Breaking News
light_mode
Trending Tags

Meditasi Dulu, Bawa Bukti Besok’: Pansus TRAP Semprot BTID, Aktivitas KEK Kura-Kura Bali Dihentikan

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com — Penelusuran dugaan tukar guling lahan mangrove yang berakar sejak era kepemimpinan Ida Bagus Oka kembali mencuat dan memicu ketegangan di lapangan. Situasi memanas saat Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali melakukan inspeksi mendadak di kawasan KEK Kura-Kura Bali, Serangan, Kamis (23/4/2026).

Adu argumen tak terhindarkan dalam dialog antara Ketua Pansus TRAP, Dr (c) I Made Supartha, dengan perwakilan PT Bali Turtle Island Development (BTID), Anak Agung Ngurah Buana. Pansus mempertanyakan kejelasan lahan pengganti dalam skema tukar guling yang dinilai belum memiliki bukti konkret di lapangan.

Di tengah ketegangan itu, Wakil Sekretaris Pansus TRAP DPRD Bali, Dr. Somvir, melontarkan kritik tajam. Ia menilai manajemen BTID tidak mampu menghadirkan data yang dapat membantah temuan Pansus.

“Jangan hanya jago bicara tanpa dasar. Kita bicara fakta di lapangan, bukan asumsi. Kalau memang benar, tunjukkan datanya,” tegas Somvir.

Ia menekankan bahwa persoalan ini seharusnya diselesaikan secara terbuka dan berbasis data, bukan saling klaim tanpa bukti. Menurutnya, ketidaksiapan dokumen justru berpotensi merusak kepercayaan, terutama di tengah upaya menarik investasi besar ke Bali.

Dalam pernyataan yang menyita perhatian, Somvir bahkan menyarankan pihak BTID untuk menunda perdebatan dan fokus memperbaiki kesiapan data.

“Kalau perlu, malam ini meditasi dulu, yoga dulu. Besok datang lagi bawa data yang benar. Ini bukan pengadilan, tapi forum untuk mencari kebenaran,” ujarnya.

Pansus juga menyoroti keterangan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang disebut belum dapat memastikan secara jelas lokasi lahan pengganti. Bahkan, lahan yang dimaksud dikabarkan berada di wilayah pegunungan di Karangasem dan sulit diakses.

“Kalau BPN saja tidak tahu pasti di mana lokasinya, bagaimana kita bisa memastikan keabsahannya?” kata Somvir.

Menurutnya, kondisi ini menimbulkan ketimpangan serius. Di satu sisi, kawasan Serangan memiliki nilai ekonomi tinggi, sementara lahan pengganti yang disebut berada di wilayah pegunungan dinilai tidak produktif dan berpotensi merugikan masyarakat.

“Ini tidak adil. Di sini untung besar, di sana masyarakat bisa rugi besar. Negara tidak boleh kalah,” tegasnya.

Atas temuan tersebut, Pansus TRAP DPRD Bali mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara aktivitas BTID di kawasan KEK Kura-Kura Bali hingga seluruh dokumen dan bukti legal dapat ditunjukkan secara transparan.

Somvir menegaskan, Bali tetap terbuka terhadap investasi, namun harus dijalankan dengan prinsip yang jelas dan bertanggung jawab.

“Kami ingin investasi besar masuk, bahkan sampai triliunan dolar. Tapi harus clean, green, dan clear. Jangan ada yang ditutup-tutupi, karena itu justru akan jadi masalah ke depan,” pungkasnya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPW NCW Bali Apresiasi Ketegasan Imigrasi, Dorong Pengawasan WNA di Pulau Dewata Diperkuat

    DPW NCW Bali Apresiasi Ketegasan Imigrasi, Dorong Pengawasan WNA di Pulau Dewata Diperkuat

