Breaking News
light_mode
Trending Tags

Gung Cok Apresiasi SPMB Bali 2026: Sistem Dinilai Lebih Fair, Transparan, dan Terbuka, Usul Aturan Radius Perbatasan Disempurnakan

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
  • visibility 36
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar – Ketua Fraksi Golkar DPRD Provinsi Bali yang juga anggota Komisi IV DPRD Bali, Anak Agung Bagus Tri Candra Arka, SE (Gung Cok), memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 yang dinilai jauh lebih transparan, adil, dan akuntabel dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Meski demikian, ia mendorong penyempurnaan sejumlah aspek, khususnya terkait pengaturan bagi calon siswa yang tinggal di wilayah perbatasan antarkecamatan.

Pernyataan tersebut disampaikan Gung Cok kepada awak media usai Rapat Paripurna ke-44 DPRD Provinsi Bali, Selasa (14/7/2026).

Menurutnya, dalam rapat evaluasi bersama Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali yang dipimpin Kepala Disdikpora, sistem SPMB tahun ini menunjukkan sejumlah kemajuan yang patut diapresiasi.

“Aspek pertama yang kami apresiasi adalah sistem penerimaan berbasis nilai yang dinilai lebih fair. Pola ini mengingatkan pada sistem NEM yang pernah diterapkan sebelumnya, sehingga mendorong siswa untuk belajar lebih giat sejak dini,” ujar Gung Cok.

Ia menilai mekanisme tersebut juga meningkatkan keterlibatan orang tua dalam mendampingi proses belajar anak. Dengan adanya persaingan berdasarkan prestasi akademik, orang tua terdorong memberikan perhatian lebih terhadap perkembangan pendidikan putra-putrinya.

Selain itu, Gung Cok mengungkapkan bahwa sistem pelaporan atau peringkat sementara selama proses seleksi menjadi salah satu inovasi penting. Melalui mekanisme tersebut, calon peserta didik dapat mengetahui posisi peringkatnya secara real time sehingga bisa memantau peluang diterima di sekolah tujuan.

“Anak-anak dapat melihat posisi ranking mereka selama proses seleksi berlangsung. Ini bentuk transparansi yang sangat baik. Memang masih perlu penyempurnaan, tetapi langkah ini sudah sangat positif,” katanya.

Di sisi lain, Komisi IV DPRD Bali juga terus mendorong pemerataan kualitas pendidikan agar stigma sekolah favorit dapat dikurangi.

“Kami di Komisi IV berharap seluruh sekolah memiliki kualitas yang semakin setara sehingga tidak lagi muncul kesan adanya sekolah favorit maupun nonfavorit,” ujarnya.

Meski mengapresiasi sistem yang berjalan, Gung Cok menyoroti persoalan calon siswa yang tinggal di kawasan perbatasan antarkecamatan. Menurutnya, kondisi geografis sering kali membuat sekolah yang paling dekat justru berada di kecamatan lain sehingga menyulitkan saat proses pendaftaran.

Ia mencontohkan warga di kawasan Abianbase yang secara administratif berada di Kecamatan Mengwi, tetapi jaraknya lebih dekat ke sekolah di wilayah Dalung dibandingkan sekolah di pusat Kecamatan Mengwi.

“Persoalan seperti ini perlu ada kebijakan khusus. Mungkin sistem radius bagi wilayah perbatasan bisa dipertimbangkan agar masyarakat tidak dirugikan hanya karena batas administrasi,” jelasnya.

Lebih jauh, Gung Cok memberikan apresiasi terhadap keterbukaan informasi yang disampaikan Disdikpora selama proses pelaksanaan SPMB. Menurutnya, DPRD untuk pertama kalinya memperoleh data yang lengkap mengenai perkembangan penerimaan siswa baru, termasuk jumlah kursi yang masih tersedia di setiap sekolah.

“Saat evaluasi kami diperlihatkan data secara lengkap, berapa sisa kursi di masing-masing sekolah. Semua berbicara berdasarkan data. Ini bentuk transparansi yang sangat kami apresiasi,” ungkapnya.

Tak hanya itu, DPRD juga menerima laporan resmi mengenai aspirasi masyarakat terkait calon peserta didik yang belum tertampung beserta tindak lanjut penyelesaiannya di seluruh Bali.

“Ini baru pertama kali kami menerima laporan resmi mengenai aspirasi masyarakat yang belum tertampung dan bagaimana penyelesaiannya. Kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala Disdikpora atas keterbukaan informasi tersebut,” katanya.

