Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jawa Barat » Tender Proyek ULP Kabupaten Bogor Disorot Pengamat, Dokumen Pengkondisian untuk Kelompok Tertentu Bocor

Tender Proyek ULP Kabupaten Bogor Disorot Pengamat, Dokumen Pengkondisian untuk Kelompok Tertentu Bocor

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
  • visibility 210
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jarrakpos.com Bogor – Dalam beberapa bulan terakhir, pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bogor menjadi salah satu program prioritas pemerintah daerah. Namun, di balik derap proyek bernilai ratusan miliaran rupiah itu, muncul dugaan adanya praktik pengkondisian tender di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Bogor.

Bahkan ada sejumlah dokumen daftar calon pemenng tender yang beredar di kalangan masyarakat yang memperlihatkan adanya pola pembagian paket proyek di Kabupaten Bogor yang dinilai tidak wajar.

Nama kelompok tertentu disebut-sebut mendapat jatah proyek secara berulang, dengan nama perusahaan berbeda namun dengan pemilik atau kelompok yang sama telah memunculkan dugaan adanya praktik pengkondisian di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Bogor.

Bocoran dokumen yang menampilkan daftar perusahaan pemenang tender memunculkan tanda tanya besar. Data tersebut memperlihatkan sejumlah nama proyek dengan angka miliaran rupiah diduga diarahkan hanya kepada dua kelompok, yakni untuk Mr. A dan kelompok G. Publik pun mempertanyakan independensi ULP Kabupaten Bogor dalam menjalankan mekanisme lelang.

Sejumlah dokumen dan keterangan yang dikumpulkan dari wawancara peserta lelang mengindikasikan bahwa proses pengadaan diduga tidak sepenuhnya berjalan sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kompetisi sehat sebagaimana diatur dalam regulasi pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Pengamat kebijakan publik nasional dari Oversight of the Indonesian Democratic Policy Setyo Purwanto dan Center For Budget Analysis atau CBA Ucok Sky Khadafi turut menyampaikan kegelisahannya.

“Pengadaan yang tidak sehat bukan hanya soal teknis administrasi. Ini soal hak publik atas pembangunan yang berkualitas. Jika dibiarkan, yang dirugikan bukan hanya kas daerah, tapi seluruh masyarakat.” Ungkap Setyo pada Media.

Beberapa kontraktor lokal yang merasa tersingkir juga menyuarakan kekecewaannya.

“Kami sudah ikut tender berkali-kali, tapi selalu terganjal di tahap yang sama. Rasanya memang ada yang diarahkan” ungkap seorang rekanan yang meminta identitasnya disamarkan demi keamanan.

Dari pantauan media memang terdapat beberapa tender yang penawarannya turun hanya beberapa persen tapi dimenangkan ada yg sampai hanya 2% seperti kantor kecamatan cigombong dan puskesmas cogreg.

Direktur Eksekutif Oversight of the Indonesian Democratic Policy yang bergerak di bidang transparansi anggaran Satyo Purwanto mendesak agar aparat pengawas internal maupun eksternal segera turun tangan.

“Jangan tunggu ada kerugian negara yang masif dulu baru bertindak, jangan lupa Bogor ini halaman depan rumah Persiden jika keresahan dan kegelisahan publik terus menumpuk ini pasti jadi bola salju yang membesar dan berpotensi bikin gaduh dan bisa mempermalukan muka Persiden,” tegas Satyo

Hal senada juga diungkap oleh Ucok Sky Khadafi dari CBA (Center for Budget Analysis) Ucok bahkan mengingatkan jika ASN Kabupaten Bogor harus mawas diri dan bekerja dengan baik dan tidak terlibat dalam prilaku KKN.

“Bogor ini rumah Persiden baik Pimpinan maupun ASN Pemda Bogor harus mengedepankan prilaku anti Koruptif sejak dalam pikiran, dugaan pengkondisian terkait pemenang tender dan masivenya Tender Ulang paket-paket proyek yang dilakukan ULP Kabupaten Bogor mesti dijelaskan pada publik, jangan tunggu ada kerugian negara baru bertindak” tambah Ucok.

Sementara itu Arif dari Inspektorat Kabupaten Bogor saat dimintai keterangan dan konfirmasi mengenai dugaan pengkondisian paket proyek dan banjir tender ulang di ULP Kabupaten Bogor mengaku baru akan berkordinasi dengan ULP Esok hari.

“Saya besok koordinasi dl dengan ULP ya kang. Sekarang belum bisa kasih jawaban” ungkap Arif via Pesan Singkat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak ULP Kabupaten Bogor belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pengkondisian proyek ini.

Publik menantikan klarifikasi dan langkah nyata dari pemerintah daerah untuk memastikan bahwa proses pengadaan berjalan sesuai prinsip fair play dan bebas dari praktik yang merugikan.

