Breaking News
light_mode
Trending Tags

Sekda Dewa Indra Tekankan Pemenuhan Hak Anak Jadi Fondasi Pembangunan SDM.

  • account_circle Redaksi Bali
  • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
  • visibility 30
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com – Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra menegaskan bahwa pemenuhan hak anak merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.

Karena itu, upaya memastikan tumbuh kembang anak secara optimal tidak hanya menjadi tanggung jawab keluarga, tetapi juga harus diperkuat melalui kebijakan pemerintah yang berpihak pada kepentingan terbaik anak.

Hal tersebut disampaikan Sekda Dewa Indra saat membuka kegiatan “Pemenuhan Hak Anak Melalui Penguatan Peran Keluarga dan Partisipasi Anak dalam Proses Pembangunan” di Aula Jempiring Bappeda Provinsi Bali, Denpasar, Kamis (20/8/2026).

Menurut Sekda Dewa Indra, anak memiliki posisi yang sangat penting, baik bagi keluarga maupun bagi keberlanjutan pembangunan bangsa. Dalam lingkup keluarga, orang tua pada umumnya berupaya memberikan yang terbaik agar anak memperoleh kesempatan untuk tumbuh menjadi pribadi yang sehat, berpendidikan, berkarakter, dan mampu mengembangkan potensinya.

“Anak adalah aset yang sangat penting, baik bagi keluarga maupun bangsa. Karena itu, bagaimana perhatian kita terhadap anak, bagaimana kita memenuhi hak-haknya, akan sangat menentukan kualitas mereka di masa depan,” ujarnya.

Sekda Dewa Indra mengakui masih terdapat kasus ketika kepentingan anak terabaikan karena kepentingan orang dewasa. Namun, kondisi tersebut dinilainya sebagai anomali. Secara umum, keluarga memiliki perhatian besar terhadap anak dan berupaya memberikan yang terbaik bagi tumbuh kembang mereka.

Meski demikian, perhatian keluarga saja belum cukup. Pemerintah, menurutnya, memegang peranan penting melalui berbagai kebijakan yang menjamin terpenuhinya hak dasar anak. Terlebih, anak merupakan generasi penerus yang kelak menentukan kualitas pembangunan daerah dan bangsa.

Karena itu, Sekda Dewa Indra menekankan bahwa anak tidak semestinya hanya ditempatkan sebagai objek pembangunan. Mereka juga perlu memperoleh ruang untuk menyampaikan aspirasi dan berpartisipasi dalam proses pembangunan, khususnya dalam kebijakan yang berkaitan langsung dengan kepentingan dan masa depan mereka.

“Kita berterima kasih kepada pemerintah pusat yang telah membuat penilaian Kabupaten/Kota Layak Anak. Ini merupakan sesuatu yang sangat mendasar bagi bangsa kita. Penilaian tersebut harus menjadi pondasi untuk mendorong kemajuan pembangunan dan kualitas SDM,” katanya.

Sekda Dewa Indra menambahkan, pengalaman berbagai daerah menunjukkan bahwa kekayaan sumber daya alam maupun posisi geografis yang strategis tidak dengan sendirinya menjamin kemajuan. Faktor kualitas manusia justru menjadi salah satu penentu utama keberhasilan pembangunan.

Di sisi lain, terdapat daerah dengan sumber daya alam yang relatif terbatas, tetapi mampu berkembang karena didukung SDM yang berkualitas. Menurutnya, kualitas tersebut harus dibangun sejak usia dini melalui pemenuhan hak dasar anak, terutama akses terhadap layanan kesehatan dan pendidikan yang baik.

“Ini menunjukkan bahwa pembangunan SDM harus dimulai sejak anak-anak. Ketika hak dasar anak terpenuhi, mereka memiliki kesempatan untuk tumbuh menjadi pribadi yang berkualitas dan pada akhirnya menjadi kekuatan bagi pembangunan daerah dan bangsa,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Dewa Indra juga menyampaikan bahwa seluruh kabupaten/kota di Bali telah masuk dalam kategori Kabupaten/Kota Layak Anak.

Capaian ini diharapkan tidak berhenti sebagai predikat administratif, tetapi benar-benar tercermin dalam kebijakan, program, pelayanan publik, serta lingkungan sosial yang menjamin pemenuhan hak dan perlindungan anak.

Ia pun mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi dalam mewujudkan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi partisipasi mereka dalam pembangunan.

“Semoga kegiatan ini dapat memberikan *insight* yang baik, sehingga pelaksanaan kebijakan di Pemerintah Provinsi Bali ke depan semakin baik dan semakin mampu memenuhi hak-hak anak,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut menghadirkan Dewa Ayu Eka Putri serta Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan Pemenuhan Hak Anak Wilayah III Rr. Endah Sri Rejeki, S.E., MIDEA, Ph.D., sebagai narasumber. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun pemahaman dan komitmen bersama untuk memperkuat peran keluarga, pemerintah, serta partisipasi anak dalam mewujudkan pembangunan yang semakin ramah dan berpihak pada kepentingan terbaik anak. (Red).

