Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Nunung Srimulat, Kondisi Ekonomi Makin Buruk

Nunung Srimulat, Kondisi Ekonomi Makin Buruk

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
  • visibility 765
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SOLO,JARRAKPOS.COM – Kondisi perekonomian Nunung Srimulat tengah terguncang. Pekerjaan di dunia hiburan yang tidak sebanyak dahulu, ditambah dengan sederet penyakit yang kini diidapnya membuat Nunung sampai harus menjual aset untuk bertahan hidup.

Padahal Nunung diketahui juga pernah membuka usaha kuliner bernama Warung Songoseng di Kota Solo, Jawa Tengah. Adalah Raffi Ahmad yang juga membantu Nunung mendirikan bisnis tersebut.

Namun belakangan terungkap nasib bisnis kuliner Nunung yang ternyata semakin sepi. “Apa karena ini puasa juga? Jadi bener-bener bukan sepi lagi, udah kayak sepiiii banget,” tutur Nunung dalam vlog Rans Entertainment, Kamis (13/3/2025).

Padahal Nunung mengaku tidak mengurangi kualitas maupun kuantitas menu yang dijual di warungnya. Namun, penjualan di warungnya tak sebaik biasanya, bahkan sampai membuat anak Nunung berniat memberhentikan beberapa pegawai.

“Padahal sebulan, dua bulan, tiga bulan itu sehari bisa (dapat omzet) 9 juta, 8 juta. Nasi itu sehari bisa 28 kilo, 25 kilo, sekarang mulai agak sepi, 5 kilo aja nggak habis,” ujar Nunung.

Yang cukup mengejutkan, menurut Nunung, ada dugaan guna-guna di balik kemerosotan performa bisnis warung makannya. Kisah ini bahkan sudah sampai ke telinga Raffi.

“Kemarin awalnya ramai Songoseng, tapi sekarang (semakin sepi), katanya di-ini (diberi guna-guna pakai) tanah kuburan,” jelas Raffi.

“Tanah kuburan sama pocong-pocong gitu,” kata Nunung. “Tadinya aku sih nggak percaya gitu-gitu, ya udah diemin aja, dibuang aja. Cuma kalau dihajar gitu terus lama-lama kan sugesti kita kena.”

“Aku sih tanya ustaz katanya nanti pulang dirukiyah, ya sama ustaz, apa ya ajak anak yatim,” imbuhnya. Senin,(17/3/2025).

Nagita pun menyarankan Nunung untuk memperbanyak doa demi menangkal ilmu hitam yang diduga ditujukan untuk mempengaruhi warung makannya.

Tak hanya itu, Nunung juga terus berusaha berinovasi seperti dengan menambah takjil selama bulan Ramadhan hingga memakai jasa ojek online. Namun hasilnya masih tidak sesuai harapan Nunung.

“(Dulu) ramai banget, makanya karyawan itu sampai 16 orang, karena kalau karyawan 5-10 itu nggak ngejar,” ujar Nunung.

“Ini malah aku tambah Grabfood, kadang-kadang Grab itu sehari cuma satu. Coba bayangin. Nge-drop-nya kayak nggak wajar,” tandasnya.

 

 

Editor: Feri

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Eksplorasi Kunang-kunang di Kebun Raya Bali Ungkap Kualitas Lingkungan Tetap Terjaga

    Eksplorasi Kunang-kunang di Kebun Raya Bali Ungkap Kualitas Lingkungan Tetap Terjaga

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    TABANAN, Matakompas.com | Keberadaan kunang-kunang di kawasan Kebun Raya Bali menjadi penanda kuat bahwa ekosistem alam di wilayah tersebut masih terjaga dengan baik. Serangga bercahaya ini tidak hanya memikat secara visual, tetapi juga memiliki peran penting sebagai indikator kualitas lingkungan. Kebun Raya Bali menjadi lokasi strategis dalam kegiatan eksplorasi kunang-kunang yang merupakan bagian dari upaya […]

