Breaking News
light_mode
Trending Tags

Anggrek Kembali: Putri Koster Dorong Anggrek Lokal Bali Jadi Primadona dan Penggerak Ekonomi.

  • account_circle Redaksi Bali
  • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
  • visibility 33
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com – Ketua DPD Persatuan Anggrek Indonesia (PAI) Bali, Putri Koster, mendorong gerakan pelestarian dan pengembangan anggrek lokal Bali agar kembali menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat sekaligus memiliki nilai ekonomi dan pariwisata yang berkelanjutan.

Komitmen tersebut disampaikan Putri Koster saat menjadi keynote speaker dalam Focus Group Discussion (FGD) Adaptasi dan Pengembangan Sumber Daya Genetik Anggrek Lokal Bali yang digelar di Aula Gedung Pascasarjana Universitas Udayana, Selasa (8/9/2026).

Mengusung tajuk “Anggrek Kembali”, FGD ini menjadi langkah awal untuk mengembalikan kejayaan anggrek lokal Bali yang keberadaannya semakin tergerus seiring perubahan zaman.

Putri Koster mengatakan, perhatian saat ini difokuskan pada sektor hulu, terutama melalui konservasi dan pengembangan sumber daya genetik anggrek asli Bali. Menurutnya, upaya pelestarian tidak cukup hanya dengan menjaga tanaman yang masih ada, tetapi harus dibarengi dengan penelitian, pengembangan, perbanyakan, serta adaptasi agar anggrek lokal mampu kembali diminati masyarakat.

“Banyak sekali anggrek lokal Bali, seperti anggrek linjong, anggrek Vanda tricolor, dan lainnya, yang dahulu banyak dijumpai di rumah-rumah masyarakat. Namun, setelah berpuluh-puluh tahun, keberadaannya mulai berkurang, kurang diminati, dan perlahan ditinggalkan,” ujar Putri Koster.

Ia berharap gerakan “Anggrek Kembali” mampu menjadikan anggrek lokal Bali kembali menjadi primadona di daerah asalnya sendiri.

Untuk mewujudkan hal tersebut, PAI Bali menggandeng berbagai pihak, mulai dari Fakultas Pertanian Universitas Udayana, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Dinas Pariwisata Provinsi Bali, hingga Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Bali.

Kolaborasi lintas sektor ini diarahkan untuk melakukan identifikasi, karakterisasi, konservasi, adaptasi, hingga pengembangan sumber daya genetik anggrek lokal Bali.

Putri menilai, anggrek lokal Bali tidak semestinya hanya dipandang sebagai tanaman hias. Di balik keindahannya terdapat kekayaan genetik, nilai budaya, potensi ekonomi, sekaligus peluang pengembangan pariwisata yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Dekan Fakultas Pertanian Universitas Udayana, I Putu Sudiarta, mengatakan sejumlah langkah yang dapat dilakukan mencakup adaptasi dan pengembangan sumber daya genetik anggrek lokal Bali, perbanyakan secara massal, serta pengembangan kawasan wisata berbasis anggrek.

Salah satu yang didorong adalah pengembangan desa wisata anggrek di Dusun Dosang, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng.

Menurutnya, anggrek lokal Bali mempunyai potensi besar menjadi daya tarik wisata dengan karakter dan keunikan tersendiri. Pengembangan tersebut diharapkan mampu mempertemukan kepentingan konservasi dengan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat.

Dengan konsep tersebut, pengembangan anggrek tidak berhenti pada upaya menyelamatkan tanaman dari kepunahan, tetapi diarahkan menjadi bagian dari ekosistem ekonomi lokal.

“Anggrek lokal Bali memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai daya tarik pariwisata yang memiliki keunikan tersendiri bagi wisatawan yang datang ke Pulau Dewata,” demikian pandangan yang disampaikan dalam forum tersebut.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, I Wayan Sunada, menambahkan bahwa anggrek merupakan salah satu komoditas hortikultura yang mempunyai nilai ekonomi, estetika, dan budaya.

Lebih jauh, anggrek juga memiliki potensi sebagai sumber daya genetik yang dapat dikembangkan menjadi varietas unggul pada masa mendatang.

Karena itu, upaya konservasi dinilai perlu dilakukan secara terencana dan berkelanjutan, terutama untuk memastikan kekayaan genetik anggrek lokal Bali tidak hilang akibat perubahan lingkungan maupun menurunnya minat masyarakat terhadap tanaman lokal.

FGD tersebut juga menjadi ruang bertemunya akademisi, peneliti, pemerintah, dan para pemangku kepentingan untuk bertukar informasi serta merumuskan strategi bersama terkait identifikasi, karakterisasi, konservasi, pelestarian, dan pengembangan anggrek lokal Bali.

Tiga narasumber turut dihadirkan dalam forum tersebut, yakni Aninda Retno Utami Wibowo dari BRIN, Made Dwi Jayanti dari BKSDA Bali, dan Dr. I Putu Sudana dari Fakultas Pariwisata Universitas Udayana.

