Breaking News
light_mode
Trending Tags

Baintelkam Dorong Pengawasan Terpadu Soroti Aktivitas WNA di Canggu, Uluwatu dan Ubud.

  • account_circle Redaksi Bali
  • calendar_month 9 jam yang lalu
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com – Pengawasan terhadap Warga Negara Asing (WNA) di Bali menjadi perhatian serius Baintelkam Polri.

Pengawasan dinilai perlu diperkuat seiring meningkatnya aktivitas WNA di berbagai kawasan pariwisata Pulau Dewata.

Hal tersebut dibahas dalam agenda Joint Analysis pengawasan orang asing (POA) yang digelar Baintelkam Polri di Hotel Grand Santhi, Denpasar, Bali, Kamis, 20 Agustus 2026.

Pertemuan tersebut membahas evaluasi aktivitas WNA, termasuk pemukiman eksklusif, kepemilikan usaha, hingga potensi gangguan terhadap ketertiban dan budaya lokal.

Lonjakan wisatawan mancanegara memang memberikan dampak positif terhadap perekonomian Bali.

Namun, kondisi tersebut dinilai harus diimbangi dengan sistem pengawasan yang lebih presisi dan terintegrasi.
Dalam pembahasan, polisi mengidentifikasi sejumlah persoalan yang berkaitan dengan aktivitas WNA, diantaranya praktik bisnis menggunakan nama warga lokal atau nominee, kasus pidana seperti penganiayaan, narkotika dan pencurian, serta persoalan investasi properti.

Keberadaan pemukiman WNA yang cenderung tertutup di sejumlah kawasan wisata juga menjadi perhatian. Beberapa wilayah yang disorot antara lain Canggu, Uluwatu dan Ubud.

Kawasan tersebut dinilai perlu mendapat perhatian agar perkembangan komunitas WNA tidak berdampak terhadap tradisi lokal, ketertiban, maupun keamanan lingkungan.

Dorong Integrasi Data WNA

Salah satu poin utama dalam pembahasan adalah penguatan sistem pengawasan berbasis data terpadu.

Baintelkam Polri mendorong adanya integrasi data yang menghubungkan pintu masuk WNA dengan tempat mereka tinggal selama berada di Bali.
Data dari bandara dan pelabuhan diharapkan dapat terhubung dengan informasi akomodasi.

Sistem tersebut mencakup hotel, vila hingga indekos. Integrasi data ini dinilai penting untuk memudahkan pemantauan pergerakan dan keberadaan WNA.

Dengan data yang lebih terintegrasi, potensi pelanggaran dapat diketahui dan ditangani lebih cepat.

Selain integrasi data, Baintelkam Polri juga mendorong penguatan sinergi antara berbagai pihak.

Kolaborasi tersebut melibatkan Polri, Imigrasi, pemerintah daerah, desa adat, pecalang dan masyarakat. Peran lintas sektor dinilai penting karena pengawasan WNA tidak hanya berkaitan dengan aspek keimigrasian, tetapi juga hukum, keamanan dan adat budaya Bali.

Usulkan Pembentukan Task Force

Dalam agenda tersebut juga muncul usulan pembentukan task force atau gugus tugas khusus. Tim ini diharapkan dapat mempercepat penanganan berbagai pelanggaran yang dilakukan WNA di lapangan.

Task force nantinya dapat menjadi wadah koordinasi lintas instansi dalam merespons persoalan WNA secara lebih cepat dan terarah.

Penguatan pengawasan diharapkan tidak menghambat kontribusi WNA terhadap sektor pariwisata Bali. Sebaliknya, langkah tersebut ditujukan untuk menciptakan keseimbangan antara manfaat ekonomi dan kepatuhan terhadap hukum.

Dengan pengawasan yang lebih terintegrasi, keberadaan WNA di Bali diharapkan tetap memberikan manfaat bagi industri pariwisata tanpa mengabaikan penegakan hukum, keharmonisan adat serta norma budaya setempat. (Red).