  • Penulis: Redaksi Bali

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satu Jiwa, Tiga Rupa: Putri Koster Dorong Wastra Bali Menembus Panggung Mode Dunia.

    Satu Jiwa, Tiga Rupa: Putri Koster Dorong Wastra Bali Menembus Panggung Mode Dunia.

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 32
    • 0Komentar

    JEMBRANA, Matakompas.com – Wastra Bali tidak boleh hanya bertahan sebagai warisan budaya yang disimpan dan dikenang. Lebih dari itu, kain tradisional Bali harus mampu hidup, berkembang, menggerakkan perekonomian masyarakat, sekaligus tampil percaya diri di panggung mode nasional hingga internasional. Semangat inilah yang digaungkan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, melalui […]

  • Gubernur Koster: Investasi harus Berkualitas, Berpihak Masyarakat Lokal, Tidak Merusak Tatanan Alam dan Sosial

    Gubernur Koster: Investasi harus Berkualitas, Berpihak Masyarakat Lokal, Tidak Merusak Tatanan Alam dan Sosial

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 20
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Gubernur Bali, Wayan Koster bersama Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Republik Indonesia, yang dalam hal ini diwakilkan oleh Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi RI, Todotua Pasaribu melakukan Penandatanganan Nota Kesepakatan antara Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM RI dengan Pemerintah Provinsi Bali tentang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal, pada Kamis (Wrespati Wage, Medangkungan), 22 Januari […]

  • Babak Baru Ekonomi Bali, PPN Pengambengan Jembrana Dibangun Rp1,2 Triliun

    Babak Baru Ekonomi Bali, PPN Pengambengan Jembrana Dibangun Rp1,2 Triliun

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 64
    • 0Komentar

    JEMBRANA, Matacompas.com – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan pembangunan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan di Kabupaten Jembrana menjadi momentum penting untuk memperkuat perekonomian Bali berbasis kelautan dan perikanan. Hal itu disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster, saat mendampingi Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono dalam Groundbreaking Ceremony Pengembangan PPN Pengambengan di Desa Pengambengan, Jembrana, […]

  • Segara Santosa Live Seafood Market Tebar Promo Spesial, Diskon 20 Persen untuk Pemegang KTP Bali!

    Segara Santosa Live Seafood Market Tebar Promo Spesial, Diskon 20 Persen untuk Pemegang KTP Bali!

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 48
    • 0Komentar

    DENPASAR, MATACOMPAS.COM — Kabar gembira bagi pencinta kuliner seafood di Bali! Segara Santosa Live Seafood Market yang berlokasi di Serangan, Bali, menghadirkan promo spesial dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan 2026. Program ini menawarkan potongan harga menarik bagi masyarakat yang ingin menikmati aneka hidangan laut segar dengan harga lebih hemat. Promo yang […]

  • Kacau, Empat Fakta Penting yang Membuktikan Jampidsus Febrie Adriansyah Merintangi Penyidikan Kasus Korupsi Zarof Ricar

    Kacau, Empat Fakta Penting yang Membuktikan Jampidsus Febrie Adriansyah Merintangi Penyidikan Kasus Korupsi Zarof Ricar

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com JAKARTA – Koalisi Sipil Masyarakat Anti Korupsi meminta kepada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) untuk mendalami empat fakta penting bukti dugaan unprofessional conduct dan/atau penyalahgunaan kewenangan dan/atau merintangi penyidikan (obstruction of justice), yang diduga dilakukan oleh Jampidsus, Febrie Adriansyah dalam penanganan penyidikan kasus korupsi Zarof Ricar. Hingga kini tidak pernah dilakukan penggeledahan terhadap […]

  • Saksi Terdakwa Charlie Chandra Pastikan Tanah Tersebut Milik The Pit Nio

    Saksi Terdakwa Charlie Chandra Pastikan Tanah Tersebut Milik The Pit Nio

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 319
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com TANGERANG – Sidang Kasus dugaan pemalsuan surat tanah di Desa Lemo Kecamatan Teluknaga hadirkan saksi pihak terdakwa Charlie Chandra di Pengadilan Negeri Tangerang, Selasa 22 Juli 2025. ‎ Saksi yang dihadirkan penasihat hukum terdakwa pada gelaran ini atas nama Jani dan Hairum selaku anak dari Alm. H. Rijan mengklaim seorang penggarap dan menantu selaku […]

expand_less

Dorong Partisipasi Anak dalam Proses Pembangunan.