Breaking News
light_mode
Trending Tags

Jro Gde Sudibya: Pansus TRAP Jadi Benteng Terakhir Bali, Bongkar Dugaan Penyimpangan KEK Kura-Kura

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
  • visibility 33
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Matakompas.com — Polemik proyek Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali di Pulau Serangan kembali memanas dan kini menjelma menjadi perdebatan besar tentang arah masa depan Pulau Dewata. Di tengah ambisi menjadikan Bali sebagai pusat investasi dan ekonomi global, publik justru dikejutkan oleh berbagai dugaan persoalan mulai dari tata ruang, konversi mangrove, hingga isu kesucian pura yang disebut masuk dalam kawasan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB).

Sorotan tajam kini tidak hanya tertuju kepada pengelola proyek PT Bali Turtle Island Development (BTID), tetapi juga kepada keberpihakan elite politik dan pemerintah daerah dalam menyikapi polemik tersebut.

Situasi semakin panas setelah beredarnya foto sejumlah anggota DPRD Bali bersama Presiden Komisaris PT BTID, Tantowi Yahya. Foto itu viral di media sosial dan memantik kegelisahan publik yang mempertanyakan apakah para pemangku kebijakan masih berdiri bersama rakyat Bali atau mulai terlihat lebih lunak terhadap kepentingan modal besar.

Di tengah meningkatnya tekanan publik, ekonom sekaligus pengamat ekonomi dan lingkungan, Jro Gde Sudibya, justru menilai Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali saat ini menjadi salah satu institusi yang berani membuka fakta-fakta sensitif di balik proyek KEK Serangan.

Menurut Sudibya, keberanian Pansus TRAP membongkar dugaan penyimpangan menjadi titik penting yang selama ini jarang disentuh secara serius. Mulai dari dugaan tukar guling tanah, konversi kawasan mangrove, hingga penerbitan Sertifikat Hak Milik (SHM) yang disebut bertentangan dengan regulasi, kini mulai terbuka ke ruang publik.

“Pansus TRAP dipandang menjadi penjaga Bali karena berani membongkar fakta-fakta yang selama ini tertutup,” tegas Sudibya. Di Denpasar, Rabu, 20 Mei 2026.

Ia menilai tanggung jawab utama sebenarnya berada di tangan pihak eksekutif, yakni Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kota Denpasar yang secara ex officio menjadi dewan pengarah kawasan KEK Serangan. Namun di sisi lain, ia juga menyoroti lemahnya pengawasan politik selama bertahun-tahun sehingga berbagai persoalan dinilai terus berkembang tanpa penyelesaian jelas.

Dari sudut pandang ekonomi hijau, Sudibya menyebut kasus pembabatan mangrove dan munculnya ratusan SHM di kawasan Tahura Ngurah Rai sebagai ironi besar bagi citra Bali di mata dunia.

Padahal, kawasan mangrove Bali selama ini dijadikan simbol keberhasilan pembangunan berkelanjutan Indonesia. Bahkan dalam forum G20 Bali Summit tahun 2022, para pemimpin dunia melakukan penanaman mangrove simbolis sebagai representasi komitmen terhadap ekonomi hijau dan pembangunan rendah emisi.

“Bali selama ini dipromosikan sebagai wajah pembangunan hijau dunia. Tapi di sisi lain muncul dugaan kerusakan lingkungan yang justru terjadi di kawasan yang sama,” ujarnya.

Namun polemik KEK Kura-Kura Bali kini dinilai tidak lagi semata soal investasi dan lingkungan. Persoalan sudah masuk ke wilayah yang sangat sensitif bagi masyarakat Bali: spiritualitas dan kesucian kawasan pura.

Mencuatnya isu pura yang disebut berada dalam kawasan SHGB memantik kegelisahan krama adat. Meski Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bali telah memastikan umat tetap bisa bersembahyang di Pura Sakenan, Sudibya menilai substansi persoalan jauh lebih dalam daripada sekadar akses ibadah.

Menurutnya, yang dipertaruhkan adalah taksu Bali itu sendiri — vibrasi spiritual, kesucian bentang alam, serta warisan suci leluhur Bali seperti Dang Hyang Dwijendra dan Mpu Asta Paka yang selama ratusan tahun dijaga masyarakat adat.

“Siapa yang bertanggung jawab menjaga taksu dan kesucian spiritual pura jika lanskap alam di sekitarnya berubah drastis?” katanya.

Sudibya juga mengingatkan bahwa Bali tidak boleh menjadikan industri pariwisata sebagai “dewa baru” yang mengorbankan lingkungan dan keadilan sosial masyarakat lokal.

“Bali tetap terbuka terhadap investasi, tetapi investasi itu harus ramah lingkungan, berkeadilan secara ekonomi, budaya, dan spiritual,” tegasnya.

Peringatan itu dikaitkan dengan bencana banjir bandang 10 September 2025 yang menerjang Denpasar, Badung, dan Gianyar. Peristiwa tersebut dinilai menjadi alarm keras tentang dampak pembangunan yang tidak lagi memperhatikan keseimbangan ekologis Bali.

