Santrian Gallery Hadirkan The Moon and Its Halo, Eksplorasi Imajinasi dan Kebebasan Ekspresi Handy Saputra
- account_circle admin
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DENPASAR, MATACOMPAS.COM | Santrian Gallery, Bali, kembali menghadirkan ruang apresiasi seni rupa melalui pameran bertajuk The Moon and Its Halo karya Handy Saputra yang resmi dibuka pada Jumat (6/11/2026).
Mengusung tema The Moon and Its Halo, pameran ini menjadi ruang eksplorasi imajinasi, spontanitas, dan kebebasan berekspresi melalui beragam bentuk visual yang unik dan ekspresif.
Karya-karya Handy menghadirkan figur manusia, topeng, totem, hingga representasi binatang dengan bentuk deformasi yang terkadang terlihat lucu, misterius, sekaligus menghadirkan kesan sureal.
Menariknya, proses kreatif Handy tidak selalu berangkat dari konsep atau pesan tertentu. Ia membiarkan imajinasi mengalir secara spontan ketika berhadapan dengan kanvas. Pendekatan tersebut memberikan kebebasan bagi pengunjung untuk membangun interpretasi masing-masing terhadap setiap karya.
Sebagian besar lukisan yang dipamerkan merupakan karya terbaru sepanjang 2026, dengan eksplorasi medium akrilik di atas kanvas serta teknik seni cetak atau printmaking.
Pameran ini juga menjadi perjalanan ketiga Handy dalam dunia seni rupa setelah sebelumnya menggelar pameran di Rumah Sanur pada 2020 dan Sika Gallery pada 2025.
Di balik eksplorasi artistiknya, The Moon and Its Halo turut membawa pesan tentang pentingnya seni dalam kehidupan manusia. Bagi Handy, seni bukan sekadar aktivitas kreatif, tetapi juga ruang terapi untuk melepaskan kejenuhan, menyegarkan pikiran, dan menjaga sisi kemanusiaan di tengah kesibukan dunia usaha.

“Seni merupakan salah satu alat untuk membantu mengasah sisi kemanusiaan kita,” ungkapnya.
Melalui pameran ini, Santrian Gallery tidak hanya menjadi tempat untuk menikmati karya seni, tetapi juga ruang pertemuan antara imajinasi, kebebasan interpretasi, dan pengalaman personal seorang perupa.
The Moon and Its Halo mengajak publik melihat seni sebagai ekspresi yang tidak harus terikat pakem, melainkan tumbuh dari kebebasan berpikir dan keberanian menuangkan imajinasi.
- Penulis: admin










Saat ini belum ada komentar