Breaking News
light_mode
Trending Tags

Bupati Sanjaya: Jatiluwih Harus Tetap Jadi Lumbung Pangan Bali, Pariwisata Adalah Bonus yang Menguatkan Ekonomi Rakyat

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TABANAN – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tabanan untuk menjaga Jatiluwih sebagai kawasan pertanian warisan dunia yang tetap lestari, sekaligus memastikan manfaat sektor pariwisata benar-benar dirasakan oleh masyarakat lokal.

Penegasan tersebut disampaikan saat membuka Jatiluwih Festival VII Tahun 2026, Sabtu (20/6/2026), yang mengusung tema In Balance with Nature, Inspired by Tradition.

Dalam sambutannya, Sanjaya menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh masyarakat Jatiluwih yang selama tujuh tahun konsisten menggelar festival sebagai ruang promosi budaya, pertanian, UMKM, seni, dan pariwisata berbasis masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan festival hingga memasuki tahun ketujuh menjadi bukti semakin kuatnya kolaborasi masyarakat dalam menjaga identitas Jatiluwih sebagai destinasi wisata kelas dunia yang tetap berpijak pada nilai-nilai lokal.

“Festival ini bukan sekadar sebuah perayaan, tetapi menjadi media untuk menggerakkan ekonomi masyarakat dari bawah, mengangkat budaya, memperkuat sektor pertanian, serta menjaga warisan leluhur agar tetap hidup,” ujar Sanjaya.

Bupati asal Dauh Pala itu menegaskan bahwa Jatiluwih bukan sekadar hamparan sawah terasering yang indah dipandang mata, melainkan simbol peradaban agraris Bali yang diwariskan secara turun-temurun melalui sistem Subak yang berlandaskan filosofi Tri Hita Karana.

Ia menjelaskan, pengakuan UNESCO terhadap Jatiluwih pada tahun 2012 bukan hanya karena keindahan bentang alamnya, melainkan karena sistem tata kelola air Subak yang dinilai sebagai warisan budaya yang unik dan masih bertahan hingga kini.

“Kalau sawah, banyak daerah memiliki. Tetapi sistem tata kelola air seperti Subak tidak dimiliki semua daerah. Itulah yang menjadi keunggulan Bali dan diakui dunia,” tegasnya.

Sanjaya mengatakan, Kabupaten Tabanan dikaruniai bentang alam yang lengkap melalui konsep Nyegara Gunung, yakni perpaduan pegunungan, danau, sungai hingga laut yang menjadikan wilayah tersebut sangat subur untuk pertanian.

Menurutnya, warisan alam tersebut merupakan anugerah yang wajib dijaga, bukan hanya oleh pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat.

Di sisi lain, Sanjaya mengingatkan bahwa berkembangnya sektor pariwisata juga membawa tantangan besar berupa ancaman alih fungsi lahan pertanian.

Karena itu, ia menegaskan pembangunan pariwisata di Tabanan tidak boleh mengorbankan lahan produktif maupun merusak nilai-nilai budaya yang menjadi kekuatan utama daerah.

“Tabanan tetap berkomitmen mempertahankan wilayah pertanian sebagai lumbung pangan Bali. Pariwisata adalah bonus yang harus memberikan nilai tambah bagi masyarakat tanpa menghilangkan identitas pertanian yang kita miliki,” katanya.

Menurut Sanjaya, penyelenggaraan Jatiluwih Festival merupakan salah satu strategi nyata untuk menjaga keseimbangan tersebut.

Festival tidak hanya menarik kunjungan wisatawan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi petani, pelaku UMKM, pengrajin, seniman, sanggar tari, hingga pelaku usaha kuliner lokal.

“Hasil pertanian bukan hanya dijual dalam bentuk beras, tetapi diolah menjadi berbagai produk bernilai tambah seperti kuliner tradisional, minuman berbahan beras merah, hingga berbagai produk kreatif masyarakat. Inilah ekonomi yang harus terus kita dorong,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga keaslian lanskap Jatiluwih. Menurutnya, pembangunan fasilitas pendukung pariwisata harus dilakukan secara hati-hati agar tidak mengurangi nilai kawasan yang telah diakui sebagai Warisan Budaya Dunia UNESCO.

Salah satu persoalan yang saat ini menjadi perhatian pemerintah, kata Sanjaya, adalah kebutuhan lahan parkir yang memadai tanpa merusak panorama sawah terasering.

Ia memastikan pemerintah bersama masyarakat akan mencari solusi terbaik agar peningkatan kunjungan wisatawan tetap berjalan seiring dengan pelestarian kawasan.

Selain itu, Sanjaya mengajak masyarakat untuk mempertahankan karakter bangunan tradisional Bali, termasuk penggunaan material alami pada fasilitas wisata sehingga tetap menyatu dengan lanskap Jatiluwih.

“Kita ingin masyarakat lokal menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri. Pariwisata harus menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat, bukan justru menggeser mereka dari ruang hidupnya,” tegasnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Jatiluwih Festival VII sekaligus Manajer DTW Jatiluwih, John K. Purna, menyampaikan bahwa festival tahun ini menjadi momentum bersejarah karena untuk pertama kalinya masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.