  • DPRD Bali Tegaskan Perlindungan Jatiluwih, Pembangunan Liar Dinilai Ancaman Warisan Dunia

    DPRD Bali Tegaskan Perlindungan Jatiluwih, Pembangunan Liar Dinilai Ancaman Warisan Dunia

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Tim Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali memanggil 13 pemilik akomodasi pariwisata di kawasan Jatiluwih, Kabupaten Tabanan, yang terindikasi melakukan pelanggaran tata ruang. Pemanggilan dilakukan melalui rapat dengar pendapat (RDP) di Kantor DPRD Bali, Jumat (19/12), sebagai tindak lanjut hasil inspeksi mendadak pada 2 Desember 2025 […]

  • PN Bandung Gelar Sidang Kasus Penggelapan Dana Rp 100 Miliar:  Keuangan PT. BIG Akui Uang Sudah Dibayarkan

    PN Bandung Gelar Sidang Kasus Penggelapan Dana Rp 100 Miliar:  Keuangan PT. BIG Akui Uang Sudah Dibayarkan

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 258
    • 0Komentar

    JARRAKPOS.COM. BANDUNG – Perkembangan terbaru dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana Rp 100 miliar yang menjerat terdakwa MT semakin menarik perhatian publik. Dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Bandung Kelas IA Khusus pada Kamis, 30 Januari 2025, saksi dari bagian administrasi keuangan PT. BIG, Devi Meilina, mengungkap fakta mengejutkan terkait aliran dana […]

  • Real Laporan Sodaqoh Sepatu tahun 2024 Menurut Kadis Pendidikan Indramayu H.Caridin.

    Real Laporan Sodaqoh Sepatu tahun 2024 Menurut Kadis Pendidikan Indramayu H.Caridin.

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 831
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com- Gerakan Sodaqoh 1000 sepatu yang di gagas oleh Eks Bupati Indramayu Hj.Nina Agustina pada tahun 2024 telah berhasil dilaksanakan walaupun ada suara-suara yang sumbang tentang program tersebut tapi toh tidak sedikit anak-anak yang berlatar belakang ekonomi menengah kebawah merasakan dampak dari gerakan tersebut Dinas Pendidikan Indramayu sebagai dinas pengampuh dalam hal ini Kadis […]

  • Zarof Ricar Minta Dibebaskan, Akibat JPU Teledor Tak Uraikan Asal-Usul Uang  Rp. 920 Milyar Dalam Surat Dakwaan, Jampidsus Harus Dicopot

    Zarof Ricar Minta Dibebaskan, Akibat JPU Teledor Tak Uraikan Asal-Usul Uang  Rp. 920 Milyar Dalam Surat Dakwaan, Jampidsus Harus Dicopot

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com JAKARTA – Seperti sudah diduga, Mafia Kasus Satu Triliun, Zarof Ricar mantan Kepala Balitbang Diklat Kumdil MA RI RI dalam pembacaan eksespi di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin (17/02/2025) meminta kepada kepada majelis hakim menyatakan dakwan JPU batal demi hukum, dan mengeluarkan terdakwa dari tahanan. Karena Surat Dakwaan JPU tidak mengurai perbuatan terdakwa dan […]

  • Gubernur Bengkulu Serahkan Santunan JKM Rp42 Juta, BPJS Ketenagakerjaan: Perlindungan Nyata Bagi Pekerja

    Gubernur Bengkulu Serahkan Santunan JKM Rp42 Juta, BPJS Ketenagakerjaan: Perlindungan Nyata Bagi Pekerja

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 204
    • 0Komentar

    BENGKULU,jarrakpos.com – Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan) Cabang Bengkulu, secara simbolis menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) senilai Rp42.000.000 kepada ahli waris almarhum Menajar. Penyerahan santunan ini dilakukan pada agenda Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Bengkulu di Masjid At-Taqwa, Kota Bengkulu, Selasa (18/3). Almarhum Menajar, yang merupakan tokoh Lembaga Pemberdayaan […]

expand_less