Breaking News
light_mode
Trending Tags

Sufmi Dasco dan Ikhtiar Menjaga Stabilitas dan Kepercayaan di Era Prabowo, Matahukum: Komitmen Mendengar Publik

  • account_circle Admin Jakarta
  • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Matacompas.com Jakarta – Pertemuan antara Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco dengan para pendemo mahasiswa pada 19 Juni 2026 kemarin adalah peristiwa yang perlu dicermati secara mendalam. Di tengah tuntutan yang mengkritisi sejumlah kebijakan Pemerintahan Presiden Prabowo yang dinilai publik luas salah arah dan belum berpihak sepenuhnya pada kepentingan rakyat, sikap keberanian untuk turun langsung bertemu penyampa aspirasi seperti ini sangat jarang terjadi dalam dinamika pemerintahan saat ini.

Namun, langkah ini tidak cukup dilihat hanya sebagai tindakan mendengarkan semata. Maknanya jauh lebih dalam, ini adalah upaya menyelamatkan wajah pemerintahan di tengah meluasnya kekecewaan dan kemarahan publik.

Ketika kepercayaan masyarakat mulai teruji, komunikasi langsung menjadi jembatan agar kesenjangan pemahaman tidak semakin melebar. Perlu diingat, bertemu dan mendengar adalah langkah awal, bukan tujuan akhir.

Hal ini diungkap oleh Skretaris Jendral Mata Hukum Mukhsin Nasir menurutnya jika keberanian ini tidak diikuti dengan evaluasi nyata dan perbaikan atas kebijakan yang dirasakan memberatkan rakyat, maka upaya memulihkan citra pemerintahan hanya akan menjadi sia-sia. Sikap terbuka ini harus menjadi budaya, bukan sekadar strategi sesaat untuk menenangkan situasi.

“Langkah taktis yang ditunjukkan oleh Sufmi Dasco mencerminkan lingkaran dalam kekuasaan Prabowo yang dwakili sipil lebih adaptif dalam mengkspresikan corak kepemimpinan era Presiden Prabowo Subianto yang mengutamakan stabilitas nasional melalui dialog, bukan konfrontasi” papar Mukhsin via sambungan telepon.

Keberanian menghadapi arus kritik secara langsung membuktikan bahwa pemerintah tidak antikritik, melainkan menempatkan mahasiswa sebagai mitra strategis dalam mengawal bangsa.

“Dengan membuka ruang diskusi formal pascapertemuan tersebut, DPR RI dan Pemerintah memiliki peluang besar untuk mengonversi energi demonstrasi menjadi solusi kebijakan yang lebih tajam dan pro-rakyat. Tambah Mukhsin.

Ini adalah momentum emas bagi kabinet Prabowo untuk membuktikan bahwa setiap kritik yang masuk diadopsi menjadi bahan bakar utama dalam mereformasi dan menyempurnakan program-program strategis nasional demi kesejahteraan masyarakat.

Mengonversi Aspirasi Mahasiswa dan Oposisi Menjadi Evaluasi Kebijakan Konkret

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Komite Penggerak Nasional Jaringan Penggerak Agraria dan Kaum Tani Hutan Indonesia (KPN Jagatani) Maslam Danuri menurut Maslam keberanian Dasco menemui lautan massa Mahasiswa dan berdialog mendengar tuntutan kritis Mahasiswa dan publik umumnya patut diapresiasi

“Dalam dinamika politik kontemporer, kehadiran sosok yang mampu menjadi dirigen komunikasi antara negara dan masyarakat sipil adalah sebuah keharusan. Peran krusial inilah yang kini melekat pada Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad. Ia bukan sekadar pejabat legislatif, melainkan telah bertransformasi menjadi ujung tombak komunikasi strategis masyarakat sipil yang berdiri di garda depan untuk menyerap, menyaring, dan menyalurkan keresahan masyarakat langsung kepada Presiden Prabowo Subianto” papar Maslam.

Mantan aktivis Mahasiswa UIN Jakarta ini juga melanjutkan bahwa saat gelombang aspirasi dan kritik dari elemen mahasiswa, buruh, hingga kelompok sipil mencuat, Dasco mengambil posisi sebagai peredam kejut (shock absorber) sekaligus penyambung lidah yang efektif.

Keberaniannya untuk turun langsung, membuka ruang dialog, dan mendengarkan keluh kesah publik tanpa sekat birokrasi, mencerminkan gaya pendekatan sipil yang inklusif dan humanis.

Namun disisi lain Maslam juga mengingatkan jika Dalam iklim demokrasi, kehadiran kritik, demonstrasi, dan oposisi adalah vitamin bagi perbaikan bangsa. Oleh karena itu, Jagatani memandang bahwa esensi utama dari menerima kritik bukan hanya terletak pada keberanian fisik untuk menemui para pendemo atau berdialog dengan pihak yang berseberangan.

