Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » Tukar Guling Tahura Mangrove BTID Disidik, Instansi Terkait Bersiaplah Diperiksa

Tukar Guling Tahura Mangrove BTID Disidik, Instansi Terkait Bersiaplah Diperiksa

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
  • visibility 4
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JEMBRANA, Matakompas.com – Kasus dugaan tukar guling kawasan Tahura mangrove yang melibatkan PT Bali Turtle Island Development (BTID) memasuki babak baru. Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali resmi meningkatkan status penanganan perkara ini ke tahap penyidikan.

Informasi tersebut disampaikan Kepala Bidang I Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (DKLH) Provinsi Bali, Hesti Sagiri, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Bali di Balai Desa Budeng, Kecamatan Jembrana, Rabu (22/4/2026).

Hesti mengungkapkan, pihaknya bersama sejumlah instansi terkait, termasuk Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH), dijadwalkan menjalani pemeriksaan oleh Kejati Bali pada 29 dan 30 April 2026.

“Kasus ini sudah masuk tahap penyidikan, sehingga kami tidak bisa menyampaikan banyak. Kami diminta menyiapkan seluruh dokumen yang ada,” ujarnya.

Ia menegaskan, tukar guling kawasan hutan mangrove menyimpan persoalan mendasar, terutama dari sisi ekologis. Menurutnya, mangrove memiliki fungsi lingkungan yang sangat spesifik dan tidak sepadan jika ditukar dengan lahan kering.

“Secara ekologis, kawasan mangrove tidak bisa disamakan dengan lahan lain. Ini menjadi perhatian serius,” tegasnya.

Selain itu, Hesti juga menyoroti adanya potensi ketidaksesuaian antara regulasi turunan dengan undang-undang yang lebih tinggi, khususnya terkait perubahan status kawasan dari hutan konservasi menjadi hutan produksi yang dapat dikonversi (HPK).

Ia menambahkan, mekanisme tukar menukar kawasan hutan seharusnya melalui panitia resmi dengan dasar hukum yang jelas. Jika ditemukan pelanggaran dalam proses tersebut, maka pihak terkait dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

KPH Bali Barat Ikut Dipanggil

Kepala UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Bali Barat, Agus Sugianto, membenarkan bahwa dirinya turut dipanggil Kejati Bali dalam proses penyidikan.

Ia menjelaskan, keterlibatan pihaknya berkaitan dengan kawasan hutan produksi di wilayah Jembrana, termasuk lahan pengganti dalam skema tukar guling.

“Kami diundang untuk memberikan keterangan terkait kawasan hutan produksi. Posisi kami lebih pada pengelolaan dan pemulihan hutan,” jelasnya.

Saat ini, KPH Bali Barat mengelola kawasan hutan produksi RTK 30 seluas sekitar 66 hektare, yang sebagian telah dimanfaatkan melalui skema perhutanan sosial oleh masyarakat setempat.

BPN Lakukan Verifikasi dan Pengukuran

Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Jembrana, I Gde Witha Arsana, menyatakan pihaknya juga dilibatkan dalam proses penyidikan, khususnya untuk memastikan kejelasan objek lahan.

“Kami diminta melakukan pengukuran serta memastikan status lahan, terutama untuk mengetahui mana yang sudah bersertifikat dan mana yang belum,” ungkapnya.

Ia mengakui, masih terdapat sejumlah bidang tanah yang belum memiliki sertifikat, sehingga memerlukan verifikasi lebih lanjut dalam proses hukum yang berjalan.

Dokumen Jadi Penentu

Dalam proses penyidikan ini, kelengkapan dokumen menjadi aspek krusial. Hesti menegaskan bahwa perbedaan antara data administrasi dan kondisi di lapangan kerap menjadi kendala utama dalam pembuktian.

“Kami menyadari sering terjadi perbedaan antara administrasi dan fakta di lapangan. Karena itu, dokumen menjadi sangat penting dalam proses ini,” katanya.

