Breaking News
light_mode
Trending Tags

Warga Tanjung Sari Geram, Minta APH Usut Dugaan Korupsi Dana Desa Tahun 2024

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
  • visibility 1.584
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BENGKULU UTARA, jarrakpos.com – Masyarakat Desa Tanjung Sari, Kecamatan Ulok Kupai, Kabupaten Bengkulu Utara, mengungkapkan kekecewaan mereka atas dugaan penyalahgunaan dana desa yang seharusnya digunakan untuk pembangunan dan kesejahteraan warga.

Menurut salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya bahwa praktik penyalahgunaan Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) diduga telah berlangsung cukup lama, namun tidak pernah mencuat ke permukaan. Mereka menuding adanya indikasi mark-up anggaran dan proyek fiktif, terutama yang terkait dengan anggaran tahun 2024.

“Kami berharap agar aparat penegak hukum (APH) segera melakukan audit terhadap penggunaan dana desa Tanjung Sari,” ujarnya, Sabtu (8/3/2025).

Selain dugaan penyalahgunaan dana desa, warga juga mempertanyakan keberadaan uang kas hasil perkebunan milik desa yang hingga kini tidak jelas rimbanya. Mereka juga menyoroti sebuah objek wisata yang diklaim sebagai milik pribadi oleh Kepala Desa Elson Agus Fitriadi, padahal diduga dibangun menggunakan dana desa.

“Masyarakat Desa Tanjung Sari berharap agar aparat penegak hukum (Inspektorat, Kejaksaan Negeri, Polres Bengkulu Utara, BPK, dan instansi terkait) segera mengaudit penggunaan dana desa sejak kepemimpinan Elson Agus Fitriadi di periode pertama hingga anggaran tahun 2024,” ucapnya.

Warga juga meminta agar jika terbukti ada tindak pidana korupsi, kepala desa dapat diproses secara hukum, sebagaimana yang terjadi pada Kepala Desa Talang Rena, Kabupaten Bengkulu Utara, yang baru-baru ini tersandung kasus serupa.

Masyarakat menekankan bahwa langkah hukum ini sejalan dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto yang menggaungkan “bersih-bersih korupsi”, khususnya di lingkungan pemerintahan desa.

Berdasarkan informasi yang dihimpun,berikut adalah beberapa poin dugaan penyalahgunaan anggaran yang diungkap masyarakat:

  1. Penyelenggaraan Posyandudengan anggaran Rp. 48.750.000 diduga mark-up, karena selama ini masyarakat  masih diminta bayaran pendaftaan sebesar Rp. 2.000, Gizi sebesar Rp. 1.000, dan Imunisasi Anak sebesar Rp.15.000.
  2. Pembangunan/Rehabilitasi Sumber Air Bersih Milik Desa (Mata Air Tandon), dengan angaran 344.580di duga di mark up karena  hanya membangun pelapis tebing akibat longsor, bukan fasilitas air bersih baru.
  3. Pengadaaan Pos Keamaan dengan anggaran 125.000diduga fiktif karena tidak ada pos keamanan yang dibangun
  4. Pembangunan/rehabilitasi/peningkatan sarana prasarana kepemudaan (pembangunan lapangan)dengan anggaran Rp. 288.620.950, volume 25 x 50 M, diduga tidak sesuai spesifikasi dan mark-up.
  5. Sub bidang pertanian dan peternakan program ketahanan pangan (singkong, pisang, dan penggemukan sapi)dengan anggaran Rp. 164.429.700 diduga mark-up. (red)

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Viral “Pocong Begal” di Monang Maning Ternyata Hoaks, Polisi Ungkap Foto Hasil Rekayasa AI

    Viral “Pocong Begal” di Monang Maning Ternyata Hoaks, Polisi Ungkap Foto Hasil Rekayasa AI

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Matakompas
    • visibility 15
    • 0Komentar

