Breaking News
light_mode
Trending Tags

Forum Peduli Bali Siap Pasang Badan Kawal AWK Rangkul 25 Tokoh Lintas Elemen Suarakan Kepentingan Bali

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
  • visibility 26
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Sekitar 25 tokoh dari berbagai elemen masyarakat hadir dan menyatakan kesiapan mengawal perjuangan Anggota DPD RI Arya Wedakarna (AWK) dalam menyuarakan kepentingan Bali.

Menariknya, Semeton Ksatria Pancasila Provinsi Bali menggagas forum dengan mempertemukan tokoh agama, tokoh budaya, organisasi kemasyarakatan (ormas), pemuda, pecalang hingga elemen masyarakat lainnya.

Dukungan penuh atas perjuangan Anggota DPD RI Arya Wedakarna (AWK) mengemuka, dalam pertemuan perdana Forum Peduli Bali di Denpasar, Kamis, 20 Agustus 2026.

Selain membahas dukungan AWK, Forum Peduli Bali disiapkan sebagai ruang bersama untuk menyerap aspirasi masyarakat dan membahas berbagai persoalan Bali. Forum ini juga menaruh perhatian pada adat, budaya, persatuan, toleransi, serta persoalan rasisme dan diskriminasi.

Ketua Semeton Ksatria Pancasila Provinsi Bali, Gede Oka mengatakan Forum Peduli Bali terbuka bagi seluruh masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap Bali.

“Forum ini adalah forum peduli dengan Bali. Siapa pun yang peduli dengan Bali, tentu dipersilakan untuk bergabung. Tujuan utama kita adalah menjaga Bali, yang dilandasi oleh niat, kepedulian, dan semangat kebersamaan,” kata Gede Oka.

Menurut Gede Oka, pertemuan yang dihadiri tokoh dari berbagai latar belakang menunjukkan bahwa kepedulian terhadap Bali tidak dibatasi kepentingan politik maupun kelompok tertentu.

“Ini membuktikan bahwa lintas kepentingan, lintas politik, semua tokoh yang hadir adalah tokoh-tokoh yang peduli dengan Bali. Ini merupakan bentuk terbentuknya sebuah forum yang nantinya akan berlanjut pada kegiatan-kegiatan berikutnya,” tegasnya.

Forum tersebut juga akan melibatkan tokoh lintas agama dan lintas generasi. Mulai dari generasi senior, milenial hingga Gen Z. Gede Oka menilai komunikasi lintas generasi penting untuk mencegah perbedaan cara pandang berkembang menjadi kesalahpahaman.

“Kesalahpahaman itu dimulai dari miskomunikasi. Terkadang gaya komunikasi era milenial dengan era Gen Z itu sedikit berbeda. Karena itu, perlu kiranya kita mengajak tokoh lintas generasi untuk hadir agar bisa menyuarakan niat kita bersama,” jelasnya.

Gede Oka Siap Kawal AWK

Dalam pertemuan tersebut, Gede Oka juga menyampaikan dukungan terbuka kepada AWK. Ia menyoroti serangan di media sosial terhadap anggota DPD RI asal Bali tersebut.

“Saya mendengar di media sosial banyak pihak yang tidak berkepentingan terhadap Bali menyerang beliau. Saya tegaskan hari ini, saya siap pasang badan untuk beliau,” tegas Gede Oka.

Ia menilai Bali membutuhkan figur yang tidak hanya menduduki jabatan, tetapi juga berani menyampaikan kepentingan daerah di tingkat nasional.

“Jarang kita memiliki pejabat yang berani bersuara. Sekarang kita punya figur yang berani sekaligus menjabat. Maka dalam konteks peduli Bali, patut untuk kita dukung dan kawal bersama,” imbuhnya.

Dukungan serupa disampaikan tokoh masyarakat Anak Agung Kartika. Ia mempertanyakan tudingan rasis yang diarahkan kepada AWK.

Menurutnya, AWK selama ini menunjukkan kepedulian terhadap Bali dan masyarakat Bali.

