Breaking News
light_mode
Trending Tags

Tanpa Izin dan Berbahaya, Proyek di Gesing Dihentikan: Gede Harja Astawa Beri Pujian

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BULELENG, Matakompas.com | Ketua Fraksi Gerindra-PSI DPRD Provinsi Bali, Gede Harja Astawa, menyoroti adanya pembangunan berisiko di Desa Gesing, Kecamatan Banjar, Buleleng. Proyek tersebut ditemukan berada di area dengan tingkat kemiringan ekstrem dan berdiri tepat di atas lokasi bersucian (pancoran) yang dianggap sakral oleh masyarakat. Selain itu, pembangunan diduga belum mengantongi izin lengkap.

Temuan ini berawal dari inspeksi lapangan yang dilakukan Gede Harja Astawa. Setelah berkoordinasi dengan Perbekel Gesing dan Camat Banjar, terungkap bahwa lokasi pembangunan sangat sensitif dan dikhawatirkan dapat membahayakan masyarakat maupun merusak kawasan suci.

“Saya melihat ada indikasi potensi bahaya dan ketidaklengkapan izin. Masyarakat pun banyak yang tidak setuju dengan keberadaan pembangunan itu, apalagi letaknya sangat sensitif karena di bawahnya ada tempat bersucian,” kata Gede Harja Astawa.

Desa Gesing dan Kecamatan Banjar Bertindak Cepat, Proyek Dihentikan

Menindaklanjuti laporan tersebut, Pemerintah Desa Gesing bersama Kecamatan Banjar langsung bergerak cepat dengan menggelar pertemuan panjang. Hasilnya, pembangunan diputuskan dihentikan sementara sebagai langkah preventif untuk mencegah risiko bencana dan menjaga kesucian wilayah.

Gede Harja Astawa mengapresiasi penuh respons cepat dari aparat desa dan kecamatan.

“Saya sangat mengapresiasi sikap Kepala Desa, Pak Camat, dan tokoh-tokoh masyarakat yang cepat mengambil langkah penting dengan menghentikan pembangunan itu. Ini bentuk tindakan preventif yang patut dicontoh,” tegasnya.

Dengan langkah cepat tersebut, Pansus Trap DPRD Bali yang semestinya turun melakukan inspeksi akhirnya tidak perlu lagi melakukan peninjauan lapangan.

Peringatan untuk Instansi Penerbit Izin

Meski pembangunan telah dihentikan, Gede Harja Astawa mengingatkan instansi pemerintah agar lebih selektif dan tidak sembarangan dalam mengeluarkan rekomendasi izin, terutama untuk proyek di wilayah rawan bencana seperti tebing berkontur curam.

“Kami tidak mau kasus seperti di kawasan Kelingking terulang, di mana setelah bangunan berdiri, baru saling lempar tanggung jawab. Jangan sampai itu terjadi lagi,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pihaknya mendukung investasi, namun investasi tersebut wajib memenuhi prinsip keselamatan, ramah lingkungan, dan menghormati nilai budaya lokal.

Gesing Jadi Contoh Pengawasan Berjenjang yang Efektif

Menutup keterangannya, Gede Harja Astawa kembali menilai bahwa langkah Pemerintah Desa Gesing dan Kecamatan Banjar adalah contoh ideal kolaborasi dan pengawasan berjenjang yang berjalan efektif.

“Saya berharap kepala desa lainnya, camat lainnya, serta instansi terkait dapat mencontoh sikap cepat dan sensitif seperti yang dilakukan Desa Gesing dan Kecamatan Banjar,” tutupnya. (red).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Ada Kepentingan Purnawirawan Jenderal, IPW : Penetapan Tersangka Terhadap Dua Advokat Tindakan Kriminal ?

    Diduga Ada Kepentingan Purnawirawan Jenderal, IPW : Penetapan Tersangka Terhadap Dua Advokat Tindakan Kriminal ?

