Breaking News
light_mode
Trending Tags

Jalur Konstitusional, Perwakilan Masyarakat Distrik Makimi Bawa Aspirasi ke Jakarta

  • account_circle Admin Jakarta
  • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Matacompas.co Jakarta – Puluhan pemilik garapan tanah adat masyarakat dari Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, meminta kejelasan standar operasional kerja Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang dinilai mengabaikan sejumlah aturan hukum dan penghormatan terhadap masyarakat adat.

Hal itu merupakan aspirasi langsung yang disampaikan perwakilan masyarakat Distrik Makimi kepada Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI).

“Penyampaian aspirasi ini dilakukan menyusul tindakan penertiban kawasan hutan oleh Satgas PKH yang berdampak terhadap masyarakat yang selama ini hidup dan melakukan aktivitas di wilayah Distrik Makimi,” ucap salah satu Pemilik Garapan Tanah Adat Makimi Lamber Woromboni di Jakarta, Jumat (28/8/2026).

Masyarakat menilai perlu ada perhatian langsung dari lembaga negara terhadap dampak penertiban tersebut, terutama terhadap ruang hidup, mata pencaharian, serta keberlanjutan kehidupan masyarakat setempat.

“Di tengah pengalaman panjang masyarakat Papua yang masih menghadapi kesenjangan kesejahteraan dan pembangunan, masyarakat berharap kehadiran kebijakan dan aparat negara (Satgas PKH) justru jangan mengusik kehidupan sosial-ekonomi kami, terutama hubungan masyarakat dengan tanah dan wilayah yang menjadi sumber penghidupan,” ujar Lamber.

Melalui surat yang telah disampaikan kepada DPR RI dan DPD RI, perwakilan masyarakat meminta agar persoalan di Makimi tidak semata-mata dilihat sebagai persoalan penertiban kawasan hutan.

“Pemerintah dan lembaga negara juga diminta memperhatikan keberadaan masyarakat di wilayah adatnya, hubungan masyarakat dengan wilayah yang mereka tempati dan manfaat yang diperoleh secara turun-temurun, serta dampak sosial dan ekonomi yang muncul dari pelaksanaan kebijakan penertiban,” papar Tokoh Adat perempuan Kampung Nifasi Yantris Monei.

Menurut Yantris, Masyarakat juga meminta adanya ruang audiensi agar mereka dapat menyampaikan secara langsung kondisi yang terjadi di lapangan.

“Kami berharap DPR RI dan DPD RI dapat menjalankan fungsi pengawasan serta mendorong kementerian dan lembaga terkait untuk memberikan kejelasan mengenai dasar dan pelaksanaan penertiban, sekaligus memastikan bahwa setiap kebijakan pemerintah tetap memperhatikan hak dan kepentingan masyarakat yang terdampak,”kata Yantris Monei.

Perwakilan masyarakat menegaskan bahwa kedatangan mereka ke Jakarta merupakan upaya untuk menempuh jalur resmi dan konstitusional.

“Aspirasi disampaikan melalui lembaga negara agar persoalan yang sedang berlangsung di Distrik Makimi dapat diperiksa secara terbuka dan memperoleh penyelesaian yang adil,” tuturnya.

Masyarakat berharap penyampaian aspirasi ini menjadi awal dari tindak lanjut yang konkret, termasuk dibukanya dialog dengan masyarakat terdampak dan dilakukannya peninjauan terhadap pelaksanaan penertiban di lapangan.

“Yang kami harapkan adalah suara masyarakat di Makimi didengar. Kebijakan apa pun yang dilakukan di wilayah kami jangan sampai mengabaikan masyarakat yang hidup dan menggantungkan kehidupannya di sana,” terang Yantris demikian aspirasi yang disampaikan perwakilan masyarakat.

Perwakilan masyarakat tersebut selanjutnya menantikan respons dan tindak lanjut dari DPR RI dan DPD RI terkait terhadap surat yang telah disampaikan.

