Breaking News
light_mode
Trending Tags

Hingga Dini Hari, Gubernur Koster Tinjau SPBU : Tambah 20 Armada BBM dan Siapkan 3.000 Jeriken

  • account_circle Redaksi Bali
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matacompas.com – Gubernur Bali Wayan Koster turun langsung mengawal percepatan distribusi bahan bakar minyak (BBM) hingga Jumat (16/10/2026) dini hari.

Menariknya, Gubernur Koster bersama Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri meninjau sejumlah SPBU di Denpasar untuk memastikan percepatan penyaluran BBM sekaligus merespons keluhan masyarakat yang masih menghadapi antrean panjang.

Bahkan, dalam perjalanan menuju Depo BBM Pesanggaran pada Kamis (15/10) malam, Koster sempat terjebak kemacetan akibat antrean kendaraan di Jalan Sesetan. Karena arus lalu lintas dari kedua arah tidak bergerak, Koster turun dari kendaraan dinas dan melanjutkan perjalanan dengan menumpang kendaraan warga.

Sekitar pukul 22.00 WITA, Koster tiba di Depo BBM Pesanggaran untuk mengevaluasi penanganan distribusi bersama jajaran Pertamina dan PT Pertamina Patra Niaga.

Dalam pertemuan tersebut, Koster menegaskan bahwa penanganan krisis BBM harus berfokus pada kelancaran distribusi dari depo menuju SPBU serta optimalisasi pelayanan kepada masyarakat. Hal ini menyusul informasi Pertamina bahwa ketersediaan stok BBM masih mencukupi.

“Jika stok masih aman, berarti problem saat ini adalah pelayanan pengisian. Penyaluran menggunakan jeriken bagus itu, cepat mengurai antrean karena langsung menyasar konsumen. Tapi kalau jam segini sudah stop, seharusnya sama dilakukan 24 jam juga. Jumlahnya ditambah, siapkan angkutan khusus untuk distribusi, khususnya wilayah prioritas Denpasar dan Badung,” tegasnya.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Pertamina Patra Niaga merencanakan penambahan sedikitnya 20 kendaraan distribusi mulai Jumat (16/10), di luar 115 kendaraan yang telah beroperasi. Tambahan armada ini diharapkan mempercepat pengiriman BBM, terutama ke wilayah Denpasar dan Badung yang mengalami antrean panjang.

Gubernur Koster meminta penambahan armada segera direalisasikan tanpa menunggu kondisi antrean semakin parah.

“Kalau bisa mulai malam ini, jangan besok. Semakin cepat semakin baik,” pintanya.

Selain armada tambahan, Pertamina Patra Niaga telah menyiapkan 3.000 jeriken untuk mendukung percepatan penyaluran BBM. Koster meminta skema tersebut dioptimalkan dengan tetap memperhatikan ketentuan keselamatan dan operasional. Opsi pembatasan volume pengisian bagi kendaraan roda dua dan roda empat juga dibahas sebagai alternatif pemerataan pelayanan.

Tinjau SPBU hingga Pukul 02.00 WITA

Usai pertemuan di depo, Koster bersama Direktur Utama Pertamina dan jajaran terkait meninjau sejumlah SPBU untuk melihat langsung kondisi pelayanan serta mendengar keluhan konsumen.

Peninjauan pertama dilakukan di SPBU jalur Bypass Ngurah Rai, Pemogan. Di lokasi ini, Koster menyapa warga yang mengantre, berdialog dengan petugas SPBU, serta berkoordinasi dengan aparat TNI yang membantu pengaturan pelayanan.

Pemilik SPBU, Wayan Ekayana, mengusulkan penggunaan kartu atau kupon BBM sebagai mekanisme pengaturan pembelian. Sistem tersebut diharapkan memberikan kepastian alokasi kepada konsumen sekaligus mempercepat pengisian dan mengurangi antrean yang mengganggu arus lalu lintas.

Sekitar pukul 00.30 WITA, rombongan melanjutkan peninjauan ke SPBU lain di kawasan Pemogan. Pengawas SPBU, Wayan Adi Guna, menjelaskan bahwa tempatnya telah menerapkan pelayanan 24 jam dengan membagi petugas ke dalam tiga sif.

Pasokan BBM juga ditingkatkan. Jika dalam kondisi normal pengiriman Pertalite dan Pertamax masing-masing sebanyak 8 kiloliter, pasokan saat ini meningkat menjadi total sekitar 30 kiloliter untuk kedua jenis BBM tersebut.

Peninjauan berikutnya dilakukan di SPBU kawasan Hayam Wuruk. Di sana, Gubernur Koster menerima keluhan masyarakat mengenai dugaan praktik penjualan BBM eceran dengan harga tidak wajar oleh oknum yang memanfaatkan situasi antrean.

“Tindak saja dengan tegas oknum-oknum seperti itu, Pak Gubernur. Mohon bantuannya kepada aparat yang terkait,” ujar salah seorang warga.

Warga juga meminta kepastian informasi jam operasional SPBU. Sejumlah konsumen mengaku telah mengantre cukup lama, tetapi tidak memperoleh BBM karena SPBU berhenti beroperasi tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Masukan tersebut menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan transparansi informasi dan kepastian pelayanan kepada masyarakat.

Gubernur Koster Minta Warga Tak Panik Beli BBM

Sekitar pukul 01.30 WITA, Koster melanjutkan peninjauan ke SPBU Renon. Di lokasi tersebut, ia menerima keluhan mengenai sulitnya memperoleh BBM jenis solar dan berdialog dengan warga yang masih mengantre.

