Breaking News
light_mode
Trending Tags

Suyasa Geram Proyek Jalan Gajah Mada Denpasar Bikin Macet: Jalan Bagus Dibongkar Lagi Picu Keluhan Warga

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 31 Okt 2026
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR |Proyek perbaikan Jalan Gajah Mada, Denpasar, menuai keluhan masyarakat hingga mendapat sorotan tajam Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bali, Nyoman Suyasa, ST.

Nyoman Suyasa menilai pengerjaan infrastruktur jalan harus mendapat dukungan perencanaan matang dan koordinasi lintas instansi agar tidak menimbulkan persoalan baru bagi masyarakat.

Sorotan tersebut disampaikan Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bali, Nyoman Suyasa, ST., saat menjadi Narasumber dalam diskusi bulanan Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Bali bertajuk #NgopiSantuy, Jumat (30/10/2026).

Dalam diskusi tersebut, sejumlah persoalan proyek Jalan Gajah Mada menjadi pembahasan, mulai dari kemacetan lalu lintas, lambatnya pemasangan paving, hingga terganggunya aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan perdagangan tersebut.

Penutupan sebagian badan jalan untuk pekerjaan pengecoran dan pemasangan paving menyebabkan ruang gerak kendaraan semakin terbatas.

Akibatnya, antrean kendaraan kerap terjadi, terutama dari arah Jalan Sutomo menuju Jalan Gajah Mada pada jam berangkat dan pulang kerja.

Masyarakat juga mengeluhkan proses pemasangan paving yang dinilai berjalan lambat. Ukuran paving yang dianggap relatif kecil turut menjadi perhatian serius.

Bahkan, terbatasnya akses jalan berdampak atas aktivitas perdagangan, karena pelanggan kesulitan menjangkau toko-toko di sepanjang kawasan Gajah Mada.

Persoalan elevasi atau ketinggian jalan di sekitar Patung Catur Muka juga menjadi salah satu hal yang menjadi pertanyaan masyarakat.

Menanggapi berbagai keluhan tersebut, Nyoman Suyasa menegaskan bahwa setiap pekerjaan infrastruktur harus diawali dengan perencanaan yang jelas, termasuk memastikan status kewenangan ruas jalan yang akan diperbaiki.

Menurutnya, pemerintah harus memastikan apakah suatu ruas jalan merupakan kewenangan pemerintah kota, pemerintah provinsi, atau pemerintah pusat. Kejelasan tersebut penting agar penganggaran, pelaksanaan, dan pengawasan pekerjaan berjalan sesuai kewenangan.

“Ini sebagai bentuk koreksi dan pembelajaran ke depan supaya PU bekerja maksimal mengawasi mana jalan yang sebenarnya rusak dan harus dianggarkan. Jangan sampai jalan yang sudah bagus justru dibongkar lagi,” tegas Nyoman Suyasa dalam diskusi.

Selain perencanaan, Nyoman Suyasa secara khusus menyoroti lemahnya koordinasi antara Dinas Pekerjaan Umum (PU), PDAM, serta instansi lain yang menangani jaringan utilitas.

Menurut Nyoman Suyasa, persoalan yang sering terjadi adalah jalan yang sudah selesai diperbaiki atau diaspal, justru kembali dibongkar, karena adanya pekerjaan pemasangan pipa air maupun jaringan kabel.

Kondisi tersebut semestinya dapat dihindari, apabila seluruh instansi terkait berkoordinasi sebelum pekerjaan fisik dimulai.

“Kenapa tidak direncanakan dengan matang? Sebelum ada pengaspalan, seharusnya dikoordinasikan dulu dengan PDAM dan pihak terkait lainnya. Saya juga kesal kalau jalan sudah bagus kemudian dibongkar lagi,” ujarnya.

Nyoman Suyasa menegaskan, kebutuhan pekerjaan infrastruktur, termasuk pemasangan pipa dan jaringan kabel, seharusnya sudah diperhitungkan sejak tahap perencanaan.

Dengan demikian, seluruh pekerjaan dapat dilaksanakan secara berurutan dan terintegrasi tanpa harus membongkar kembali infrastruktur yang telah selesai dibangun.

Nyoman Suyasa berharap ke depan koordinasi antarinstansi dapat diperkuat dan rantai komunikasi disederhanakan.

Pekerjaan infrastruktur jalan harus dilakukan secara terpadu, mulai dari perencanaan, penggalian, pemasangan jaringan utilitas, pengaspalan hingga penyelesaian akhir.

Dengan pola tersebut, pembangunan tidak hanya mengejar penyelesaian proyek, tetapi juga memperhatikan kenyamanan masyarakat, kelancaran lalu lintas, serta keberlangsungan aktivitas ekonomi warga.

Sementara itu, Ketua IWO Provinsi Bali, Tri Widiyanti, mengatakan program #NgopiSantuy direncanakan berlangsung setiap bulan dengan menghadirkan tokoh-tokoh berpengaruh di Bali.

Forum tersebut menjadi ruang diskusi bagi insan pers untuk membahas berbagai isu aktual sekaligus menyampaikan aspirasi dan keluhan masyarakat kepada para pemangku kebijakan.