  • Penulis: Admin Jakarta

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penutupan Bulan Bung Karno 2026, DPR RI dan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali Nyatakan Dukungan Penuh, Dinilai Mampu Perkuat Ideologi dan Gerakkan UMKM Lokal

    Penutupan Bulan Bung Karno 2026, DPR RI dan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali Nyatakan Dukungan Penuh, Dinilai Mampu Perkuat Ideologi dan Gerakkan UMKM Lokal

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 28
    • 0Komentar

    DENPASAR – Penutupan Bulan Bung Karno 2026 yang diselenggarakan oleh DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali berlangsung khidmat dan meriah di Bali Beach Convention Center, The Meru, Sanur, Minggu (28/6/2026). Kegiatan ini menjadi puncak rangkaian Bulan Bung Karno yang setiap tahun diperingati sebagai momentum untuk mengenang, menghayati, dan mengamalkan ajaran serta nilai-nilai perjuangan Proklamator Republik Indonesia, […]

  • Gubernur Koster Terima Dubes Slovakia Perkuat Diplomasi dan Kerja Sama Internasional Bali

    Gubernur Koster Terima Dubes Slovakia Perkuat Diplomasi dan Kerja Sama Internasional Bali

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 18
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali terus memperluas jejaring kerja sama internasional sebagai bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan dan penguatan diplomasi daerah.  Komitmen tersebut kembali ditegaskan, saat Gubernur Bali Wayan Koster menerima audensi Duta Besar (Dubes) Republik Slovakia untuk Indonesia, Tomas Ferko di Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Senin, 19 Januari 2026. Audiensi ini […]

  • Dana Hibah Bermasalah, PHDI Tegas Minta Hentikan Pembangunan Pura Wayan Bulat

    Dana Hibah Bermasalah, PHDI Tegas Minta Hentikan Pembangunan Pura Wayan Bulat

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 12
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Polemik dana hibah pembangunan pura yang diterima I Wayan Bulat dari Pemerintah Provinsi Bali kembali memanas. Pasalnya, dana hibah sebesar Rp500 juta yang dicairkan melalui usulan Anggota DPRD Bali Ketut Tama Tenaya ternyata digunakan untuk membangun pura di atas lahan milik pihak lain, yaitu PT JH. Kondisi ini memantik perhatian banyak pihak, […]

  • Kejagung Diminta Usut Indikasi Keterlibatan Bupati Kabupaten Bandung Soal Penyalahgunaan Wewenang BUMD

    Kejagung Diminta Usut Indikasi Keterlibatan Bupati Kabupaten Bandung Soal Penyalahgunaan Wewenang BUMD

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi mendorong Kejaksaan Agung untuk mengusut dugaan penyalahgunaan di BUMD PT Bandung Daya Sentosa (BDS). Karena kata Uchok, kasus tersebut telah menyeret sejumlah nama pejabat publik dalam proyek ketahanan pangan BDS yang diduga disalahgunakan sebagai ajang mencari dana kampanye politik Bupati sebagai petahana. […]

  • Kapolresta Magelang Hadiri Penutupan TMMD Reguler Ke-123 TA 2025

    Kapolresta Magelang Hadiri Penutupan TMMD Reguler Ke-123 TA 2025

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 728
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM –  Kapolresta Magelang Polda Jawa Tengah Kombes Pol Herbin Garbawiyata Jaya Sianipar, S.I.K., S.H. menghadiri Upacara Penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-123 TA 2025. Upacara tersebut berlangsung di Halaman Parkir Area Obyek Wisata Negeri Kahyangan Dusun Surodadi, Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Kamis (20/03/2025) pagi. Bertindak selaku Inspektur Upacara Komandan Korem […]

  • Jangan Percaya Informasi Menyesatkan, Pemprov Bali dan Pansus TRAP Pastikan Gugatan Lift Kaca Belum Diputus

    Jangan Percaya Informasi Menyesatkan, Pemprov Bali dan Pansus TRAP Pastikan Gugatan Lift Kaca Belum Diputus

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 22
    • 0Komentar

    DENPASAR – Pemerintah Provinsi Bali bersama Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Bali membantah keras isu yang beredar di media sosial bahwa Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) telah memenangkan gugatan investor proyek lift kaca di Pantai Kelingking, Nusa Penida. Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Bali, Ngurah Satria Wardana, menegaskan informasi tersebut […]

expand_less