“Yang kami pertanyakan adalah kenapa AWK yang peduli sangat dengan Bali, dengan masyarakat Bali, membela Bali, malah dianggap rasis. Ini terlalu politis. Beliau mendapat suara tinggi, tetapi dianggap rasis. Rasisnya di mana? Itu yang kami sayangkan, ” kata AA Kartika.

AA Kartika mengatakan para tokoh yang hadir sepakat mendukung AWK dalam menyuarakan kepentingan Bali. Ia menyebut sikap tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga Bali, masyarakat Bali, adat, dan budaya.

“Kami tetap akan mendukung suara AWK. Kami siap nindihin Bali. Kami sepakat bersama tokoh-tokoh Bali, kurang lebih 25 orang, menyikapi apa yang terjadi di media sosial terkait tuduhan rasisme yang ditujukan kepada tokoh kita,” tegasnya.

Menurut AA Kartika, dukungan kepada AWK tidak berarti menutup ruang terhadap perbedaan pendapat. Ia justru mengajak masyarakat melihat kiprah AWK berdasarkan manfaat dan keberaniannya menyampaikan persoalan Bali.

“Kami sepakat mendukung perjuangan beliau sebagai bentuk menjaga Bali, menjaga manusia Bali, dan menjaga aturan-aturan main di Bali. Bali adalah sesuatu yang harus kita jaga bersama. Baik orang Bali maupun tamu yang datang ke Bali, semuanya harus sama-sama menjaga Bali,” ujarnya.

Ia menilai AWK telah menjalankan peran sebagai penyambung aspirasi masyarakat Bali dengan turun langsung dan menyampaikan berbagai persoalan daerah.

“Kami orang Bali pada umumnya mempercayakan kepada beliau sebagai penyambung lidah daripada kepentingan-kepentingan Bali. Kami melihat bahwa apa yang kami percayakan kepada beliau sudah dijalankan dengan baik, dengan caranya beliau, dengan kepeduliannya, turun langsung,” paparnya.

Dorong Persatuan dan Toleransi

AA Kartika mengakui gaya komunikasi AWK tidak selalu diterima secara positif oleh semua pihak. Namun, ia meminta masyarakat tidak hanya melihat sisi negatif dari sosok tersebut.

“Dengan gayanya, tentunya akan ada orang yang selalu memandang beliau dari sisi negatif. Apa pun yang dilakukan beliau pasti dicari celahnya. Beliau juga tidak lepas dari kesalahan-kesalahan. Tetapi kami melihat dari asas manfaatnya. Keberanian beliau menyampaikan kepentingan Bali atau hal-hal yang terjadi di Bali itu menjadi satu kebanggaan,” ungkapnya.

Ia juga menilai keberanian AWK menyuarakan aspirasi Bali patut diapresiasi di tengah perbedaan pandangan yang berkembang di ruang publik.

“Beliau kendati masih muda, tetapi berani menyuarakan, berani bertindak. Kalau masalah opini, boleh saja, silakan. Ini adalah negara demokrasi. Tetapi mari kita berpikir secara realistis dan membiasakan berpikir positif,” kata AA Kartika.

AA Kartika juga berharap perbedaan pandangan tidak berkembang menjadi konflik yang merugikan Bali. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat mengedepankan persatuan, toleransi, dan kepentingan bersama.

“Semoga Bali aman dan semoga Bali selalu terjaga untuk kenyamanannya,” pungkas AA Kartika.

Sementara itu, Gede Oka menegaskan adat dan budaya merupakan identitas utama yang membuat Bali memiliki karakter berbeda dan dikenal dunia. Karena itu, nilai toleransi, keharmonisan, serta kebersamaan dinilai perlu terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda.

