Breaking News
light_mode
Trending Tags

Jro Bendesa Cokorda Putra Dorong Pengusaha Lokal dan Pendatang Perkuat LPD Lewat Pendekatan Non-Formal

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
  • visibility 25
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

GIANYAR, Matakompas.com — Dalam upaya memperkuat peran Lembaga Perkreditan Desa (LPD) sebagai tulang punggung ekonomi kerama Desa Adat Peliatan, Jro Bendesa Adat Peliatan, Cokorda Putra Wisnu Wardana, menegaskan pentingnya partisipasi para pengusaha lokal maupun dari luar desa yang menjalankan usaha di wilayah Desa Peliatan.

Jro Bendesa menjelaskan bahwa strategi komunikasi yang ditempuh oleh prajuru dan pengawas LPD tidak dilakukan melalui pendekatan formal seperti rapat atau pertemuan resmi, melainkan melalui interaksi non-formal yang lebih natural dan efektif.

Pendekatan Non-Formal di Upacara Adat Lebih Efektif Sentuh Pengusaha

Menurut Jro Bendesa, sebagian besar pengusaha di Peliatan memiliki jadwal yang sangat padat, sehingga sulit diundang dalam forum resmi. Karena itu, prajuru LPD memanfaatkan momen kebersamaan saat upacara adat, kegiatan desa, atau pertemuan budaya lainnya.

“Ketika bertemu di suatu upacara, kita duduk bersama sambil menyaksikan jalannya upacara. Di situ kita bercerita tentang perkembangan LPD, layanan kredit, tabungan, dan ajakan untuk ikut membesarkan lembaga milik krama ini,” ujar Jro Bendesa.

Pendekatan non-formal ini, lanjutnya, membuat dialog lebih santai dan tidak mengganggu waktu kerja para pengusaha. Justru di momen inilah para pengusaha memiliki waktu luang dan fokus untuk berbincang.

Banyak Pengusaha Besar Beroperasi di Peliatan

Jro Bendesa menyebut sejumlah nama besar yang menjalankan usaha di wilayah Peliatan, mulai dari pengusaha lokal hingga investor dari luar desa.

Beberapa di antaranya:

* Agung Rai

* Bebek Bengil

* Bebek Tepi Sawah

* Bebek Joni

* Hotel dan Villa

* Komaneka Group dan masih banyak lainya

“Mereka semua adalah pengusaha besar. Ada yang krama Peliatan, ada juga yang dari luar tetapi membuka usaha di sini. Semuanya kita ajak untuk ikut memperkuat LPD,” jelasnya.

Menurutnya, hampir seluruh pengusaha lokal kini telah menjadi nasabah LPD, baik dalam bentuk tabungan, simpanan inklusi, maupun fasilitas kredit.

LPD Beri Pelayanan Kredit Besar bagi Pengusaha

Selain menampung dana masyarakat, LPD Peliatan juga memberikan pelayanan kredit bagi pengusaha yang membutuhkan tambahan modal. Kredit diberikan setelah melalui penilaian kelayakan oleh prajuru dan pengawas.

“Ada beberapa pengusaha, baik lokal maupun luar, yang mendapat kredit cukup besar dari LPD karena dinilai layak dan sehat secara usaha. Itu bagian dari komitmen kita mendukung perkembangan ekonomi wilayah,” terangnya.

Koordinasi antara prajuru dan badan pengawas menjadi kunci kehati-hatian dalam penyaluran kredit agar tetap aman dan tepat sasaran.

Tanggapan Pengusaha Positif, Kredit Terus Bertambah

Jro Bendesa menyebut pendekatan non-formal ini sangat efektif. Para pengusaha tidak hanya mendengarkan, tetapi juga sering menunjukkan minat dan bertanya banyak tentang perkembangan LPD.

“Tanggapannya positif. Bahkan kadang mereka yang mulai banyak bertanya dan ingin tahu lebih jauh tentang kondisi LPD. Dari situ hubungan makin dekat dan akhirnya muncul kerja sama,” ujarnya.

Hasilnya terlihat nyata. Menurutnya, jumlah kredit yang disalurkan kepada nasabah terus meningkat seiring meningkatnya kepercayaan pengusaha kepada LPD.

“Buktinya kredit terus bertambah. Itu menunjukkan pendekatan kami berjalan efektif,” tegasnya.

