Breaking News
light_mode
Trending Tags

Antrean BBM di Bali Mengular hingga Malam Hari Bikin Warga Ngantre 1 Jam

  • account_circle Redaksi Bali
  • calendar_month 25 menit yang lalu
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matacompas.com – Antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Bali mengular sejak pagi hingga malam hari, Senin (12/10/2026). Warga mengaku harus mengantre hingga satu jam lebih untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite maupun Pertamax.

Kelangkaan stok BBM di sejumlah SPBU di Denpasar, Badung, dan Tabanan membuat masyarakat kesulitan memperoleh bahan bakar untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Bahkan, antrean kendaraan masih terpantau hingga pukul 22.00 WITA.

Sejumlah SPBU tetap beroperasi, tetapi kehabisan stok BBM. Kondisi tersebut memaksa pengendara berkeliling mencari SPBU yang masih memiliki persediaan. Antrean panjang yang terjadi sejak sekitar pukul 09.00 WITA juga sempat memicu kemacetan di sekitar lokasi pengisian.

Salah seorang warga Denpasar mengaku harus menunggu lebih dari satu jam untuk mendapatkan BBM. Ia menyebut kondisi tersebut tidak biasa terjadi di SPBU yang didatanginya.

“Saya antre sudah satu jam lebih baru dapat BBM. Capek-Capek ngantre ternyata dapat Pertamax dibilang petugas ternyata Pertalite lagi kosong,” kata warga Denpasar, usai ngantre di SPBU Kawasan Gatsu Tengah Denpasar.

Untuk mengurai kepadatan kendaraan, sejumlah pihak turun ke lapangan, mulai dari relawan pengatur lalu lintas, personel kepolisian, hingga petugas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

SPBU Kosong, Warga Berkeliling Mencari BBM

Kelangkaan BBM tidak hanya memicu antrean panjang, tetapi juga membuat warga harus menempuh perjalanan lebih jauh untuk menemukan SPBU yang masih memiliki stok.

Pemantauan sejak pagi dilakukan dari kawasan Ubung Kaja, Denpasar Utara, menuju Kota Tabanan, kemudian berlanjut ke selatan melalui Jalan Raya Tanah Lot hingga Jalan Raya Canggu, Badung.

Di sepanjang jalur tersebut, sejumlah SPBU dilaporkan kehabisan stok. Kondisi serupa terlihat di kawasan Jalan Bypass Soekarno, Kediri, hingga Pesiapan, Tabanan.

Sejumlah pengendara bahkan memilih menunggu di tepi SPBU meski belum memperoleh kepastian mengenai kedatangan truk tangki pengangkut BBM.

Seorang ibu rumah tangga mengaku kecewa karena tidak mendapatkan informasi mengenai jadwal kedatangan pasokan BBM.

“Siang-siang begini tidak ada BBM, bagaimana warga dapat beraktivitas,” keluh ibu rumah tangga tersebut sambil meninggalkan SPBU dengan indikator bahan bakar kendaraannya yang nyaris kosong.

Di Jalan Raya Tanah Lot, sejumlah wisatawan juga terpaksa memutar arah setelah mendapati SPBU kehabisan stok dan dipasangi tali pembatas.

Pertalite Kosong, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

Di tengah kelangkaan tersebut, seorang warga Badung mengaku harus berkeliling sekitar 1,5 jam dari Ubung hingga Dalung, Kuta Utara, sebelum menemukan SPBU di Jalan Kebo Iwa Utara, Padangsambian Kaja, Denpasar Barat, yang masih memiliki stok Pertamax.

Sejumlah warga kemudian mendatangi SPBU tersebut, termasuk pengendara yang sehari-hari menggunakan Pertalite. Mereka memilih beralih ke Pertamax agar kendaraan tetap bisa digunakan untuk pulang ke rumah.

“Daripada mogok kehabisan bensin (BBM) lebih baik isi saja dengan pertamax, meski dibilang petugas pertalite kosong. Yang penting sampai di rumah,” terangnya.

Pengemudi ojek online juga merasakan dampak kelangkaan BBM. Mereka harus mengantre demi memastikan kendaraan tetap bisa digunakan saat mengangkut penumpang.

“Masih satu strip, tapi saya takut kehabisan BBM di tengah jalan. Beli pertamax sajalah daripada ditinggal penumpang,” kata pengemudi ojek online.

Kekosongan stok dan antrean panjang juga terpantau di sejumlah kawasan Denpasar, seperti Hayam Wuruk, Puputan Renon, Kereneng, hingga sepanjang Jalan Gatot Subroto. Kepadatan kendaraan di sekitar SPBU turut mengganggu kelancaran lalu lintas.

