com | Kepedulian terhadap kondisi hutan lindung di Kabupaten Buleleng kembali disuarakan melalui aksi nyata. Pegiat media sosial dan pencinta alam, Nengah Setiawan, menginisiasi kegiatan penanaman puluhan pohon penghasil air di kawasan Hutan Lindung Desa Lemukih, Kecamatan Sawan, Senin, 24 November 2025. Aksi ini melibatkan Pemerintah Desa Lemukih serta komunitas pecinta alam LEAC (Lemukih […]

expand_less