Jelang HPN 2026, PLN Tambah 80 kW Pembangkit untuk Perkuat Keandalan Listrik Pulau Ternate
- account_circle Redaksi Matakompas
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Matakompas.com- Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2026, PT PLN (Persero) Unit Induk Dwipantara melalui Unit Layanan Pusat Listrik (ULPL) Atambua terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pasokan listrik yang andal di pulau Ternate. Komitmen tersebut diwujudkan dengan penambahan pembangkit sebesar 80 kW untuk pulau Ternate.
Penambahan pembangkit tersebut diharapkan dapat memberikan dukungan tambahan terhadap kelistrikan di Ternate semakin andal dalam memenuhi kebutuhan listrik masyarakat semakin kuat.
Saat ini sistem kelistrikan Ternate memiliki daya mampu 80 kW dengan beban puncak 57 kW, sehingga terdapat cadangan 23 kW (1 Mesin MWM 610 TCA dalam pemeliharaan Korektif).
General Manager PLN Unit Induk Pembangkitan (UIK) Dwipantara, Rita Triani, mengungkapkan bahwa PLN terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui penguatan keandalan sistem kelistrikan, khususnya di wilayah kepulauan Ternate.
“Penambahan pembangkit di Pulau Ternate merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan bagi masyarakat di Pulau Ternate. Kami ingin masyarakat bisa nyaman dalam menggunakan listrik,” ungkap Rita, (10/9/2026).
Manager ULPL Atambua, Bryan M. Pello mengatakan bahwa penambahan pembangkit ini perlu dilakukan demi menjaga ketersediaan pasokan listrik di Ternate tetap cukup dan aman. Ini juga bagian dari upaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kami memastikan seluruh proses dilaksanakan dengan mengutamakan keselamatan, ketelitian, dan koordinasi yang baik agar mesin dapat segera dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan sistem kelistrikan,” ujar Bryan.
Dengan penambahan pembangkit ini diharapkan dapat memperkuat cadangan daya listrik dan fleksibilitas pengaturan operasional pembangkitan, sekaligus meningkatkan pertumbuhan ekonomi akan kebutuhan listrik masyarakat di Pulau Ternate.***
- Penulis: Redaksi Matakompas









Saat ini belum ada komentar