Breaking News
light_mode
Trending Tags

Gubernur Koster Tawarkan Model Pertanian Organik Bali di Forum Kebijakan Global, Angkat Subak dan Sad Kerthi sebagai Solusi Krisis Iklim

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LONDON | Gubernur Bali, Wayan Koster, kembali membawa pengalaman dan kebijakan pembangunan Bali ke panggung internasional. Dalam rangkaian agenda London Climate Action Week 2026, Gubernur Koster menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Dialog Kebijakan Global untuk Pertanian Berkelanjutan yang digelar pada 24 Juni 2026 oleh United Kingdom Foreign, Commonwealth & Development Office (UK FCDO), World Bank Group, dan Clim-Eat.

Forum yang berlangsung pukul 10.30 hingga 12.15 waktu setempat tersebut mempertemukan para pembuat kebijakan, lembaga internasional, mitra pembangunan, serta para pemangku kepentingan dari berbagai negara untuk membahas isu-isu strategis mengenai ketahanan iklim, ketahanan pangan, dan transisi pedesaan yang berkeadilan.

Dalam forum tersebut, Gubernur Koster memaparkan strategi Pemerintah Provinsi Bali dalam membangun sistem pertanian organik yang ramah lingkungan, berkelanjutan, sekaligus berakar kuat pada nilai-nilai budaya lokal. Menurutnya, Bali memiliki fondasi yang sangat kokoh dalam mewujudkan pembangunan pertanian berkelanjutan melalui sistem Subak yang telah diwariskan turun-temurun serta filosofi Sad Kerthi yang menekankan keharmonisan hubungan antara manusia, alam, dan spiritualitas.

“Kekuatan utama Bali bukan hanya terletak pada sumber daya alamnya, tetapi juga pada kearifan lokal yang telah terbukti menjaga keseimbangan lingkungan selama berabad-abad. Sistem Subak dan filosofi Sad Kerthi menjadi landasan penting dalam membangun pertanian yang berkelanjutan,” ujar Koster di hadapan peserta forum.

Tak hanya memaparkan konsep, Gubernur Koster juga menjelaskan berbagai kebijakan konkret yang telah diterapkan Pemerintah Provinsi Bali sebagai bentuk komitmen terhadap transformasi pertanian hijau. Di antaranya melalui Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 8 Tahun 2019 tentang Sistem Pertanian Organik, yang menjadi dasar pengembangan pertanian ramah lingkungan di Bali.

Selain itu, pemerintah juga memperkuat perlindungan lahan produktif melalui Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengendalian Alih Fungsi Lahan Produktif, sebagai upaya menjaga keberlanjutan produksi pangan di tengah meningkatnya tekanan pembangunan.

Komitmen terhadap pelestarian sumber daya alam juga diwujudkan melalui Peraturan Gubernur Bali Nomor 24 Tahun 2020 tentang Pelindungan Danau, Mata Air, Sungai, dan Laut, yang menjadi instrumen penting dalam menjaga kualitas lingkungan sebagai penopang utama sektor pertanian.

Dalam kesempatan tersebut, Koster turut memperkenalkan kebijakan hilirisasi dan pemasaran produk lokal Bali melalui Peraturan Gubernur Bali Nomor 99 Tahun 2018, yang mewajibkan hotel, restoran, jasa katering, hingga pusat perbelanjaan untuk memanfaatkan produk pertanian, perikanan, dan industri lokal Bali. Kebijakan ini dinilai mampu memperkuat rantai pasok lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani, nelayan, dan pelaku usaha daerah.

Menurut Koster, pembangunan pertanian berkelanjutan tidak cukup hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga harus mampu menciptakan nilai tambah ekonomi, melindungi lingkungan, serta menjaga identitas budaya yang menjadi kekuatan daerah.

Keikutsertaan Gubernur Koster dalam forum internasional tersebut semakin mempertegas posisi Bali sebagai daerah yang aktif berkontribusi dalam perumusan solusi global terhadap perubahan iklim. Melalui pendekatan yang mengintegrasikan kearifan lokal, kebijakan publik, dan prinsip pembangunan berkelanjutan, Bali terus menunjukkan diri sebagai salah satu model pembangunan hijau yang mendapat perhatian dunia.

