Breaking News
light_mode
Trending Tags

Hari Kesaktian Pancasila, Dewa Rai: Teguhkan Pancasila, Rawat Persatuan dan Hormati Jasa Pahlawan Revolusi

  • account_circle admin
  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • visibility 1
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR | Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober menjadi momentum penting untuk mengenang perjalanan sejarah bangsa sekaligus meneguhkan kembali komitmen terhadap Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa Indonesia.

Hal tersebut disampaikan I Dewa Nyoman Rai, S.H., M.H., Wakil Ketua Komisi I DPRD Bali dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali, saat ditemui di Denpasar, Kamis (1/10/2026).

Menurut Dewa Rai, Hari Kesaktian Pancasila tidak semata-mata menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi harus dimaknai sebagai momentum refleksi untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Pancasila merupakan fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena itu, momentum Hari Kesaktian Pancasila harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Ia menilai, perjalanan sejarah bangsa Indonesia memberikan pelajaran penting mengenai arti persatuan dan pentingnya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Peringatan 1 Oktober juga menjadi momentum untuk mengenang para Pahlawan Revolusi yang gugur dalam rangkaian peristiwa Gerakan 30 September 1965. Penghormatan terhadap jasa para pahlawan, kata dia, harus dibarengi dengan semangat untuk mengambil pelajaran dari sejarah demi memperkuat persatuan bangsa.

“Sejarah harus kita hormati dan kita jadikan pelajaran. Jasa para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya untuk bangsa harus selalu dikenang. Generasi sekarang memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan perjuangan dengan menjaga persatuan dan keutuhan bangsa,” tegasnya.

Dewa Rai juga mengingatkan bahwa nilai-nilai Pancasila harus hadir dalam kehidupan nyata, bukan hanya sebatas hafalan maupun slogan. Semangat gotong royong, menghormati perbedaan, menjunjung keadilan, serta mengutamakan kepentingan bangsa harus terus dipupuk di tengah masyarakat.

Terlebih di tengah perkembangan teknologi informasi dan media sosial, masyarakat menghadapi tantangan baru berupa penyebaran informasi yang belum tentu benar, provokasi, serta berbagai konten yang berpotensi memecah persatuan.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam menyikapi berbagai perkembangan zaman.

“Generasi muda harus memahami sejarah bangsanya. Jangan sampai kita kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia. Kemajuan teknologi harus dimanfaatkan untuk hal-hal yang positif, memperkuat persaudaraan, bukan justru menjadi sarana untuk menyebarkan kebencian dan perpecahan,” katanya.

Ia menambahkan, semangat Hari Kesaktian Pancasila harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Perbedaan pilihan, latar belakang, maupun pandangan tidak seharusnya menjadi alasan untuk saling bermusuhan.

Menurutnya, kekuatan Indonesia justru terletak pada keberagaman yang dipersatukan oleh Pancasila dan semangat Bhinneka Tunggal Ika.

“Berbeda itu adalah kenyataan bangsa Indonesia. Tetapi persatuan adalah pilihan yang harus terus kita jaga. Pancasila harus menjadi titik temu seluruh anak bangsa,” pungkasnya.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026 dengan demikian diharapkan tidak berhenti pada seremoni, melainkan menjadi momentum bersama untuk memperkuat nasionalisme, menjaga persatuan, menghormati sejarah, serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingkatkan Konektivitas Transportasi:  Kemenhub Bertemu Menteri Pariwisata

    Tingkatkan Konektivitas Transportasi: Kemenhub Bertemu Menteri Pariwisata

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 220
    • 0Komentar

    JAKARTA,JARRAKPOS.COM – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bertemu dengan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, sore ini. Kedua menteri membahas antara lain rencana kerja sama dalam meningkatkan konektivitas transportasi menuju destinasi wisata domestik, untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata. Juma’t,(31/1/2025). Diskusi berjalan seru sambil melihat langsung layar-layar monitor sistem pemantauan transportasi yang dimiliki […]

  • Dituding Peras Tersangka Benny Chandra. Kajari Tolitoli: Faktanya Diputar Balikkan

    Dituding Peras Tersangka Benny Chandra. Kajari Tolitoli: Faktanya Diputar Balikkan

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com TOLITOLI – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tolitoli, Dr Albertinus P. Napitupulu SH MH membantah tudingan dugaan pemerasan Rp1 miliar untuk menghentikan perkara dugaan korupsi proyek pembangunan pasar rakyat Dakopamen di Desa Galumpang yang diduga merugikan negara sebesar Rp669 juta, dari nilai proyek Rp5,6 miliar terhadap kontraktor Benny Chandra. “Semua tudingan itu tidak benar dan faktanya […]

  • PHK Sepihak, Karyawan Gugat KSP Swasti Sari ke Pengadilan Hubungan Industrial

    PHK Sepihak, Karyawan Gugat KSP Swasti Sari ke Pengadilan Hubungan Industrial

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 2.647
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Karyawan KSP Kopdit Swasti Sari Danang Surya Pranata melayangkan gugatan terhadap tempatnya bekerja. Gugatan ini dilayangkan atas pemutusan hubungan kerja atau PHK sepihak yang dilakukan oleh KSP Kopdit Swasti Sari terhadap Danang. Gugatan sengketa ketenagakerjaan terhadap KSP Kopdit Swasti Sari yang beralamat di Jalan Sumba Nomor 3 C, Kelurahan Fatubesi, Kecamatan Kota Lama, […]

  • Keamanan Jadi Kunci, Cok Ace Tegaskan Pentingnya Polri Mandiri Dibawah Presiden

    Keamanan Jadi Kunci, Cok Ace Tegaskan Pentingnya Polri Mandiri Dibawah Presiden

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 24
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Tokoh masyarakat Bali yang juga Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati atau Cok Ace, menilai kemandirian Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas nasional, khususnya bagi sektor ekonomi dan pariwisata. Menurut Cok Ace, […]

  • Berikan Pelayanan Hukum Prima ke Desa, Begini Inovasi Kejari Sanggau

    Berikan Pelayanan Hukum Prima ke Desa, Begini Inovasi Kejari Sanggau

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Sanggau – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Barat, Edyward Kaban, S.H., M.H., meresmikan program inovasi baru bernama Dangau Hukum yang diinisiasi oleh Kejaksaan Negeri Sanggau. Acara peresmian yang berlangsung pada Selasa, 21 Januari 2025 di Aula Daranante, Kabupaten Sanggau, ini menjadi tonggak penting dalam upaya mendekatkan layanan hukum kepada masyarakat pedesaan di Kabupaten Sanggau. […]

  • De Gadjah Apresiasi Dasco Berani Pasang Badan untuk RUU Perampasan Aset: “Rakyat Butuh Bukti, Bukan Sekadar Janji”

    De Gadjah Apresiasi Dasco Berani Pasang Badan untuk RUU Perampasan Aset: “Rakyat Butuh Bukti, Bukan Sekadar Janji”

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 28
    • 0Komentar

    DENPASAR – Komitmen Wakil Ketua DPR RI Prof. Sufmi Dasco Ahmad untuk mendorong penyelesaian pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset paling lambat 15 Desember 2026 mendapat apresiasi dari Ketua DPD Partai Gerindra Bali, Made Muliawan Arya atau yang akrab disapa De Gadjah. Bagi De Gadjah, keberanian seorang pimpinan lembaga negara untuk menerima langsung aspirasi masyarakat, […]

expand_less