Lebih dari itu, substansi dari proses mendengar adalah evaluasi. Tanpa adanya evaluasi yang jujur dan perbaikan pada kebijakan yang dinilai salah arah, maka dialog hanya akan menjadi strategi penenang sesaat tanpa solusi.

“Kami berharap momentum dialog yang sudah baik ini ditindaklanjuti dengan langkah-langkah evaluatif yang nyata di tingkat kebijakan.” Pinta Maslam.

  • Penulis: Admin Jakarta

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Retribusi PBG Proyek Lift Kaca Kelingking Dipertanyakan, ARUN: “Tidak Masuk Akal”

    Retribusi PBG Proyek Lift Kaca Kelingking Dipertanyakan, ARUN: “Tidak Masuk Akal”

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 9
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Polemik pembangunan Lift Kaca Kelingking di Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, kembali menjadi sorotan publik. Isu terkait perizinan dan retribusi kembali mencuat ke permukaan. Bahkan, pernyataan tegas disampaikan Ketua Umum DPP Advokat Rakyat Untuk Nusantara (ARUN) Bob Hasan, SH.,MH., yang juga Ketua Baleg DPR RI dan Anggota Komisi III DPR RI, yang […]

  • Gubernur Koster Apresiasi Pansus TRAP DPRD Bali, Tata Ruang 100 Tahun Dikunci

    Gubernur Koster Apresiasi Pansus TRAP DPRD Bali, Tata Ruang 100 Tahun Dikunci

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset Daerah dan Perizinan (TRAP) DPRD Bali mendapatkan apresiasi dari Gubernur Bali Wayan Koster atas kinerja mereka dalam mengawal kebijakan strategis tata ruang daerah. Apresiasi Gubernur Bali Wayan Koster disampaikan dalam Sidang Paripurna ke-28 DPRD Bali Masa Persidangan II di Kantor Sekretariat DPRD Bali, Rabu, 25 Maret […]

  • Cinta Tak Direstui Orang Tua, Rudiawan Viral Lewat Lagu Bungan Hati

    Cinta Tak Direstui Orang Tua, Rudiawan Viral Lewat Lagu Bungan Hati

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 10
    • 0Komentar

    JEMBRANA, Matakompas.com – Tergolong masih pendatang baru di blantika musik pop Bali, Putu Rudiawan ternyata sukses mensejajarkan dirinya dengan para seniornya yang merupakan penyanyi Bali papan atas. Bahkan, secara mengejutkan penyanyi asal Lingkungan Awen Mertasari, Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara, Jembrana, Bali ini, sukses memikat para pencinta lagu pop Bali lewat tembang anyar berjudul “Bungan Hati” […]

  • Peringati HUT Kostrad ke-64, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Gelar Karya Bhakti dan Baksos

    Peringati HUT Kostrad ke-64, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Gelar Karya Bhakti dan Baksos

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 842
    • 0Komentar

    SABAH,JARRAKPOS.COM – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) ke-64, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Pos Gabma Seliku melaksanakan kegiatan bakti sosial dan karya bhakti di Kampung Saliku, Sabah, Malaysia. Minggu(2/3/2025) Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat di wilayah perbatasan dengan memberikan bantuan sembako kepada warga yang membutuhkan. Selain […]

  • Pembaruan KUHAP Perkuat Kejaksaan Dalam Penanganan Korupsi

    Pembaruan KUHAP Perkuat Kejaksaan Dalam Penanganan Korupsi

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 828
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – PEMBAHARUAN Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) saat ini terus mengalami kemajuan. Banyak hal-hal yang telah menyesuaikan kebutuhan sebagaimana telah diatur di dalam hukum materil, KUHP Nasional, serta dinamika penegakan hukum kontemporer. Khusus untuk kejaksaan dengan fungsi utamanya sebagai penuntut umum, pembaharuan KUHAP telah menempatkannya sesuai dengan jati dirinya, yakni sebagai pemilik perkara […]

  • Mawar Putih untuk Keadilan: Warga Serangan Siap Kawal Pansus TRAP Bongkar Skandal Mangrove

    Mawar Putih untuk Keadilan: Warga Serangan Siap Kawal Pansus TRAP Bongkar Skandal Mangrove

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 13
    • 0Komentar

    DENPASAR , Matakompas.com — Gelombang dukungan terhadap Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali terus menguat dari akar rumput. Kali ini, suara lantang datang dari warga Kelurahan Serangan yang menilai langkah Pansus sebagai upaya krusial dalam menyelamatkan ekosistem mangrove di kawasan Tahura Ngurah Rai. Siti Sapurah, warga asli Serangan yang […]

expand_less