Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » KESEHATAN » Nakes Natuna Berharap Kebijaksanaan Bupati Cen Sui Lan agar TPP Tetap Dibayarkan 

Nakes Natuna Berharap Kebijaksanaan Bupati Cen Sui Lan agar TPP Tetap Dibayarkan 

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
  • visibility 287
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NATUNA, jarrakpos.com | Sejumlah pegawai di bidang tenaga kesehatan (Nakes) Kabupaten Natuna sedang mengalami perasaan yang gundah gulana akibat tidak cairnya Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) dan juga ditambah dengan isu akan dipotongnya nilai TPP dari jumlah yang selama ini diterima.

Lebih dari 450 tenaga kesehatan di kabupaten Natuna betugas di Puskesmas maupun BLUD Rumah Sakit Umum Daerah  (RSU) Natuna, menuntut  TPP bulan November dan Desember tahun 2024 segera dibayarkan tanpa potongan. Selanjutnya untuk TPP bulan Januari  dan Februari 2025  dan bulan -bulan selanjutnya kedepan juga tanpa potongan sebagaimana kabar adanya kebijakan pemotongan hingga 30% untuk TPP ASN Natuna.

Kekhawatiran para Nakes ini juga semakin bertambah setelah beredarnya video statement dari Bupati Cen Sui Lan di media sosial yang mengatakan bahwa TPP itu tidak wajib dan dibayar sesuai kemampuan daerah.

Meskipun begitu, sejumlah nakes yang ada masih berharap Bupati Cen Sui Lan memiliki kebijaksanaan. Sebab, TPP merupakan penopang ekonomi utama para pegawai yang juga akan berimbas ke perputaran uang di kabupaten Natuna itu sendiri.

Arif, salah satu aktivis masyarakat Kepri menilai seharusnya Bupati Cen Sui Lan mengambil langkah efisiensi lain dengan memangkas anggaran yang bukan prioritas ketimbang tidak membayarkan TPP para Nakes sejak November tahun lalu.

Sepanjang sejarah Kabupaten Natuna berdiri, belum pernah terjadi kejadian TPP tidak dibayar. Semoga Bu Cen Sui Lan masih memiliki empati dan nurani apalagi TPP tersebut sangat dibutuhkan oleh para Nakes jelang Hari Raya Idul Fitri.

Sementara itu, Bupati Natuna Cen Sui Lan dalam keterangan Persnya di momen audiensi dengan para Nakes menjelaskan akan memperhatikan hak-hak ASN, namun dengan syarat ASN harus bekerja profesional dan melayani masyarakat dengan ikhlas.

“Setiap profesionalisme dalam bekerja akan dibayar secara profesional.” Tuturnya

Beliau juga mengajak seluruh ASN, khususnya tenaga kesehatan untuk sama sama memahami kondisi keuangan daerah saat ini yang mengalami efisiensi. Sehingga ada beberapa kebijakan yang harus diambil agar roda pemerintahan dapat tetap berjalan sebagaimana mestinya.

“Saya juga meminta kawan tenaga kesehatan untuk sama-sama memahami kondisi keuangan daerah saat ini yang mengalami efisiensi. Sehingga ada beberapa kebijakan yang harus diambil agar roda pemerintahan agar berjalan semestinya.” tutupnya. (Red/hbl)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Ketahanan Pangan, MPW Pemuda Pancasila Banten Panen Raya Padi Bersama TNI dan Pemkot Serang

    Dukung Ketahanan Pangan, MPW Pemuda Pancasila Banten Panen Raya Padi Bersama TNI dan Pemkot Serang

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com JAKARTA –  Andaikata langkah Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila (PP) Provinsi Banten yang dipimpin oleh Johan Aripin Muba diikuti seluruh organisasi sosial kemasyarakatan di Indonesia, beban Presiden Prabowo Subianto dalam membangun ketahanan pangan niscaya akan lebih ringan. Maka tak berlebihan apabila Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional (MPN) PP, Japto Soejosoemarno memuji keberhasilan program […]

