Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jawa Barat » Tender Proyek ULP Kabupaten Bogor Disorot Pengamat, Dokumen Pengkondisian untuk Kelompok Tertentu Bocor

Tender Proyek ULP Kabupaten Bogor Disorot Pengamat, Dokumen Pengkondisian untuk Kelompok Tertentu Bocor

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
  • visibility 211
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jarrakpos.com Bogor – Dalam beberapa bulan terakhir, pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bogor menjadi salah satu program prioritas pemerintah daerah. Namun, di balik derap proyek bernilai ratusan miliaran rupiah itu, muncul dugaan adanya praktik pengkondisian tender di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Bogor.

Bahkan ada sejumlah dokumen daftar calon pemenng tender yang beredar di kalangan masyarakat yang memperlihatkan adanya pola pembagian paket proyek di Kabupaten Bogor yang dinilai tidak wajar.

Nama kelompok tertentu disebut-sebut mendapat jatah proyek secara berulang, dengan nama perusahaan berbeda namun dengan pemilik atau kelompok yang sama telah memunculkan dugaan adanya praktik pengkondisian di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Bogor.

Bocoran dokumen yang menampilkan daftar perusahaan pemenang tender memunculkan tanda tanya besar. Data tersebut memperlihatkan sejumlah nama proyek dengan angka miliaran rupiah diduga diarahkan hanya kepada dua kelompok, yakni untuk Mr. A dan kelompok G. Publik pun mempertanyakan independensi ULP Kabupaten Bogor dalam menjalankan mekanisme lelang.

Sejumlah dokumen dan keterangan yang dikumpulkan dari wawancara peserta lelang mengindikasikan bahwa proses pengadaan diduga tidak sepenuhnya berjalan sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kompetisi sehat sebagaimana diatur dalam regulasi pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Pengamat kebijakan publik nasional dari Oversight of the Indonesian Democratic Policy Setyo Purwanto dan Center For Budget Analysis atau CBA Ucok Sky Khadafi turut menyampaikan kegelisahannya.

“Pengadaan yang tidak sehat bukan hanya soal teknis administrasi. Ini soal hak publik atas pembangunan yang berkualitas. Jika dibiarkan, yang dirugikan bukan hanya kas daerah, tapi seluruh masyarakat.” Ungkap Setyo pada Media.

Beberapa kontraktor lokal yang merasa tersingkir juga menyuarakan kekecewaannya.

“Kami sudah ikut tender berkali-kali, tapi selalu terganjal di tahap yang sama. Rasanya memang ada yang diarahkan” ungkap seorang rekanan yang meminta identitasnya disamarkan demi keamanan.

Dari pantauan media memang terdapat beberapa tender yang penawarannya turun hanya beberapa persen tapi dimenangkan ada yg sampai hanya 2% seperti kantor kecamatan cigombong dan puskesmas cogreg.

Direktur Eksekutif Oversight of the Indonesian Democratic Policy yang bergerak di bidang transparansi anggaran Satyo Purwanto mendesak agar aparat pengawas internal maupun eksternal segera turun tangan.

“Jangan tunggu ada kerugian negara yang masif dulu baru bertindak, jangan lupa Bogor ini halaman depan rumah Persiden jika keresahan dan kegelisahan publik terus menumpuk ini pasti jadi bola salju yang membesar dan berpotensi bikin gaduh dan bisa mempermalukan muka Persiden,” tegas Satyo

Hal senada juga diungkap oleh Ucok Sky Khadafi dari CBA (Center for Budget Analysis) Ucok bahkan mengingatkan jika ASN Kabupaten Bogor harus mawas diri dan bekerja dengan baik dan tidak terlibat dalam prilaku KKN.

“Bogor ini rumah Persiden baik Pimpinan maupun ASN Pemda Bogor harus mengedepankan prilaku anti Koruptif sejak dalam pikiran, dugaan pengkondisian terkait pemenang tender dan masivenya Tender Ulang paket-paket proyek yang dilakukan ULP Kabupaten Bogor mesti dijelaskan pada publik, jangan tunggu ada kerugian negara baru bertindak” tambah Ucok.

Sementara itu Arif dari Inspektorat Kabupaten Bogor saat dimintai keterangan dan konfirmasi mengenai dugaan pengkondisian paket proyek dan banjir tender ulang di ULP Kabupaten Bogor mengaku baru akan berkordinasi dengan ULP Esok hari.

“Saya besok koordinasi dl dengan ULP ya kang. Sekarang belum bisa kasih jawaban” ungkap Arif via Pesan Singkat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak ULP Kabupaten Bogor belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pengkondisian proyek ini.

