Breaking News
light_mode
Trending Tags

Komisi I DPRD Bali Turun Langsung ke Pancasari, Pastikan Proses Tanah Negara Berjalan, Harapan 11 KK Kian Terbuka

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Komisi I DPRD Provinsi Bali turun langsung ke Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Kamis (6/8/2026), untuk memastikan perkembangan penanganan permohonan pemanfaatan tanah negara di kawasan DB Nomor 44. Kunjungan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa aspirasi masyarakat tidak berhenti di meja pengaduan, melainkan telah memasuki tahapan proses administrasi di Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Sebanyak 11 kepala keluarga (KK) yang mengajukan permohonan pemanfaatan lahan mendapat kepastian bahwa proses penyelesaian status tanah masih berlangsung dan kini berada dalam penanganan BPN. Komisi I DPRD Bali meminta masyarakat tetap bersabar hingga seluruh tahapan administrasi rampung sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kunjungan kerja dipimpin Ketua Komisi I DPRD Bali, I Nyoman Budi Utama, didampingi sembilan anggota komisi. Turut hadir perwakilan BPN Provinsi Bali, BPN Kabupaten Buleleng, Satpol PP Provinsi Bali, Pemerintah Desa Pancasari, serta warga pemohon yang selama ini menantikan kejelasan status lahan tersebut.

Menurut Budi Utama, kunjungan ini merupakan tindak lanjut atas rekomendasi Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali yang sebelumnya memberikan perhatian terhadap status tanah negara di kawasan Pancasari.

Ia menjelaskan, lahan tersebut pernah diajukan sebagai Hak Guna Bangunan (HGB) oleh Bali Handara. Namun setelah lebih dari satu dekade tidak dimanfaatkan sebagaimana peruntukannya, BPN telah menindaklanjuti proses pengembalian status lahan menjadi tanah negara.

> “Komisi I sudah berkomunikasi dengan BPN Provinsi. Prosesnya sudah berjalan dan sedang ditindaklanjuti,” ujar Budi Utama.

Menurutnya, setelah proses pengembalian status lahan kepada negara selesai secara administrasi, masyarakat maupun pemerintah daerah memiliki kesempatan untuk mengajukan permohonan pemanfaatan lahan sesuai mekanisme dan regulasi yang berlaku.

Karena itu, Komisi I meminta masyarakat tidak terburu-buru mengambil kesimpulan ataupun khawatir terhadap proses yang sedang berlangsung. DPRD Bali memastikan seluruh aspirasi yang disampaikan warga telah diterima dan dikawal agar memperoleh kepastian hukum.

> “Kami datang untuk mempertegas kepada masyarakat bahwa negara sudah hadir dan prosesnya sedang berjalan. Jika seluruh persyaratan dipenuhi, tentu peluang untuk memperoleh pemanfaatan lahan itu tetap terbuka sesuai mekanisme yang berlaku,” tegasnya.

Budi Utama menambahkan, kunjungan lapangan tersebut juga merupakan tindak lanjut atas pengaduan masyarakat (dumas) yang sebelumnya diterima DPRD Bali. Kehadiran Komisi I di lokasi diharapkan mampu memberikan penjelasan secara langsung kepada warga mengenai perkembangan penanganan persoalan tersebut, sehingga tidak lagi muncul ketidakpastian maupun informasi yang simpang siur.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa keputusan akhir terkait pemberian hak atau pemanfaatan lahan tetap menjadi kewenangan pemerintah melalui instansi pertanahan setelah seluruh proses administrasi dan legalitas dinyatakan selesai.

Dengan turun langsung ke lapangan, Komisi I DPRD Bali menegaskan komitmennya mengawal setiap pengaduan masyarakat hingga memperoleh kepastian proses. Langkah ini sekaligus menjadi sinyal bahwa penyelesaian persoalan tanah negara di Desa Pancasari terus bergerak menuju penyelesaian yang mengedepankan kepastian hukum, transparansi, dan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Koster dan Perbarindo Bali Tanam 1.000 Kelapa Daksina di Embung Tukad Unda Targetkan Berbuah 2-3 Tahun

    Gubernur Koster dan Perbarindo Bali Tanam 1.000 Kelapa Daksina di Embung Tukad Unda Targetkan Berbuah 2-3 Tahun