“Bali menjadi berbeda dengan pulau-pulau lain di dunia karena ada adat dan pembawaan budayanya. Jika bukan kita orang Bali yang menjaga Bali, tidak akan mungkin orang lain yang melakukannya. Mari tingkatkan toleransi, saling merangkul, dan bersama-sama menjaga Bali,”tutupnya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yayasan Ksatria Keris Bali: Polri Dibawah Presiden Jamin Stabilitas dan Keadilan

    Yayasan Ksatria Keris Bali: Polri Dibawah Presiden Jamin Stabilitas dan Keadilan

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 21
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Ketua Yayasan Ksatria Keris Bali, Ketut Putra Ismaya Jaya (Jero Bima) menyatakan dukungan terhadap posisi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang berada langsung dibawah Presiden Republik Indonesia.  Menurutnya, struktur tersebut justru memperkuat independensi, profesionalisme serta objektivitas Polri dalam menjalankan tugas penegakan hukum dan pelayanan kepada masyarakat. Jero Bima menilai, Presiden sebagai kepala […]

  • Demer Minta Investor Jangan Ditakuti, Supartha: Kami Tegakkan Aturan, Bukan Menghalangi Investasi, “Kalau Tak Salah, Kenapa Takut?”

    Demer Minta Investor Jangan Ditakuti, Supartha: Kami Tegakkan Aturan, Bukan Menghalangi Investasi, “Kalau Tak Salah, Kenapa Takut?”

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 19
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Polemik pengawasan tata ruang, aset, dan perizinan di Bali kembali memanas. Ketua DPD I Partai Golkar Bali, Gde Sumarjaya Linggih alias Demer mengingatkan agar kerja Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali tidak menimbulkan ketakutan di kalangan investor. Namun pernyataan itu langsung direspons tegas Ketua Pansus TRAP DPRD […]

  • Ika Joni Ikhwan: Wanita Indonesia Harus Berdaya dan Berprestasi

    Ika Joni Ikhwan: Wanita Indonesia Harus Berdaya dan Berprestasi

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 175
    • 0Komentar

    BENGKULU, Jarrakpos.com – Dalam rangka memperingati Hari Wanita Indonesia, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu, Ika Joni Ikhwan, menyampaikan pesan penting bagi seluruh wanita di Indonesia, khususnya di Bengkulu. Ia menekankan pentingnya peran wanita dalam pembangunan bangsa dan mengajak para wanita untuk terus berdaya dan berprestasi di berbagai bidang. “Wanita Indonesia memiliki potensi […]

  • Owner Queens Tandoor  Catut  Nama Sekda Bali :  Tak Gentar Hadapi Rekomendasi Dewan!

    Owner Queens Tandoor  Catut  Nama Sekda Bali :  Tak Gentar Hadapi Rekomendasi Dewan!

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 23
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com  – Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali kembali memanggil manajemen PT. Gautam Indah Perkasa dan Queens Tandoor Restaurant dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) panas di Ruang  Rapat  Gabungan DPRD Bali Lt. III , Selasa (24/2/2026). Rapat dipimpin Sekretaris Pansus TRAP DPRD Bali I Dewa Nyoman Rai […]

  • Solidaritas Bali untuk NTT, Koster Lepas 9 Truk Bantuan Logistik Korban Bencana.

    Solidaritas Bali untuk NTT, Koster Lepas 9 Truk Bantuan Logistik Korban Bencana.

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 23
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Kepedulian masyarakat Bali terhadap warga Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana kembali diwujudkan melalui aksi nyata. Sebanyak sembilan truk bantuan logistik diberangkatkan dari Bali menuju NTT untuk membantu meringankan beban masyarakat yang tengah menjalani proses pemulihan pascabencana. Pemberangkatan bantuan tersebut dilepas langsung Gubernur Bali Wayan Koster di Makorem 163/Wira Satya, Denpasar, […]

  • Apresiasi Pembukaan Kantor Pengacara Layani Orang Asing, Gubernur Koster: Jaga Citra Pariwisata Bali

    Apresiasi Pembukaan Kantor Pengacara Layani Orang Asing, Gubernur Koster: Jaga Citra Pariwisata Bali

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 19
    • 0Komentar

    BADUNG – Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri peresmian Kantor Pengacara ‘Lawyerindo Law Partnership’ di Jimbaran Hub, Kabupaten Badung, Rabu (1/7/2026). Ia menyambut baik kehadiran kantor pengacara ini karena memberi layanan bagi orang asing di Bali. Mengawali sambutan singkatnya, Gubernur Koster menyampaikan bahwa ia baru pertama kali hadir dalam acara peresmian kantor lawyer. “Karena saya tertarik […]

expand_less