Breaking News
light_mode
Trending Tags

129 Ormas Terdata: Kesbangpol Badung Perkuat Verifikasi dan Pembinaan Ditarget Rampung Akhir 2026

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
  • visibility 23
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BADUNG – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung memperkuat pendataan, verifikasi dan pembinaan Organisasi kemasyarakatan (Ormas) sebagai bagian dari upaya menciptakan organisasi yang tertib dan produktif.

Hingga Agustus 2026, Kesbangpol Badung mencatat sekitar 129 Ormas telah terdata. Data tersebut menjadi salah satu dasar penting dalam penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Inisiatif DPRD Badung tentang Pemberdayaan Ormas.

Penguatan pendataan tersebut mengemuka dalam Rapat Kerja (Raker) Panitia Khusus (Pansus) DPRD Badung untuk menyerap aspirasi masyarakat terkait penyusunan Raperda tersebut di Ruang Madya Gosana Lantai III Kantor Sekretariat DPRD Badung, Selasa, 18 Agustus 2026.

Raker dipimpin Ketua Pansus DPRD Badung I Gusti Lanang Umbara, S.Sos., didampingi Wakil Ketua Pansus Ir. I Made Ponda Wirawan, ST., dan Sekretaris Pansus I Wayan Puspa Negara, SP., M.Si., dan dihadiri Anggota Pansus, yaitu I Wayan Loka Astika, SH., I Made Rai Wirata, SH.,M.I.Kom., I Wayan Sugita Putra, S.E.,M.A.P., dan I Made Tomy Martana Putra, SH.,MH.

Turut hadir, Lembaga Penelitian (Lemlit) Universitas Warmadewa DR. I Wayan Rideng selaku Ketua Tim Pengkaji Naskah Akademik (NA) dan Ranperda tentang Ormas di Kabupaten Badung.

Hadir pula, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Badjng, Kepala Kesbangpol Badung Ida Bagus Putu Mas Arimbawa, S.Sos., Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung, Kepala Bagian Hukum Setda Kabupaten Badung, para Camat se-Kabupaten Badung, para Perbekel Lurah se-Kabupaten Badung dan para perwakilan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) di Kabupaten Badung.

Kepala Kesbangpol Badung Ida Bagus Putu Mas Arimbawa mengatakan, pendataan menjadi hal penting sebelum pemerintah menentukan kebijakan pemberdayaan Ormas.

“Memang sulit menyusun data, tetapi akan sangat sulit apabila kita membuat kebijakan tanpa mengetahui data,” kata Mas Arimbawa.

Menurutnya, Ormas di Badung memiliki bidang kegiatan yang beragam. Mulai dari lingkungan, seni dan budaya, pendidikan, kepemudaan hingga kesehatan. Oleh karena itu, setelah pendataan dilakukan, Kesbangpol akan mendorong pemberdayaan sesuai kondisi masing-masing organisasi. Ormas yang belum aktif diarahkan agar lebih aktif, sedangkan organisasi yang belum tertib administrasi dapat diberikan pendampingan.

Kesbangpol Buka Ruang Pembinaan Ormas

Kesbangpol Badung juga menjalankan mekanisme verifikasi terhadap Ormas. Verifikasi mencakup keberadaan sekretariat, kepengurusan serta kesesuaian visi dan misi organisasi dengan nilai-nilai Pancasila dan peraturan perundang-undangan.
Pendampingan juga diberikan agar Ormas memahami ketentuan administrasi dan aturan yang harus dipenuhi. Apabila terdapat kegiatan yang tidak sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), pembinaan dan teguran dapat dilakukan sesuai mekanisme.

“Kami di Kesbangpol tetap membuka pintu. Kalau ada Ormas yang ingin berbicara tentang regulasi, mari datang dan berdialog. Kita cari bagaimana baiknya, bagaimana eloknya, sehingga semuanya bisa berjalan bersama,” ujarnya.

Mas Arimbawa menambahkan, Kesbangpol tidak dapat memberikan sanksi secara sepihak apabila terdapat dugaan aktivitas Ormas yang mengganggu investasi. Penentuan ada atau tidaknya pelanggaran hukum tetap membutuhkan keterlibatan institusi yang memiliki kewenangan.
Kesbangpol lebih berperan dalam pendataan, verifikasi, pendampingan, pembinaan dan monitoring sesuai AD/ART serta regulasi.


Ormas Didorong Mendukung Investasi Badung

Ketua Pansus DPRD Badung I Gusti Lanang Umbara (GLU) mengatakan, pendataan dan evaluasi menjadi tahapan penting sebelum Ormas diberdayakan.

“Pendataan, evaluasi, baru pemberdayaan. Ormas yang sifatnya positif dan kegiatannya positif wajib kita berdayakan untuk membantu program pemerintah dan membantu masyarakat Badung,” ujarnya.
Menurut Lanang Umbara, aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam raker akan menjadi bahan penyempurnaan Raperda selama sesuai dengan regulasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kalau aspirasi yang disampaikan memang sesuai dengan aturan, regulasi dan ketentuan peraturan perundang-undangan, serta positif untuk dimasukkan dalam Raperda, tentu wajib kita masukkan. Ini bagian dari tanggung jawab moral dan pertanggungjawaban publik,” tegas Lanang Umbara.

Lanang Umbara juga menyoroti pentingnya menjaga iklim investasi di Badung. Sebagai daerah dengan sektor pariwisata dan investasi yang kuat, Badung membutuhkan kondisi usaha yang aman dan kondusif.

“Ketika investasi diganggu oleh Ormas dan lain sebagainya, tentunya investasi itu tidak akan sehat. Kita tidak ingin investasi keluar dari Badung, karena kita membutuhkan investasi untuk membuka lapangan pekerjaan dan mendukung kesejahteraan masyarakat,” kata Lanang Umbara.

