Breaking News
light_mode
Trending Tags

Cuhok Desak Kabel Provider Semrawut Ditertibkan: Jangan Tunggu Korban Berjatuhan!

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
  • visibility 23
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JEMBRANA – Keberadaan kabel jaringan provider internet yang semrawut dan menjuntai di sejumlah wilayah Kabupaten Jembrana mendapat perhatian serius dari DPRD Kabupaten Jembrana. Selain mengganggu estetika lingkungan, kabel yang dipasang tidak sesuai standar dinilai berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Jembrana, I Ketut Suastika, yang akrab disapa Cuhok, mengungkapkan pihaknya beberapa waktu lalu sempat melakukan mediasi sekaligus mengadvokasi salah seorang warga yang menjadi korban kabel provider yang berjuntai.

Beruntung, kata Cuhok, pemilik provider telah menunjukkan tanggung jawab dengan menyelesaikan seluruh biaya pengobatan korban. Namun, persoalan tersebut dinilai tidak boleh berhenti pada penyelesaian satu kasus saja.

“Masalahnya bukan sampai di situ. Banyak sekali, terutama di Kabupaten Jembrana, kabel-kabel Wi-Fi itu berjuntai dan semrawut. Bahkan di pedesaan ada yang hanya ditaruh di pagar dan menggunakan tiang seadanya seperti bambu,” ujar Cuhok saat ditemui di Kantor DPRD Kabupaten Jembrana, Jumat (14/8/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut sangat membahayakan masyarakat. Pemasangan kabel tanpa memperhatikan aspek keselamatan juga berpotensi menimbulkan kecelakaan serius apabila kabel melintang di jalan atau berada pada posisi yang mudah tersangkut kendaraan maupun warga.

Cuhok mengimbau masyarakat, perangkat desa, Satpol PP, Dinas Komunikasi dan Informatika, hingga aparat keamanan di tingkat desa untuk aktif melakukan pengawasan. Jika menemukan kabel yang membahayakan, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada pihak berwenang agar dapat ditindaklanjuti.

Selain faktor keselamatan, penataan kabel juga berkaitan dengan estetika lingkungan. Menurutnya, pembangunan jaringan telekomunikasi harus tetap memperhatikan keamanan, kenyamanan, dan keindahan wilayah.

“Investasi itu harus baik. Jangan hanya memasang jaringan, tetapi keamanan, kenyamanan dan estetika lingkungan juga harus diperhatikan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Cuhok mengatakan DPRD Kabupaten Jembrana tengah mempersiapkan regulasi daerah yang secara khusus mengatur keberadaan dan penataan kabel provider. Regulasi tersebut diharapkan dapat menjadi dasar yang jelas bagi pemerintah dalam menertibkan kabel-kabel yang dipasang tidak sesuai ketentuan.

Ia juga menyoroti persoalan lain yang selama ini kerap dihadapi masyarakat, yakni sulitnya mengetahui pemilik kabel yang terpasang secara semrawut. Tidak sedikit kabel yang tidak memiliki identitas provider sehingga masyarakat bingung harus melapor kepada siapa ketika kabel tersebut membahayakan.

Cuhok bahkan mendorong adanya langkah tegas terhadap kabel yang tidak jelas pemiliknya dan terbukti membahayakan keselamatan publik.

“Kalau tidak jelas providernya apa, pemiliknya siapa, dan kabel itu membahayakan, ya jangan sampai dibiarkan. Harus ada kebijakan yang jelas, termasuk kemungkinan dipotong atau ditertibkan, daripada membahayakan masyarakat,” katanya.

Ia mengingatkan, kejadian yang dialami korban sebelumnya harus menjadi pelajaran bagi seluruh pihak. Korban bahkan mengalami luka serius pada bagian tenggorokan dan harus menjalani perawatan di rumah sakit selama berbulan-bulan.

“Korban kemarin tenggorokannya hampir putus. Perawatannya sampai berbulan-bulan di rumah sakit. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang lagi,” ungkapnya.

Cuhok berharap persoalan kabel semrawut tidak hanya menjadi perhatian di Jembrana, tetapi juga mendapat penanganan serius di seluruh kabupaten/kota di Bali. Menurutnya, perkembangan investasi dan kebutuhan jaringan internet harus berjalan beriringan dengan perlindungan terhadap keselamatan masyarakat.

