Breaking News
light_mode
Trending Tags

Jalur Konstitusional, Perwakilan Masyarakat Distrik Makimi Bawa Aspirasi ke Jakarta

  • account_circle Admin Jakarta
  • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Matacompas.co Jakarta – Puluhan pemilik garapan tanah adat masyarakat dari Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, meminta kejelasan standar operasional kerja Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang dinilai mengabaikan sejumlah aturan hukum dan penghormatan terhadap masyarakat adat.

Hal itu merupakan aspirasi langsung yang disampaikan perwakilan masyarakat Distrik Makimi kepada Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI).

“Penyampaian aspirasi ini dilakukan menyusul tindakan penertiban kawasan hutan oleh Satgas PKH yang berdampak terhadap masyarakat yang selama ini hidup dan melakukan aktivitas di wilayah Distrik Makimi,” ucap salah satu Pemilik Garapan Tanah Adat Makimi Lamber Woromboni di Jakarta, Jumat (28/8/2026).

Masyarakat menilai perlu ada perhatian langsung dari lembaga negara terhadap dampak penertiban tersebut, terutama terhadap ruang hidup, mata pencaharian, serta keberlanjutan kehidupan masyarakat setempat.

“Di tengah pengalaman panjang masyarakat Papua yang masih menghadapi kesenjangan kesejahteraan dan pembangunan, masyarakat berharap kehadiran kebijakan dan aparat negara (Satgas PKH) justru jangan mengusik kehidupan sosial-ekonomi kami, terutama hubungan masyarakat dengan tanah dan wilayah yang menjadi sumber penghidupan,” ujar Lamber.

Melalui surat yang telah disampaikan kepada DPR RI dan DPD RI, perwakilan masyarakat meminta agar persoalan di Makimi tidak semata-mata dilihat sebagai persoalan penertiban kawasan hutan.

“Pemerintah dan lembaga negara juga diminta memperhatikan keberadaan masyarakat di wilayah adatnya, hubungan masyarakat dengan wilayah yang mereka tempati dan manfaat yang diperoleh secara turun-temurun, serta dampak sosial dan ekonomi yang muncul dari pelaksanaan kebijakan penertiban,” papar Tokoh Adat perempuan Kampung Nifasi Yantris Monei.

Menurut Yantris, Masyarakat juga meminta adanya ruang audiensi agar mereka dapat menyampaikan secara langsung kondisi yang terjadi di lapangan.

“Kami berharap DPR RI dan DPD RI dapat menjalankan fungsi pengawasan serta mendorong kementerian dan lembaga terkait untuk memberikan kejelasan mengenai dasar dan pelaksanaan penertiban, sekaligus memastikan bahwa setiap kebijakan pemerintah tetap memperhatikan hak dan kepentingan masyarakat yang terdampak,”kata Yantris Monei.

Perwakilan masyarakat menegaskan bahwa kedatangan mereka ke Jakarta merupakan upaya untuk menempuh jalur resmi dan konstitusional.

“Aspirasi disampaikan melalui lembaga negara agar persoalan yang sedang berlangsung di Distrik Makimi dapat diperiksa secara terbuka dan memperoleh penyelesaian yang adil,” tuturnya.

Masyarakat berharap penyampaian aspirasi ini menjadi awal dari tindak lanjut yang konkret, termasuk dibukanya dialog dengan masyarakat terdampak dan dilakukannya peninjauan terhadap pelaksanaan penertiban di lapangan.

“Yang kami harapkan adalah suara masyarakat di Makimi didengar. Kebijakan apa pun yang dilakukan di wilayah kami jangan sampai mengabaikan masyarakat yang hidup dan menggantungkan kehidupannya di sana,” terang Yantris demikian aspirasi yang disampaikan perwakilan masyarakat.

Perwakilan masyarakat tersebut selanjutnya menantikan respons dan tindak lanjut dari DPR RI dan DPD RI terkait terhadap surat yang telah disampaikan.