Dugan kasus pengkondisian ini bukan sekadar soal proyek, melainkan soal integritas tata kelola daerah. Jika pola pengkondisian benar terjadi, maka yang dipertaruhkan adalah kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Karena pada akhirnya, setiap rupiah yang keluar dari APBD adalah milik rakyat, dan setiap proyek pembangunan adalah hak rakyat untuk menikmati hasilnya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Koster Dukung Kiprah PS Badung di Liga 4 Nasional, Minta Jaga Kondisi dan Junjung Profesionalisme

    Gubernur Koster Dukung Kiprah PS Badung di Liga 4 Nasional, Minta Jaga Kondisi dan Junjung Profesionalisme

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster menerima jajaran pengurus dan pemain PS Badung di Jayasabha, Denpasar, Jumat (15/5), menyusul keberhasilan tim tersebut menjuarai Liga 4 Piala Gubernur Bali 2025/2026 dan bersiap tampil pada putaran nasional akhir Mei mendatang. Dalam pertemuan tersebut, Koster menyampaikan dukungan penuh kepada skuad berjuluk Laskar Keris itu agar mampu membawa nama […]

  • Dispora Bengkulu: Olahraga Itu Ajang Pembuktian, Bukan Sekadar Rutinitas

    Dispora Bengkulu: Olahraga Itu Ajang Pembuktian, Bukan Sekadar Rutinitas

    • calendar_month Sabtu, 8 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 88
    • 0Komentar

    BENGKULU,Jarrakpos.com – Kepala Seksi Sentra Olahraga Pendidikan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu, Subaeti, SE, M.Si, menegaskan bahwa olahraga bukan hanya rutinitas atau sekadar menjaga kebugaran, tetapi juga ajang pembuktian bagi anak muda. Menurutnya, setiap orang bisa menunjukkan kapasitas dan mental juangnya melalui olahraga, baik dalam kompetisi maupun dalam kehidupan sehari-hari. “Olahraga itu medan […]

  • Plt.Kadis DKPP Dampingi Wakil Bupati Indramayu Syaefudin Lakukan Sidak Ke Pasar Tradisional dan Toserba.

    Plt.Kadis DKPP Dampingi Wakil Bupati Indramayu Syaefudin Lakukan Sidak Ke Pasar Tradisional dan Toserba.

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 993
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com- Menjelang datangnya bulan Suci Ramadhan di mana kebutuhan masyarakat atas 9 bahan pokok meningkat serta lonjakan harga yang sangat meningkat drastis yang berakibat terjadi ketimpangan antara nilai kebutuhan dan daya beli masyarakat. Pemda Indramayu melalui Wakil Bupati H.Syaefudin didampingi Plt.Kadis DKPP M.Iqbal, Kapolres Indramayu AKBP Ari Setyawan Wibowo, Kajari Indramayu Arief Indra Kusuma […]

  • Kejagung Diminta Usut Indikasi Keterlibatan Bupati Kabupaten Bandung Soal Penyalahgunaan Wewenang BUMD

    Kejagung Diminta Usut Indikasi Keterlibatan Bupati Kabupaten Bandung Soal Penyalahgunaan Wewenang BUMD

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi mendorong Kejaksaan Agung untuk mengusut dugaan penyalahgunaan di BUMD PT Bandung Daya Sentosa (BDS). Karena kata Uchok, kasus tersebut telah menyeret sejumlah nama pejabat publik dalam proyek ketahanan pangan BDS yang diduga disalahgunakan sebagai ajang mencari dana kampanye politik Bupati sebagai petahana. […]

  • Ukir Prestasi Perguruan Kerabat Lang Buana Gondol 3 medali Emas, medali Perunggu Di Ajang Kejuaraan Pencak Silat Se-Sumatera Tahun 2026

    Ukir Prestasi Perguruan Kerabat Lang Buana Gondol 3 medali Emas, medali Perunggu Di Ajang Kejuaraan Pencak Silat Se-Sumatera Tahun 2026

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Riau
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Matakompas.Com Dumai – Perguruan Kerabat Lang Buana di Bawah Bimbingan LHMB Kota Dumai Raih Prestasi di Kejuaraan Pencak Silat Se-Sumatra Tahun 2026 Perguruan Kerabat Lang Buana di bawah bimbingan LHMB Kota Dumai berhasil meraih prestasi membanggakan dalam ajang Kejuaraan Pencak Silat Se-Sumatra Tahun 2026.8/5/26 Dalam kejuaraan tersebut, para atlet sukses membawa pulang 3 medali emas […]

  • Yayasan Ksatria Keris Bali: Polri Dibawah Presiden Jamin Stabilitas dan Keadilan

    Yayasan Ksatria Keris Bali: Polri Dibawah Presiden Jamin Stabilitas dan Keadilan

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Ketua Yayasan Ksatria Keris Bali, Ketut Putra Ismaya Jaya (Jero Bima) menyatakan dukungan terhadap posisi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang berada langsung dibawah Presiden Republik Indonesia.  Menurutnya, struktur tersebut justru memperkuat independensi, profesionalisme serta objektivitas Polri dalam menjalankan tugas penegakan hukum dan pelayanan kepada masyarakat. Jero Bima menilai, Presiden sebagai kepala […]

expand_less