Putri Koster menegaskan, gerakan “Anggrek Kembali” diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan penelitian atau diskusi akademik. Lebih dari itu, hasil FGD diharapkan diterjemahkan menjadi program konkret yang mampu menjaga keberlangsungan anggrek lokal Bali sekaligus membuka ruang ekonomi baru bagi masyarakat.

Dengan demikian, pelestarian anggrek lokal Bali tidak hanya berbicara mengenai menjaga keindahan dan kekayaan alam, tetapi juga tentang menjaga identitas, kekayaan genetik, serta menciptakan peluang kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan dan berkeadilan.

Anggrek Kembali bukan sekadar mengembalikan bunga ke halaman rumah masyarakat Bali, tetapi mengembalikan kekayaan lokal menjadi kebanggaan, kekuatan ekonomi, dan daya tarik Pulau Dewata.

Reporter : Putu Ivan.
Redaktur : Agus Jaya.
Sumber : Rilis Pemprov Bali.

  • Penulis: Redaksi Bali

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Demokrat Badung Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Lewat Aksi Penghijauan dan Bersih-Bersih.

    Demokrat Badung Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Lewat Aksi Penghijauan dan Bersih-Bersih.

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 34
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Badung menggelar aksi penghijauan dan bersih-bersih lingkungan melalui program Gerakan Langit Biru Indonesia Asri Partai Demokrat di Lapangan Umum Kelurahan Abianbase dan Pura Dalem Gede Abianbase, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Sabtu, 18 Juli 2026. Kegiatan yang diikuti sekitar 150 peserta tersebut melibatkan jajaran DPD Partai […]

  • DPRD dan Pemkab Badung Resmi Sepakati KUA-PPAS 2027, Belanja Daerah Diproyeksikan Tembus Rp14,2 Triliun

    DPRD dan Pemkab Badung Resmi Sepakati KUA-PPAS 2027, Belanja Daerah Diproyeksikan Tembus Rp14,2 Triliun

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 24
    • 0Komentar

    BADUNG – DPRD Kabupaten Badung bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung resmi menandatangani Nota Kesepakatan atas Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna yang digelar di Ruang Sidang Utama Gosana, Lantai III Kantor Sekretariat DPRD Badung, Kamis (6/8/2026). Penandatanganan nota kesepakatan tersebut menjadi tonggak penting dalam […]

  • Wabup Kuningan Tinjau Langsung Daerah yang Terkena Bencana Banjir

    Wabup Kuningan Tinjau Langsung Daerah yang Terkena Bencana Banjir

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.074
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, SH., M.kn, didampingi oleh Kalak BPBD, Ka.Disperkimtan, melakukan kunjungan ke Desa Cimahi Kec. Cimahi Kabupaten Kuningan pada Selasa (25/02/2025) dalam rangka meninjau daerah terkena dampak bencana banjir tepatnya di Dusun 1 dan Dusun 2 Desa Cimahi. Banjir terjadi pada Hari Senin, 24 Februari 2025 Pukul 15.00 WIB. […]

  • NCPI Bali Gelar Seminar BEIF 2026 Mengusung Tema “Green Investment sebagai Penggerak Utama Menuju Indonesia Emas 2045” 

    NCPI Bali Gelar Seminar BEIF 2026 Mengusung Tema “Green Investment sebagai Penggerak Utama Menuju Indonesia Emas 2045” 

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 18
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Nawa Cita Pariwisata Indonesia (NCPI) melaksanakan pelantikan pengurus NCPI Provinsi Bali Masa Bakti 2026-2031 di Bali International Hospital (BIH), Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur, Rabu, 18 Pebruari 2026. Selain itu, NCPI Bali juga menggelar Seminar Nasional bertajuk Bali Economic Investment Forum (BEIF) 2026. Turut hadir, Komisaris Jenderal Polisi […]

  • Penutupan Festival Ramadhan Pegadaian 2025 Tingkat Kabupaten Indramayu.

    Penutupan Festival Ramadhan Pegadaian 2025 Tingkat Kabupaten Indramayu.

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 841
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com- Festival Ramadhan Pegadaian 2025 tingkat Nasional di kabupaten Indramayu yang bertempat di alun-alun Indramayu Jum’at (14/03/25) telah resmi ditutup oleh Bupati Indramayu yang di wakili oleh Asda 2 bidang perekonomian Suwenda. Hadir pada acara tersebut Asda 2 Indramayu Suwenda, Deputi Bisnis Pegadaian area Cirebon Sunarwati, kepala Cabang Pegadain Indramayu, kepala Cabang Pegadaian Syariah, […]

  • Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali Soroti RAPBD 2027: PAD Rp4,5 Triliun, Belanja Modal Rp337 Miliar

    Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali Soroti RAPBD 2027: PAD Rp4,5 Triliun, Belanja Modal Rp337 Miliar

    • calendar_month Senin, 26 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 16
    • 0Komentar

    DENPASAR, MATACOMPAS.COM — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Bali memberikan sejumlah catatan strategis terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun Anggaran 2027. Mulai dari penguatan ketahanan energi, realisme target Pendapatan Asli Daerah (PAD), efektivitas belanja pembangunan, hingga keberlanjutan fiskal dan pemerataan kesejahteraan masyarakat menjadi perhatian […]

expand_less