Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI Jakarta » Sufmi Dasco dan Ikhtiar Menjaga Stabilitas dan Kepercayaan di Era Prabowo, Matahukum: Komitmen Mendengar Publik

Sufmi Dasco dan Ikhtiar Menjaga Stabilitas dan Kepercayaan di Era Prabowo, Matahukum: Komitmen Mendengar Publik

  • account_circle Admin Jakarta
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Matacompas.com Jakarta – Pertemuan antara Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco dengan para pendemo mahasiswa pada 19 Juni 2026 kemarin adalah peristiwa yang perlu dicermati secara mendalam. Di tengah tuntutan yang mengkritisi sejumlah kebijakan Pemerintahan Presiden Prabowo yang dinilai publik luas salah arah dan belum berpihak sepenuhnya pada kepentingan rakyat, sikap keberanian untuk turun langsung bertemu penyampa aspirasi seperti ini sangat jarang terjadi dalam dinamika pemerintahan saat ini.

Namun, langkah ini tidak cukup dilihat hanya sebagai tindakan mendengarkan semata. Maknanya jauh lebih dalam, ini adalah upaya menyelamatkan wajah pemerintahan di tengah meluasnya kekecewaan dan kemarahan publik.

Ketika kepercayaan masyarakat mulai teruji, komunikasi langsung menjadi jembatan agar kesenjangan pemahaman tidak semakin melebar. Perlu diingat, bertemu dan mendengar adalah langkah awal, bukan tujuan akhir.

Hal ini diungkap oleh Skretaris Jendral Mata Hukum Mukhsin Nasir menurutnya jika keberanian ini tidak diikuti dengan evaluasi nyata dan perbaikan atas kebijakan yang dirasakan memberatkan rakyat, maka upaya memulihkan citra pemerintahan hanya akan menjadi sia-sia. Sikap terbuka ini harus menjadi budaya, bukan sekadar strategi sesaat untuk menenangkan situasi.

“Langkah taktis yang ditunjukkan oleh Sufmi Dasco mencerminkan lingkaran dalam kekuasaan Prabowo yang dwakili sipil lebih adaptif dalam mengkspresikan corak kepemimpinan era Presiden Prabowo Subianto yang mengutamakan stabilitas nasional melalui dialog, bukan konfrontasi” papar Mukhsin via sambungan telepon.

Keberanian menghadapi arus kritik secara langsung membuktikan bahwa pemerintah tidak antikritik, melainkan menempatkan mahasiswa sebagai mitra strategis dalam mengawal bangsa.

“Dengan membuka ruang diskusi formal pascapertemuan tersebut, DPR RI dan Pemerintah memiliki peluang besar untuk mengonversi energi demonstrasi menjadi solusi kebijakan yang lebih tajam dan pro-rakyat. Tambah Mukhsin.

Ini adalah momentum emas bagi kabinet Prabowo untuk membuktikan bahwa setiap kritik yang masuk diadopsi menjadi bahan bakar utama dalam mereformasi dan menyempurnakan program-program strategis nasional demi kesejahteraan masyarakat.

Mengonversi Aspirasi Mahasiswa dan Oposisi Menjadi Evaluasi Kebijakan Konkret

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Komite Penggerak Nasional Jaringan Penggerak Agraria dan Kaum Tani Hutan Indonesia (KPN Jagatani) Maslam Danuri menurut Maslam keberanian Dasco menemui lautan massa Mahasiswa dan berdialog mendengar tuntutan kritis Mahasiswa dan publik umumnya patut diapresiasi

“Dalam dinamika politik kontemporer, kehadiran sosok yang mampu menjadi dirigen komunikasi antara negara dan masyarakat sipil adalah sebuah keharusan. Peran krusial inilah yang kini melekat pada Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad. Ia bukan sekadar pejabat legislatif, melainkan telah bertransformasi menjadi ujung tombak komunikasi strategis masyarakat sipil yang berdiri di garda depan untuk menyerap, menyaring, dan menyalurkan keresahan masyarakat langsung kepada Presiden Prabowo Subianto” papar Maslam.

Mantan aktivis Mahasiswa UIN Jakarta ini juga melanjutkan bahwa saat gelombang aspirasi dan kritik dari elemen mahasiswa, buruh, hingga kelompok sipil mencuat, Dasco mengambil posisi sebagai peredam kejut (shock absorber) sekaligus penyambung lidah yang efektif.

Keberaniannya untuk turun langsung, membuka ruang dialog, dan mendengarkan keluh kesah publik tanpa sekat birokrasi, mencerminkan gaya pendekatan sipil yang inklusif dan humanis.

Namun disisi lain Maslam juga mengingatkan jika Dalam iklim demokrasi, kehadiran kritik, demonstrasi, dan oposisi adalah vitamin bagi perbaikan bangsa. Oleh karena itu, Jagatani memandang bahwa esensi utama dari menerima kritik bukan hanya terletak pada keberanian fisik untuk menemui para pendemo atau berdialog dengan pihak yang berseberangan.

