Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pihak Perusahaan Bungkam,Peran Pemda Dan DPRD Dipertanyakan, Terkait Jalan Rusak dan Dana CSR Perusahaan Di Pelintung

  • account_circle Redaksi Riau
  • calendar_month 37 menit yang lalu
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Dumai,MATAKOMPAS.COM – Sikap bungkam dan acuh tak acuh terus ditunjukkan oleh manajemen sejumlah perusahaan yang beroperasi di kawasan industri Pelintung , Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai. Meski telah berulang kali dihubungi oleh awak media untuk dimintai konfirmasi terkait keluhan masyarakat mengenai kerusakan jalan hingga penerangan jalan umum (PJU), pihak manajemen perusahaan tetap enggan memberikan tanggapan.

Pesan singkat WhatsApp yang dikirimkan jurnalis hanya dibiarkan tanpa balasan, begitu pula panggilan telepon yang berulang kali diabaikan. Sikap tertutup ini memicu kekecewaan mendalam dari warga sekitar: apakah pantas sebuah perusahaan yang mengeruk keuntungan dari sumber daya lokal menunjukkan iktikad buruk serta enggan merespons keluh kesah masyarakat tempatan?

Kerusakan Jalan dan Fasilitas Penerangan Diabaikan

Pangkal masalah yang dikeluhkan warga adalah kerusakan parah pada jalan umum pemukiman akibat saban hari dilintasi kendaraan operasional berukuran besar (overload) milik perusahaan. Jalan lintasan publik yang diperuntukkan bagi masyarakat umum kini berlubang dan membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama pada malam hari karena minimnya fasilitas lampu jalan.

Padahal, regulasi mengenai kewajiban angkutan industri telah diatur secara tegas. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan (khususnya Pasal 64) serta aturan keselamatan lalu lintas angkutan jalan, perusahaan yang menggunakan kendaraan berbobot/tonase besar diwajibkan untuk membangun dan menggunakan jalan khusus tersendiri, bukan membebankan dan merusak fasilitas umum milik rakyat. Pihak perusahaan dinilai seolah-olah mengangkangi aturan tersebut demi menekan biaya operasional mereka semata.

Tak hanya itu, pengalokasian dan transparansi dana Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang menjadi kewajiban rutin tahunan juga dipertanyakan. Warga menilai tidak ada kontribusi nyata dari dana CSR perusahaan untuk memperbaiki jalan umum yang rusak maupun membenahi fasilitas penunjang seperti lampu jalan di area terdampak.

Di Mana Peran Pemda dan DPRD Kota Dumai?

Kondisi ini semakin diperparah oleh minimnya pengawasan dan ketegangan sikap dari pemangku kebijakan setempat. Peran Pemerintah Kota Dumai—melalui Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum, serta Dinas Lingkungan Hidup—dinilai kurang tegas dalam menertibkan kendaraan operasional ber tonase besar maupun mengevaluasi izin dan komitmen lingkungan perusahaan.

Sikap pasif juga diperlihatkan oleh DPRD Kota Dumai. Anggota dewan yang seharusnya menjadi penyambung lidah rakyat terkesan enggan mengambil langkah nyata atau memanggil pihak manajemen perusahaan dalam forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk menuntut penegakan hukum, transparansi CSR, dan perbaikan fasilitas jalan.

Ke Mana Warga Harus Mencari Keadilan?

Ketika pihak perusahaan menutup pintu komunikasi dan mengabaikan hukum, sementara aparatur daerah serta wakil rakyat terkesan enggan merespons, masyarakat dibuat bingung harus mengadu ke mana lagi untuk memperjuangkan hak atas lingkungan dan fasilitas umum yang aman.

Atas kondisi tersebut, masyarakat menuntut langkah konkret dari instansi terkait:

Penertiban Kendaraan Tonase Besar: Pemko Dumai dan Dishub harus menindak tegas serta menghentikan izin melintas bagi truk-truk perusahaan di jalan publik sampai rute khusus dibangun.

Realisasi dan Transparansi Dana CSR: Mendorong audit transparan terhadap alokasi dana CSR perusahaan untuk diprioritaskan pada pengaspalan ulang jalan publik yang rusak serta pemasangan lampu penerangan jalan.

Pemanggilan Resmi via RDP DPRD: DPRD Kota Dumai segera memanggil manajemen perusahaan, dinas teknis terkait, serta perwakilan warga untuk merumuskan pertanggungjawaban konkret secara terbuka.

