Turun Malam ke SPBU, Wayan Bawa Pastikan Stok BBM Aman dan Beri Perhatian kepada Petugas
- account_circle admin
- calendar_month 13 jam yang lalu
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BADUNG | Di tengah situasi antrean kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Bali, anggota DPRD Provinsi Bali dari Daerah Pemilihan (Dapil) Badung Fraksi PDI Perjuangan, I Wayan Bawa, S.H., turun langsung memantau kondisi SPBU di wilayah Kabupaten Badung pada Sabtu (17/10/2026) malam.
Kehadiran I Wayan Bawa bukan sekadar untuk melihat situasi di lapangan, tetapi juga memastikan ketersediaan stok bahan bakar minyak (BBM), memantau pelayanan kepada masyarakat, serta mengantisipasi kendala distribusi yang berpotensi memperpanjang antrean kendaraan.
Dalam pemantauan tersebut, Wayan Bawa yang merupakan Bendesa Adat Seseh ini menegaskan pentingnya kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat, terutama ketika warga menghadapi situasi yang membutuhkan perhatian dan penanganan cepat.
Menurutnya, pemantauan langsung di lapangan diperlukan untuk mengetahui kondisi riil ketersediaan BBM di setiap SPBU. Apabila ditemukan kekurangan pasokan, pihaknya siap membantu membangun koordinasi dan komunikasi dengan Pertamina agar kebutuhan BBM dapat segera ditindaklanjuti.
Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan kendala pasokan sehingga masyarakat tidak harus terlalu lama mengantre untuk mendapatkan BBM.
“Kami turun langsung untuk memantau ketersediaan stok BBM di SPBU wilayah masing-masing. Kalau ada kekurangan pasokan, kami akan membantu melakukan koordinasi dan komunikasi dengan Pertamina agar BBM bisa segera disuplai,” ujar Wayan Bawa.
Selain memastikan ketersediaan pasokan, Politisi asal Desa Adat Seseh ini juga memperhatikan kualitas pelayanan yang diberikan petugas SPBU kepada masyarakat. Baginya, situasi antrean yang panjang harus diimbangi dengan pelayanan yang tetap optimal, tertib, dan mengutamakan kenyamanan warga.
Wayan Bawa menyapa masyarakat yang sedang mengantre dengan penuh keramahan. Ia mengajak warga untuk tetap tenang dan bersama-sama menjaga situasi agar tetap aman, nyaman, serta kondusif.
Ia juga memastikan masyarakat yang mengisi BBM tetap memperoleh pelayanan prima dari petugas SPBU, meskipun para operator harus menghadapi peningkatan beban kerja di tengah situasi antrean.
Beri Perhatian kepada Operator SPBU
Di sela-sela pemantauan, I Wayan Bawa yang juga Anggota Komisi I DPRD Bali ini turut memberikan perhatian kepada para petugas dan operator SPBU yang tetap bekerja melayani masyarakat hingga malam hari.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap petugas di lapangan, ia memberikan bantuan uang sebesar Rp100.000 per orang kepada enam petugas, dengan total Rp600.000, untuk membeli makanan.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu para petugas memenuhi kebutuhan makan sekaligus memungkinkan mereka bekerja secara bergantian tanpa mengabaikan pelayanan kepada masyarakat.
Menurut I Wayan Bawa, operator SPBU merupakan garda terdepan yang berhadapan langsung dengan masyarakat dalam situasi antrean BBM. Karena itu, kondisi dan kebutuhan mereka juga perlu mendapat perhatian.
Pelayanan yang baik tidak hanya bergantung pada ketersediaan stok BBM, tetapi juga pada kesiapan petugas yang menjalankan operasional SPBU.
“Petugas SPBU juga perlu kita perhatikan. Mereka bekerja melayani masyarakat, bahkan sampai malam hari. Saya memberikan bantuan untuk membeli makanan agar mereka bisa makan secara bergantian dan tetap memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat,” ungkapnya.
Pastikan Situasi Tetap Kondusif
I Wayan Bawa menekankan bahwa penanganan persoalan BBM membutuhkan kerja sama berbagai pihak, mulai dari Pertamina, pengelola SPBU, pemerintah, hingga dukungan masyarakat.
Menurutnya, apabila terdapat kendala pasokan, komunikasi yang cepat dan koordinasi yang efektif harus menjadi prioritas agar persoalan dapat segera ditangani.
Di sisi lain, masyarakat diharapkan tetap tertib dan mengikuti arahan petugas selama mengantre. Dengan demikian, proses pengisian BBM dapat berjalan lebih lancar dan potensi gangguan keamanan maupun ketertiban dapat diminimalkan.
Pemantauan langsung yang dilakukan I Wayan Bawa menjadi bagian dari upaya menjalankan fungsi pengawasan sebagai wakil rakyat sekaligus memastikan persoalan yang dihadapi masyarakat mendapat perhatian secara nyata.
Bagi I Wayan Bawa, kehadiran di tengah masyarakat tidak cukup hanya dengan mendengar laporan. Kondisi di lapangan harus dilihat secara langsung agar langkah yang diambil sesuai dengan kebutuhan warga.
Ia berharap ketersediaan pasokan BBM di wilayah Badung terus terjaga, pelayanan SPBU tetap prima, dan masyarakat dapat memperoleh bahan bakar tanpa harus menghadapi antrean berkepanjangan.
- Penulis: admin










Saat ini belum ada komentar