“Semoga kejadian ini memberikan pembelajaran bagi kita semua. Para pihak harus bisa memproteksi masyarakat. Investasi tetap jalan, tetapi harus mengindahkan keindahan, keamanan dan kenyamanan masyarakat,” pungkasnya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tujuh Tahun Tanpa Pekerjaan Tetap, Mangku Wijana Terbantu Aksi Sosial TP PKK Bali.

    Tujuh Tahun Tanpa Pekerjaan Tetap, Mangku Wijana Terbantu Aksi Sosial TP PKK Bali.

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 22
    • 0Komentar

    KLUNGKUNG, Matakompas.com – Selama tujuh tahun terakhir, Jero Mangku Ketut Wijana menjalani hidup tanpa pekerjaan tetap. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, warga Kabupaten Klungkung itu mengandalkan penghasilan dari nganteban banten ketika ada upacara keagamaan. Karena itu, bantuan yang diterimanya dalam Aksi Sosial TP PKK Provinsi Bali “Bergerak dan Berbagi”, Jumat (21/8), terasa sangat berarti. Bantuan tersebut […]

  • Bersama Masyarakat Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Bersihkan Kolam Patok 7 Sungai Limau

    Bersama Masyarakat Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Bersihkan Kolam Patok 7 Sungai Limau

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 299
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM – Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Pos Aji Kuning bersama masyarakat setempat melaksanakan kegiatan pembersihan di ikon wisata perbatasan, Kolam Patok 7 Sungai Limau di Desa Sungai limau kec.sebatik tengah kabupaten Nunukan Kalimantan utara, Sabtu (11/01/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga kebersihan dan kelestarian sarana prasarana di wilayah perbatasan, khususnya fasilitas umum. […]

  • PT gunung api mulia ( GAM ) di sorot tidak mengindahkan aturan 70 / 30

    PT gunung api mulia ( GAM ) di sorot tidak mengindahkan aturan 70 / 30

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Riau
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Matakompas. Com Dumai- Dugaan minimnya penyerapan tenaga kerja lokal dalam proyek Turn Around (TA) di lingkungan Pertamina Dumai kembali menjadi sorotan. PT Gunung Api Mulia (GAM) disebut lebih mengutamakan pekerja dari luar daerah dibanding pemuda tempatan Kota Dumai.6/5/26 Padahal, penyerapan tenaga kerja lokal dalam proyek TA sebelumnya menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Dumai melalui Disnaker […]

  • Berlaku Diseluruh Puskesmas, Walikota Ajak Masyarakat Manfaatkan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis

    Berlaku Diseluruh Puskesmas, Walikota Ajak Masyarakat Manfaatkan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 66
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Kesehatan saat ini tengah menggalakkan program Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi masyarakat sebagai hadiah ulang tahun. Program ini sangat bermanfaat. Oleh karena itu, Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi meminta seluruh masyarakat memanfaatkan momen pemeriksaan kesehatan gratis yang ada disetiap puskesmas di Kota Bengkulu. Disini, Dedy tak lupa menghimbau kepada […]

  • Aksi Nyata, Demokrat Jabar Peduli Korban Banjir Bogor

    Aksi Nyata, Demokrat Jabar Peduli Korban Banjir Bogor

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 752
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Anton Sukartono Suratto peduli korban banjir dengan memberikan sembako dan peralatan tidur. Pembagian itu dilakukan di Desa Ciangsana dan Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Rabu, (12/03/2025). Informasi yang didapat redaksi, kedatangan beliau dan rombongan menjadi bentuk kepedulian terhadap warga yang […]

  • Dengan Sigap Polsek Sungai Sembilan Polres Dumai Gagalkan Puluhan Migran Ilegal

    Dengan Sigap Polsek Sungai Sembilan Polres Dumai Gagalkan Puluhan Migran Ilegal

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Riau
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Matakompas. Com Dumai – Pengungkapan kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang kembali berhasil dilakukan jajaran Polsek Sungai Sembilan, Kota Dumai, dalam sebuah operasi yang menyasar praktik pengiriman pekerja migran secara ilegal.28/04/26 Kegiatan pengungkapan tersebut berlangsung pada Jumat, 24 April 2026, di Jalan Raya Lubuk Gaung, Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, setelah polisi menerima informasi […]

expand_less