  • Penulis: Redaksi Bali

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Koster Dorong Integrasi Pertanian dan Pariwisata Berbasis Budaya, Yakini Bali jadi Laboratorium Kearifan Lokal

    Gubernur Koster Dorong Integrasi Pertanian dan Pariwisata Berbasis Budaya, Yakini Bali jadi Laboratorium Kearifan Lokal

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9
    • 0Komentar

    DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan bahwa pembangunan sektor pertanian harus berjalan seiring dengan pengembangan pariwisata berbasis budaya. Menurutnya, integrasi kedua sektor tersebut menjadi strategi penting agar petani tidak hanya menjadi pihak yang menjaga bentang alam Bali, tetapi juga memperoleh manfaat ekonomi yang lebih besar. Penegasan itu disampaikan Koster saat menerima audiensi Forum Komunikasi […]

  • Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Bantu Warga Bangun Rumah di Perbatasan

    Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Bantu Warga Bangun Rumah di Perbatasan

    • calendar_month Sabtu, 1 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 166
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM – Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Pos Sei Kaca kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat di perbatasan dengan menggelar kegiatan karya bhakti membantu pembangunan rumah milik Bapak Dedi di Kampung Pukat, Desa Sei Bolong, Kecamatan Nunukan Barat, Kabupaten Nunukan. Kegiatan ini melibatkan personel Satgas bersama warga setempat, bekerja sama dalam proses pembangunan rumah sebagai wujud […]

  • Motivasi Siswa untuk Merajut Mimpi, Dansatgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Pimpim Upacara Bendera di SMKN 1 Nunukan

    Motivasi Siswa untuk Merajut Mimpi, Dansatgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Pimpim Upacara Bendera di SMKN 1 Nunukan

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 175
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM – Komandan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Yonarmed 11 Kostrad, Letkol Arm Gde Adhy Surya Mahendra, memimpin upacara bendera di SMKN 1 Nunukan pada Senin pagi (13/01/2025). Dalam kesempatan tersebut, Dansatgas memberikan amanat inspiratif kepada para siswa, menekankan pentingnya merajut mimpi dan meraih asa untuk masa depan yang lebih baik. Dalam amanatnya, Letkol Arm Gde […]

  • Gede Harja Astawa Apresiasi Program MBG, Selain Manfaat Sosial, Program Ini Memacu Ekonomi Lokal, Petani dan pelaku UMKM

    Gede Harja Astawa Apresiasi Program MBG, Selain Manfaat Sosial, Program Ini Memacu Ekonomi Lokal, Petani dan pelaku UMKM

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 9
    • 0Komentar

    BULELENG, Matakompas.com | Ketua Fraksi Gerindra–PSI DPRD Provinsi Bali, Gede Harja Astawa menilai program unggulan Presiden Prabowo Subianto ini bukan sekadar memberikan makanan, melainkan menanamkan harapan dan membangun masa depan anak bangsa yang lebih cerdas, sehat dan berdaya saing. Untuk itu, Gede Harja Astawa memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di […]

  • APBD Rp60,22 Miliar untuk BPJS PBI Dinilai Salah Sasaran, ARUN Bali Minta Evaluasi Kebijakan

    APBD Rp60,22 Miliar untuk BPJS PBI Dinilai Salah Sasaran, ARUN Bali Minta Evaluasi Kebijakan

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Klaim Pemerintah Provinsi Bali mengenai capaian angka kemiskinan terendah di Indonesia menuai sorotan publik. Aktivis Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (ARUN) Bali, Anak Agung Gede Agung Aryawan, ST alias Gung De menilai narasi kebanggaan tersebut bertolak belakang dengan praktik kebijakan jaminan sosial yang dinilai masih membiayai kelompok masyarakat mampu melalui skema BPJS Penerima […]

  • Wakil Walikota M. Mansyur: Makan Bergizi Gratis Mulai Dibagikan di Kota Magelang

    Wakil Walikota M. Mansyur: Makan Bergizi Gratis Mulai Dibagikan di Kota Magelang

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 241
    • 0Komentar

    KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mulai mendistribusikan Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah di Kota Magelang dan Kabupaten Magelang, Senin (6/1/2025). Total sasaran penerima sebanyak 2.629 orang siswa tersebar di 16 sekolah jenjang PAUD/TK, SD, SMP, dan SMA/SMK. Secara seremonial, pembagian dilaksanakan di SDN Jurangombo 4 dan SDN Jurangombo 5 Kota […]

expand_less