Kini publik menunggu langkah nyata pemerintah daerah, DPRD Bali, dan seluruh pemangku kebijakan. Polemik KEK Kura-Kura Bali telah berkembang menjadi ujian besar: apakah Bali masih dibangun dengan roh pelestarian alam dan budaya, atau perlahan bergerak menuju model pembangunan yang lebih berpihak pada kepentingan investasi semata.

Di tengah kegelisahan itu, Pansus TRAP kini dipandang sebagian masyarakat sebagai benteng terakhir yang diharapkan mampu membuka kebenaran di balik polemik besar yang sedang mengguncang Pulau Dewata.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jerry Massie Sebut Kebijakan Pemerintah Terkait Tarif Hotel Sangat Brilian

    Jerry Massie Sebut Kebijakan Pemerintah Terkait Tarif Hotel Sangat Brilian

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Pengamat Politik, Political and Public Policy Studie (P3S) Jerry Massie menyebut bahwa tarif hotel yang dikeluarkam oleh pemerintah tak menjadi persoalan. Sebab, kata Jerry banyak hotel yang ada di Indonesia sudah gulung tikar bahkan kolef. “Saya kira tarif hotel yang dikeluarkan pemerintah tak ada masalah. Pasalnya ada banyak hotel yang hampir sekarat […]

  • Nota Pledoi Terduga Mafia Tanah Dibacakan Penasehat Hukum

    Nota Pledoi Terduga Mafia Tanah Dibacakan Penasehat Hukum

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 344
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com TANGERANG – Agenda sidang perkara Pemalsuan Surat terdakwa Charlie Chandra kini memasuki tahap nota pledoi atau pembelaan yang dibacakan penasehat hukum terdakwa, di Ruang Sidang Utama Pengadilan Negeri Tangerang, Selasa (12/8/2025). Sebanyak 12 (dua belas) Penasihat hukum terdakwa membacakan pembelaan tersebut demi menguntungkan Charlie Chandra dalam sidang pemalsuan surat akta otentik tanah tersebut yang […]

  • HUT Damkar ke-106, Kadispora Bengkulu: Semangat Pantang Menyerah Damkar Patut Diteladani

    HUT Damkar ke-106, Kadispora Bengkulu: Semangat Pantang Menyerah Damkar Patut Diteladani

    • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 84
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Bengkulu, Ika Joni Ikhwan, memberikan apresiasi tinggi kepada petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Damkar ke-106 tahun 2025. Ia menegaskan bahwa semangat pantang menyerah dan dedikasi petugas Damkar harus menjadi teladan bagi generasi muda. “Selamat Hari Ulang Tahun ke-106 untuk seluruh […]

  • Ribuan Pecalang Siap Amankan Nyepi 1948 Saka, Gubernur Koster Tekankan Peran Strategis Keamanan Berbasis Desa Adat

    Ribuan Pecalang Siap Amankan Nyepi 1948 Saka, Gubernur Koster Tekankan Peran Strategis Keamanan Berbasis Desa Adat

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 25
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Ribuan pecalang dari desa adat se-Bali mengikuti Gelar Agung Pacalang Bali Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Sabtu (7/3). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster yang bertindak sebagai Inspektur Upacara atau Manggala Utama. Gelar Agung Pacalang tahun ini mengusung tema “Sarana Nincapang Kasukretan Jagat Bali […]

  • 4 Tersangka Narkoba dan Judol Diamankan Personel Sub Denpom I/5-2 Binjai Bersama Kodim 0203/ Langkat

    4 Tersangka Narkoba dan Judol Diamankan Personel Sub Denpom I/5-2 Binjai Bersama Kodim 0203/ Langkat

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 168
    • 0Komentar

    BINJAI – Sebanyak empat tersangka kasus narkoba dan judi online (Judol), diamankan personel Subdenpom I/5-2 Binjai perbantuan ke Unit Intel Kodim 0203/Langkat, saat menggrebek barak narkoba di Dusun Lau Kersik, Desa Dalan Aman, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Senin (20/01/2024). Keempat tersangka tersebut masing masing AW (26); AHG (32), JPG (21); dan YT (16) penjaga mesin […]

  • HUT ke-62 Partai Golkar, Gung Cok Tegaskan Semangat Soliditas dan Pengabdian untuk Rakyat

    HUT ke-62 Partai Golkar, Gung Cok Tegaskan Semangat Soliditas dan Pengabdian untuk Rakyat

    • calendar_month Rabu, 21 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 18
    • 0Komentar

    DENPASAR, MATACOMPAS.COM — Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Partai Golongan Karya (Golkar), semangat persatuan, soliditas, dan pengabdian kepada masyarakat kembali menjadi pesan penting bagi seluruh kader partai berlambang pohon beringin tersebut. Melalui ucapan selamat HUT ke-62 Partai Golkar, Anak Agung Bagus Tri Candra Arka S.E atau yang akrab disapa Gung Cok, selaku Ketua Fraksi […]

expand_less