Partisipasi Bali dalam forum kebijakan global ini sekaligus menjadi momentum memperluas kerja sama internasional di bidang pertanian berkelanjutan, ketahanan pangan, dan adaptasi perubahan iklim, sehingga pengalaman Bali dapat menjadi inspirasi bagi berbagai negara dalam membangun masa depan pertanian yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Wayan Koster Diundang Khusus Hadiri London Climate Action Week 2026, Bali Jadi Sorotan Dunia dalam Aksi Perubahan Iklim

    Gubernur Wayan Koster Diundang Khusus Hadiri London Climate Action Week 2026, Bali Jadi Sorotan Dunia dalam Aksi Perubahan Iklim

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 41
    • 0Komentar

    LONDON – Kepemimpinan Pemerintah Provinsi Bali dalam membangun daerah berbasis pembangunan hijau dan berkelanjutan kembali mendapat pengakuan di tingkat internasional. Gubernur Bali, Wayan Koster, menerima undangan resmi untuk menghadiri London Climate Action Week 2026, salah satu forum aksi iklim terbesar dan paling bergengsi di dunia yang berlangsung di London, Inggris, pada 20–24 Juni 2026. Undangan […]

  • Tradisi Gangsing Desa Gesing Diangkat Jadi Atraksi Budaya, Gede Harja Beri Dukungan Penuh

    Tradisi Gangsing Desa Gesing Diangkat Jadi Atraksi Budaya, Gede Harja Beri Dukungan Penuh

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 19
    • 0Komentar

    BULELENG, Matakompas.com |Pelestarian permainan tradisional Bali kembali mendapat perhatian setelah Ketua Fraksi Gerindra-PSI DPRD Provinsi Bali, Gede Harja Astawa, menghadiri pembukaan pertandingan gangsing di Desa Gesing, Kecamatan Banjar, Buleleng. Tradisi yang telah diwariskan turun-temurun ini kini mulai dikembangkan menjadi kegiatan budaya yang lebih terorganisir. Acara yang berlangsung pukul 11.00 WITA tersebut dihadiri oleh Perbekel Munduk, […]

  • PPNI Rayakan HUT ke-51 dengan Rangkaian Kegiatan Sosial dan Ilmiah

    PPNI Rayakan HUT ke-51 dengan Rangkaian Kegiatan Sosial dan Ilmiah

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 817
    • 0Komentar

    Jakarta,Jarrakpos.com – Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-51 dengan berbagai kegiatan sosial dan ilmiah yang tersebar di seluruh Indonesia. Bertempat di Graha PPNI, Jalan Lenteng Agung Raya no 64. Jagakarsa, Jakarta, Senin 17 Maret 2023 Ketua Umum PPNI, Dr. Harif Fadhillah, S.Kp., S.H., M.Kep., M.H., menegaskan bahwa perayaan tahun ini […]

  • Ketegangan Sempat Mewarnai Persembahyangan Tangkas Kori Agung, Dialog Tokoh Adat Redam Suasana

    Ketegangan Sempat Mewarnai Persembahyangan Tangkas Kori Agung, Dialog Tokoh Adat Redam Suasana

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 20
    • 0Komentar

    KLUNGKUNG – Ribuan semeton Kawitan Tangkas Kori Agung dari berbagai penjuru Bali memadati kawasan Pura Kawitan Tangkas Kori Agung Pusat di Desa Tangkas, Kecamatan Klungkung, Minggu (9/8/2026). Mereka datang dari Buleleng, Karangasem, Nusa Penida, hingga sejumlah daerah lainnya dengan satu tujuan utama, yakni melaksanakan persembahyangan. Namun, di tengah khidmatnya kegiatan keagamaan tersebut, sempat muncul ketegangan […]

  • Tak Bandang Bulu, Kejari Kota Bandung Jebloskan Eks Anak Buah Ridwan Kamil Terkait Dugaan Korupsi BUMD 86 Miliar

    Tak Bandang Bulu, Kejari Kota Bandung Jebloskan Eks Anak Buah Ridwan Kamil Terkait Dugaan Korupsi BUMD 86 Miliar

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Bandung – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bandung menahan tiga orang tersangka terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi penyediaan barang dan jasa antara PT Energi Negeri Mandiri (PT ENM) dan PT Serba Dinamik Indonesia (PT SDI) tahun 2022 s/d 2023. Ketiga tersangka selanjutnya ditahan di Rutan Kelas 1 Kebon Waru Bandung. Salah seorang tersangka yang […]

  • Aneh!! Korban Pencurian Sawit Malah Jadi Terlapor, Puluhan Warga Suka Maju Protes Ke Polres Rohul

    Aneh!! Korban Pencurian Sawit Malah Jadi Terlapor, Puluhan Warga Suka Maju Protes Ke Polres Rohul

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Riau
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Rokanhulu,MATAKOMPAS.COM – Puluhan warga Desa Suka Maju, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu, mendatangi Mapolres Rokan Hulu dengan tujuan bentuk dukungan moral terhadap seorang warga nama Paan yang selama ini dikenal sebagai korban pencurian buah kelapa sawit, namun kini justru dilaporkan atas dugaan tindak pidana pengeroyokan. dan pada hari ini Rabu (10/6/2026) sedang di lakukan pemanggilan […]

expand_less