Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pascagempa M 7,7 Nagekeo, Kodam IX/Udayana Gerak Cepat Evakuasi Pasien RSUD TC Hillers Maumere.

  • account_circle Redaksi Bali
  • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
  • visibility 38
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAUMERE, Matakompas.com – Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) dini hari, langsung direspons cepat jajaran TNI di wilayah terdampak.

Guncangan kuat yang berpusat di sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, tersebut dirasakan di sejumlah wilayah dan sempat memicu kepanikan masyarakat.

Situasi semakin membutuhkan kewaspadaan setelah gempa tersebut memicu peringatan dini tsunami bagi sejumlah wilayah pesisir NTT dan sekitarnya.

Mengantisipasi kemungkinan dampak lanjutan maupun gempa susulan, unsur TNI bersama seluruh komponen terkait segera meningkatkan kesiapsiagaan dan melakukan pemantauan di wilayah masing-masing.

Merespons kondisi tersebut, Kodam IX/Udayana langsung menggerakkan jajarannya di wilayah terdampak untuk membantu masyarakat, termasuk melaksanakan pemantauan, pengamanan, serta dukungan evakuasi terhadap warga yang membutuhkan pertolongan.

 

Salah satu aksi tanggap darurat ditunjukkan prajurit Kodim 1603/Sikka yang bergerak membantu evakuasi pasien menuju RSUD TC Hillers Maumere.

Dalam situasi yang penuh keterbatasan dan membutuhkan kecepatan, para prajurit bersama tenaga medis dan unsur terkait bahu-membahu memindahkan pasien menuju lokasi yang lebih aman agar proses pelayanan dan penanganan medis dapat terus berlangsung.

Evakuasi dilakukan secara cepat dan terkoordinasi dengan tetap memperhatikan kondisi masing-masing pasien. Kehadiran prajurit TNI di tengah situasi darurat tersebut menjadi bagian penting dalam membantu tenaga kesehatan, memperlancar proses pemindahan pasien, sekaligus menjaga kondisi lingkungan rumah sakit tetap aman dan kondusif.

Langkah tersebut menjadi bukti bahwa dalam situasi bencana, TNI tidak hanya hadir untuk melakukan pemantauan, tetapi bergerak langsung memberikan pertolongan kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama kelompok rentan seperti pasien yang berada di fasilitas kesehatan.

Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution menegaskan bahwa keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama dalam setiap respons kedaruratan yang dilakukan jajaran Kodam IX/Udayana.

“Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto langsung menginstruksikan seluruh jajaran di wilayah terdampak untuk bergerak sigap melakukan pemantauan dan membantu masyarakat. Dalam situasi seperti ini, keselamatan warga menjadi prioritas utama, termasuk memastikan pasien di fasilitas kesehatan seperti RSUD TC Hillers Maumere dapat dievakuasi dan mendapatkan penanganan secara aman,” ujar Kapendam IX/Udayana.

Menurutnya, gerak cepat prajurit di lapangan merupakan wujud nyata komitmen TNI untuk selalu hadir dan memberikan bantuan kepada masyarakat, khususnya ketika terjadi situasi darurat yang membutuhkan respons cepat.

“Prajurit di lapangan akan terus membantu semaksimal mungkin sesuai kemampuan dan kondisi yang ada. Kami juga terus berkoordinasi dengan tenaga kesehatan, BPBD, Polri, pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait agar setiap kebutuhan masyarakat dapat segera direspons,” tambahnya.

Sementara itu, jajaran Kodam IX/Udayana terus melakukan pemantauan perkembangan situasi, mengidentifikasi dampak gempa serta kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.

Personel TNI juga tetap disiagakan untuk memberikan bantuan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan, termasuk dalam penanganan evakuasi dan dukungan terhadap masyarakat.

Kodam IX/Udayana mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak panik, namun tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari BMKG maupun pemerintah daerah. Masyarakat juga diingatkan untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

TNI akan terus hadir di tengah masyarakat, bergerak cepat membantu setiap warga yang membutuhkan, serta bersinergi dengan seluruh unsur terkait untuk memastikan penanganan dampak gempa di wilayah NTT berlangsung cepat, aman dan terkoordinasi. (Red).

Sumber : Pendam IX/Udayana.