  • Gawat, Kasus Silfester Matutina Sudah Inkracht Sejak 2019 Kini Heboh Lagi

    Gawat, Kasus Silfester Matutina Sudah Inkracht Sejak 2019 Kini Heboh Lagi

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 384
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Banyak keanehan dalam sejumlah kasus atau perkara yang ditangani Jaksa di era Joko Widodo. Salah satunya, kasus yang melibatkan Silfester Matutina yang merupakan Relawan Jokowi. Perkara ini mencuat lagi di era Presiden Prabowo Subianto ini, padahal, kasus Silfester Matutina itu sudah inkracht atau berkekuatan hukum tetap segera dieksekusi sejak tahun 2019 lalu. […]

  • Oknum Vendor PLN Indramayu di duga Gelapkan Uang Pemangkasan Pohon!!!.

    Oknum Vendor PLN Indramayu di duga Gelapkan Uang Pemangkasan Pohon!!!.

    • calendar_month Minggu, 2 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 375
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com Pohon ditanam selain berfungsi sebagai menyerap karbon dioksida dari hasil pembakaran senyawa kimia atau sering disebut pertukaran karbon dioksida dengan oksiden yang dibutuhkan oleh manusia pohon juga dipakai untuk berteduh dari panas dan hujan. Banyak pohon juga memiliki nilai ekonomis yang tinggi misalnya buahnya, daunnya, batangnya bahkan juga akarnya. Kabupaten Indramayu yang hampir […]

  • Laporan APSP Ditindaklanjuti Satgas PKH, Hasri Jack Ucapkan Terimakasih ke Kejagung

    Laporan APSP Ditindaklanjuti Satgas PKH, Hasri Jack Ucapkan Terimakasih ke Kejagung

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com PASANGKAYU – Langkah mengejutkan dilakukan Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Kawasan Hutan (PKH) dengan menyita seluas 861,7 hektar lahan sawit yang selama ini dikuasai PT. Pasangkayu, anak usaha dari PT. Astra Agro Lestari (AAL), di Kabupaten Pasangkayu, Sulbar, Kamis 10 Juli 2025. Penyitaan dilakukan berdasarkan Peraturan Presiden RI No. 5 Tahun 2025. Dan tindakan ini […]

  • Kajian Asyik di Bulan Ramadhan, Dispora Bengkulu Dorong Pemuda Lebih Aktif

    Kajian Asyik di Bulan Ramadhan, Dispora Bengkulu Dorong Pemuda Lebih Aktif

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 65
    • 0Komentar

    BENGKULU,Jarrakpos.com – Bulan Ramadhan identik dengan peningkatan ibadah dan kajian keagamaan. Menariknya, tren kajian di kalangan pemuda Bengkulu kini semakin berkembang dengan konsep yang lebih santai dan kekinian, seperti diskusi di kafe, kajian outdoor, hingga tema yang relate dengan kehidupan anak muda. Kepala Bidang Pembudayaan Pemuda Dispora Bengkulu, Indra Jaya Syam, S.Sos, mengapresiasi tren positif […]

  • Bali Nomor Satu Dunia, Isu Sampah hingga Macet Tak Goyahkan Reputasi Pulau Dewata

    Bali Nomor Satu Dunia, Isu Sampah hingga Macet Tak Goyahkan Reputasi Pulau Dewata

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Bali mencatatkan capaian prestisius yang belum pernah terjadi sebelumnya. Untuk pertama kalinya sepanjang sejarah penilaian Tripadvisor, Pulau Dewata menempati peringkat pertama dunia dalam daftar Top 10 Destinasi Pariwisata Terbaik Dunia versi Travelers’ Choice Awards: Best of the Best 2026. Bali sukses melampaui kota-kota besar yang selama ini menjadi ikon pariwisata global, seperti […]

expand_less