Gubernur Koster Panggil Pertamina Minta Distribusi BBM Dipercepat

Menyikapi kondisi tersebut, Gubernur Bali Wayan Koster memanggil jajaran PT Pertamina Patra Niaga ke Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jayasabha, Denpasar, Senin (12/10/2026).

Pertemuan tersebut bertujuan meminta penjelasan terkait antrean panjang kendaraan yang hendak membeli BBM di sejumlah SPBU di Bali.

Jajaran Pertamina Patra Niaga hadir bersama perwakilan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas). Pertemuan tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Bali, Ida Bagus Setiawan.

Gubernur Koster meminta Pertamina bergerak cepat memperkuat pasokan dan mengoptimalkan distribusi BBM, khususnya Pertalite dan Pertamax, guna memastikan kebutuhan masyarakat Bali terpenuhi.

“Pengelolaan BBM di Bali agar dilakukan secara ketat. Hal ini penting untuk menjaga kondusivitas Bali di mata masyarakat dunia,” kata Gubernur Koster.

Gubernur Koster berharap penyaluran BBM segera kembali normal sehingga masyarakat dapat memperoleh bahan bakar dengan mudah tanpa harus menghadapi antrean panjang di SPBU.

Pertamina Siapkan Pasokan 26.200 KL

Sementara itu, Sales Area Manager Retail Bali PT Pertamina Patra Niaga, Alam Kanda Winali menyampaikan, bahwa Pertamina terus memantau kondisi stok dan konsumsi BBM di lapangan serta mengoptimalkan penyaluran setelah kapal pengangkut BBM bersandar.

Rata-rata konsumsi Pertalite di Bali mencapai sekitar 2.200 kiloliter (KL) per hari. Angka tersebut menjadi salah satu acuan Pertamina Patra Niaga dalam merencanakan pasokan dan menentukan prioritas distribusi agar kebutuhan setiap SPBU dapat terpenuhi sesuai kondisi di lapangan.

Untuk menjaga kesinambungan pasokan, Pertamina Patra Niaga menjadwalkan kedatangan kapal pengangkut BBM secara bertahap pada 12, 14, dan 16 Oktober 2026 melalui Terminal BBM Sanggaran dan Manggis, dengan total muatan mencapai 26.200 KL.

“Dengan sandarnya kapal pengangkut BBM, kami memperkuat pasokan Pertalite dan Pertamax untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Bali. Penyaluran ke SPBU terus kami optimalkan dengan mempertimbangkan kondisi stok dan tingkat konsumsi di masing-masing wilayah,” kata Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, dalam keterangan resminya.

Sejalan dengan jadwal kedatangan kapal tersebut, Pertamina Patra Niaga terus mengoptimalkan proses pembongkaran muatan dan distribusi BBM dari terminal ke SPBU. Evaluasi kebutuhan juga dilakukan berdasarkan perkembangan stok dan tingkat konsumsi di setiap wilayah.

“Kami akan terus mengupayakan percepatan pemulihan pasokan dan melakukan evaluasi secara berkala agar kondisi ketersediaan BBM dapat segera kembali normal,” kata pihak Pertamina.

Pertamina turut menghimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Masyarakat juga diharapkan mengacu pada kanal komunikasi resmi Pertamina untuk memperoleh informasi yang akurat dan terverifikasi.

Warga Minta Pasokan Segera Normal

Ditengah upaya pemulihan distribusi, warga berharap pemerintah dan pihak terkait segera memastikan kelancaran pasokan BBM ke seluruh wilayah Bali.

Warga menilai ketersediaan bahan bakar sangat penting untuk menunjang aktivitas sehari-hari, kegiatan usaha, hingga mobilitas wisatawan.

“Kalau pasokan BBM seret, semuanya akan terganggu. Situasi ini harus menjadi perhatian pihak terkait, terutama pemerintah, agar tidak menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat,” kata warga Tabanan.

Warga berharap penjelasan resmi disertai kepastian pemulihan pasokan agar antrean panjang yang membuat pengendara menunggu hingga satu jam lebih tidak terus berulang lagi. Bahkan, warga membutuhkan kepastian, bukan sekedar janji normalisasi.

Meski Pertamina telah mempersiapkan tambahan pasokan dan mengoptimalkan distribusi, warga masih membutuhkan kepastian ketersediaan Pertalite dan Pertamax di SPBU. Pemulihan distribusi diharapkan segera dirasakan secara merata sehingga pengendara tidak perlu berkeliling mencari bahan bakar maupun mengantre berjam-jam.

