SEMANGAT KEMERDEKAAN DARI JATILUWIH
- account_circle admin
- calendar_month 14 menit yang lalu
- visibility 3
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TABANAN — Dari hamparan hijau persawahan Jatiluwih yang membentang di kaki pegunungan, semangat kemerdekaan kembali menemukan maknanya. Bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi momentum untuk meneguhkan persatuan, menjaga warisan leluhur, serta membangun Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 menjadi refleksi bersama bahwa kemerdekaan adalah perjalanan panjang yang harus terus diisi dengan karya, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap negeri.
Jatiluwih, dengan lanskap subak dan persawahan teraseringnya yang menjadi bagian dari warisan budaya dunia, menghadirkan pesan kuat tentang bagaimana tradisi, alam, kebersamaan, dan keberlanjutan dapat berjalan beriringan. Di tempat ini, nilai gotong royong tidak hanya menjadi semboyan, tetapi telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat dari generasi ke generasi.
Dalam semangat tersebut, John K Purna, Manajer DTW Jatiluwih, menyampaikan ucapan Dirgahayu Republik Indonesia sekaligus mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum kemerdekaan sebagai energi positif dalam menjaga persatuan dan membangun masa depan.
“Kemerdekaan adalah amanah. Mari kita isi dengan kerja nyata, menjaga alam dan budaya, memperkuat persatuan, serta memberikan yang terbaik bagi Indonesia.”
Tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” menjadi pengingat bahwa kemajuan bangsa bukan hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kemampuan menjaga jati diri, lingkungan, kebudayaan, serta menghadirkan manfaat yang dirasakan masyarakat.
Dari Jatiluwih, pesan itu mengalir sederhana namun kuat: merawat tanah berarti merawat kehidupan, menjaga budaya berarti menjaga identitas, dan memperkuat persatuan berarti menjaga masa depan Indonesia.
Di tengah perubahan zaman, Jatiluwih terus menjadi simbol bahwa kemajuan dan kelestarian dapat berjalan bersama. Hamparan sawah yang tertata, sistem subak yang diwariskan leluhur, serta kehidupan masyarakat yang berlandaskan kebersamaan menjadi gambaran kecil tentang Indonesia yang terus bergerak maju tanpa kehilangan akar budayanya.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81.
Indonesia Berdaulat.
Indonesia Berkeadilan.
Indonesia Makmur.
Dari Jatiluwih untuk Indonesia — merdeka, bersatu, dan terus berkarya.
John K Purna
Manajer DTW Jatiluwih
- Penulis: admin








Saat ini belum ada komentar