    DENPASAR, MataKompas.com – Masyarakat Denpasar sempat dihebohkan dengan beredarnya informasi viral di media sosial terkait adanya dugaan “pocong begal” yang disebut-sebut muncul di wilayah Monang Maning, Denpasar Barat. Informasi tersebut ramai diperbincangkan warga setelah salah satu unggahan di Instagram tersebar luas pada Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 14.00 WITA dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Menindaklanjuti […]

  • Usai Penjemputan Bupati dan Wakil Bupati Kuningan, Ribuan Warga Serbu Jajanan Gratis

    Usai Penjemputan Bupati dan Wakil Bupati Kuningan, Ribuan Warga Serbu Jajanan Gratis

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 164
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Ribuan masyarakat Kuningan mendapatkan kesempatan menikmati jajanan gratis dalam acara Syukuran Rahayat yang digelar di Lapangan Pandapa Paramarta. Acara ini diadakan sebagai bentuk syukuran atas dilantiknya Dr. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., dan Hj. Tuti Andriani, S.H., M.Kn., sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kuningan periode 2025–2030. Kegiatan Syukuran Rahayat ini berlangsung meriah bukan […]

  • Kapolsek Benoa Hadiri Rapat Koordinasi Sinkronisasi Alur Pelayaran Pelabuhan Benoa

    Kapolsek Benoa Hadiri Rapat Koordinasi Sinkronisasi Alur Pelayaran Pelabuhan Benoa

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 9
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Dalam rangka meningkatkan keselamatan dan efektivitas pelayaran di wilayah perairan Pelabuhan Benoa, telah dilaksanakan Rapat Koordinasi Sinkronisasi Alur Pelayaran Pelabuhan Benoa pada hari Selasa, 11 November 2025, pukul 09.00 WITA bertempat di Kantor Navigasi Pelabuhan Benoa. Rapat tersebut bertujuan untuk melakukan penetapan alur pelayaran masuk, sistem rute, serta tata cara berlalu lintas […]

  • Proyek FSRU LNG, Somya Ingatkan Ancaman Perairan Serangan Kerusakan Ekosistem Mangrove

    Proyek FSRU LNG, Somya Ingatkan Ancaman Perairan Serangan Kerusakan Ekosistem Mangrove

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 5
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Rencana pembangunan Floating Storage and Regasification Unit Liquefied Natural Gas (FSRU LNG) atau terminal apung LNG di perairan Serangan, Bali kembali menjadi sorotan publik. Proyek energi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan dampak lingkungan, terutama terhadap ekosistem hutan mangrove di kawasan pesisir Denpasar Selatan. Pengamat Hukum dan Masyarakat, Somya, menilai pembangunan proyek tersebut harus […]

  • Pemberantasan Premanisme di Kuningan, Dipastikan Tidak Pandang Bulu

    Pemberantasan Premanisme di Kuningan, Dipastikan Tidak Pandang Bulu

    • calendar_month Minggu, 30 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 884
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Premanisme dalam bentuk apapun merupakan ancaman bagi stabilitas dan pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu, kehadiran Satgas diharapkan dapat berperan aktif dalam mencegah serta menindak tegas pelaku premanisme sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Hal itu diutarakan Bupati Kuningan Dr. Dian Rachmat Yanuar, M.Si pada Apel Siaga Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Premanisme […]

  • Made Supartha: Investasi di Bali Jangan Sampai Mengorbankan Alam dan Rakyat

    Made Supartha: Investasi di Bali Jangan Sampai Mengorbankan Alam dan Rakyat

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 12
    • 0Komentar

    DENPASAR — Di tengah derasnya arus pembangunan dan investasi yang terus masuk ke Pulau Dewata, suara kritis kembali datang dari Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, Dr. (C) I Made Supartha S.H., M.H. Ia menegaskan bahwa investasi di Bali tidak boleh hanya mengejar keuntungan ekonomi semata, tetapi wajib menjaga keseimbangan antara pertumbuhan, kelestarian alam, budaya, dan […]

expand_less