Tujuan Utama: Membesarkan LPD, Memperkuat Ekonomi Krama

Jro Bendesa menegaskan bahwa ajakan kepada para pengusaha bukan hanya agar mereka memanfaatkan layanan LPD, tetapi juga untuk membesarkan lembaga milik krama Peliatan secara gotong royong.

“LPD ini milik kerama. Ketika pengusaha ikut menabung, ikut mengambil kredit, dan ikut memperkuat likuiditas LPD, itu berarti mereka ikut membangun ekonomi desa,” tutupnya. (Red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK Geledah Kantor KONI dan Rumah Anggota DPD RI Terkait Korupsi Dana APBD

    KPK Geledah Kantor KONI dan Rumah Anggota DPD RI Terkait Korupsi Dana APBD

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 279
    • 0Komentar

    SURABAYA,JARRAKPOS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kantor KONI Jawa Timur di Surabaya sebagai bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi dana hibah kelompok masyarakat (pokmas) yang bersumber dari APBD Jatim 2021-2022. Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika, membenarkan adanya penggeledahan dan menyebutkan bahwa detail lebih lanjut akan disampaikan setelah kegiatan selesai. Selasa,(15/4/2025). Sebelumnya, KPK juga menggeledah […]

  • Pengaruh Negatif Medsos Ancam Pemuda, Dispora Bengkulu Dorong Peran Keluarga

    Pengaruh Negatif Medsos Ancam Pemuda, Dispora Bengkulu Dorong Peran Keluarga

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 895
    • 0Komentar

    BENGKULU, newsikal.com  – Kemajuan teknologi dan maraknya penggunaan media sosial (medsos) di kalangan pemuda membawa dampak positif sekaligus ancaman. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu menyoroti bahaya pengaruh negatif medsos yang dapat merusak moral dan mental generasi muda jika tidak digunakan secara bijak. Kepala Dispora Bengkulu, Ika Joni Ikhwan, S.E., M.M., menegaskan bahwa peran […]

  • Ahli Polda Sebut Pasal Gugur, Praperadilan Kepala BPN Bali Dinilai Harus Dihentikan

    Ahli Polda Sebut Pasal Gugur, Praperadilan Kepala BPN Bali Dinilai Harus Dihentikan

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 21
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Sidang praperadilan yang diajukan Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bali, Made Daging memunculkan fakta hukum krusial di Pengadilan Negeri Denpasar, Rabu, 4 Pebruari 2026. Keterangan Saksi Ahli yang dihadirkan pihak termohon, Polda Bali justru dinilai menguatkan dalil pemohon bahwa penetapan tersangka dilakukan tanpa dasar hukum yang sah dan seharusnya dihentikan […]

  • Kejari Kota Bandung Bongkar Korupsi Bantuan PIP Rp20 Miliar di Kampus STIA Bagasasi

    Kejari Kota Bandung Bongkar Korupsi Bantuan PIP Rp20 Miliar di Kampus STIA Bagasasi

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Bandung – Kejari Kota Bandung bongkar dugaan korupsi dana Program Indonesia Pintar (PIP) senilai Rp20,7 miliar di kampus STIA Bagasasi. Kasus tersebut berawal dari jeritan netizen di kolom komentar media sosial Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandung. “Dua pejabat kampus resmi ditahan, tiidak ada pelapor. Kasus ini kami bongkar murni dari komentar netizen di Instagram Kejari. Ini […]

  • Pansus TRAP Soroti Tata Ruang Bali di Forum IWO, Dorong Evaluasi Besar-besaran

    Pansus TRAP Soroti Tata Ruang Bali di Forum IWO, Dorong Evaluasi Besar-besaran

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 74
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com — Isu krusial terkait masa depan tata ruang Pulau Dewata kembali mengemuka dalam Diskusi Publik yang digelar Ikatan Wartawan Online (IWO) Bali, Sabtu (11/4/2026). Forum ini menjadi ruang strategis bagi Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali untuk menegaskan arah kebijakan penataan ruang yang berkelanjutan dan berkeadilan. Mengangkat […]

  • Keamanan Jadi Kunci, Cok Ace Tegaskan Pentingnya Polri Mandiri Dibawah Presiden

    Keamanan Jadi Kunci, Cok Ace Tegaskan Pentingnya Polri Mandiri Dibawah Presiden

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 35
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Tokoh masyarakat Bali yang juga Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati atau Cok Ace, menilai kemandirian Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas nasional, khususnya bagi sektor ekonomi dan pariwisata. Menurut Cok Ace, […]

expand_less