Lanang Umbara menegaskan, Raperda tersebut tidak diarahkan untuk membatasi keberadaan Ormas. Regulasi justru diharapkan mampu menata organisasi agar memiliki data yang jelas, mendapatkan pembinaan dan dapat berkontribusi terhadap pembangunan.

“Perda ini bukan sekadar untuk merapikan Ormas secara administrasi. Kita ingin memastikan keberadaan Ormas terdata, dievaluasi dan kemudian diberdayakan,” jelasnya.

Raperda Pemberdayaan Ormas Ditarget Rampung 2026

Setelah penyerapan aspirasi, Pansus DPRD Badung akan membahas berbagai masukan yang telah disampaikan masyarakat dan pemangku kepentingan.
Aspirasi yang relevan dan sesuai dengan materi Raperda akan diakomodasi. Sementara masukan yang berada di luar materi muatan Raperda akan dikoordinasikan dengan lembaga atau instansi terkait.

Pansus menargetkan Raperda tentang Pemberdayaan Ormas dapat dirampungkan pada akhir 2026 sesuai tahapan dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Melalui Raperda tersebut, DPRD Badung bersama pemerintah daerah diharapkan memiliki instrumen yang lebih kuat untuk membangun tata kelola Ormas yang tertib, transparan dan produktif.
Ormas tetap diberikan ruang untuk tumbuh dan berkontribusi dalam kehidupan masyarakat.

“Pada saat yang sama, Pemerintah dapat memperkuat pendataan, pembinaan dan evaluasi agar aktivitas organisasi berjalan sesuai koridor hukum serta mendukung keamanan, kenyamanan dan pembangunan Badung,” tutupnya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Ketahanan Pangan, Bersama Masyarakat Perbatasan Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Tanam Padi

    Perkuat Ketahanan Pangan, Bersama Masyarakat Perbatasan Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Tanam Padi

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 791
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan di wilayah perbatasan, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Pos Aji Kuning melaksanakan kegiatan penanaman padi bersama masyarakat di Desa Sebrang, Kecamatan Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan. Senin(3/2/2025) Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan produksi pangan lokal serta memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mewujudkan kemandirian pangan. Selain itu, kegiatan […]

  • Malaka Menggema di Marilonga! Diaspora dan Pemkab Malaka Kompak Dukung Penuh PS Malaka Menuju Perempat Final ETMC Ende 2025

    Malaka Menggema di Marilonga! Diaspora dan Pemkab Malaka Kompak Dukung Penuh PS Malaka Menuju Perempat Final ETMC Ende 2025

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 19
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- Dukungan luar biasa dari diaspora Kabupaten Malaka menggema dari berbagai penjuru menjelang laga penentuan PS Malaka di babak 16 besar ETMC XXXIV Ende 2025. Skuad Laskar Malaka akan tampil sore ini di Stadion Marilonga, menghadapi BMP Flores Timur untuk memperebutkan tiket menuju babak 8 besar. Seruan “PS Malaka pasti menang!” menggema di kalangan […]

  • Bali Bersih – Bersih, Pansus TRAP DPRD Bali Hadir Tindak Tegas Oknum Nakal

    Bali Bersih – Bersih, Pansus TRAP DPRD Bali Hadir Tindak Tegas Oknum Nakal

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 17
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Pansus Tata Ruang dan Aset Pemerintah atau TRAP DPRD Bali menegaskan tidak akan mentolerir pelanggaran tata ruang di seluruh kabupaten dan kota di Bali. Dari Badung hingga Karangasem, tim menemukan banyak pembangunan yang menyalahi aturan, bahkan berada di kawasan konservasi. Pansus TRAP memastikan, no excuse, pelanggar tata ruang akan ditindak tegas Dari […]

  • Pemkab Cirebon Perjuangkan Kejelasan Status 1.737 PPPK

    Pemkab Cirebon Perjuangkan Kejelasan Status 1.737 PPPK

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 772
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS COM — Pemerintah Kabupaten Cirebon berkomitmen untuk memperjuangkan kejelasan status pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2024. Upaya ini dilakukan dengan berkoordinasi langsung dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), serta Komisi II DPR RI guna membahas aspirasi tenaga non-ASN yang telah lulus seleksi. Wakil Bupati Cirebon Agus Kurniawan […]

  • Imigrasi Ngurah Rai dan Polres Badung Kompak Sebut Tak Ada Konten Porno, Namun WNA Terancam Deportasi

    Imigrasi Ngurah Rai dan Polres Badung Kompak Sebut Tak Ada Konten Porno, Namun WNA Terancam Deportasi

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com | Perkembangan terbaru terkait dugaan pembuatan konten porno oleh sejumlah Warga Negara Asing (WNA) di Pererenan, Mengwi, akhirnya diungkap Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai dan Polres Badung, dalam konferensi pers, Kamis, 11 Desember 2025. Imigrasi Ngurah Rai dan Polres Badung menegaskan bahwa tidak ditemukan unsur pornografi dalam aktivitas para WNA […]

  • HOAKS, Video Ny. Putri Koster Umumkan Undian HUT RI ke-81 BPD Bali Dibuat dengan AI

    HOAKS, Video Ny. Putri Koster Umumkan Undian HUT RI ke-81 BPD Bali Dibuat dengan AI

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 13
    • 0Komentar

    DENPASAR – Pemerintah Provinsi Bali memastikan informasi yang beredar di media sosial Facebook mengenai Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, yang disebut mengumumkan program undian berhadiah dalam rangka HUT RI ke-81 dari Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali adalah hoaks. Video tersebut menampilkan sosok Ny. Putri Suastini Koster seolah-olah mengajak masyarakat mengikuti program […]

expand_less