Lebih dari itu, substansi dari proses mendengar adalah evaluasi. Tanpa adanya evaluasi yang jujur dan perbaikan pada kebijakan yang dinilai salah arah, maka dialog hanya akan menjadi strategi penenang sesaat tanpa solusi.

“Kami berharap momentum dialog yang sudah baik ini ditindaklanjuti dengan langkah-langkah evaluatif yang nyata di tingkat kebijakan.” Pinta Maslam.

  • Penulis: Admin Jakarta

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jaga Jatiluwih Tetap Lestari, Pansus DPRD Bali Dorong Moratorium Pembangunan di Lahan Sawah Dilindungi

    Jaga Jatiluwih Tetap Lestari, Pansus DPRD Bali Dorong Moratorium Pembangunan di Lahan Sawah Dilindungi

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 3
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Panitia Khusus Tata Ruang, Perizinan, dan Aset (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali menegaskan komitmennya untuk menjaga kelestarian kawasan Jatiluwih, Kabupaten Tabanan, sebagai Situs Warisan Budaya Dunia UNESCO. Penegasan ini disampaikan menyusul meningkatnya laporan masyarakat dan sorotan media terkait aktivitas pembangunan di lahan yang masuk kategori dilindungi. Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, I […]

  • Dispora  Ajak Pemuda Bengkulu Isi Ramadhan dengan Kegiatan Bermanfaat

    Dispora Ajak Pemuda Bengkulu Isi Ramadhan dengan Kegiatan Bermanfaat

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 76
    • 0Komentar

    BENGKULU,Jarrakpos.com – Bulan Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga momen untuk meningkatkan kualitas diri. Menyadari hal ini, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu mendorong para pemuda untuk mengisi bulan suci dengan kegiatan positif, seperti mengikuti pesantren kilat, latihan pencak silat, hingga berbagai aktivitas sosial. Kepala Dispora Provinsi Bengkulu, Ika Joni […]

  • Koster Gaungkan Semangat Proklamator, Bulan Bung Karno VIII Bali 2026 Hadirkan Ajang Kreativitas dan Pembentukan Karakter Generasi Muda

    Koster Gaungkan Semangat Proklamator, Bulan Bung Karno VIII Bali 2026 Hadirkan Ajang Kreativitas dan Pembentukan Karakter Generasi Muda

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    DENPASAR – Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026 di Bali tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan. Di bawah kepemimpinan Gubernur Bali, Wayan Koster, peringatan bulan kelahiran Sang Proklamator diisi dengan berbagai kegiatan edukatif, kreatif, dan kebudayaan yang bertujuan menanamkan nilai-nilai perjuangan Bung Karno kepada generasi muda. Mengusung tema “Kawya Atma Kerthi” yang bermakna Meraya Jiwa […]

  • Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Bagikan Takjil ke Masyarakat Perbatasan

    Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Bagikan Takjil ke Masyarakat Perbatasan

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 765
    • 0Komentar

    SEBUKU,JARRAKPOS.COM – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat di wilayah perbatasan, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Pos Tembalang menggelar kegiatan berbagi takjil kepada warga yang melintas di sekitar Kecamatan Sebuku dan Tulin Onsoi, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Senin(17/3/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang tengah menjalankan ibadah puasa agar dapat menikmati hidangan berbuka […]

  • Pelantikan Pengurus DPW NPCI, Gubernur Koster Ajak Bersama Membangun Bali

    Pelantikan Pengurus DPW NPCI, Gubernur Koster Ajak Bersama Membangun Bali

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Gubernur Bali, Wayan Koster hadir dalam acara Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Nawa Cita Pariwisata Indonesia (NCPI) Provinsi Bali, Masa Bakti 2026-2031 bertempat di Bali International Hospital, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Sanur, Denpasar, pada Rabu (18/2). Dalam acara tersebut, Gubernur Koster menyampaikan bahwa karakteristik Bali melalui pembangunan Bali dalam satu kesatuan […]

  • Proyek Pembongkaran Total RSUD Wangaya Dikritik: Modernisasi Jangan Hapus Jejak Sejarah Denpasar

    Proyek Pembongkaran Total RSUD Wangaya Dikritik: Modernisasi Jangan Hapus Jejak Sejarah Denpasar

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 4
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Rencana pembongkaran total gedung lama RSUD Wangaya Kota Denpasar memicu sorotan tajam. Langkah ini dinilai sebagai solusi ekstrem yang mengabaikan nilai historis rumah sakit tertua di Bali tersebut. Mantan Anggota DPRD Kota Denpasar tiga periode, Ir. Anak Agung Susruta Ngurah Putra, menyuarakan keprihatinannya terhadap kebijakan yang dianggap kontradiktif dengan semangat pelestarian budaya […]

expand_less