Reporter : Putu Ivan
Editor : Agus Jaya

  • Penulis: Redaksi Bali

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • FLH “UNIKU” Teken MoU dengan Royal Botanica Garden Kew Tentang Penelitian Konservasi Tumbuhan Endemik

    FLH “UNIKU” Teken MoU dengan Royal Botanica Garden Kew Tentang Penelitian Konservasi Tumbuhan Endemik

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 259
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Rektor Universitas Kuningan, Prof. Dr. H. Dikdik Harjadi, S.E., M.Si., menandatangani perjanjian kerjasama dengan The Royal Botanica Gardens, KEW, U.K., yang ditanda tangani langsung oleh Deputy Director of Science, Prof. Monique Simmonds. Acara penandatangan ini berlangsung di Ruang Rapat Rektorat lt 2 Kampus I Uniku, pada Senin sore (14/04/2025), dan dihadiri oleh […]

  • Dari Abu Menjadi Peradaban: Seabad Rarud Batur Dikenang Lewat Batur Village Festival 2026

    Dari Abu Menjadi Peradaban: Seabad Rarud Batur Dikenang Lewat Batur Village Festival 2026

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 36
    • 0Komentar

    DENPASAR – Seratus tahun lalu, letusan Gunung Batur tidak hanya memuntahkan lava pijar yang meluluhlantakkan permukiman dan Pura Ulun Danu Batur. Letusan itu juga mengubah perjalanan sejarah masyarakat Batur. Dari tragedi tersebut lahirlah sebuah babak baru yang hingga kini dikenang sebagai Rarud Batur, sebuah kisah tentang kehilangan, pengungsian, keteguhan, dan kebangkitan. Momentum bersejarah itu kini […]

  • Peradi SAI Denpasar Siap Dampingi Desa Adat dan LPD, Made Supartha Dorong Penguatan Legal Audit di Bali

    Peradi SAI Denpasar Siap Dampingi Desa Adat dan LPD, Made Supartha Dorong Penguatan Legal Audit di Bali

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 30
    • 0Komentar

    DENPASAR — Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia Suara Advokat Indonesia (Peradi SAI) Denpasar Masa Bakti 2026-2030 menjadi momentum untuk memperkuat peran advokat dalam memberikan kepastian hukum sekaligus memperluas kontribusi terhadap persoalan hukum yang dihadapi masyarakat Bali. Pelantikan yang berlangsung di Riverside Convention Center, Jalan Gunung Catur IVA No. 8, Padang Sambian […]

  • Bupati SBS: Kalau Batangnya Miring, Pohonnya Bisa Tumbang, Malaka Harus Bangun APBD yang Sehat dan Berakar Kuat

    Bupati SBS: Kalau Batangnya Miring, Pohonnya Bisa Tumbang, Malaka Harus Bangun APBD yang Sehat dan Berakar Kuat

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 22
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH, atau yang akrab disapa SBS, menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara pendapatan dan belanja daerah dalam pengelolaan APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah). Menurutnya, keseimbangan itu ibarat pohon yang berdiri tegak, jika batangnya miring, maka seluruh pohon bisa tumbang. “Kalau batangnya miring ke satu sisi, maka pohonnya […]

  • Dua Terpidana Mangkir Panggilan, Kejati Sumut Awasi Ketat Pelaksanaan Putusan MA

    Dua Terpidana Mangkir Panggilan, Kejati Sumut Awasi Ketat Pelaksanaan Putusan MA

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Matacompas.com Medan — Jaksa eksekutor pada Kejaksaan Negeri Langkat, Sumatera Utara, akan menjadwalkan panggilan kedua kepada terpidana Alexander alias Akuang untuk pelaksanaan eksekusi putusan perkara alih fungsi hutan atau perambahan hutan di Kabupaten Langkat. Pelaksanaan eksekusi terhadap Alexander belum dapat dilakukan karena yang bersangkutan disebut masih sakit dan menjalani perawatan di rumah sakit. Mengenai hal […]

  • Didemo Ratusan Mahasiswa, Koster Akui Komunikasi dan Pengelolaan Sampah Belum Sempurna

    Didemo Ratusan Mahasiswa, Koster Akui Komunikasi dan Pengelolaan Sampah Belum Sempurna

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 20
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Udayana menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD Bali, Rabu (22/4/2026), menyoroti persoalan pengelolaan sampah yang dinilai semakin memburuk di Pulau Dewata. Aksi diawali dengan konsolidasi massa di kawasan timur Lapangan Renon, sebelum bergerak menuju Kantor DPRD Bali sambil membawa spanduk dan […]

expand_less

Kami Butuh Kepastian Bukan Sekedar Janji Normalisasi