Gubernur Koster menghimbau masyarakat tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan normal. Menurutnya, pembelian berlebihan akibat kekhawatiran kehabisan BBM justru berpotensi memperpanjang antrean dan menyulitkan konsumen lain yang benar-benar membutuhkan.

“Kalau panik membeli, seberapa pun disuplai akan terus terasa kekurangan. Normalnya beli dua atau tiga hari sekali, sekarang tiap kurang sedikit langsung beli. Kan menambah antrean jadinya, yang benar-benar membutuhkan ikut kena imbas. Saya jamin ketersediaan stok aman, sesuai informasi dari pihak Pertamina,” tegasnya.

Gubernur Koster menekankan Pertamina harus mempercepat distribusi dan memastikan pelayanan SPBU berjalan optimal agar kebutuhan masyarakat terpenuhi secara merata. Ia juga meminta masyarakat mendukung upaya tersebut dengan melakukan pembelian sesuai kebutuhan.

Sekitar pukul 02.00 WITA, Koster bersama rombongan kembali ke Depo BBM Pesanggaran untuk melanjutkan evaluasi bersama jajaran Pertamina.

Sejumlah persoalan yang ditemukan selama peninjauan, mulai dari kendala operasional, kebutuhan armada tambahan, pengaturan jam pelayanan, hingga keluhan masyarakat, menjadi bahan pembahasan untuk menentukan langkah tindak lanjut.

Melalui koordinasi hingga dini hari, Gubernur Koster mendorong Pertamina mempercepat pemulihan distribusi BBM, mengoptimalkan pelayanan 24 jam, serta memastikan penyaluran ke SPBU berjalan lancar.

“Saya berharap langkah tersebut segera mengurai antrean kendaraan dan memulihkan aktivitas masyarakat Bali yang terdampak gangguan distribusi BBM,” pungkasnya.

Reporter : Putu Ivan
Editor      : Agus Jaya
Sumber   : Rilis Pemprov Bali

  • Penulis: Redaksi Bali

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia Wajib Menang Lawan Bahrain

    Indonesia Wajib Menang Lawan Bahrain

    • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 954
    • 0Komentar

    Medan – Tak mudah! Begitu prediksi Indonesia vs Bahrain pada matchday kedelapan putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Selasa (25/3/2025) malam WIB di GBK. Namun, tak mustahil skuad Garuda bisa menang atas Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Kekalahan 1-5 di markas Australia, 20 Maret kemarin tentu jadi pukulan telak bagi […]

  • Gubernur Koster: WHDI Bali Berperan Vital Jaga Adat dan Tradisi

    Gubernur Koster: WHDI Bali Berperan Vital Jaga Adat dan Tradisi

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 23
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi jajaran Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Provinsi Bali di Ruang Tamu Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Senin 9 Februari 2026. Audiensi ini menjadi momentum penguatan sinergi antara Pemerintah Provinsi Bali dan organisasi perempuan Hindu dalam menjaga keajegan adat, tradisi, serta kearifan lokal Bali. Ketua WHDI Provinsi […]

  • DPRD Badung Terima Kunjungan Kerja Komisi III DPRD Gowa

    DPRD Badung Terima Kunjungan Kerja Komisi III DPRD Gowa

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 14
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com  – Keberhasilan Kabupaten Badung dalam mengelola Pendapatan Asli Daerah (PAD) kembali menjadi perhatian nasional. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung menerima kunjungan kerja pimpinan dan anggota Komisi III DPRD Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan membahas langsung strategi penguatan keuangan daerah dari “kabupaten terkaya di Indonesia” ini pada Senin, 9 Februari 2026. Kunjungan kerja […]

  • Pelatihan Pelatih Level Nasional 2025 menjawab kebutuhan

    Pelatihan Pelatih Level Nasional 2025 menjawab kebutuhan

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 955
    • 0Komentar

    Medan – Kursus pelatih level nasional tahun 2025 untuk menjawab kebutuhan dari masyarakat di daerah itu khususnya yang menggeluti olahraga futsal. Plt Asprov PSSI Sumut Arya Sinulingga diwakili Hadi Khai mengatakan kursus tersebut juga tersebut untuk meningkatkan kapasitas pelatih sehingga ke depan dapat menciptakan permainan yang berkualitas. “Karena tujuan kursus itu ialah kami ingin mendapatkan […]

  • Pemkab Cirebon Prioritaskan Perencanaan Ramah Lansia melalui Musrenbang Tematik

    Pemkab Cirebon Prioritaskan Perencanaan Ramah Lansia melalui Musrenbang Tematik

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.com — Pemerintah Kabupaten Cirebon menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik Lanjut Usia (Lansia), Kamis (9/1/2025), dengan fokus menjadikan lansia sebagai subjek utama dalam perencanaan pembangunan daerah. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Apita Cirebon ini melibatkan para perangkat daerah, camat, kepala puskesmas, lembaga lansia, dan organisasi masyarakat. Kepala Bappelitbangda Kabupaten Cirebon, Dangi SSi MSc […]

  • KOSMAK Desak Presiden Copot Jaksa Agung ST Burhanuddin

    KOSMAK Desak Presiden Copot Jaksa Agung ST Burhanuddin

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Matacompas.com Jakarta – Koalisi Masyarakat Anti Korupsi (KOSMAK) mengirim surat kepada Presiden Prabowo Subianto, yang isinya meminta Jaksa Agung ST Burhanuddin dicopot dari jabatannya sebagai Jaksa Agung Republik Indonesia. Alasannya sejak ditetapkannya mantan Jampidsus Febrie Adriansyah sebagai tersangka pada tanggal 11 Juli 2026 oleh Kortas Tipikor Polri, Jaksa Agung, ST Burhanuddin selaku Penuntut Umum Tertinggi pada […]

expand_less