Pansus TRAP DPRD Bali diharapkan terus mengawal kasus ini agar berjalan transparan dan akuntabel, serta memastikan tidak terjadi kerugian negara maupun pelanggaran terhadap hak masyarakat.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prajurit Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Bantu Warga Panen dan Menggiling Padi

    Prajurit Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Bantu Warga Panen dan Menggiling Padi

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 149
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM – Wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali ditunjukkan oleh Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Pos Tanjung Aru. Kali ini, prajurit membantu pelaksanaan panen padi serta proses penggilingan hasil panen milik Bapak Johan (51) di areal persawahan Dusun Sungai Bajau, Desa Tanjung Aru, Kecamatan Sebatik Timur. Kamis(30/1/2025) Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk sinergi […]

  • Pengabdian di Perbatasan, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Melaksanakan Karya Bhakti untuk Rakyat

    Pengabdian di Perbatasan, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Melaksanakan Karya Bhakti untuk Rakyat

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 212
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM – Menjalin kedekatan dengan masyarakat tidak hanya melalui pengamanan wilayah, namun juga aksi nyata. Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Pos Labang menunjukkan komitmen tersebut dengan melaksanakan kegiatan karya bhakti membersihkan Gereja St. Petrus di Desa Labang, Kecamatan Lumbis Pansiangan, Kabupaten Nunukan. Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari warga setempat. Dengan penuh semangat, prajurit TNI […]

  • Peringatan May Day di Renon,Pekerja Tuntut Hapus Perbudakan Halus Dan Revisi UU Cipta Kerja 

    Peringatan May Day di Renon,Pekerja Tuntut Hapus Perbudakan Halus Dan Revisi UU Cipta Kerja 

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.Com | Peringatan Hari Buruh International ( May Day) yang jatuh tiap tanggal 1 Mei umumnya diperingati oleh kalangan pekerja swasta. Untuk wilayah Propinsi Bali tahun 2026 dilaksanakan secara terpusat di areal Lapangan Niti Mandala Renon pada hari Jumat pagi (1/5/2026) dengan mengusung tema “Satu Tekad Satu Tujuan Sejahtera Bersama” yang di motori oleh […]

  • Hampir 1 Minggu, Akbar Korban Hanyut Baru Ditemukan

    Hampir 1 Minggu, Akbar Korban Hanyut Baru Ditemukan

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 751
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan bersama tim gabungan berhasil menemukan korban hanyut di Anak Sungai Cikadongdong, Desa Sadamantra, Kecamatan Jalaksana, pada hari Kamis, 20 Maret 2025. Korban, atas nama Akbar (10), dilaporkan hanyut pada Sabtu, 15 Maret 2025. Sejak saat itu, pencarian intensif dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari […]

  • 200 Juta dari APBD untuk Penyambutan, Pesta Rakyat Ditanggung Melki-Johni

    200 Juta dari APBD untuk Penyambutan, Pesta Rakyat Ditanggung Melki-Johni

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 939
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) jelaskan secara resmi terkait penyambutan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Melki Laka Lena dan Johni Asadoma serta pesta rakyat. Dalam konferensi pers yang berlangsung pada Kamis, 27 November 2025 pagi, Sekda NTT, Kosmas D. Lana menegaskan bahwa rangkaian penyambutan Gubernur dan Wakil Gubernur dibiayai oleh Anggaran Pendapatan […]

  • Bukan Sekadar Eksis, Tapi Prestasi: Dispora Bengkulu Ajak Pemuda Ubah Media Sosial Jadi Ladang InovasI

    Bukan Sekadar Eksis, Tapi Prestasi: Dispora Bengkulu Ajak Pemuda Ubah Media Sosial Jadi Ladang InovasI

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 89
    • 0Komentar

    BENGKULU,Jarrakpos.com – Di era digital yang serba cepat ini, media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan generasi muda. Namun, di balik kemudahan dan hiburan yang ditawarkan, terdapat tantangan yang perlu diwaspadai. Kabid Pengembangan Pemuda Dispora Provinsi Bengkulu, Samsir, mengajak pemuda untuk menjadi “maestro” media sosial, bukan sekadar pengguna pasif. “Media sosial itu seperti […]

expand_less