Diskusi berlangsung dalam suasana santai namun serius di sebuah warung kopi sederhana di Denpasar.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua PD IWO Kota Denpasar beserta jajaran, Ketua PD IWO Kabupaten Badung beserta jajaran, serta pengurus dan anggota IWO Provinsi Bali.

Melalui forum #NgopiSantuy, IWO Bali berharap berbagai persoalan infrastruktur, termasuk proyek perbaikan Jalan Gajah Mada, mendapat perhatian serius pemerintah.

Oleh karena itu, pihaknya berharap pembangunan tidak hanya berorientasi pada penyelesaian pekerjaan fisik, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata tanpa mengorbankan kelancaran aktivitas dan kepentingan ekonomi masyarakat.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Desakan Penutupan BTID Menguat:Oka Antara Temukan Ketimpangan Sertifikat dan Nilai Tukar Lahan

    Desakan Penutupan BTID Menguat:Oka Antara Temukan Ketimpangan Sertifikat dan Nilai Tukar Lahan

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 33
    • 0Komentar

    JEMBRANA — Inspeksi mendadak (sidak) Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali di Kantor Desa Budeng, Kecamatan Jembrana, Rabu (22/4/2026), mengungkap sejumlah persoalan serius dalam dugaan tukar guling lahan mangrove yang melibatkan kawasan BTID. Anggota Pansus TRAP DPRD Bali, I Nyoman Oka Antara, menyampaikan bahwa terdapat ketidaksesuaian mencolok antara data […]

  • Demi Raih Puncak Prestasi, KONI dan Dispora Bengkulu Bersatu Padu Majukan Olahraga Daerah

    Demi Raih Puncak Prestasi, KONI dan Dispora Bengkulu Bersatu Padu Majukan Olahraga Daerah

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 123
    • 0Komentar

    BENGKULU,Jarrakpos.com -Mengusung ambisi untuk menorehkan prestasi gemilang di kancah olahraga nasional, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu memperkokoh jalinan kerjasama. Mereka bertekad menciptakan sinergi yang optimal dalam membina dan mengembangkan potensi atlet-atlet daerah. Dedy Ermansyah, Ketua KONI Bengkulu, menegaskan bahwa kemitraan dengan Dispora adalah fondasi utama untuk membangun […]

  • Prabowo Siapkan Modal untuk Bentuk Koperasi Desa( kopdes)

    Prabowo Siapkan Modal untuk Bentuk Koperasi Desa( kopdes)

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 509
    • 0Komentar

    JAKARTA,JARRAKPOS.COM – Presiden Prabowo Subianto meminta Menteri Keuangan menyiapkan modal untuk membentuk Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di sekitar 70.000 hingga 80.000 desa di Indonesia. Koperasi ini dirancang menjadi pusat kegiatan ekonomi desa, termasuk penyimpanan dan distribusi hasil pertanian. Pendanaannya akan memanfaatkan Dana Desa yang sudah ada, dengan estimasi anggaran sekitar Rp3 miliar hingga Rp5 […]

  • Koster Satukan Kekuatan Bali Selatan, 22 Proyek Strategis Digeber untuk Akhiri Ketimpangan Pembangunan

    Koster Satukan Kekuatan Bali Selatan, 22 Proyek Strategis Digeber untuk Akhiri Ketimpangan Pembangunan

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 24
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Gubernur Bali, Wayan Koster, kembali menunjukkan kepemimpinan strategis dengan menyatukan kekuatan tiga daerah kunci—Badung, Denpasar, dan Gianyar—dalam satu langkah besar: percepatan 22 proyek strategis demi pemerataan pembangunan Pulau Dewata. Kesepakatan penting ini diteken langsung di Kantor Gubernur Bali, Renon, Senin (13/4/2026), sebagai bagian dari penguatan sinergi lintas daerah melalui skema Bantuan Keuangan […]

  • Walikota Berhentikan Sementara Izin Minimarket Modern, Untuk Lindungi Pedagang Kecil

    Walikota Berhentikan Sementara Izin Minimarket Modern, Untuk Lindungi Pedagang Kecil

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 88
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Keberadaan minimarket di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu yang kian menjamur mengancam dan bisa mematikan pedagang kecil. Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi menerima laporan banyak warung kecil tutup dan bangkrut karena terlibas dengan jaringan gerai modern yang terus bertumbuh.Maka dari itu, mulai saat ini, ia memastikan tak ada izin penerbitan baru. Pemkot melakukan pemberhentian […]

  • Ricuh GIK UGM, GMPK DKI: Dialog Mensyaratkan Argumen, Bukan Kekerasan

    Ricuh GIK UGM, GMPK DKI: Dialog Mensyaratkan Argumen, Bukan Kekerasan

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Jum
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Matacompas.com Jakarta — Forum diskusi Kopdar Bareng Mas Dar yang menghadirkan sejumlah pejabat negara di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada, Senin malam (15/6/2026), berakhir ricuh setelah sekelompok mahasiswa menggeruduk panggung dan memaksa acara dihentikan. Seorang ajudan pejabat negara dilaporkan terluka akibat lemparan benda keras dari massa. Ketua DPD Gerakan Mahasiswa Pelajar Kebangsaan […]

expand_less