Publik menantikan klarifikasi dan langkah nyata dari pemerintah daerah untuk memastikan bahwa proses pengadaan berjalan sesuai prinsip fair play dan bebas dari praktik yang merugikan.

Dugan kasus pengkondisian ini bukan sekadar soal proyek, melainkan soal integritas tata kelola daerah. Jika pola pengkondisian benar terjadi, maka yang dipertaruhkan adalah kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Karena pada akhirnya, setiap rupiah yang keluar dari APBD adalah milik rakyat, dan setiap proyek pembangunan adalah hak rakyat untuk menikmati hasilnya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Cirebon Adakan Program GPM di Kecamatan Mundu Bantu Tekan Inflasi

    Pemkab Cirebon Adakan Program GPM di Kecamatan Mundu Bantu Tekan Inflasi

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.com –  Pemerintah Kabupaten Cirebon menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kecamatan Mundu, Kamis (24/4/2025), sebagai upaya konkret pemerintah dalam menjaga ketersediaan bahan pangan strategis sekaligus mengendalikan laju inflasi di daerah. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) itu menghadirkan sembilan pelaku usaha pangan yang menyediakan kebutuhan pokok dengan harga di […]

  • Ny. Seniasih Giri Prasta Ingatkan Pelajar Bijak Bermedia Sosial dan Terbuka kepada Orang Tua

    Ny. Seniasih Giri Prasta Ingatkan Pelajar Bijak Bermedia Sosial dan Terbuka kepada Orang Tua

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    KARANGASEM – Ketua Forum PUSPA Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta mengingatkan para pelajar agar bijak dalam menggunakan media sosial serta membangun komunikasi yang terbuka dengan orang tua sebagai langkah penting mencegah kekerasan terhadap anak dan pengaruh negatif di era digital. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Anak di […]

  • Demokrat Jawa Barat Siap Konsolidasi Sukseskan Program Presiden Prabowo

    Demokrat Jawa Barat Siap Konsolidasi Sukseskan Program Presiden Prabowo

    • calendar_month Minggu, 2 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 713
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com JAKARTA – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jawa Barat (Jabar) komitmen untuk mendukumg pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam mensukseskan programya. Hal tersebut dilakukan karena sesuai dengan mandat dari Kongres VI Demokrat di Jakarta, 24-25 Februari 2025 yang harus dijalankan. Dalam isi pidato Ketua Umum terpilih Partai Demokrat periode 2025-2030 Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan […]

  • Jelang Putusan Perkara PJU, PSN Ingatkan Hakim PN Cianjur Soal Objektivitas

    Jelang Putusan Perkara PJU, PSN Ingatkan Hakim PN Cianjur Soal Objektivitas

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    JAKARTA, Matakompas.com – Jelang pembacaan putusan perkara dugaan korupsi proyek Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kabupaten Cianjur, Kamis (26/2/2026), organisasi Prabu Satu Nasional (PSN) mengingatkan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Cianjur agar bersikap objektif dan cermat dalam memutus perkara yang menjerat terdakwa AM. Ketua Umum Prabu Satu Nasional, Teungku Muhammad Raju, menyampaikan permintaan tersebut karena […]

  • Dari Sengketa Lahan ke Isu Negara, RDP Jadi Penentu Nasib Pura di Jimbaran

    Dari Sengketa Lahan ke Isu Negara, RDP Jadi Penentu Nasib Pura di Jimbaran

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali mulai mengambil peran lebih tegas dalam konflik antara krama adat Jimbaran dan PT Jimbaran Hijau. Persoalan yang semula dianggap sengketa lahan kini berkembang menjadi isu strategis menyangkut perlindungan kawasan suci, hak krama adat serta wibawa negara dalam mengatur investasi. Langkah Gubernur Bali Wayan Koster mempersiapkan Rapat Dengar Pendapat […]

  • Pengempon Pura dan Merajan Ageng Sampaikan Aspirasi, Harapkan Bantuan Perbaikan dari Pemkab Badung

    Pengempon Pura dan Merajan Ageng Sampaikan Aspirasi, Harapkan Bantuan Perbaikan dari Pemkab Badung

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    BADUNG, Matakompas.com – Sejumlah perwakilan Pengempon Pura dan Merajan Ageng di wilayah Kabupaten Badung menyampaikan aspirasi kepada Pemerintah Daerah terkait kondisi bangunan suci yang membutuhkan perhatian dan perbaikan secara serius. Aspirasi tersebut disampaikan dalam sebuah audiensi yang berlangsung di Rumah Jabatan Kwanji, Kabupaten Badung, Kamis, 12 Maret 2026. Audiensi tersebut menjadi wadah bagi para pengempon […]

expand_less