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9
    • 0Komentar

    KLUNGKUNG, Matakompas.com – DPD Perbarindo Bali menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga budaya dan lingkungan dengan menanam 1.000 bibit Kelapa Daksina di kawasan Embung Tukad Unda, Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Jumat, 27 Pebruari 2026. Kegiatan yang diprakarsai DPD Perbarindo Bali ini mendapat dukungan langsung dari Gubernur Bali Wayan Koster didampingi Bupati Klungkung Made Satria, […]

  • Wabup I Made Dirga dan Co-Founder Eka Nurcahyadi Resmikan Balai Tat Twam Asi, Dorong Gerakan Sosial Berbasis Nilai Kebersamaan di Tabanan

    Wabup I Made Dirga dan Co-Founder Eka Nurcahyadi Resmikan Balai Tat Twam Asi, Dorong Gerakan Sosial Berbasis Nilai Kebersamaan di Tabanan

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 12
    • 0Komentar

    TABANAN, Matakompas.com – Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial menemukan ruang barunya di Kabupaten Tabanan. Balai Tat Twam Asi yang dibangun oleh Yayasan Cahya Purna Dika di Banjar Umadiwang, Desa Batan Nyuh, Kecamatan Marga, resmi difungsikan sebagai pusat kegiatan sosial dan kemasyarakatan, Jumat (10/4/2026). Peresmian balai ditandai dengan pemotongan pita oleh Wakil Bupati Tabanan, I Made […]

  • Alih Fungsi Sawah Dilindungi di Subak Jagaraga Disorot, Bangunan Kos Diduga Tanpa Izin Lengkap

    Alih Fungsi Sawah Dilindungi di Subak Jagaraga Disorot, Bangunan Kos Diduga Tanpa Izin Lengkap

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 13
    • 0Komentar

    JEMBRANA — Fenomena alih fungsi lahan sawah dilindungi (LSD) di kawasan Subak Jagaraga, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Bali, belakangan kian marak terjadi. Kondisi ini memicu kekhawatiran serius di kalangan petani dan pengurus subak setempat, yang melihat ancaman nyata terhadap keberlangsungan lahan pertanian mereka. Alih fungsi lahan yang terjadi disebut-sebut tidak disertai dengan rekomendasi resmi pelepasan […]

  • Dispora Bengkulu Ajak Pemuda Bengkulu Eksplorasi Dunia Olahraga, Temukan Bakat Terpendam

    Dispora Bengkulu Ajak Pemuda Bengkulu Eksplorasi Dunia Olahraga, Temukan Bakat Terpendam

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 85
    • 0Komentar

    BENGKULU, Jarrakpos.com – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu mengajak seluruh pemuda untuk berani mencoba berbagai jenis olahraga dan mengeksplorasi potensi diri. Kadispora, Ika Joni Ikhwan, S.E., M.M., menekankan bahwa setiap individu memiliki potensi olahraga yang unik dan beragam, yang mungkin belum tergali. “Jangan pernah merasa ragu untuk mencoba hal-hal baru. Dunia olahraga sangat […]

  • Kasus SPBU di Atas Sungai Jadi Cermin Lemahnya Pengawasan, Gede Harja Astawa: Pelanggar Tata Ruang Tindak Tegas 

    Kasus SPBU di Atas Sungai Jadi Cermin Lemahnya Pengawasan, Gede Harja Astawa: Pelanggar Tata Ruang Tindak Tegas 

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 12
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com | Kasus dugaan pelanggaran tata ruang berupa pembangunan SPBU di atas aliran sungai di kawasan Pemogan, Denpasar, memantik perhatian serius dari Ketua Fraksi Gerindra–PSI DPRD Provinsi Bali, Gede Harja Astawa. Ia menilai kasus ini bukan sekadar kelalaian teknis, melainkan cerminan lemahnya sistem pengawasan dan penerapan aturan di lapangan. Menurut Harja, pelanggaran seperti ini […]

  • Peringati Hari Teater Sedunia, Ibu Putri Koster Ingin Bangkitkan Seni Modern dan Kontemporer Bali

    Peringati Hari Teater Sedunia, Ibu Putri Koster Ingin Bangkitkan Seni Modern dan Kontemporer Bali

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 12
    • 0Komentar

    DENPASAR, Matakompas.com – Dalam rangka memperingati Hari Teater Sedunia yang jatuh pada 27 Maret 2026, Ibu Putri Koster melaksanakan ramah tamah dengan para pelaku teater di Bali, bertempat di Gedung Kertha Sabha, Jaya Sabha, Denpasar, Jumat (27/3). Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-14 Teater Selem Putih besutan Putu Satria Kusuma, yang […]

expand_less