  • Penulis: Admin Jakarta

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Ruang Kuliah ke Ruang Uji, Rukmana Lulus UKW Wartawan Utama

    Dari Ruang Kuliah ke Ruang Uji, Rukmana Lulus UKW Wartawan Utama

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA, Matakompas.com – Di tengah kesibukannya merampungkan studi Magister Hukum, Rukmana, jurnalis media Sudut Pandang, dinyatakan kompeten sebagai wartawan tingkat utama dalam Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang difasilitasi Dewan Pers di Jakarta, Jumat – Sabtu (12 – 13/12/2025). Dalam keterangannya, Senin (15/12/2025), Rukmana mengaku bersyukur atas capaian tersebut. Dari total 36 peserta yang mengikuti UKW, […]

  • Dinas Kimrum Bantu 57 Unit Rumah yang Terdampak Angin Puting Beliung di desa Bugis Kecamatan Anjatan.

    Dinas Kimrum Bantu 57 Unit Rumah yang Terdampak Angin Puting Beliung di desa Bugis Kecamatan Anjatan.

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 281
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com- Diketahui bencana angin puting beliung yang terjadi pada Minggu (16/3/2025) telah merusak ratusan rumah warga. Sesuai dengan protap yang ada bila suatu daerah terkena bencana maka tugas BPBD Indramayu yang mengeluarkan surat keterangan tanggap bencana, hal ini bertujuaan agar dinas terkait dapat mengambil langkah strategis apa yang harus dilakukan dalam pemulihan masyarakat yang […]

  • Langgar Perda Ketertiban Umum, Imigrasi Ngurah Rai Deportasi WNA Korea Selatan di Badung

    Langgar Perda Ketertiban Umum, Imigrasi Ngurah Rai Deportasi WNA Korea Selatan di Badung

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 24
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com | Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai kembali menunjukkan komitmennya dalam menegakkan hukum keimigrasian di Bali. Seorang warga negara asing (WNA) asal Korea Selatan berinisial CHK (56) dideportasi setelah terbukti melanggar ketentuan ketertiban umum di wilayah Kabupaten Badung. CHK diketahui merupakan pemegang Izin Tinggal Terbatas (ITAS) dengan status penyatuan keluarga. Namun, […]

  • Kemenkum Jabar Koordinasi dan Inventarisasi Kawasan Wisata Berbasis KI di Saung Angklung Udjo

    Kemenkum Jabar Koordinasi dan Inventarisasi Kawasan Wisata Berbasis KI di Saung Angklung Udjo

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 231
    • 0Komentar

    JARRAKPOS.COM. BANDUNG-Saung Angklung Udjo merupakan sebuah kawasan wisata budaya dan edukasi karena memiliki arena seni pertunjukan, pusat kerajinan bambu dan workshop untuk alat musik bambu berupa angklung. Disamping itu, Saung Angklung Udjo menjadi lebih bermakna karena kepeduliannya untuk terus melestarikan dan mengembangkan kebudayaan Sunda khususnya Angklung kepada masyarakat melalui sarana pendidikan dan pelatihan. Pada hari […]

  • Jerry Masie Ungkap One Piece Upaya Makar

    Jerry Masie Ungkap One Piece Upaya Makar

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Pengamat Politik, Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie menyoeoti terkait Fenomena viral pengibaran bendera bajak laut “One Piece” atau Jolly Roger menjelang HUT ke-80 RI. Kata Jerry, kemunculan One Piece tentu akan merusak citra Prabowo Subianto sebagai Presiden. “Kini muncul gambar One Piece yang tentinya akan merusak citra Prabowo sebagai presiden. […]

  • Ketua AMPI Malaka Soroti Aksi IMMALA Jakarta: Jangan Ada Kepentingan Politik di Balik Gerakan Mahasiswa

    Ketua AMPI Malaka Soroti Aksi IMMALA Jakarta: Jangan Ada Kepentingan Politik di Balik Gerakan Mahasiswa

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 14
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- Ketua DPD II Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kabupaten Malaka, Novianus Cardoso Araujo, menanggapi aksi damai yang dilakukan oleh sekelompok mahasiswa yang mengatasnamakan Ikatan Mahasiswa Malaka (IMMALA) Jakarta di kantor DPP Partai Golkar. Dalam keterangannya kepada Media Mata Kompas, Novianus menyebut bahwa pihaknya mencurigai adanya kepentingan lain yang tersembunyi di balik aksi tersebut. […]

expand_less