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7
    • 0Komentar

    DENPASAR – Dewan Pimpinan Wilayah National Corruption Watch (DPW NCW) Bali menyatakan dukungannya terhadap langkah tegas Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali dalam melakukan pengawasan dan penindakan terhadap dugaan penyalahgunaan izin tinggal oleh warga negara asing (WNA) di Bali. Ketua DPW NCW Bali, Wong Kok Liang atau yang akrab disapa Donnox Wong, menegaskan bahwa penegakan […]

  • Jatiluwih Kembali Harumkan Indonesia di Asia, Raih Penghargaan Internasional Pariwisata Berkelanjutan di Kuala Lumpur

    Jatiluwih Kembali Harumkan Indonesia di Asia, Raih Penghargaan Internasional Pariwisata Berkelanjutan di Kuala Lumpur

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 11
    • 0Komentar

    KUALA LUMPUR — Jatiluwih Rice Terraces kembali menorehkan prestasi internasional di sektor pariwisata. Dalam ajang bergengsi Asian Tourism & Hospitality Awards (ATHA) 2025–2026 yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, destinasi wisata berbasis budaya dan alam tersebut sukses membawa pulang penghargaan internasional bergengsi tingkat Asia. Penghargaan tersebut menjadi pengakuan penting atas konsistensi DTW Jatiluwih dalam menerapkan […]

  • Disorot Soal Flexing Putra dan Aksi Bagi Uang, Giri Prasta Beri Klarifikasi

    Disorot Soal Flexing Putra dan Aksi Bagi Uang, Giri Prasta Beri Klarifikasi

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 12
    • 0Komentar

    DENPASAR – Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta angkat bicara terkait dua isu yang belakangan menjadi perhatian publik, yakni sorotan terhadap gaya hidup putranya di media sosial serta kebiasaannya membagikan uang kepada masyarakat dalam sejumlah kegiatan. Ia menegaskan tidak mengikuti polemik mengenai putranya dan memastikan aksi berbagi yang dilakukannya murni menggunakan dana pribadi, bukan […]

  • Langgar GSB dan Berpotensi Meledak, ARUN Bali Soroti Serius Pertamini Ilegal

    Langgar GSB dan Berpotensi Meledak, ARUN Bali Soroti Serius Pertamini Ilegal

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Fenomena menjamurnya pertamini ilegal di atas trotoar dan titik-titik padat lalu lintas di Kota Denpasar kembali menuai sorotan keras. Sekretaris LSM ARUN Bali, Anak Agung Gede Agung Aryawan, ST., menegaskan bahwa keberadaan kios bensin ilegal tersebut bukan hanya masalah ketertiban umum, tetapi juga ancaman serius terhadap keselamatan warga dan pelanggaran aturan tata […]

  • Aktivis Dukung Penempatan TNI di Kejaksaan, Ini Alasannya

    Aktivis Dukung Penempatan TNI di Kejaksaan, Ini Alasannya

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta — Himpunan Aktivis Milenial Indonesia (HAMI) menyatakan dukungannya terhadap kebijakan penempatan personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) di sejumlah kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) di berbagai daerah. Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk sinergi lintas lembaga yang strategis dalam rangka memperkuat sistem penegakan hukum nasional. Koordinator Nasional HAMI, Asip Irama, menilai penempatan […]

  • Kapolres Lantik Beberapa Perwira di Jajaran Mapolres Kuningan

    Kapolres Lantik Beberapa Perwira di Jajaran Mapolres Kuningan

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 220
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Kapolres Kuningan AKBP M. Ali Akbar mengambil sumpah jabatan dalam serah terima jabatan (sertijab) jajarannya. Sejumlah perwira bergeser ke posisi jabatan dan wilayah lain. Pelaksanaan serah terima jabatan dilakukan di Aula Wira Satya Pratama Mapolres Kuningan, Sabtu (25/4/2025). Perwira yang berganti yakni, Kabag Ops yang semula dijabat Kompol Munawan digantikan oleh Kompol […]

expand_less