Hingga berita ini diterbitkan, konfirmasi resmi dari manajemen perusahaan di kawasan Pelintung Medang Kampai, Pemerintah Kota Dumai, maupun pihak DPRD masih terus diupayakan demi menjaga perimbangan berita.

Penulis : bengs_jebat

Editor : Diana

  • Penulis: Redaksi Riau

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Motif Batik Cirebon Diakui sebagai Kekayaan Intelektual Komunal

    Motif Batik Cirebon Diakui sebagai Kekayaan Intelektual Komunal

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 725
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM — Pemerintah Kabupaten Cirebon menerima sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Provinsi Jawa Barat, sebagai bentuk perlindungan terhadap motif batik khas daerah tersebut. Sertifikat tersebut diserahkan secara langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Jabar Asep Sutandar kepada Bupati Cirebon Imron di ruang rapat Bupati Cirebon, […]

  • Rugikan Negara, Kejati DKJ Ringkus 3 Tersangka Kasus Kredit Bank Jatim

    Rugikan Negara, Kejati DKJ Ringkus 3 Tersangka Kasus Kredit Bank Jatim

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta kembali bertindak tegas menjebloskan 3 tersangka kasus dugaan korupsi pemberian kredit perbankan Pemerintah Provinsi Jawa Timur Cabang Jakarta yang merugikan keuangan negara Rp569.425.000.000 Ke Rumah Tahanan Cabang Kejaksaan Agung. “Tersangka BS ditahan di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Agung. Tersangka BN di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta […]

  • Kecelakaan 2 Truk di Jalan Payaman Magelang

    Kecelakaan 2 Truk di Jalan Payaman Magelang

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 269
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Telah terjadi kecelakaan di jalan Payaman Kabupaten Magelang yaitu 2 (dua) truck alami tabrakan, dan kondisi salah satu supir terjepit dan sedang proses evakuasi. Dari kecelakaan ini mengakibatkan kemacetan panjang dari RSJ sampai ke bangjo Secang yang ke arah Semarang dan Temanggung Untuk arah dari Semarang masih bisa jalan tipis tipis. Saat ini […]

  • 25 Tahun Mengabdi di Polri, Mangku Pastika Bernostalgia Saat Disambangi PEPABRI Bali

    25 Tahun Mengabdi di Polri, Mangku Pastika Bernostalgia Saat Disambangi PEPABRI Bali

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 31
    • 0Komentar

    DENPASAR | Semangat kekeluargaan dan penghormatan kepada para senior mewarnai rangkaian anjangsana Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI-Polri (PEPABRI) Provinsi Bali dalam rangka memperingati HUT ke-67 PEPABRI. Salah satu tokoh yang dikunjungi adalah mantan Gubernur Bali dua periode, Komjen Pol (Purn) Dr. Made Mangku Pastika, di kediamannya di Denpasar, Kamis (20/8/2026). Kunjungan […]

  • Gubernur Koster Paparkan Roadmap Bali Net Zero Emission 2045 di Indonesia Climate Leadership, Ajak Investor Dunia Bangun Ekonomi Hijau

    Gubernur Koster Paparkan Roadmap Bali Net Zero Emission 2045 di Indonesia Climate Leadership, Ajak Investor Dunia Bangun Ekonomi Hijau

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 21
    • 0Komentar

     LONDON | Komitmen Bali menjadi provinsi terdepan dalam pembangunan rendah karbon kembali mendapat perhatian di forum internasional. Gubernur Bali, Wayan Koster, menghadiri Indonesia Climate Leadership Luncheon pada 25 Juni 2026 sebagai bagian dari rangkaian London Climate Action Week 2026, sekaligus mempromosikan berbagai kebijakan strategis Bali menuju target Net Zero Emission (NZE) 2045. Acara yang berlangsung […]

  • Bersama Warga Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Bersihkan Tempat Ibadah di Perbatasan

    Bersama Warga Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Bersihkan Tempat Ibadah di Perbatasan

    • calendar_month Jumat, 4 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 750
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM  – Sebagai wujud kepedulian terhadap tempat ibadah dan kebersihan lingkungan, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Pos Tembalang bersama warga melaksanakan kegiatan pembersihan Masjid Al Munawaroh di Desa Pembeliangan, Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan. Kegiatan ini mencakup pemasangan karpet masjid, pembersihan bagian dalam, serta membersihkan area sekitar masjid. Keterlibatan prajurit Satgas bersama masyarakat setempat mencerminkan semangat […]

expand_less