Ke depan, Gung Cok berharap pelaksanaan SPMB terus disempurnakan melalui evaluasi berkelanjutan serta sosialisasi yang lebih masif kepada masyarakat agar seluruh mekanisme penerimaan peserta didik dapat dipahami dengan baik.

“Semoga ke depan sistem ini semakin baik dan sosialisasinya juga semakin maksimal sehingga masyarakat memahami seluruh mekanisme yang berlaku,” pungkasnya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Bali Soroti Sengketa Sertifikat Tanah Kedonganan, Pansus TRAP Siapkan Langkah Lanjutan

    DPRD Bali Soroti Sengketa Sertifikat Tanah Kedonganan, Pansus TRAP Siapkan Langkah Lanjutan

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Dugaan persoalan dalam proses pensertifikatan tanah di Kelurahan Kedonganan, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, kini menjadi perhatian serius DPRD Provinsi Bali. Untuk itu, DPRD Bali melalui Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Perizinan, dan Aset (TRAP) DPRD Bali menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk menindaklanjuti pengaduan masyarakat terkait sengketa sertifikat tanah di Ruang Bapemperda […]

  • PS Malaka Siap Tempur Hadapi Bajak Laut, Direktur Bola Dion Bria Seran: “Kami Bertarung Sampai Menit Terakhir”

    PS Malaka Siap Tempur Hadapi Bajak Laut, Direktur Bola Dion Bria Seran: “Kami Bertarung Sampai Menit Terakhir”

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 17
    • 0Komentar

    NTT, Matakompas.com- Direktur sepak bola PS Malaka, dr. Dion Bria Seran, menyatakan bahwa skuad Manumeo berada dalam kondisi terbaik jelang laga perempat final melawan Bajak Laut Manggarai Barat. Hal itu ia sampaikan kepada Media Mata Compas saat ditemui di sela-sela latihan ringan PS Malaka di Lapangan Suryadikara, Ende pada Sabtu, 29 November 2025. Menurutnya, seluruh […]

  • Hadiri Langsung Dekranasda Bali Fashion Day Sesi 4, Gubernur Wayan Koster Ajak Semua Pihak Cintai Produk Lokal

    Hadiri Langsung Dekranasda Bali Fashion Day Sesi 4, Gubernur Wayan Koster Ajak Semua Pihak Cintai Produk Lokal

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 11
    • 0Komentar

    DENPASAR – Gubernur Bali, Wayan Koster, yang berkesempatan hadir langsung pada Dekranasda Bali Fashion Day Sesi 4 Tahun 2026, menyampaikan ucapan terima kasih kepada pimpinan perangkat daerah dan anggota ASN yang telah turut berpartisipasi dalam memajukan IKM dan UMKM melalui kegiatan tersebut. Selain mampu menghidupkan suasana, kegiatan ini juga memberikan peluang bagi anggota ASN untuk […]

  • Kepala Kesbangpol Badung Sikapi Diresmikan Ormas Madas Nusantara

    Kepala Kesbangpol Badung Sikapi Diresmikan Ormas Madas Nusantara

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 11
    • 0Komentar

    BADUNG – Bagi masyarakat awam, mendengar kata Ormas identik dengan kelompok massa yang kecenderungan membuat stabilitas sosial tidak nyaman,sikap arogan,bahkan menakutkan. Kesan ini muncul karena pengaruh Psycho Traumatis ( trauma psikologis) terhadap berbagai peristiwa buruk oleh oknum – oknum yang mengatasnamakan Ormas. Terang saja, begitu tersebar di Medsos ada peresmian Ormas dari Kelompok warga Madura […]

  • Dispora Provinsi Bengkulu, Ayo Ikuti Seleksi PPLM

    Dispora Provinsi Bengkulu, Ayo Ikuti Seleksi PPLM

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 75
    • 0Komentar
  • Wayan Bawa: Rahina Kuningan Momen Teguhkan Dharma dan Harmoni Bali

    Wayan Bawa: Rahina Kuningan Momen Teguhkan Dharma dan Harmoni Bali

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Menjelang perayaan Rahina Kuningan, Anggota Komisi I DPRD Provinsi Bali dari Fraksi PDI Perjuangan, I Wayan Bawa, S.H., memberikan pesan spiritual yang menekankan pentingnya keteduhan batin dan penguatan nilai dharma. Ia mengajak umat Hindu menjadikan Kuningan sebagai momen penyelarasan diri di tengah dinamika kehidupan modern. Dalam pesannya, Wayan Bawa menyampaikan doa untuk […]

expand_less