Breaking News
light_mode
Trending Tags

Bulog Komitmen Serap Gabah di Warunggunung, Petani Berikan Pujian

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
  • visibility 809
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jarrakpos.com Lebak – Bulog Kantor Cabang Lebak mengaku belum menyerap gabah petani padi di Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak lantaran proses penyerapan dilakukan secara bergantian. Hal tersebut Bulog sampaikan setelah sebelumnya ada petani di wilayah mengaku belum mengetahui informasi pembelian gabah oleh Bulog serta mengeluhkan pembelian yang murah oleh tengkulak.

Bulog Kantor Cabang Lebak juga menyebut keterbatasan sumber daya manusia mengharuskan proses penyerapan gabah petani dilakukan secara bertahap. Bulog sendiri melakukan penyisiran dari wilayah selatan Lebak dan Pandeglang hingga ke bagian Utara.

“Wilayah Lebak dan Pandeglang ini kan luas. Jadi sebetulnya kita kemarin melakukan penyerapan di Kecamatan Cikulur dulu. Baru hari ini ke Warunggunung,” kata Pimpinan Bulog Kantor Cabang Lebak, Agung Trisakti pada Sabtu, 22 Maret 2025.

Kendati begitu, Agung mengungkapkan, petani sebetulnya boleh melakukan penjualan ke Bulog secara langsung, dengan mendatangi kantor Bulog atau menghubungi pihak Koramil melalui Babinsa serta meminta Banta kepada penyuluh pertanian lapangan atau PPL.

Namun keterbatasan informasi, membuat para petani tak sabar untuk segera menjual gabahnya ke pihak tengkulak, meski dibeli dengan harga murah atau di bawah Harga Pokok Pembelian (HPP) yang menjadi kebijakan pemerintah sebesar Rp6.500 berupa gabah kering panen (GKP).

“Mungkin ada sebagian teman-teman petani yang belum terinformasi. Tapi kami selalu pastikan usaha untuk menginformasikan selalu kami lakukan bersama Babinsa dan penyuluh. Mungkin yang menjual ke tengkulak itu petani yang belum menerima informasi,” tuturnya.

Saat ini, Bulog Kantor Cabang Lebak sendiri tengah turun langsung ke sawah untuk membeli gabah petani di Kampung Cipasung, Desa Sukarendah, Kecamatan Warunggunung yang sedang melakukan proses panen gabah di musim panen pertama 2025.

“Hari ini kita juga sedang turun ke lapangan untuk menyerap gabah petani. Hari ini, rencana ada sekitar lima sampai enam ton gabah yang akan kita serap. Kita akan terus lakukan penyerapan sampai masa panen usai,” ujarnya.

Agung memastikan, gabah petani di Kabupaten Lebak dan Pandeglang akan diserap oleh pihaknya. Namun ia juga meminta ke para petani untuk menginformasikan ketika musim panen tiba melalui pihak yang sebelumnya disebutkan, Babinsa dan PPL, atau langsung mendatangi gudang Bulog.

“Kita pastikan gabah yang diserap itu gabah any quality atau gabah dengan segala kualitas dengan kondisi gabah kering dan sudah berada di pinggir jalan. Jadi Bulog tinggal angkut,” tandasnya.

Sementara itu, salah seorang Petani di Desa Sukarendah Kecamatan Warunggunung Suri (40) tabun mengaku ikut bahagia, dan juga bersyukur para petani wilayahnya akhirnya tersenyum karena gabah dibeli dengan harga bagus.

“Kita petani di Warunggunung akan menjaga kualitas gabah agar saling menguntungkan. Senang bercampur lega atas kebijakan yang diterapkan oleh Pemerintah dengan mensejahterakan petani lewat harga beli gabah Rp6.500 per kilogram,” tutur Suri

Untuk diketahui, pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) menunjukkan komitmennya untuk melindungi petani dan mempercepat tercapainya swasembada pangan dengan menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani sebesar Rp6.500 per kilogram (kg).

Kebijakan itu tertuang dalam Keputusan Kepala Bapanas Nomor 14 Tahun 2025 yang menggantikan Keputusan sebelumnya. Selain itu, kebijakan ini juga menghilangkan rafaksi harga gabah, yang selama ini menjadi kendala dalam harga jual gabah petani.