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 759
    • 0Komentar

    Jakarta , (JarrakPos)- Indonesia Police Watch (IPW) mendesak dilakukan evaluasi dan pengawasan oleh Kabareskrim Komjen Wahyu Widada terhadap kinerja Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri atas penetapan tersangka terhadap dua orang advokat Hendra Sianipar dan Sopar Jepry Napitupulu yang dipersangkakan turut serta membuat surat kuasa palsu atau turut serta menggunakan surat kuasa palsu atas […]

  • Tanam Mangrove Bersama Jamintel Kejagung dan Kejati Bali, Gubernur Koster Ajak Sinergi Tingkatkan Cakupan Ruang Hijau Bali

    Tanam Mangrove Bersama Jamintel Kejagung dan Kejati Bali, Gubernur Koster Ajak Sinergi Tingkatkan Cakupan Ruang Hijau Bali

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com – Gubernur Bali Wayan Koster turun langsung menanam mangrove bersama Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung (Kejagung) RI Prof Reda Manthovani dan Kejaksaan Tinggi Bali di Taman Hutan Raya (Tahura) Tanjung Benoa, Kuta Selatan, Badung, Sabtu (25/4) pagi. Dalam kesempatan tersebut turut hadir Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, Wali Kota […]

  • Kacau, Empat Fakta Penting yang Membuktikan Jampidsus Febrie Adriansyah Merintangi Penyidikan Kasus Korupsi Zarof Ricar

    Kacau, Empat Fakta Penting yang Membuktikan Jampidsus Febrie Adriansyah Merintangi Penyidikan Kasus Korupsi Zarof Ricar

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com JAKARTA – Koalisi Sipil Masyarakat Anti Korupsi meminta kepada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) untuk mendalami empat fakta penting bukti dugaan unprofessional conduct dan/atau penyalahgunaan kewenangan dan/atau merintangi penyidikan (obstruction of justice), yang diduga dilakukan oleh Jampidsus, Febrie Adriansyah dalam penanganan penyidikan kasus korupsi Zarof Ricar. Hingga kini tidak pernah dilakukan penggeledahan terhadap […]

  • Semangat Gajah Sena Jadi Energi PSI Tabanan Perkuat Konsolidasi Partai

    Semangat Gajah Sena Jadi Energi PSI Tabanan Perkuat Konsolidasi Partai

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9
    • 0Komentar

    TABANAN | Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bali menggelar roadshow dan konsolidasi bersama DPD serta seluruh DPC PSI se-Kabupaten Tabanan, Sabtu, 23 Mei 2026. Langkah strategis ini menjadi bukti keseriusan PSI Bali, tak hanya itu, agenda ini menjadi bagian dari upaya memperkuat struktur partai hingga tingkat akar rumput sekaligus menyatukan gerak politik […]

  • Made Supartha: Era Baru Hukum Pidana Dimulai, Restorative Justice Jadi Wajah Keadilan Indonesia

    Made Supartha: Era Baru Hukum Pidana Dimulai, Restorative Justice Jadi Wajah Keadilan Indonesia

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Transformasi besar dalam sistem hukum pidana Indonesia resmi memasuki babak baru. Hal ini mengemuka dalam kegiatan Sosialisasi KUHP Nasional, KUHAP Baru, dan Undang-Undang Penyesuaian Pidana yang digelar di Auditorium Widya Sabha Universitas Udayana, Bukit Jimbaran, Jumat (17/4/2026). Dalam forum tersebut, Ketua Pansus TRAP DPRD Bali Dr (c) I Made Supartha, SH, MH, […]

  • Mawar Putih untuk Keadilan: Warga Serangan Siap Kawal Pansus TRAP Bongkar Skandal Mangrove

    Mawar Putih untuk Keadilan: Warga Serangan Siap Kawal Pansus TRAP Bongkar Skandal Mangrove

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    DENPASAR , Matakompas.com — Gelombang dukungan terhadap Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali terus menguat dari akar rumput. Kali ini, suara lantang datang dari warga Kelurahan Serangan yang menilai langkah Pansus sebagai upaya krusial dalam menyelamatkan ekosistem mangrove di kawasan Tahura Ngurah Rai. Siti Sapurah, warga asli Serangan yang […]

expand_less