  • Penulis: Redaksi Bali

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rudenim Tanjungpinang Deportasi Dua WNA Pelanggar Keimigrasian, Penegakan Hukum Ditegaskan Tetap Humanis

    Rudenim Tanjungpinang Deportasi Dua WNA Pelanggar Keimigrasian, Penegakan Hukum Ditegaskan Tetap Humanis

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 16
    • 0Komentar

    TANJUNGPINANG — Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Pusat Tanjungpinang kembali menunjukkan komitmennya dalam menegakkan aturan keimigrasian. Dua warga negara asing (WNA), masing-masing berkewarganegaraan Palestina dan Nigeria, dideportasi dari wilayah Indonesia setelah dinyatakan melakukan pelanggaran keimigrasian. Pendeportasian tersebut dilaksanakan pada Selasa, 18 Agustus 2026, melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. Tindakan itu merupakan bagian […]

  • ARUN Bali Desak APH Usut Zona Kuning Misterius di Tengah Sawah, Sinyal Dugaan Kolusi Tata Ruang

    ARUN Bali Desak APH Usut Zona Kuning Misterius di Tengah Sawah, Sinyal Dugaan Kolusi Tata Ruang

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 48
    • 0Komentar

    DENPASAR, Bali – Aliansi Rakyat Untuk Nusantara (ARUN) Bali mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengusut kemunculan zona kuning yang dinilai janggal di tengah kawasan persawahan produktif. Keberadaan zona tersebut diduga kuat tidak selaras dengan kondisi faktual di lapangan dan memunculkan pertanyaan serius terkait proses penetapan tata ruang yang berpotensi mengarah pada praktik kolusi dalam […]

  • Status Warisan Dunia UNESCO Terancam, Alit Kelakan Dorong Pemetaan Ulang Kawasan Subak Jatiluwih

    Status Warisan Dunia UNESCO Terancam, Alit Kelakan Dorong Pemetaan Ulang Kawasan Subak Jatiluwih

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 16
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Polemik penilaian UNESCO terhadap status Subak Jatiluwih sebagai Warisan Budaya Dunia kembali menjadi sorotan publik. Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, I Gusti Ngurah Kesuma Kelakan atau Alit Kelakan, mendesak Pemerintah Kabupaten Tabanan melakukan pemetaan ulang posisi kawasan Subak Jatiluwih seperti ketentuan awal agar penilaian UNESCO tetap terjaga dan masyarakat […]

  • IWO Gelar Dialog Publik “Meneropong Bali dari Sudut Berbeda”, Dr. Yoga Iswara Dorong Paradigma Baru Pariwisata Bali

    IWO Gelar Dialog Publik “Meneropong Bali dari Sudut Berbeda”, Dr. Yoga Iswara Dorong Paradigma Baru Pariwisata Bali

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 14
    • 0Komentar

    DENPASAR – Ikatan Wartawan Online (IWO) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 sekaligus memperingati HUT IWO Bali yang pertama dengan menggelar dialog publik bertajuk “Meneropong Bali dari Sudut Berbeda”. Kegiatan tersebut digelar di Aula Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Minggu (30/8/2026), menghadirkan berbagai perspektif mengenai arah pembangunan Bali, khususnya masa depan sektor pariwisata yang selama ini […]

  • AA Ayu Priniti: Sanksi Tegas Kuota Perempuan Bikin Parpol Lebih Serius Regenerasi Politik

    AA Ayu Priniti: Sanksi Tegas Kuota Perempuan Bikin Parpol Lebih Serius Regenerasi Politik

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 18
    • 0Komentar

    DENPASAR – Anggota Komisi IV DPRD Kota Denpasar dari Partai Gerindra, AA Ayu Priniti menyatakan dukungan penuh atas putusan Mahkamah Konstitusi terkait kewajiban keterwakilan perempuan minimal 30 persen di parlemen. Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi langkah penting untuk memperkuat posisi perempuan dalam dunia politik, khususnya di Bali. Apalagi, Partai Gerindra di Denpasar telah melampaui target keterwakilan […]

  • Warga Serangan Bongkar Dugaan SHGB Bermasalah BTID: Menang Kasasi, Sertifikat Hidup Lagi

    Warga Serangan Bongkar Dugaan SHGB Bermasalah BTID: Menang Kasasi, Sertifikat Hidup Lagi

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 20
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali terkait polemik tukar guling tanah mangrove oleh PT Bali Turtle Island Development (BTID), Senin (11/5/2026), berlangsung panas dan penuh ketegangan. Di hadapan pimpinan dan anggota pansus, seorang warga Serangan, Siti Sapurah alias Ipung, secara terbuka […]

expand_less