Penetapan HPP GKP yang lebih tinggi diharapkan dapat memberikan perlindungan lebih bagi petani, sehingga mereka tetap semangat berproduksi untuk mendukung swasembada pangan.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meski Dikawal dan Punya Hubungan Baik, Kejari Lebak Disebut Kecolongan Terkait Temuan BPK 8,3 Miliar Pada Dinas PUPR

    Meski Dikawal dan Punya Hubungan Baik, Kejari Lebak Disebut Kecolongan Terkait Temuan BPK 8,3 Miliar Pada Dinas PUPR

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Lebak dinilai telah kecolongan menyusul audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menemukan adanya kerugian negara Rp 8,3 miliar di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lebak. Pernyataan itu dikatakan Sekjen MataHukum, Mr Mukhsin Nasir, kepada wartawan, Rabu (09/07/2025). “Sampai saat ini belum ada tindak lanjut dari aparat […]

  • Jelang HUT ke-15, DPW NasDem Bali Gelar Sembahyang Bersama di Pura Jagatnatha Denpasar

    Jelang HUT ke-15, DPW NasDem Bali Gelar Sembahyang Bersama di Pura Jagatnatha Denpasar

    • calendar_month Kamis, 5 Nov 2026
    • account_circle Redaksi Bali
    • visibility 20
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matacompas.com – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Bali melaksanakan sembahyang bersama, menyambut HUT ke-15, di Pura Jagatnatha, Denpasar, Kamis (5/11/2026). Ratusan kader mendoakan kerahayuan sekaligus memanaskan mesin partai jelang Pemilu 2029. ​Agenda spiritual ini diikuti sekitar 140 pengurus dan kader NasDem se-Bali. Ketua DPW Partai NasDem Bali, I Nengah Senantara, menyebut doa […]

  • Koster Pimpin Pengukuhan Ribuan Pengurus PDIP Badung Perkuat Konsolidasi Partai

    Koster Pimpin Pengukuhan Ribuan Pengurus PDIP Badung Perkuat Konsolidasi Partai

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 23
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com – Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Wayan Koster mengukuhkan Pengurus Anak Cabang (PAC), Ranting, dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kabupaten Badung di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Jalan Raya Sempidi, Mangupura, Kabupaten Badung, Jumat, 13 Maret 2026. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi hasil Rapat DPD PDI […]

  • Warga Tanjung Sari Geram, Minta APH Usut Dugaan Korupsi Dana Desa Tahun 2024

    Warga Tanjung Sari Geram, Minta APH Usut Dugaan Korupsi Dana Desa Tahun 2024

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.607
    • 0Komentar

    BENGKULU UTARA, jarrakpos.com – Masyarakat Desa Tanjung Sari, Kecamatan Ulok Kupai, Kabupaten Bengkulu Utara, mengungkapkan kekecewaan mereka atas dugaan penyalahgunaan dana desa yang seharusnya digunakan untuk pembangunan dan kesejahteraan warga. Menurut salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya bahwa praktik penyalahgunaan Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) diduga telah berlangsung cukup lama, namun […]

  • Jro Bendesa Cokorda Putra Dorong Pengusaha Lokal dan Pendatang Perkuat LPD Lewat Pendekatan Non-Formal

    Jro Bendesa Cokorda Putra Dorong Pengusaha Lokal dan Pendatang Perkuat LPD Lewat Pendekatan Non-Formal

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 25
    • 0Komentar

    GIANYAR, Matakompas.com — Dalam upaya memperkuat peran Lembaga Perkreditan Desa (LPD) sebagai tulang punggung ekonomi kerama Desa Adat Peliatan, Jro Bendesa Adat Peliatan, Cokorda Putra Wisnu Wardana, menegaskan pentingnya partisipasi para pengusaha lokal maupun dari luar desa yang menjalankan usaha di wilayah Desa Peliatan. Jro Bendesa menjelaskan bahwa strategi komunikasi yang ditempuh oleh prajuru dan […]

  • Tim 9 “Naga” Febria Ardiansyah, Siapa Sebenarnya Diperiksa?

    Tim 9 “Naga” Febria Ardiansyah, Siapa Sebenarnya Diperiksa?

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Matacompas.com Jakarta — Perkara mantan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Febri Adriansyah kini mendekati tahap pelimpahan ke pengadilan. Namun di tengah proses yang berjalan, muncul keraguan mendalam soal keutuhan penegakan hukum dalam kasus ini. Sekjen Matahukum, Mukhsin Nasir, menyoroti serangkaian kejanggalan prosedural sekaligus peringatan bahwa perkara ini berpotensi diabolisi di Pengadilan Negeri. “Dari awal […]

expand_less