Ia juga mengungkapkan bahwa Jatiluwih kembali menorehkan prestasi internasional dengan meraih penghargaan Leading UNESCO Culture Landscape Tourism Destination dalam ajang Asian Tourism and Hospitality Awards 2026, melengkapi berbagai pengakuan dunia yang telah diterima sebelumnya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Sanjaya secara resmi membuka Jatiluwih Festival VII Tahun 2026.

“Dengan mengucapkan Om Awighnam Astu Namo Siddham, Jatiluwih Festival Tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka. Semoga festival ini terus menjadi penggerak pelestarian budaya, pertanian, serta kesejahteraan masyarakat menuju pariwisata yang berkelanjutan,” pungkasnya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bonus Dipotong, . Pelatih – Pelatih PON XXI Aceh-Sumut Akan Datangi Gubsu

    Bonus Dipotong, . Pelatih – Pelatih PON XXI Aceh-Sumut Akan Datangi Gubsu

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 2.834
    • 0Komentar

    Medan – Amarah pelatih pelatih Sumut yang mengantarkan atlet nya meraih medali di PON XXI Aceh-Sumut 2024 memuncak. Mereka akan datangi Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution guna pertanyakan pemotongan bonus pelatih. Rencana menemui Bobby Nasution itu, dikarenakan beredarnya kabar akan ada pemotongan bonus untuk pelatih para pelatih atlet PON Sumut itu, yang mana PON […]

  • RDP Pansus TRAP DPRD Bali: BPN Tegaskan Lahan BTID di Jembrana–Karangasem Tak Bersertifikat

    RDP Pansus TRAP DPRD Bali: BPN Tegaskan Lahan BTID di Jembrana–Karangasem Tak Bersertifikat

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 29
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Sengketa lahan yang melibatkan PT Bali Turtle Island Development (BTID) kembali memanas. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panitia Khusus (Pansus) TRAP DPRD Provinsi Bali, Senin (4/5/2026), terungkap fakta yang mengundang tanda tanya besar: lahan hasil tukar guling (ruislag) yang diklaim perusahaan tersebut diduga tidak memiliki sertifikat resmi di dua kabupaten berbeda. Temuan […]

  • Dari Keringat Lahir Juara, Dari Karakter Lahir Pemimpin: Resep Dispora Cetak Generasi Emas

    Dari Keringat Lahir Juara, Dari Karakter Lahir Pemimpin: Resep Dispora Cetak Generasi Emas

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 108
    • 0Komentar

    BENGKULU,Jarrakpos.com – Olahraga ternyata bukan hanya sekadar aktivitas fisik yang menghasilkan keringat, melainkan sebuah wahana pendidikan karakter yang esensial bagi pembentukan generasi muda. Kadispora Provinsi Bengkulu, Ika Joni Ikhwan, meyakini bahwa setiap tetes keringat yang jatuh di lapangan adalah investasi berharga bagi masa depan pemuda Bengkulu. “Disiplin, kerja keras, sportivitas, dan ketahanan mental adalah nilai-nilai […]

  • Peringati Isra Mi’raj 1446H Diperbatasan Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Gelar Doa Bersama

    Peringati Isra Mi’raj 1446H Diperbatasan Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Gelar Doa Bersama

    • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 175
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM – Dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1446H, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Pos Gabma Seimanggaris bersama masyarakat Desa Tabur Lestari, Kecamatan Seimanggaris, Kabupaten Nunukan, menggelar acara doa bersama di Masjid Baitul Rohim. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh personel Satgas Pamtas, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga sekitar. Doa bersama […]

  • Mengwi Living Heritage E-Bike Experience Resmi Diluncurkan, Hadirkan Sensasi Menyusuri Warisan Budaya Bali dengan Wisata Ramah Lingkungan

    Mengwi Living Heritage E-Bike Experience Resmi Diluncurkan, Hadirkan Sensasi Menyusuri Warisan Budaya Bali dengan Wisata Ramah Lingkungan

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 151
    • 0Komentar

    BADUNG – Desa Wisata Mengwi, Kabupaten Badung, kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan pariwisata berbasis budaya dan keberlanjutan melalui peluncuran program inovatif bertajuk Mengwi Living Heritage E-Bike Experience. Program ini menawarkan pengalaman berbeda bagi wisatawan dengan menggabungkan wisata budaya, alam, sejarah, hingga kehidupan masyarakat lokal menggunakan sepeda listrik (e-bike). Peluncuran program tersebut mendapat dukungan penuh dari […]

  • Walikota Sukabumi Bertemu dengan Kepala Badan BPJPH Republik Indonesia

    Walikota Sukabumi Bertemu dengan Kepala Badan BPJPH Republik Indonesia

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Ayep Zaki Walikota sukabumi terpilih melakukan pertemuan dengan Dr Ir Ahmad Haikal Hassan Baras MMT Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Republik Indonesia dalam pertemuan tersebut membahas beberapa hal diantaranya wakaf dan sertifikasi produk halal, pertemuan dilakukan di rumah kediaman Walikota Sukabumi Ayep Zaki Jl pelabuhan dua Kota Sukabumi,” 23 Januari […]

expand_less